cover
Contact Name
Eko Didik Widianto
Contact Email
rumah.jurnal@live.undip.ac.id
Phone
+6281390576830
Journal Mail Official
jurnalbiologi@live.undip.ac.id
Editorial Address
Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Akademika Biologi
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26219824     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Akademika Biologi diterbitkan oleh Departemen Biologi Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro Semarang. Jurnal ini sebagai media publikasi hasil karya ilmiah lulusan S1 Departemen Biologi. Jurnal Akademika Biologi menerima artikel-artikel yang berhubungan dengan bidang ilmu biologi.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 4 Oktober 2018" : 6 Documents clear
Peningkatan Pertumbuhan dan Hasil Panen Kentang Oleh Aplikasi Biofungisida Tricho Powder Produk Lokal Temanggung Susiana Purwantisari; Sarjana Parman; Harum Sitepu
Jurnal Akademika Biologi Vol. 7 No. 4 Oktober 2018
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.968 KB)

Abstract

Penyakit hawar daun oleh jamur patogen Phytophthora infestans merupakan penyakit utamapada tanaman kentang yang dapat menurunkan produksi hingga 100%. Penggunaan agensia hayati Trichoderma spp. sebagai penginduksi ketahanan tanaman budidaya terhadap serangan patogen penyebab penyakit tanaman telah lama terbukti sebagai metode yang sangat efektif dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi penggunaan biofungisida Tricho powder berbahan aktif jamur antagonis Trichoderma harzianum produk petani lokal untuk menginduksi ketahanan tanaman kentang sehingga mampu meningkatkan hasil panennya. Metode penelitian menggunakan penelitian eksperimental dengan pola penelitian rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan. Penelitian dilakukan di lahan demplot pertanaman tanaman kentang di Desa Kledung Temanggung dengan ketinggian 1350 meter di atas permukaan laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi biofungisida Tricho powder dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil panen tanaman kentang.
Kemampuan Isolat Fungi Endofit Tanaman Nilam (Pogostemon cablin) sebagai Penghasil Antimikroba terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus Novi Alvita Pratama; Endang Kusdiyantini; Sri Pujiyanto
Jurnal Akademika Biologi Vol. 7 No. 4 Oktober 2018
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.646 KB)

Abstract

Nilam (Pogostemon cablin) merupakan salah satu tanaman obat yang dapat digunakan sebagai antimikroba karena dapat menghasilkan minyak atsiri. Nilam juga dapat digunakan sebagai sumber isolat fungi endofit yang dapat dikembangkan sebagai alternatif penghasil senyawa antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk menyeleksi isolat fungi endofit tanaman nilam yang berpotensi sebagai antimikroba serta mengetahui aktivitas antimikroba supernatan dan ekstrak fungi endofit tanaman nilam terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL). Pengujian aktivitas antimikroba dari supernatan dan ekstrak fungi endofit (konsentrasi 10 µg/disk, 30 µg/disk, dan 50 µg/disk) dilakukan pada isolat E1, E2 dan E3 terhadap bakteri E. coli dan S. aureus. Perlakuan dilakukan tiga kali ulangan. Data dianalisis menggunakan One Way Anova dan uji lanjut Tukey. Sebanyak 3 isolat terbaik dipilih dari 14 isolat yaitu isolat E1, E2, dan E3. Hasil uji aktivitas antimikroba dari supernatan menunjukkan bahwa supernatan E2 memberikan diameter zona hambat paling besar terhadap E.coli (20.7 mm) dan S. aureus (19 mm) dibandingkan dengan supernatan E1 dan E3. Hasil uji aktivitas antimikroba dari ekstrak menunjukkan bahwa ekstrak E2 memberikan diameter zona hambat paling besar terhadap E.coli (18.5 mm) dan S. aureus (25.1 mm). Hasil uji Anova menunjukkan bahwa masing-masing supernatan terdapat pengaruh yang berbeda signifikan (p<0,05) dan masing-masing konsentrasi ekstrak pada isolat E1 dan Isolat E2 memiliki pengaruh yang berbeda signifikan (p<0,05) sedangkan ekstrak isolat E3 tidak memiliki pengaruh yang berbeda signifikan terhadap pertumbuhan bakteri E.coli dan S. aureus. 
Kemampuan Akumulasi Logam Berat Tembaga (Cu) pada Akar Mangrove Jenis Avicennia marina (Forsk.) Dan Rhizophora mucronata (Lamk.) di Lahan Tambak Putri Kusumaning Dewi; Endah Dwi Hastuti; Rini Budihastuti
Jurnal Akademika Biologi Vol. 7 No. 4 Oktober 2018
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.359 KB)

Abstract

Aktivitas manusia dalam memanfaatkan pesisir seperti adanya pemukiman, industri serta pertanian sering menghasilkan bahan pencemar dapat membahayakan kehidupan perairan laut tersebut. Salah satu bahan pencemar yang dapat membuat lingkungan tercemar adalah logam tembaga (Cu). Keberadaan mangrove dikawasan perairan pesisir menjadi sangat penting karena vegetasi mangrove mempunyai kemampuan mengakumulasi logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan akumulasi logam berat Cu pada akar mangrove jenis Avicennia marina dan Rhizophora mucronata. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap 2 x 1 dengan 6 kali ulangan. Faktor I jenis (Avicennia marina dan Rhizophora mucronata), Faktor II organ (akar). Parameter penelitian ini yaitu kadar logam berat Cu pada sedimen, air, akar mangrove jenis Avicennia marina dan Rhizophora mucronata serta nilai BCF (Bio Concentration Factor). Hasil penelitian ini menunjukkan kadar logam berat Cu pada sedimen berkisar antara 0,685-1,545 mg/kg dan kadar logam berat Cu pada air berkisar antara 0,0035-0,4765 mg/l. The accumulation of Cu metal at the mangrove root of Avicennia marina is higher. 
Pengaruh Penambahan Tepung Azolla Sp. dan Perbedaan Waktu Inkubasi Terhadap Produksi Inulinase Khamir Pichia manshurica DUCC Y-015 Pada Medium Tepung Umbi Dahlia (Dahlia Variabilis Willd.) Rahmawati Dewi; Wijanarka Wijanarka; Sri Pujiyanto
Jurnal Akademika Biologi Vol. 7 No. 4 Oktober 2018
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.306 KB)

Abstract

Inulin merupakan polimer fruktosa berserat pangan tinggi yang salah satunya ditemukan pada umbi dahlia yang disekitar perakarannya  ditemukan Pichia manshurica. P. manshurica menghasilkan enzim inulinase yang dapat memecah inulin menjadi uni-unit fruktosa dan digunakan sebagai bahan bahan baku pembuatan sirup fruktosa. Berdasarkan manfaat yang dimiliki inulin tersebut, telah banyak dilakukan penelitian mengenai optimasi produksi enzim inulinase oleh P. manshurica DUCC Y-015 untuk mendapatkan produk yang optimal. Optimasi produksi enzim inulinase dapat dilakukan dengan memodifikasi kandungan nutrisi dalam medium, salah satunya dengan menambahkan sumber nitrogen pada medium produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung Azolla sp. sebagai sumber nitrogen dan perbedaan waktu inkubasi. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola factorial, dengan tiga kali ulangan. Faktor pertama adalah variasi konsentrasi tepung Azolla sp., yaitu 0%; 0,14%; 0,28%; dan 0,42%. Faktor kedua adalah variasi waktu inkubasi yaitu 0 jam; 6 jam; 12 jam; 18 jam; dan 24 jam.  Hasil perhitungan Anova menunjukkan bahwa penambahan berbagai konsentrasi Azolla sp. pada medium produksi belum mempengaruhi aktivitas inulinase dan invertase P. manshurica DUCC Y-015, sedangkan waktu inkubasi berpengaruh nyata terhadap aktivitas inulinase dan  aktivitas invertase. Berdasarkan uji BNT, waktu inkubasi optimal aktivitas inulinase dan invertase adalah pada waktu inkubasi 6 jam. 
Struktur Komunitas Plankton di Kawasan Wana Wisata Curug Semirang Kecamatan Ungaran Barat, Semarang Delliana Ratna Sari; Jafron Wasiq Hidayat; Riche Hariyati
Jurnal Akademika Biologi Vol. 7 No. 4 Oktober 2018
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.255 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui struktur komunitas plankton dan  mengetahui faktor-faktor fisika dan kimia yang berpengaruh dalam struktur komunitas plankton di Semirang. Penelitian ini dilakukan pada 6 stasiun dengan kondisi badan air yang berbeda. Hasil penelitian menujukkan bahwa jumlah jenis plankton yang diperoleh yaitu 12 spesies dalam  Divisi Bacillariophyta. Jenis Plankton yang banyak ditemukan adalah  Achnanthes sp, Cymbella tropica dan Cocconeis pediculus. Indeks kemelimpahan relatif termasuk ke dalam kategori jenis dominan. Indeks keanekaragaman plankton sebagian besar termasuk ke dalam katagori sedang. Indeks pemerataan termasuk ke dalam kategori persebaran merata, tidak ada dominasi suatu jenis. Indeks similaritas sebagian besar termasuk ke dalam katagori tinggi. Faktor fisika dan kimia pada perairan ini memilki kualitas air yang baik untuk kehidupan plankton. 
Morfologi Talus Lichen Dirinaria Picta (Sw.) Schaer. Ex Clem pada Tingkat Kepadatan Lalu Lintas yang Berbeda di Kota Semarang Tati Nasriyati; Murningsih Murningsih; Sri Utami
Jurnal Akademika Biologi Vol. 7 No. 4 Oktober 2018
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.252 KB)

Abstract

Perkembangan sektor industri dan transportasi berpotensi terhadap penurunan kualitas lingkungan hidup terutama meningkatnya polusi udara. Keberadaan zat pencemar dapat membahayakan mahluk hidup termasuk manusia. Oleh karena itu, pemantauan kualitas udara perlu dilakukan, salah satunya dengan keberadaan lichen sebagai bioindikator di lingkungan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui morfologi talus lichen Dirinaria picta yang terdapat pada pohon peneduh jalan dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang berbeda di kota Semarang. Pengambilan sampel dilakukan di Nglimut Gonoharjo Kendal, Terminal Mangkang dan Simpang Lima Semarang. Morfologi lichen diamati secara makroskopik meliputi perbedaan pada warna, bentuk dan menghitung luas tutupan talus. Sampel lichen diamati pada permukaan kulit batang pohon dengan ketinggian ±150 cm dari permukaan tanah.  Hasil penelitian menunjukan bahwa, warna talus cenderung berwarna hijau pucat atau hijau keabua-abuan. Warna talus cenderung semakin menggelap seiring meningkatnya kepadatan lalu lintas. Bentuk talus cenderung membulat, lonjong, dan tidak beraturan mengikuti pola substrat. Luas penutupan talus lichen terendah terdapat di lokasi Simpang Lima yang memiliki kepadatan lalu lintas tertinggi.

Page 1 of 1 | Total Record : 6