cover
Contact Name
Eko Didik Widianto
Contact Email
rumah.jurnal@live.undip.ac.id
Phone
+6281390576830
Journal Mail Official
jurnalbiologi@live.undip.ac.id
Editorial Address
Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Akademika Biologi
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 26219824     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Akademika Biologi diterbitkan oleh Departemen Biologi Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro Semarang. Jurnal ini sebagai media publikasi hasil karya ilmiah lulusan S1 Departemen Biologi. Jurnal Akademika Biologi menerima artikel-artikel yang berhubungan dengan bidang ilmu biologi.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No.2 April 2018" : 4 Documents clear
PRODUKSI INULINASE DARI UMBI DAHLIA (Dahlia variabilis) OLEH Pichia manshurica DUCC Y-015 DENGAN VARIASI WAKTU INKUBASI DAN KONSENTRASI GLUKOSA SEBAGAI SUMBER KARBON TAMBAHAN Fathika Fitrania; Isworo Rukmi; Wijanarka Wijanarka
Jurnal Akademika Biologi Vol. 7 No.2 April 2018
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Produksi fruktosa secara langsung dari inulin oleh inulinase hanya memerlukan satu tahap reaksi enzimatis dan menghasilkan 95% fruktosa. Inulin diperoleh dari tepung umbi dahlia dan inulinase diproduksi Pichia manshurica DUCC Y-015. Produksi inulinase (E.C. 3.2.1.7) dapat dipengaruhi oleh keberadaan glukosa sebagai sumber karbon tambahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi glukosa dan waktu inkubasi terhadap produksi inulinase khamir P. manshurica DUCC-Y015 dalam substrat umbi dahlia. Pengukuran produksi enzim meliputi aktivitas inulinase dan aktivitas invertase. Aktivitas inulinase dan invertase dianalisis dengan metode DNS dan ditentukan berdasarkan 1 µmol fruktosa yang dihasilkan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial. Faktor I berupa konsentrasi glukosa 0% (G0) ; 0,25%  (G1) ;  0,5% (G2) dan faktor II berupa waktu inkubasi 6 jam (T6), 12 jam (T12), dan 18 jam(T18) dengan pengulangan sebanyak 3 kali. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi konsentrasi glukosa, perbedaan waktu inkubasi maupun  interaksi keduanya berpengaruh tidak signifikan  terhadap produksi enzim inulinase. Produksi enzim inulinase  tertinggi dari P. manshurica DUCC Y-015 ditunjukkan oleh perlakuan G1T12 dengan konsentrasi glukosa sebesar 0,25%  dan waktu inkubasi 12 jam dengan nilai aktivitas enzim sebesar 0,574 IU/mL. 
KEMAMPUAN AKUMULASI TIMBAL (Pb) PADA AKAR MANGROVE JENIS Avicennia marina (Forsk.) DAN Rhizophora mucronata (Lamk.) DI LAHAN TAMBAK MANGUNHARJO SEMARANG Titi Wulandari; Rini Budihastuti; Endah Dwi Hastuti
Jurnal Akademika Biologi Vol. 7 No.2 April 2018
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perairan di Mangunharjo merupakan kawasan yang dekat dengan aktivitas industri dan pemukiman penduduk. Tingginya aktivitas di kawasan Mangunharjo, dapat mengalirkan berbagai limbah yang dapat menimbulkan pencemaran, salah satunya pencemaran Logam Berat Pb. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kemampuan akar dan daun Rhizophora mucronata dan Avicennia marina dalam mengakumulasi polutan logam berat Timbal (Pb). Penelitian dilakukan di lahan tambak Kelurahan Mangunharjo Semarang. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap 2x1: Faktor I yaitu Jenis (Avicennia marina dan Rhizophora mucronata) pada stadium pohon, Faktor II yaitu organ akar dengan dua kali pengambilan sampel dalam jangka waktu 30 hari. Parameter penelitian antara lain kadar logam Pb pada akar mangrove, serta kadar logam Pb pada air dan sedimen. Hasil penelitian dapat diketahui kadar logam Pb dalam air dan sedimen lingkungan tumbuh Avicennia marina berturut-turut adalah 0,36-0,9475 mg/l dan 0,941-1,455 mg/kg. Kadar logam Pb dalam air dan sedimen pada akar Rhizophora mucronata berturut-turut adalah 0,175-0,243 mg/l. Jenis dan Organ tidak berinteraksi karena signifikansinya 0,732 (>0,05). Kemampuan mangrove untuk menyerap logam berat di lingkungan perairan dapat diketahui dengan menghitung Bio Concentration Factors (BCF). Nilai BCF untuk mangrove Avicennia marina dan Rhizophora mucronata berkisar antara 0,0566-0,1068, dengan nilai tertinggi pada akar Rhizophora mucronata (0,2879-0,0638). 
KERAGAMAN SERANGGA OPT DAN MUSUH ALAMI DI LAHAN KACANG HIJAU SEBELUM DAN PASCA PANEN Dwiyani Anjar Martitik; Mochamad Hadi; Udi Tarwotjo
Jurnal Akademika Biologi Vol. 7 No.2 April 2018
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serangga dapat berperan sebagai OPT ataupun musuh alami di suatu ekosistem pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis serangga OPT dan musuh alami dominan, keragaman serta pengaruh faktor fisik lingkungan terhadap keragaman serangga OPT dan musuh alami. Pengambilan sampel dilakukan dua kali yaitu pada masa sebelum dan pasca panen. Setiap pengambilan sampel menggunakan dua metode, yaitu jaring ayun dan metode light trap. Hasil penelitian menunjukkan jumlah individu dan jumlah jenis yang didapatkan sebelum panen lebih tinggi dibandingkan pasca panen. OPT yang dominan, yaitu famili Chrysomelidae, Curculionidae, Sciaridae, Pentatomidae, Cicadellidae, dan Pyralidae. Sedangkan musuh alami yang dominan yaitu famili Staphylinidae, Coccinelidae, Carabidae, Miridae, Aelothripidae, Tachinidae, Formicidae, Salticidae dan Thomisidae. Keragaman jenis OPT dan musuh alami termasuk dalam kategori sedang. Indeks kemerataan OPT sebelum dan pasca panen serta musuh alami sebelum panen termasuk dalam kategori merata sedangkan musuh alami pasca panen termasuk dalam kategori tidak merata. Indeks kesamaan antara kedua musim pengambilan sampel menunjukkan tingkat kesamaan yang bervariasi. Faktor fisik lingkungan kelembaban udara, suhu udara, kecepatan angin dan intensitas cahaya matahari berpengaruh terhadap aktivitas OPT maupun musuh alami di lahan penelitian.
KEANEKARAGAMAN ANGGREK (Orchidaceae) DI CAGAR ALAM GEBUGAN, JAWA TENGAH Tria Farokhah; Sri Utami; Jumari Jumari
Jurnal Akademika Biologi Vol. 7 No.2 April 2018
Publisher : Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anggrek  merupakan  tumbuhan  yang  mempunyai  nilai  estetika  tinggi.  Pengambilan anggrek secara langsung oleh masyarakat dari habitat aslinya, menyebabkan keberadaan aggrek di alam terancam. Potensi keanekaragaman   anggrek   yang   ada di   kawasan Cagar  Alam Gebugan perlu digali supaya kelestariannya tetap terjaga. Tujuan penelitian ini  adalah  untuk  mengetahui  keanekaragaman  serta kelimpahan  jenis  anggrek  serta mengetahui kondisi lingkungan di Cagar Alam Gebugan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan plot kuadrat dan penentuan letak plot secara sistematik pada 2 stasiun yang memiliki perbedaan ketinggian (900 m dpl dan 1045 m dpl). Dibuat 5 plot dengan ukuran 10 m x 10 m di masing-masing stasiun dengan jarak tiap plot 50 meter. Jenis anggrek  yang  ditemukan  di  Cagar  Alam  Gebugan  12  jenis  anggrek,  diantaranya 11 spesies anggrek epifit dan 1 spesies anggrek terestrial. Kelimpahan individu jenis anggrek relatif lebih tinggi pada tempat yang memiliki ketinggian yang lebih tinggi. Micropera sp merupakan jenis anggrek yang kelimpahannya paling tinggi dan Corymborkis veratrifolia merupakan jenis anggrek dengan kelimpahan terendah. Kondisi lingkungan Cagar Alam Gebugan sesuai untuk menjadi tempat hidup anggrek.

Page 1 of 1 | Total Record : 4