cover
Contact Name
Sugeng Setia Nugroho
Contact Email
sugengsnugroho@uny.ac.id
Phone
+628562977629
Journal Mail Official
sugengsnugroho@uny.ac.id
Editorial Address
Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo No. 1 Karangmalang Yogyakarta 55281, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Medikora: Jurnal Ilmiah Kesehatan Olahraga
ISSN : 02169940     EISSN : 27212823     DOI : 10.21831
Core Subject : Health, Education,
MEDIKORA is a sports health scientific journal published by the Sports Science Study Program of the Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Yogyakarta which contains the results of critical analysis studies and research in the field of sports health. The Journal is published twice a year (April and October).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. IV No.2, Oktober 2008" : 7 Documents clear
DALAM MENGATASI MASALAH-MASALAHKESEHATAN Ermawan Susanto
MEDIKORA Vol. IV No.2, Oktober 2008
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4197.152 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i2.4815

Abstract

-
PENBINAAN KEBUGARAN JASMANI PADA USIA LANJUT Paiman, -
MEDIKORA Vol. IV No.2, Oktober 2008
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3738.319 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i2.4816

Abstract

-
PROSEDUR PENANGGULANGAN KECELAKAAN DIKOLAM RENANG - Sismadiyanto
MEDIKORA Vol. IV No.2, Oktober 2008
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2441.661 KB) | DOI: 10.21831/medikora.v0i2.4817

Abstract

Sejalan dengan perkembangan olahragarenang minat masyarakat untuk melakukanaktivitas di air juga meningkat. Denganmeningkatnya aktivitas di air meningkat pulaangka kecelakaan di air. Untuk mengurangiangka kecelakaan di air keterampilan berenangharus dikuasai. Setiap orang hendaknya mampumenguasai keterampilan berenang karena hidupi tu tidak selamanya di darat. Disuatu saatdihadapkan dengan air, bumi yang kita pijak initiga bagian berupa air sedang daratan hanya satubagian saja. J i k a kita bepergian naik pesawatterbang jalur penerbangan rata-rata di ataspantai hal ini mengingat j i k a mendarat daruratpantailah yang paling aman, disamping i tu jugapantai yang mempunyai tekanan udara yangkonstan. Kebanyakan orang yang memilikiketerampilan berenang tidak memilikikemampuan untuk menolong sehingga seringterjadi korban dan penolong sama-samameninggal. Sebagai contoh ketika salah satusekolah di Yogyakarta ketika sedang berkemahmelakukan kegiatan melintasi sungai opak,dalam kegiatan tersebut ada sisv/a yang akantenggelam karena tidak memiliki kemampuanmenolong akhirnya seluruh anggota regu meninggal. Untuk dapat menghindari danmenanggulangi kecelakaan di air, hendaknyamasyarakat memahami hal-hal yang tidak bolehdilakukan dan bagaimana yang praktis b i l a harusmenolong seseorang dari suatu kecelakaan di air.Dengan demikian akan dapat mengurangi angkakecelakaan di air. Dengan tulisan ini semogadapat membawa manfaat bagi para pembacanya.Kata kunci : Teknik renang, kecelakaan di air.
HIPERTENSI DAN PENGARUHNYA TERHADAP ORGAN-ORGAN TUBUH dr. Moch Noerhadi
MEDIKORA Vol. IV No.2, Oktober 2008
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/medikora.v0i2.4813

Abstract

Hipertensi adalah tekanan darah dimanasistolenya setinggi 165 mmHg atau lebihsedangkan diastole nya mencapai 95 mmHgatau lebih. Pengaruh hipertensi pada organtubuh atau organ target dianggap sebagaipeninggian tekanan darah. Hipertensi dapatmenyebabkan keruskan pada sel-sel epiteltunika intima arteri yang berakibat ataumerangsang terjadinya atherosclerosis danthrombus. Sedangkan organ target yang terkenaadalah jantung, otak, ginjal dan mata.Perawatan hipertensi dibedakan atas terapitanpa obat dan terapi dengan obat. Terapi tanpaobat digunakan sebagai tindakan defmitif untukhipertensi ringan dan sebagai tindakan suportifpada hipertensi sedang dan berat.Kata Kunci: hipertensi, organ tubuh
TINGGI BADAN ANAK DITINJAU DARI SEGIFAKTOR GENETIK DAN LINGKUNGAN(Studi Antropologi Ragawi Pada Suku Batak Toba) Jon Piter Sinaga
MEDIKORA Vol. IV No.2, Oktober 2008
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/medikora.v0i2.4819

Abstract

Perbedaan tinggi badan dipengaruhi sifat sifat genetik dan perkembangannya dipengaruhifaktor lingkungannya. Penelitian ini menjelaskaninteraksi faktor genetik dan lingkungan melaluiperbandingan genetis tinggi badan kedua orangtua anak dan analisis lingkungan sosial-ekonomi,anak yang tinggal di daerah pedesaan dan daerahperkotaan.Populasi penelitian anak dan orang tua yangtinggal di daerah pedesaan meliputi DesaAdiankoting, Desa Banuarea, Desa Horisan yangterletak di Kabupaten Tapanuli Utara dan anakyang tinggal di daerah perkotaan meliputiKampung Kristen dan Martoba yang terletak diKotamadya Pematang Siantar, kedua daerahpenelitian tersebut di wilayah Provinsi SumateraUtara. Sifat-sifat genetis tinggi badan ditentukanmelalui sifat heritabilitas (h^) dan polimorfismegenetis (Pg) serta pengaruh lingkungannyaditunjukkan melalui derajat (kekuatan)ekosensitivitas. Sampel penelitian terdiri dari 200anak yang belajar di Sekolah Dasar (SD) berusiaantara usia 8-10 tahun dan masih memilikikedua orang tua kandung berusia 45 tahun,100 anak dari pedesaan dan 100 anak dariperkotaan. Dari 100 anak di pedesaan, terdiri darigrup anak laki-laki 47 orang dengan orangtuanya dan 53 anak perempuan dengan orangtuanya, di daerah perkotaan 100 anak, terdiridari grup anak laki-laki 46 orang dengan orangtuanya dan 54 anak perempuan dengan orangtuanya. Tinggi badan anak dan kedua orangtuanya diukur dengan antropometer dan untukmengeleminasi perbedaan usia, jenis kelamin dandata antropmetri ditetapkan dengan Z-skor padatiap-tiap grup. Lingkungan sosial-ekonomidiperoleh melalui teknik wawancara langsung,hasilnya ditetapkan melalui besarnya derajatekosensitivitas lingkungan dari Status Sosial-Ekonomi (SSE) dari Pelayanan Kesehatan Anak(PKA), Pola Makan Anak (PMA), dan Aktifitas FisikAnak (AFA). Penelitian berlangsung selama 4bulan, dilakukan disekolah anak-anak dandengan mealukan kunjungan ke rumah-rumahorang tua anak. Data antropometri dan kuesionerdianalisis dengan menggunakan uji regressilinear, uji analisis j a l u r guna mengetahui korelasidan uji diskriminan dengan tingkat signifikansi p 0,05.
INTERAKSI PELATIH DAN ATLET DALAMPENETAPAN TUJUAN Wasti Danardani
MEDIKORA Vol. IV No.2, Oktober 2008
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/medikora.v0i2.4814

Abstract

Tujuan penelitian i ni adalah untuk memahamiinteraksi dalam proses latihan renang indahdengan memperhatikan peran pelatih dan atletpada penetapkan tujuan pada proses latihan.Pemahaman terhadap interaksi antara pelatih danatlet dapat digunakan sebagai pendukung dalampencapaian tujuan yang telah ditetapkan sehinggadapat mencapai tujuan bahkan dapat berprestasisecara maksimal.Subjek penelitian adalah atlet renang indahDIY dengan kelompok usia 14-16 tahun sertapernah tergabung dalam tim renang indahnasional. Selain itu seorang pelatih yang sedangmenangani atlet yang bersangkutan. Subjekdiperoleh melalui perkumpulan renang indah yangberada di DIY.Desain penelitian yang digunakan berupaDeskriptif Kualitatif. Desain penelitian inibertujuan untuk menggambarkan, meringkasberbagai kondisi, berbagai situasi, atau berbagaifenomena realita sosial yang ada di masyarakatyang menjadi objek penelitian. Pengumpulan datapada penelitian ini dengan menggunakan metodeobservasi, dan wawancara.
TERAPI MASASE FRIRAGE DALAMPENATALAKSANAAN CEDERA OLAHRAGA PADALUTUT DAN ENGKEL Ali Satya Graha
MEDIKORA Vol. IV No.2, Oktober 2008
Publisher : Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/medikora.v0i2.4818

Abstract

Era modern sekarang ini pengobatantidak hanya penangnan secara medis dankimiawi saja tetapi pengobatan dilakukansecara alami [back to nature) untuk mengurangiefek-efek dari obat-obatan yang memilikikandungan kimiawi tinggi. Perawatan tubuhsangat penting bagi olahragawan untukmeningkatkan penampilan dan menjaga kondisifisik supaya tetap bugar dan sehat.Banyak sekali atlet yang merawattubuhnya supaya tetap bugar selainberolahraga, seperti melakuan masase danmengkonsumsi vitamin atau suplemen. Tetapibanyak pula atlet yang mengalami cederasehingga tidak dapat melanjutkan pertandinganatau latihan yang telah terprogram. Cedera yangdialami atlet lebih banyak pada lutut d a n engkelpada setiap cabang olahraga. Seperti yangdiungkapkan oleh Wibowo, Hardianto (1995:12),bahwa hasil pengamatan cedera pada lututsebesar 22,5% sedangkan pada engkel 14%.Sehingga pada ke dua cedera tersebut perluadanya penanganan dan perhatian k h u s u s y a i tusalah satunya dengan terapi Masase Frirageyang terlahir di Fakultas Olahraga Universitas Negeri Yogyakarta, sebagai manipulasi yangdapat menangani cedera olahraga berupagangguan cedera otot ataupun keseleo.Pada makalah ini akan disampaikanbeberapa hal diantaranya: terapi masase, cederaolahraga, penatalaksanaan terapi masaseFrirage pada cedera lutut dan engkel.Kata Kunci: terapi masase frirage, cederaolahraga

Page 1 of 1 | Total Record : 7