cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Oceanography
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Oseanografi diterbitkan oleh Program Studi Oseanografi, FPIK, Undip. Jurnal ini digunakan untuk menerbitkan jurnal-jurnal karya lulusan S1 Oseanografi Universitas Diponegoro.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2012)" : 12 Documents clear
KAJIAN KONDISI ARUS DAN SEBARAN SEDIMEN DASAR PADA SAAT MUSIM TIMUR DI PERAIRAN SEMARANG - DEMAK Permana, Hendra; Hariadi, Hariadi; Rochaddi, Baskoro
Journal of Oceanography Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.391 KB)

Abstract

AbstrakSpasi : 1 -------------------------------------------------------------------------------------------------Pemilihan lokasi untuk wilayah pengembangan pelabuhan tergantung pada beberapa faktor seperti geologi, sedimen dasar, kedalaman, gelombang, arus dan sedimentasi. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan informasi tentang kondisi oseanografi agar dapat menunjang dalam kegiatan pengembangan wilayah pesisir maupun pengembangan suatu pelabuhan. Penelitian ini hanya sebatas memberikan informasi tentang sebaran jenis sedimen dasar yang berupa pasir, lanau dan lempung dan kondisi arus yang berada diperairan Semarang – Demak. Data yang diambil merupakan data primer dan data sekunder. Data primer meliputi data arus yang didapat dari pemasangan alat ADCP (Acoustic Doppler Current Profiler) di dasar perairan dan sedimen perairan yang diambil dengan alat sedimen grab, sedangkan data skunder berupa data peta kontur kedalaman lokasi penelitian dan peramalan pasang surut pada bulan penelitian. Untuk analisa butir sedimen diketahui bahwa jenis sedimen, di dominasi oleh jenis pasir, dengan persentase dari 50 % sampai dengan 95,55 %, %, kandungan lanau dengan kisaran  4,45 % sampai dengan 41,55 %, sedangkan lempung kisaran antara 0 % sampai dengan 12,42 %. Jenis arus yang mendominasi di perairan Semarang adalah arus pasang surut dengan persentase dominasi arus pasang surut sebesar 84,079 % dan persentase dominasi arus residu (non pasang surut) sebesar 15,921 %. Kecepatan arus maksimum dalam pengukuran adalah 0,184 m/detik pada arah 212,8 NE, dan kecepatan arus minimum adalah 0,002 m/detik pada arah 333,4 NE. Dapat di artikan  arus perairan relatif tenang.
KAJIAN POLA ARUS DI PERAIRAN TELUK LAMPUNG MENGGUNAKAN PENDEKATAN MODEL HIDRODINAMIKA 2-DIMENSI DELFT3D Widhi, Kidung Baskara; Indrayanti, Elis; Prasetyawan, Indra Budi
Journal of Oceanography Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2370.854 KB)

Abstract

Abstrak Perairan Teluk Lampung merupakan perairan yang sangat padat aktivitasnya. Aktivitas terkait dengan dinamika perairan. Arus merupakan salah satu faktor perairan yang membutuhkan pengamatan. Berdasarkan penulisan ini dihasilkan pola arus Perairan Teluk Lampung saat kondisi pasang masuk kedalam teluk menuju kearah utara dan keluar teluk menuju kearah selatan pada saat kondisi surut, massa air berasal dari Laut Jawa dan Samudera Hindia melewati Selat Sunda. Pasang surut Perairan Teluk Lampung bertipe campuran condong ke harian ganda yang dipengaruhi oleh gravitasi bulan dan equatorial orbit dengan gravitasi matahari. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari perekaman arus menggunakan ADCP pada tanggal 4 sampai 7 Agustus 2011 dan pengukuran pasang surut menggunakan palem pasut pada tanggal 5 sampai 20 Agustus 2011 dengan data sekunder berupa peta batimetri Teluk Lampung. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif, sedangkan pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling method. Data arus yang diolah berupa kecepatan dan arah sedangkan data pasang surut berupa nilai elevasi, kemudian di verifikasi dengan hasil model hidrodinamika Delft3d dengan inputan file batimetri pengolahan data sekunder. Berdasarkan pengolahan data didapat dominasi arus perairan Teluk Lampung adalah arus pasut. Saat kondisi pasang massa air masuk dari Selat Sunda menuju ke perairan Teluk Lampung, saat kondisi surut massa air keluar dari perairan Teluk Lampung menuju ke Selat Sunda.

Page 2 of 2 | Total Record : 12