Articles
25 Documents
Search results for
, issue
"Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013"
:
25 Documents
clear
Method of Introduction of English Beginner as a Second Language for Children 4-5 Years Old (Kindergarten)
Aini, Siti Noor
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (76.17 KB)
Bahasa Inggris adalah bahasa internasional dimana sudah tidak lagi terdengar asing di telinga kita. Bahasa Inggris sudah mulai diterapkan sedini mungkin sejak kita mulai mengenal dunia pendidikan formal. Saat ini pembelajaran Bahasa Inggris sudah mulai diperkenalkan di bangku sekolah Taman Kanak-Kanak (Kindergarten). Anak-anak umur 4-5 tahun sudah mulai mengerti apa itu Bahasa Inggris walaupun hanya beberapa kata. Mereka mulai tertarik untuk mengenal bahasa asing dalam hal ini adalah Bahasa Inggris. Mereka mulai diperkenalkan dengan mengucapkan angka-angka, huruf, warna, menyapa seseorang, dan mengucapkan salam dalam Bahasa Inggris. Para guru juga mempunyai peran yang penting dalam proses pembelajaran ini, dimana di usia sedini ini anak-anak biasanya masih ingin bermain dibandingkan dengan belajar. Tetapi dengan adanya pemilihan metode yang tepat maka proses pengenalan pembelajaran Bahasa Inggris akan tercapai secara maksimal.Pemberian materi yang dilakukan secara terus menerus dan berulang-ulang akan membantu anak-anak untuk lebih mudah dalam mengingat kata-kata Bahasa Inggris yang bagi mereka masih jarang terdengar. Kata kunci : kata, second language acquisition, method of language learning, direct method.
THE DIARY OF ZIPPORAH FELDMAN, A JEWISH IMMIGRANT GIRL WRITTEN BY KATHRYN LASKY
Adyaksa, Mahendra Putra
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (46.635 KB)
Pada tahun 1900-an ada banyak imigran yang datang ke Amerika Serikat. Kebanyakan dari mereka datang untuk mencari penghidupan yang lebih layak karena pada saat itu Amerika Serikat dianggap sebagai “Golden Country” bagi para imigran. Dalam tugas akhir review buku ini, penulis memilih sebuah novel karya Kathryn Lasky yang berjudul Dreams in the Golden Country sebagai bahan ulasan. Penulis tertarik untuk menganalisis bagaimana usaha seorang remaja Yahudi dari Rusia, Zipporah Feldman, dalam meraih nilai-nilai kekeluargaan Amerika berdasar aspek cohesion, flexibility, dan communication. Lebih jauh lagi, penulis ingin memberikan ulasan tentang perjuangan keluarga Feldman untuk meraih American Dreams berdasar elemen prosperity, pursuit of happiness, dan education. Tujuan dari review ini adalah untuk memberikan ulasan mengenai nilai-nilai kekeluargaan Amerika dan American Dreams dalam novel Dreams in the Golden Country, serta kelebihan dan kekurangannya. Dalam membuat ulasan review ini, penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan. Penelitian kepustakaan yang digunakan adalah pengambilan sumber dari buku-buku terkait di perpustakaan dan berbagai sumber lainnya melalui internet. Berdasarkan ulasan yang ada, penulis menemukan bahwa Zipporah Feldman dan keluarganya sangat menjunjung nilai-nilai keluarga. Di Amerika, sebagai satu keluarga mereka terus berjuang untuk saling menyayangi (cohesion), memahami (flexibility), dan menjaga (communication). Melalui nilai-nilai keluarga yang kental tersebut maka Zipporah dan keluarganya berhasil meraih American Dreams mereka dalam ekonomi (prosperity), meraih cita-cita (pursuit of happiness), dan pendidikan yang layak (education).
Book Report of Night by Elie Wiesel
Ardiani, Tania
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (51.736 KB)
Penulisan tugas akhir “Bedah Buku Night karya Elie Wiesel” bertujuan untuk mengungkap simbol yang banyak digunakan oleh pengarang yang bertujuan untuk mewakili perasaan yang ingin disampaikan oleh pengarang yang tidak dijabarkan. Selain itu, tugas akhir ini juga menilai kelebihan dan kekurangan dari novel Night. Penulis memutuskan untuk membedah novel Night karena sebagai karya sastra novel ini merupakan sebuah karya sastra yang mengandung unsur sejarah sehingga bisa berperan ganda sebagai penyegar kalbu dan sumber wawasan. Penulis menggunakan metode membaca cermat untuk menemukan simbol, kelebihan dan kekurangan dari novel ini. Setelah dianalisis ditemukan bahwa ada beberapa simbol, yang sebagian merupakan simbol di agama Yahudi, yang digunakan untuk lebih menekankan penderitaan dari para korban Holocaust yang segala hak mereka telah dirampas oleh Nazi. Novel ini mempunyai kelebihan dalam temanya yaitu mempunyai tema tentang kejadian yang besar dan terkenal sehingga bisa dijadikan sebagai salah satu referensi kesejarahan yang didukung dengan penggunaan bahasa denotatif yang tidak ambigu. Kedekatan batin antara Eliezer dan ayahnya yang berkembang di kamp konsentrasi juga merupakan nilai lebih dari novel ini. Namun, hal yang menyulitkan dalam mendalami novel ini adalah beberapa istilah agama Yahudi dan bahasa Jerman sehingga diperlukan referensi lain untuk memahaminya. Dari segi penokohan, penulis menganggap bahwa tokoh Eliezer mempunyai karakter yang jauh lebih dewasa dan tidak sesuai dengan umurnya yang sebenarnya yaitu 15 tahun.
THE AMERICAN FAMILY VALUES IN LITTLE MISS SUNSHINE MOVIE
Septa Pradana, Adhi Kelvianto
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (74.444 KB)
Keluarga merupakan bagian paling kecil yang terdapat dalam masyarakat. Keluarga besar (extended family) yang tinggal dalam satu atap memiliki sebuah keunikan tersendiri. Khususnya dalam hal berinteraksi antara anggota keluarga. Hal tersebut dapat ditemukan dalam film “Little Miss Sunshine”. Peneliti merasa tertarik untuk meneliti lebih dalam mengetahui bagaimana permasalahan yang sering timbul dalam sebuah keluarga dan bagaimana nilai-nilai kebudayaan keluarga Amerika. Untuk mendapatkan hasil analis yang baik penulis menggunakan dua metode penelitian yaitu metode penelitian dengan studi kepustakaan serta metode pendekatan secara sosiologikal dan eksponensial. Dalam film tersebut digambarkan secara jelas sebuah keluarga besar Amerika dengan memperhatikan nilai-nilai budaya keluarga Amerika yaitu Stability, Togetherness, dan Loyalty. Kata kunci : little miss sunshine – keluarga – nilai budaya keluarga Amerika
Abnormal Behavior Experienced By Lux Lisbon In The Virgin Suicide Movie
Adawiyah, Rebana
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (68.76 KB)
Film The Virgin Suicide adalah sebuah film tentang kehidupan sebuah keluarga di Machigan. Keluarga ini seperti keluarga pada umumnya dan terdiri dari ayah, ibu dan lima orang putri. Tetapi yang berbeda dari keluarga ini adalah cara mereka mendidik anak yang terlalu ketat. Anak-anaknya berada dibawah pengawasan ibunya, sehingga pergerakan mereka terbatas.. Hal itu membuat anak depresi dan menyebabkan mereka mempunyai prilaku menyimpang seperti yang dialami oleh Lux Lisbon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui betapa pentingnya kebebasan untuk anak dan prilaku menyimpang apa saja yang dialami oleh Lux Lisbon beserta penyebabnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa Lux Lisbon mengalami tiga macam prilaku menyimpang. Pertama, Lux mengalami Subtance Use Disorder yang dapat kita lihat dari kebiasaanya merokok diam-diam. Selanjutnya, dia juga mengalami Psychosexual Disorder dimana Lux sering ganti pasangan untuk memuaskan hasratnya. Dan yang Terakhir adalah Lux mengalami Affective Disorder dimana dia melakukan bunuh diri untuk mengakhiri semuanya karena dia sudah tidak tahan dengan kehidupannya. Semua ini dia lakukan untuk meringankan kecemasan dan depresi yang dia alami akibat pengekangan dari orang tuanya tersebut. Dari sana bisa kita lihat bahwa kebebasan seorang anak sangatlah penting karena mereka juga adalah manusia yang mempunyai hak untuk merdeka dan menentukan hidupnya sendiri.
BOOK REVIEW OF MY SISTER’S KEEPER WRITTEN BY JODI PICOULT
Nurcahyani, Ikasari
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (174.979 KB)
My Sister’s Keeper adalah salah satu novel karya Jodi Picoult yang mengisahkan hubungan persaudaraan dan kekeluargaan dalam hidup keluarga Fitzgerald. Tokoh utama dalam novel ini adalah Anna, gadis berusia 13 tahun. Sejak lahir dia berperan besar dalam keluarga sebagai tumpuan harapan atas kesembuhan Kate - kakak perempuannya yang mengidap leukemia. Suatu ketika, Kate mengalami gagal ginjal dan Anna diminta mendonorkan ginjal oleh ibunya. Sementara itu Kate tidak lagi mau menjalani operasi. Anna pun dilema, antara menuruti keinginan saudaranya atau orang tuanya. Hingga kisahnya pun berakhir dengan sangat tragis dan mengejutkan. Novel ini ditulis dengan gaya imajinasi tinggi karena Picoult menggunakan alur maju mundur dimana dia selalu bermain dengan memori masa lalu dan juga pemikiran-pemikiran internal tiap tokoh. Meskipun hal ini cukup merepotkan pembaca, namun novel ini tetap menarik karena kisahnya sangat menyentuh dan tidak mudah ditebak sehingga menimbulkan rasa ingin tahu untuk terus membaca dan membaca hingga menemukan akhir ceritanya. Novel ini juga memiliki banyak pesan moral dan nilai-nilai berharga yang dapat menjadi inspirasi bagi pembaca.
THE DISPOSITIVE OF DIMENSION A STUDY OF SOCIOLOGY LITERATURE FROM NOVEL CINTA DAN KEWAJIBAN BY L. WAIRATA DAN NUR SUTAN ISKANDAR
Kumendong, Yeremia Serrian
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (56.391 KB)
The Novel Love and duty is one of novel whom the Writer is Andrean Hirrata, it storied about woman teenager and her life. In this novel L. Wairata Nur sutan Iskandar described the struggle and work hard of Ani, and her spiritual experiences when se lived in Tihulale, Ambon. There are many conflicts in this novel. Those conflicts generate social aspect and become message in this novel. The purpose of this research is revealing the relationship of the element structure and social aspect from novel of Love and Duty. The analysis result of Edensor novel is there are moral value that we can find everyday, sincerity and compassion for other, the struggling of reaching dream, and dutiful to our parents Key word : Sociology Literature, Novel Cinta dan Kewajiban, dan L. Wairata dan Nur Sutan Iskandar
BOOK REVIEW OF ‘PERFUME: THE STORY OF A MURDERER’ WRITTEN BY PATRICK SUSKIND
Lusiana, Dian
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (120.207 KB)
Final project ini merupakan ulasan dari novel Perfume: The Story of a Murderer yang telah diterjemahkan kedalam berbagai bahasa termasuk bahasa Indonesia. Novel ini ditulis oleh seorang penulis Jerman bernama Patrick Suskind. Perfume: The Story of a Murderer bergenre thriller story. Penulis memberikan ringkasan singkat dari novel tersebut, dengan pemeran utama Jean Baptise Grenouille, seseorang yang tidak memiliki aroma tubuh tetapi diberikan anugerah yaitu indra penciuman yang sangat tajam. Cerita yang berisi tentang penyalahgunaan dari keahlian yang dimiliki manusia ini merupakan suatu yang baru bagi penggemar novel fiksi. Final project ini menyajikan pandangan-pandangan penulis mengenai kekuatan dan kelemahan dari novel tersebut sehingga pembaca dapat menentukan apakahnovel tersebut layak dibaca atau tidak.
AN ANALYSIS OF EXCHANGE AND ILLOCUTIONARY ACTS IN THE APA KABAR AMERIKA DIALOGUE ON TV ONE (CAMPAIGN RETAIL EAT, PRAY, LOVE AUGUST 22nd, 2010 CHAPTER)
Maharani, Made Aty Winda
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (217.599 KB)
Dalam dialog televisi, setiap ujaran yang diucapkan oleh pembawa acara dan narasumber memiliki fungsi dan tujuan tertentu. Berdasarkan alasan itu, penulis tertarik untuk menganalisis bagaimana bentuk tindak ilokusi yang diucapkan oleh pembawa acara dan narasumber agar dapat menyampaikan pesan dalam dialog secara tepat. Penulis memilih dialog Apa Kabar Amerika, Kampanye Retail Eat, Pray, Love 22 Agustus 2010, produksi TV One untuk di analisis. Penulis berfokus kepada analisis exchange, move, klasifikasi serta jenis tindak ilokusi, dan fungsi pada setiap ujaran. Penulis menggunakan teori tindak ilokusi (illocutionary act) dari George Yule serta teori analisis wacana (discourse analysis) dari Michael McCharty untuk menganalisis permasalahan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data penelitian diambil dengan teknik total sampling yang terdiri dari 93 ujaran dalam dialog Apa Kabar Amerika. Penulis menggunakan teori Sudaryanto yaitu metode Simak Bebas Libat Cakap untuk pengambilan data. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan metode padan dan metode pragmatis. Selain itu, penulis juga mengaplikasikan konsep interpretasi meaning dari Griffiths. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam dialog telvisi Apa Kabar Amerika ditemukan tindak ilokusi. Dari 93 ujaran, penulis dapat menganalisis 20 exchanges, 20 moves and 133 acts. Terdapat keterhubungan antara exchange satu dengan yang lainnya. Ujaran yang diucapkan oleh kedua pembawa acara dan narasumber merepresentasikan tindak ilokusi representatives, directives, commissives, dan expressives. Tindak ilokusi tersebut disampaikan secara direct dan indirect. Penulis tidak menemukan adanya penggunaan tindak ilokusi declarations, karena tidak ada ucapan yang berfungsi untuk mengubah status seseorang. Dialog tersebut disampaikan dengan gaya bicara yang santai tetapi pesan dari dialog tetap dapat dipahami oleh penonton.
Word Formation Analysis On English Terms From Toyota Yaris (A Case Study on Automotive Magazine, The Edition of January to March 2012)
Azkiyah, Mubarirotul
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 1, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (113.759 KB)
Melalui bahasa seseorang dapat berinteraksi dan berkomunikasi satu sama lain. Bahasa selalu berkembang dari waktu ke waktu. Pemahaman struktur bahasa berkaitan dengan cabang ilmu linguistik yaitu morfologi. Penelitian ini mengkaji tentang kata-kata yang terdapat pada Majalah Otomotif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembentukan istilah teknologi dari Toyota Yaris yang terdapat di Majalah Otomotif, edisi Januari hingga maret 2012. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tentang pembentukan kata yang diambil dari beberapa pakar linguistik, seperti diambil dari Hatch & Brown (1995), O'Grady & Guzman (1996) dan Francis Katamba (1993). Teori dan jenis penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif, karena penelitian ini berusaha mendeskripsikan temuan-temuan dengan kata-kata. Data penelitian ini dikumpulkan dengan teknik dokumentasi dan metode Simak Libat Bebas Cakap. Sedangkan dalam menganalisis data, penulis menggunakan teknik Padan dan Agih dengan teknik lanjutan teknik lesap dan perluasan. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kata-kata teknologi yang terdapat pada Majalah Otomotif. Hasil penelitian menyimpulkan ada berbagai proses pembentukan kata yaitu 7 diantaranya merupakan proses borrowing, 1 coinage, 32 compounding, 17 initialization dan acronym, 6 blending, 6 conversion, 22 derivation dan 7 inflection. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa proses compounding merupakan proses yang sering terjadi pada istilah Berbahasa Inggris dari Toyota Yaris yang terdapat pada Majalah Otomotif.