cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 34 Documents
Search results for , issue "Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013" : 34 Documents clear
ANALYSIS ON ANTI CAPITALISM IN THE “CLAMPDOWN” LYRIC BY THE CLASH Setiawan, Alif
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.766 KB)

Abstract

Kapitalisme merupakan sistem sosial yang diterapkan dalam sebuah Negara untuk mengatur infrastruktur dalam sebuah Negara termasuk masyarakat dan seluruh institusi di dalamnya. Di dalam lirik “Clampdown” yang ditulis oleh The Clash pada tahun 1979 di London, Untied Kingdom, penulis menemukan adanya indikasi penolakan terhadap sistem sosial yang diterapkan oleh pemerintahan di United Kingdom. Penulis menggunakan pendekatan sosiologi terhadap lirik tersebut guna mendapatkan informasi lebih lanjut terhadap lirik mengingat masalah yang terkandung di dalam lirik merupakan masalah tentang struktur sosial di dalam sebuah Negara. Dengan mengacu pada teori Karl Marx yang menolak kapitalisme sebagai sistem sosial, penulis memanfaatkan hubungan teori tersebut dengan lirik guna mencapai hasil penelitian yang ingin dituju. Dalam melakukan pembelajaran terhadap lirik tersebut, penulis menemukan penolakan yang cukup kuat terhadap kapitalisme yang muncul di Inggris pada masa itu. Adanya perbedaan kelas sosial yang kental di Inggris pada saat itu membuat The Clash menyuarakan suara masyarakat terhadap kondisi yang mereka hadapi. Mengingat pada tahun 70an, masyarakat Inggris sedang mengalami banyak masalah di dalam tubuh Negara. Dimulai dari inflasi yang tinggi serta tingkat pengangguran yang mencapai tingkat tertinggi pada akhir 70an sampai dengan pembatasan pembagian jatah listrik di setiap daerah. Hal tersebut merugikan semua pihak di Inggris pada masa itu. Namun yang paling mendapat tekanan dari keadaan tersebut tentu saja kaum proletar. Kesenjangan social yang terjadi saja sudah cukup mengganggu kententraman hidup mereka sehari-hari. Dengan keadaan seperti itu di Inggris mereka mendapat penderitaan berkali-kali lipat banyaknya setiap hari. Di dalam lirik “Clampdown” The Clash mengajak kaum kelas bawah untuk melakukan revolusi terhadap keadaan di Inggris pada saat itu. Dengan memanfaatkan semangat para pemuda di Inggris mereka mengajak masyarakat untuk melakukan perlawanan terhadap sistem sosial yang berjalan pada saat itu. Mereka juga menunjukkan hal-hal yang dapat dilakukan kaum kapitalisme dalam memanipulasi dan mengeksploitasi masyarakat untuk terus berada di dalam sistem kapitalis. Alienasi yang dilakukan kaum kapitalis terhadap kaum pekerja juga tidak luput dari perhatian The Clash untuk membuat mereka sadar bahwa para pekerja telah diperas waktu dan tenaganya setiap hari karna bekerja untuk kaum kapitalis.
IN DEPTH REPORTING OF PERCEPTIONS ON THE DEVELOPMENT OF STAND UP COMEDY IN INDONESIA Trisnawati, Yeni
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.058 KB)

Abstract

Stand up comedy sebagai salah satu bentuk hiburan yang dikenal masyarakat luas telah mengalami perkembangan yang pesat. Namun perkembangan tersebut tidak selalu mendapat tanggapan yang baik. Setiap orang memiliki persepsi atau pandangan sendiri-sendiri mengenai suatu hal. Buku ini memaparkan penelitian akan bagaimana Stand up comedy berkembang baik dalam dunia internasional maupun di Indonesia itu sendiri, serta tentang bagaimana munculnya dua persepsi berbeda terhadap perkembangan Stand Up Comedy di Indonesia. Sebagian masyarakat Indonesia sangat menggemari stand up comedy yang kini menjamur namun sebagiannya juga ada yang tidak menyukainya.
Ronggeng Dukuh Paruk Trilogy Written by Ahmad Tohari Hidayati, Vivi
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.087 KB)

Abstract

Final project ini membahas novel karya Ahmad Tohari yang berjudul Ronggeng Dukuh Paruk. Novel ini merupakan salah satu karya Ahmad Tohari yang terkenal. Ronggeng Dukuh Paruk merupakan sebuah novel yang berisi tentang kisah hidup Srintil yang menjadi seorang ronggeng di Dukuh Paruk. Cerita tentang kisah hidup srintil tersebut disampaikan dengan bahasa Indonesia yang lugas dan mudah dipahami. Selain itu, terdapat selipan bahasa jawa yang semakin memperkaya novel tersebut. Dalam final project ini, penulis menganalisis lebih dalam tentang bahasa yang digunakan oleh karakter dalam novel. Hal ini dikarenakan bahasa merupakan salah satu perwujudan budaya di suatu daerah dan menarik untuk dianalisis. Penulis menganalisis kata sapaan, kata kerja dan umpatan bahasa jawa yang terdapat pada novel Ronggeng Dukuh Paruk. Penulis juga menganalisis kelebihan yang dimiliki dari novel ini berupa kemampuan penulis dalam menceritakan karakter dan setting pada novel tersebut sehingga memudahkan pembaca dalam memahami isi novel tersebut. Kata kunci: kata sapaan, kata kerja dan umpatan.
Motivasi Tokoh John Nash Untuk Menjadi Ilmuan yang Diakui dalam skrip film A Beautiful Mind Hutomo, Resmaditya
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.969 KB)

Abstract

motivasi adalah energi aktif yang menyebabkan terjadinya suatu perubahan pada diri sesorang yang nampak pada gejala kejiwaan, perasaan, dan juga emosi, sehingga mendorong individu untuk bertindak atau melakukan sesuatu dikarenakan adanya tujuan, kebutuhan, atau keinginan yang harus terpuaskan.
Book Review of Eat, Pray, Love Written by Elizabeth Gilbert Ambarwati, Septriana
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.157 KB)

Abstract

Tugas akhir ini membahas novel karya Elizabeth Gilbert yang berjudul Eat, Pray, Love. Novel ini merupakan salah satu karya Elizabeth Gilbert yang terkenal. Eat, Pray, Love adalah sebuah novel yang berisi tentang pengalaman pribadi Elizabeth yang dikemas dalam bahasa Inggris modern yang mudah dimengerti dan sarat pembelajaran tentang kehidupan yang dapat dijadikan contoh yang baik bagi pembacanya. Dalam tugas akhir ini penulis menganalisis lebih dalam tentang tema karena tema merupakan unsur intrinsik yang paling dominan. Novel Eat, Pray, Love memiliki tiga tema yang berbeda yaitu kesenangan duniawi, religi, dan percintaan. Penulis juga menganalisis kelebihan yang dimiliki novel ini yaitu format penulisan yang unik, tema, gaya bahasa, penggunaan bahasa asing, dan keragaman budaya. Selain itu penulis juga menganalisis sudut pandang subjektif, dan alur yang merupakan kelemahan dari novel Eat, Pray, Love. Kata kunci: tema, kelebihan, kekurangan
Book Review of Priyono’s Infantry The Backbone of The Army Prasetya, Ardian Wirandi
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.595 KB)

Abstract

Infantry The Backbone of The Army karya tulis Priyono berisi pandangannya mengenai pasukan infantri di Indonesia. Penulis mengulas buku ini untuk mengenalkan pentingnya pasukan infantry dalam dunia militer. Penulis mengulas buku ini untuk menunjukan kelebihan dan kekurangan dari karya Priyono. Ulasan ini juga menjelaskan perkembangan dunia militer Indonesia dan organisasi militer yang menjadi tulang punggung di Indonesia. Penulis berharap pembaca dapat memperoleh sudut pandang baru tentang dunia militer Indonesia. Penulis berharap pembaca dapat bertambah pengetahuannya tentang dunia militer di Indonesia serta perkembangannya dari zaman kemerdekaan hingga saat ini.
The Discrimination in the Workplace Experienced by a Black American in Something the Lord Made Movie Fitriana, Novia
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.601 KB)

Abstract

Diskriminasi ras telah ada di Amerika sejak berabad-abad lalu. Diskriminasi ini dilakukan oleh orang kulit putih terhadap orang kulit berwarna. Dalam jurnal ini penulis tertarik untuk menanalisis tentang diskriminasi ras yang terjadi di lingkungan kerja. Penulis memilih film Something the Lord Made karena film ini merupakan sebuah ilustrasi dari sebuah kejadian nyata yang dialami oleh seorang kulit hitam. Fokus dalam jurnal ini adalah mengungkap diskriminasi-diskriminasi yang dialami oleh seorang kulit hitam di lingkungan kerjanya. Untuk menganalisis hal ini penulis menggunakan pendekatan sosiologi tentang diskriminasi oleh institusi. Penulis membatasi persoalan hanya pada analisis di diskriminasi di tempat kerja yang dialami orang kulit hitam tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap diskriminasi di tempat kerja yang dialami oleh seorang kulit hitam berdasarkan film Something the Lord Made. Hasil analisis menunjukkan bahwa diskriminasi bisa terjadi di lingkungan kerja hanya karena orang tersebut adalah seorang kulit hitam, meski pun orang tersebut punya kualitas yang bagus dalam bidang tersebut. Diskriminasi ini pun bukan hanya dilakukan oleh pihak perorangan tetapi juga oleh sebuah institusi. Meskipun mendapat perlakukan yang diskriminatif, orang kulit hitam tersebut tetap bertahan di tempat kerja itu dan menunjukkan kemampuannya sehingga pada akhirnya dia mendapat perlakuan yang sama dengan orang kulit putih lainnya.
BOOK REVIEW OF DAHLAN ISKAN PEMIMPIN YANG HAPPY WRITTEN BY RACHMANTO Sri Lestari
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.255 KB)

Abstract

Dahan Iskan Pemimpin yang Happy adalah buku yang ditulis oleh Rachmanto yang sangat mengagumi sosok Dahlan Iskan. Buku ini berisi tentang perjalanan hidup Dahlan Iskan dari memulai karirnya sebagai jurnalis, direktur utama PLN, hingga akhirnya menjadi Menteri Negara BUMN di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II dan sekarang pun muncul wacana kalau beliau akan dicalonkan sebagai Presiden Indonesia 2014. Rachmanto menulis buku ini bertujuan untuk memberikan inspirasi dan motivasi kepada pembacanya yaitu tentang bagaimana meraih kesuksesan dengan perjuangan.
EXISTENTIALISM IN THE CHARACTER STUDY: CARTER AND COLE IN THE BUCKET LIST MOVIE Rachman, Rizky Abdul
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.283 KB)

Abstract

Existensialisme memiliki kata dasar exist yang berasal dari kata Latin ex yang berarti keluar dan sistere yang berarti berdiri. Jadi, eksistensi adalah berdiri dengan keluar dari diri sendiri. Inti dari bereksistensi adalah bebas memilih tanpa adanya hukum yang mengikat atau segala sesuatu yang menghalangi pada diri seseorang. Dalam paper ini penulis menggunakan film The Bucket List sebagai media untuk menganalisis. Maka dari itu penulis bermaksud untuk menganalisis existensialisme yang melekat pada tokoh Carter dan Cole dalam film The Bucket List, kehidupan mereka juga menggambarkan bagaimana orang Amerika menjalani kehidupan sehari-hari nya. Penulis akan menganalisis keputusan yang mereka ambil dan bagaimana Carter dan Cole menjalani nya, hal ini menunjukan sisi dalam berexistensi pada diri mereka. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam bereksitensi tidak lah semudah membalik telapak tangan, butuh kebulatan tekad dan konsistensi dalam menjalani nya. Kedua tokoh utama dalam film ini pun tidak semata-mata bebas memilih dan memutuskan segala sesuatu nya. Kata Kunci : Carter dan Cole- Studi Karakter – Eksistensialisme
Pragmatic Presupposition on Television Commercial Utterances Indriani, Dian
LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.076 KB)

Abstract

Praanggapan atau presuposisi merupakan suatu prakeadaan yang diasumsikan dari suatu ujaran. Skripsi ini mencoba menjelaskan praanggapan dalam iklan televisi, dalam hal ini iklan rokok dari merek Djarum yang tayang selama tahun 2012. Tujuan dari penelitian ini adalah penulis ingin mendeskripsikan jenis praanggapan pada ujaran-ujaran yang terdapat pada iklan Djarum. Di samping itu, penelitian ini juga mencoba menjelaskan fungsi dari jenis praanggapan pada struktur analisis wacana periklanan dari masing-masing ujaran. Dalam menganalisa data, penulis menggunakan metode agih. Teknik yang digunakan adalah teknik dasar (bagi unsur langsung), dan teknik lanjutan yang berupa teknik ganti, perluas, ubah wujud, dan negasi. Data didapat dengan menggunakan teknik dokumentasi berupa pengumpulan data dari website. Kemudian data dipilih dengan menggunakan purposive sampling. Data yang dianalisis adalah ujaran-ujaran dalam iklan yang mengandung indikator praanggapan. Data disajikan dalam bentuk deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 18 ujaran dari 66 ujaran yang terdapat pada 14 iklan televisi Djarum mengandung indikator praanggapan. Penulis juga menemukan jika satu ujaran mempunyai kemungkinan mengandung dua indikator praanggapan yang dapat dikategorikan menjadi dua jenis praanggapan yang berbeda. Ujaran yang mengandung indikator praanggapan tersebut dapat dikategorikan menjadi jenis praanggapan, yaitu: 12 Existential Presupposition (52,2%), 2 Factive Presupposition (8,7%), 3 Lexical Presupposition (13,1%), 3 Non-factive Presupposition (13,1%), 2 Structural Presupposition (8,7%), dan 1 Counterfactual Presupposition (4,2%). Kata kunci: praanggapan, pragmatik, ujaran, iklan televisi, rokok, Djarum

Page 3 of 4 | Total Record : 34