cover
Contact Name
Wulandari Dianningtyas
Contact Email
jurnal.lemigas@esdm.go.id
Phone
+6282121181003
Journal Mail Official
jurna.lemigas@esdm.go.id
Editorial Address
BBPMGB LEMIGAS Jl. Ciledug Raya Kav. 109. Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12230
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
LEMBARAN PUBLIKASI MINYAK DAN GAS BUMI (LPMGB)
Published by LEMIGAS
Core Subject :
LPMGB aims the dissemination of information on research activities, technology engineering development and laboratory testing in the oil and gas field. Manuscripts in English are accepted from all in any institutions, college and industry oil and gas throughout the country and overseas.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "vol 36 no 1 (2002)" : 6 Documents clear
Metode Alikuot dalam Preparasi Palinologi Eko Budi Lelono
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 36 No 1 (2002)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.36.1.909

Abstract

Interpretasi palinologi dengan menerapkan metode alikuot atau volumetrik jauh lebih akurat dibandingkan dengan menggunakan metode konvensional karena residu yang dipakai dalam pembuatan preparat (slide) terukur volumenva dan berasal dari percontoh batuan yang juga terukur beratnva. Oleh karena itu, metode alikuot memungkinkan ahli palinologi untuk menghitung jumlah absolut palinomorf dalam percontoh batuan dengan hanya menghitung jumlah palinomorf yang muncul di preparat. Hal ini sangat bermanfaat dalam analisis lingkungan pengendapan yang membutuhkan akurasi konsentrasi palinomorf (palynomorph concentration) dalam suatu percontoh batuan untuk menghindari salah penafsiran. Selain itu metode alikuot menghasilkan korelasi stratigrafi yang terpercaya karena konsentrasi palinomorf yang ada dalam setiap percontoh berasal dari percontoh yang sama beratnya dan residu yang sama volumenya.Hasil penghitungan palinomorf dalam preparat menunjukkan penyebaran palinomorf yang tidak merata karena residu di bagian tepi cover slip kering lebih awal dari residu di bagian tengah sehingga palinomorf cenderung tertarik ke tengah cover slip. Fakta ini menuntut strategi pengamatan preparat yang dapat merepresentasikan konsentrasi palinomorf dalam preparat yaitu dengan membuat jalur pengamatan (transect) di tiga bagian preparat yang berbeda antara lain di bagian tepi (kiri dan kanan atau (atas dan bawah) dan di bagian tengah. Tulisan ini juga membahas teknik pembuatan preparat memakai propoxy resin 154 sebagai mounting media yang menghasilkan preparat dengan mutu jauh lebih baik dari pada preparat yang dibuat menggunakan mounting media lain.
Studi Pengkajian Spesifikasi Besin Premium Tanpa Timbel untuk Pasokan Jakarta Mulai 1 Juli 2002 Rasdinal Ibrahim; Adiwar Adiwar; Mardono Mardono
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 36 No 1 (2002)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.36.1.1234

Abstract

Dalam mendukung program langit biru danpenghapusan bensin bertimbel di Indonesia,Pemerintah telah menetapkan penghapusan bensinbertimbel di Jakarta dan sekitarnya mulai 1 Juli 2001.dan merencanakan untuk menerapkan secara nasionalpada tahun 2003. Sehubungan dengan itu suatu studipengkajian spesifikasi bensin Indonesia telahdilakukan, sebagai dasar penetapan spesifikasi bensintanpa-timbel (Premium-TT) yang cocok untukIndonesia.Studi ini dimaksudkan sebagai masukan kepadaPemerintah dalam perbaikan mutu dan spesifikasibensin di Indonesia, untuk menghasilkan bensin ramahlingkungan pada tahun 2003. dengan jaminankemampuan penyediaannya oleh kilang PERTAMINAdan memperhatikan faktor ekonomi.Spesifikasi bensin Premium-TT yang diberlakukandi Jakarta mulai 1 Juli 2001 mencakup penghapusantimbel, penurunan kadar sulfur dan penyesuaianangka oktana
Pendugaan Proses Pencampuran Limbah Cair di Wilayah Perairan Estuaria M S Wibisono
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 36 No 1 (2002)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.36.1.1235

Abstract

Wilayah estuaria merupakan salah satu alternatif sebagai tempat pembuangan limbah cair kegiatan migas yang diduga masih mengandung kadar hidrokarbon, walaupun kecil beserta komponen-komponen toksik lainnva. Mengingat wilayah tersebut merupakan wilayah ekosistem yang berdekatan dengan pantai dan yang mempunyai produktivitas tinggi, selalu dinamis, berfluktuasi sesuai gerakan pasang surut, maka daya dukung estuaria perlu mendapat perhatian. Studi ini bertujuan untuk mengetahui tipe pencampuran muara setempat dalam rangka untuk memperkirakan proses pencampuran pencemar dengan perairan muara. Selanjutnya metode yang digunakan diharapkan bisa diterapkan dan dikembangkan guna kepentingan pengelolaan lingkungan pantai yang lebih baik termasuk kegiatan pemantauannya.Pengamatan dilakukan di delapan stasiun di wilayah muara Sungai Saliki (Muara Badak), yang merupakan cabang Sungai Mahakam bagian utara. Pada tiap stasiun dilakukan pengamatan terhadap kedalaman dan tingkat salinitas saat pasang dan surut, sedangkan pengukuran pasang surut dilakukan di pelabuhan Badak Hilir selama 48 jam menggunakan tide-staff dicatat setiap 30 menit. Hasil studi menunjukkan bahwa tipe pasang surut di wilayah studi termasuk Harian Ganda. Kedalaman di wilayah muara berkisar antara 1 - 8,8 meter dari duduk tengah, dengan ripe pencampuran pada irisan membujur sepanjang muara saat pasang slightly stratified - salt wedge, dan saat surut menjadi slightly stratified - highly stratified.
Penelitian Pengaruh Pemanfatan LCO dalam Minyak Solar terhadap Sifat Fisika/Kimia dan Kinerja Mesin Djainuddin Semar
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 36 No 1 (2002)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.36.1.1236

Abstract

Hasil pengujian percontoh minyak Solar yang mengandung 3,5% volume LCO akan menurunkan angka setana minyak Solar sebesar 0.74. Perubahan sifat-sifat fisika/kimia percontoh yang mengandung LCO tetap memenuhi spesifikasi minyak Solar yang berlaku di Indonesia.Pengujian kinerja mesin di bangku uji multisilinder Isuzu C-223 dilakukan dengan menggunakan empat jenis minyak Solar yaitu minyak Solar (MS-b) dan minvak Solar yang dicampur dengan LCO (MS-bl, MS-b2, MS-b3). Kinerja minyak Solar yang mengandung LCO turun dibanding dengan minyak solar yang tidak mengandung LCO.
Penelitian Periode Penggantian Minyak Lumas Semi-sintetik SAE 20W50 Rona Malam Karina; Lutfi Aziz
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 36 No 1 (2002)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.36.1.1237

Abstract

Makin banyaknya jenis pelumas yang beredar di pasaran, khususnya minyak lumas automotive, menjadikan pemakai kendaraan bingung dan sulit untuk menentukan minyak lumas yang baik dan bermutu. Di samping itu banyak iklan atau informasi dari perusahaan pelumas yang menjanjikan bahwa minyak lumas tersebut dapat dipakai sampai dengan jarak tempuh lebih dari 5000 km.Dari kenyataan di atas, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu penggantian (drain interval) dari jenis minyak lumas mesin bensin semi-sintetik yang ada di pasaran melalui analisis minyak lumas bekasnya setiap kenaikan 2.000 km sampai mencapai jarak tempuh 10.000 km dan konsumsi minyak lumasnya.Dari kesimpulan didapat, bahwa minyak lumas semi-sintetik SAE 20W50, API Service SJ/CF, dapat digunakan sampai dengan jarak tempuh 10.000 km dengan kondisi pelumas bekasnya masih baik dan konsumsi oli yang dibutuhkan normal yaitu 500 cc.
Pengoptimalan Aktivitas Katalis Perengkah dengan Deaktivasi Uap A S Nasution; E Jasjfi; Evita H Legowo; Hono Witono
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 36 No 1 (2002)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.36.1.1239

Abstract

Proses perengkahan katalitik umpan fraksi berat dan residu melibatkan serentetan reaksi konsekatif, sehingga konversi umpan dengan selektivitas optimal untuk menghasilkan bensin sebagai produk utama dipengaruhi oleh keoptimalan aktivitas katalis perengkah (katalis ekuilibrium). Deaktivasi uap terhadap katalis perengkah baru dapat mengendalikan aktivitas katalis perengkah sampai tingkat optimalnya sehingga produk utama bensin dapat dihasilkan secara optimal dengan suatu konversi umpan rendah.Untuk meneliti aktivitas optimal dari katalis perengkah, telah dilakukan suatu penelitian deaktivasi uap katalis perengkah alumina-silika () pada suhu 500-700°C dan waktu deaktivasi 4-10 jam. Penelitian aktivitas katalis dilakukan dengan memakai alat Micro Activity Test (MAT) dengan umpan standar.Berdasarkan hasil pengamatan aktivitas optimal katalis menghasilkan konversi umpan 36,5% berat dengan produk utama bensin 32,5% berat. Katalis perengkah baru memberikan konversi umpan 45.0% berat, tetapi dengan persentase produk bensin hanya 20,6% berat. Katalis beraktivasi optimal ini memberikan kenaikan selektivitas sebesar 43,27% berat daripada yang dapat dihasilkan oleh katalis baru.Pengaruh deaktivasi uap katalis perengkah dari proses konversi umpan dan produk bensin dari proses perengkahan katalitik dan mekanisme reaksi perengkahan katalitik disajikan dalam makalah ini.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2002 2002


Filter By Issues
All Issue Vol 60 No 2 (2026) Vol 60 No 1 (2026) Vol 59 No 3 (2025) Vol 59 No 2 (2025) Vol 59 No 1 (2025) Vol 58 No 3 (2024) Vol 58 No 2 (2024) Vol 58 No 1 (2024) Vol 57 No 3 (2023) Vol 57 No 2 (2023) Vol 57 No 1 (2023) Vol 56 No 3 (2022) Vol 56 No 2 (2022) Vol 56 No 1 (2022) Vol 55 No 3 (2021) Vol 55 No 2 (2021) Vol 55 No 1 (2021) Vol 54 No 3 (2020) Vol 54 No 2 (2020) Vol 54 No 1 (2020) Vol 53 No 3 (2019) Vol 53 No 2 (2019) Vol 53 No 1 (2019) Vol 52 No 3 (2018) Vol 52 No 2 (2018) Vol 52 No 1 (2018) Vol 51 No 3 (2017) Vol 51 No 2 (2017) Vol 51 No 1 (2017) Vol 50 No 3 (2016) Vol 50 No 2 (2016) Vol 50 No 1 (2016) Vol 49 No 3 (2015) Vol 49 No 2 (2015) Vol 49 No 1 (2015) Vol 48 No 3 (2014) Vol 48 No 2 (2014) Vol 48 No 1 (2014) Vol 47 No 3 (2013) Vol 47 No 2 (2013) Vol 47 No 1 (2013) Vol 45 No 3 (2011) Vol 45 No 2 (2011) Vol 45 No 1 (2011) Vol 44 No 3 (2010) Vol 44 No 2 (2010) Vol 44 No 1 (2010) Vol 43 No 3 (2009) Vol 43 No 2 (2009) Vol 43 No 1 (2009) Vol 42 No 3 (2008) Vol 42 No 2 (2008) Vol 42 No 1 (2008) Vol 41 No 3 (2007) Vol 41 No 2 (2007) Vol 41 No 1 (2007) Vol 40 No 3 (2006) Vol 40 No 2 (2006) Vol 40 No 1 (2006) Vol 39 No 3 (2005) Vol 39 No 2 (2005) Vol 39 No 1 (2005) Vol 38 No 3 (2004) Vol 38 No 2 (2004) Vol 38 No 1 (2004) Vol 37 No 1 (2003) Vol 36 No 3 (2002) Vol 36 No 2 (2002) Vol 36 No 1 (2002) Vol 24 No 2 (1990) Vol 24 No 1 (1990) Vol 23 No 3 (1989) Vol 23 No 1 (1989) Vol 21 No 3 (1987) Vol 21 No 2 (1987) Vol 21 No 1 (1987) Vol 20 No 3 (1986) Vol 20 No 2 (1986) Vol 20 No 1 (1986) Vol 19 No 3 (1985) Vol 19 No 2 (1985) Vol 19 No 1 (1985) Vol 18 No 3 (1984) Vol 18 No 2 (1984) Vol 18 No 1 (1984) Vol 17 No 2 (1983) Vol 15 No 1 (1981) Vol 14 No 3 (1980) Vol 14 No 2 (1980) Vol 14 No 1 (1980) More Issue