cover
Contact Name
Wulandari Dianningtyas
Contact Email
jurnal.lemigas@esdm.go.id
Phone
+6282121181003
Journal Mail Official
jurna.lemigas@esdm.go.id
Editorial Address
BBPMGB LEMIGAS Jl. Ciledug Raya Kav. 109. Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12230
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
LEMBARAN PUBLIKASI MINYAK DAN GAS BUMI (LPMGB)
Published by LEMIGAS
Core Subject :
LPMGB aims the dissemination of information on research activities, technology engineering development and laboratory testing in the oil and gas field. Manuscripts in English are accepted from all in any institutions, college and industry oil and gas throughout the country and overseas.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol 40 no 1 (2006)" : 5 Documents clear
Teknik Cuci Lahan (Soil Washing) untuk Remediasi Lahan Tercemar Minyak Bumi Mulyono Mulyono
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 40 No 1 (2006)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.40.1.174

Abstract

Pada hakekatnya, berbagai teknologi remediasidapat dimanfaatkan bagi pemulihan lahan tercemarminyak bumi. Teknologi remediasi ini dapatdigolongkan ke dalam empat cara dasar sesuaiperubahan sifat yang dialami oleh kontaminan, yaitucara fisika, kimia, termal, dan biologi. Cara fisikamemanfaatkan sifat-sifat fisika dari minyak misalnyasifat kelarutan dan sifat adsorpsi-desorpsi; cara kimiamemanfaatkan reaksi-reaksi oksidasi untuk memecahzat-zat beracun; cara termal memanfaatkan sifat-sifatpenguapan minyak pada suhu tinggi; cara biologimemanfaatkan sifat biodegradasi minyak olehmikroorganisme.Salah satu sifat minyak, yaitu sifat kelarutan, dapatdimanfaatkan untuk membersihkan tanah yangtercemar minyak bumi dengan teknik ekstraksi ataudengan teknik soil washing (selanjutnya disebutdengan istilah “cuci lahan”). Baik ekstraksi maupun“cuci lahan”, kedua-duanya bertujuan membersihkantanah yang tercemar minyak, yaitu dengan caramengambil minyak dari keterikatannya dengan tanah.Ekstraksi pada umumnya dilakukan denganmenggunakan solven organik, sedang cuci lahanmenggunakan surfaktan.
Preservasi Amplitudo Gelombang Seismik Suprayitno Munadi
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 40 No 1 (2006)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.40.1.175

Abstract

Preservasi amplitudo gelombang seismik dalamwaktu dekat mendatang ini akan menjadi proses yangharus dikerjakan apabila kita ingin memanfaatkanrekaman seismik untuk karakteristik reservoir ataudeteksi langsung hidrokarbon.Amplitude preserving migration akan segeramasuk ke dunia industri setelah mengalamipenyempurnaan di sana-sini.Preservasi amplitudo gelombang seismik iniwalaupun ide dasarnya kelihatannya sederhana, tetapirealisasinya akan sangat berjasa dalam penemuancadangan migas yang baru, terlebih-lebih di daerahyang sudah mature.Final stack section yang terdiri dari sejumlahtrace yang amplitudonya terpelihara dengan baik akan memberikan informasi bawah permukaan yang lebihberdaya guna dari pada final stack section yangamplitudonya belum mengalami preservasi.
Efektivitas Katalis Padat Berpori pada Proses Hidrokonversi Nasution Nasution; E. Jasjfi E. Jasjfi
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 40 No 1 (2006)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.40.1.176

Abstract

Efektivitas katalis padat berpori pada proseshidrokonversi dipengaruhi oleh ukuran molekulumpan dan ukuran butir katalis- Molekul umpan dan butir katalis, yang berukuranbesar dapat menurunkan laju difusi umpan darifase bulk ke dalam pori katalis sehinggaefektivitas katalis tersebut menjadi rendah (F <1)- Penurunan energi aktivasi reaksi dengan katalisberukuran besar menunjukkan suatu indikasiadanya pengaruh laju diffusi umpan dari fase bulkke dalam pori katalis tersebut.- Efektivitas katalis padat berpori dapat mendekati(F ï‚» 1), jika kecepatan difusi umpan dari fasebulk ke dalam pori katalis lebih besar daripadakecepatan reaksi umpan pada inti-inti aktif katalis.
Proses Alkilasi dan Peranannya dalam Pembuatan Bahan Bakar Bensin Ramah Lingkungan Nasution Nasution; E. Jasjfi E. Jasjfi; Morina Morina
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 40 No 1 (2006)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.40.1.178

Abstract

Dalam rangka peningkatan program langit birumaka persyaratan bahan-bahan bensin diperketatsehingga diperlukan pembuatan komponen bensinberangka oktana tinggi (HOMC) dengan bantuanproses-proses katalitik.Alkilat berangka oktana tinggi dengan distribusiangka oktana homogen dan sensivitas rendah danbebas dari olefin dan aromatik sehingga perananalkilat tersebut cukup besar dalam pembuatan bensinbersyaratkan spesifikasi angka oktana motor (MON)di Eropa dan knock performance ( RON + MON)/2 di Amerika Serikat.Proses alkilasi adalah salah satu proses katalitikdalam pembuatan komponen bensin alkilat terbesarketiga setelah komponen catalytic cracker gasolinedan reformat. Peranan alkilat menjadi lebihpenting lagi dengan adanya pembatasan kadar olefindan aromatik di dalam bensin ramah lingkungan.Katalis alkilasi padat sedang dikembangkan untukmengurangi kerusakan lingkungan atas pembuangankatalis asam bekas.Unit pengolahan PERTAMINA mempunyaipotensi cukup besar unit proses konversi yangmemungkinkan dioperasikannya proses alkilasi, tetapibaru satu unit proses alkilasi dioperasikan pada UPIII Plaju/S. Pakning.
Spektrum Geofisika Reservoir Suprajitno Munadi
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 40 No 1 (2006)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.40.1.610

Abstract

Geofisika reservoir mempunyai spektrum yangcukup luas. Hal ini muncul sebagai akibat daripenelitian, pengembangan dan penerapan berbagaidisiplin ilmu yang dimuarakan untuk kepentingan pemelajaran reservoir. Berbagai macam permasalanpraktis yang muncul pada waktu melakukanpemelajaran reservoir memunculkan banyakpengethuan baru dan metodologi baru yang kemudiandimuarakan dalam spektrum geofisika reservoir.Bidang kajian Rock Physics tidak dimunculkan dalamspektrum geofisika reservoir karena topik ini ibaratgunung es yang muncul ke permukaan di geofisikareservoir akan tetapi sebagian besar dari body-nyamalahan ada di ilmu dasar.Semua cabang ilmu tersebut berinteraksi danmenghasilkan produk-produk kombinasi yangkemudian menjadi alat atau metode pemelajaran reservoiryang canggih yang kita kenal sekarang ini.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2006 2006


Filter By Issues
All Issue Vol 60 No 2 (2026) Vol 60 No 1 (2026) Vol 59 No 3 (2025) Vol 59 No 2 (2025) Vol 59 No 1 (2025) Vol 58 No 3 (2024) Vol 58 No 2 (2024) Vol 58 No 1 (2024) Vol 57 No 3 (2023) Vol 57 No 2 (2023) Vol 57 No 1 (2023) Vol 56 No 3 (2022) Vol 56 No 2 (2022) Vol 56 No 1 (2022) Vol 55 No 3 (2021) Vol 55 No 2 (2021) Vol 55 No 1 (2021) Vol 54 No 3 (2020) Vol 54 No 2 (2020) Vol 54 No 1 (2020) Vol 53 No 3 (2019) Vol 53 No 2 (2019) Vol 53 No 1 (2019) Vol 52 No 3 (2018) Vol 52 No 2 (2018) Vol 52 No 1 (2018) Vol 51 No 3 (2017) Vol 51 No 2 (2017) Vol 51 No 1 (2017) Vol 50 No 3 (2016) Vol 50 No 2 (2016) Vol 50 No 1 (2016) Vol 49 No 3 (2015) Vol 49 No 2 (2015) Vol 49 No 1 (2015) Vol 48 No 3 (2014) Vol 48 No 2 (2014) Vol 48 No 1 (2014) Vol 47 No 3 (2013) Vol 47 No 2 (2013) Vol 47 No 1 (2013) Vol 45 No 3 (2011) Vol 45 No 2 (2011) Vol 45 No 1 (2011) Vol 44 No 3 (2010) Vol 44 No 2 (2010) Vol 44 No 1 (2010) Vol 43 No 3 (2009) Vol 43 No 2 (2009) Vol 43 No 1 (2009) Vol 42 No 3 (2008) Vol 42 No 2 (2008) Vol 42 No 1 (2008) Vol 41 No 3 (2007) Vol 41 No 2 (2007) Vol 41 No 1 (2007) Vol 40 No 3 (2006) Vol 40 No 2 (2006) Vol 40 No 1 (2006) Vol 39 No 3 (2005) Vol 39 No 2 (2005) Vol 39 No 1 (2005) Vol 38 No 3 (2004) Vol 38 No 2 (2004) Vol 38 No 1 (2004) Vol 37 No 1 (2003) Vol 36 No 3 (2002) Vol 36 No 2 (2002) Vol 36 No 1 (2002) Vol 24 No 2 (1990) Vol 24 No 1 (1990) Vol 23 No 3 (1989) Vol 23 No 1 (1989) Vol 21 No 3 (1987) Vol 21 No 2 (1987) Vol 21 No 1 (1987) Vol 20 No 3 (1986) Vol 20 No 2 (1986) Vol 20 No 1 (1986) Vol 19 No 3 (1985) Vol 19 No 2 (1985) Vol 19 No 1 (1985) Vol 18 No 3 (1984) Vol 18 No 2 (1984) Vol 18 No 1 (1984) Vol 17 No 2 (1983) Vol 15 No 1 (1981) Vol 14 No 3 (1980) Vol 14 No 2 (1980) Vol 14 No 1 (1980) More Issue