cover
Contact Name
Wulandari Dianningtyas
Contact Email
jurnal.lemigas@esdm.go.id
Phone
+6282121181003
Journal Mail Official
jurna.lemigas@esdm.go.id
Editorial Address
BBPMGB LEMIGAS Jl. Ciledug Raya Kav. 109. Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12230
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
LEMBARAN PUBLIKASI MINYAK DAN GAS BUMI (LPMGB)
Published by LEMIGAS
Core Subject :
LPMGB aims the dissemination of information on research activities, technology engineering development and laboratory testing in the oil and gas field. Manuscripts in English are accepted from all in any institutions, college and industry oil and gas throughout the country and overseas.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "vol 57 no 2 (2023)" : 5 Documents clear
Laju Pengendapan dan Konsentrasi Hidrokarbon di Sedimen Perairan Sungai Donan Yanny Handayani
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 57 No 2 (2023)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.57.2.1560

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghitung sebaran hidrokarbon di permukaan perairan, ketebalan hidrokarbon di permukaan perairan dan  laju pengendapan konsentrasi hidrokarbon di sedimen dengan pendekatan model hidrodinamika menggunakan Persamaan Stokes. Metode pelaksanaan dilakukan sampling in situ maupun ex situ pada tujuh stasiun sejak Mei sampai Juni 2010. Laju pengendapan hidrokarbon kecepatan 0,0054 m/detik, proses pengendapannya berkisar 15,43 menit dengan ketebalan rerata lapisan minyak 0,047 mikrometer, volume minyak yang tumpah di perairan sekitar 102 mililiter dengan jarak distribusi sebaran minyak di permukaan  air 281,63 meter. 
Pembuatan Adsorben Co2 Berbahan Dasar Zeolit Alam Yang Diimpregnasi Dengan Methyl Diethanol Amine Dan Uji Kapasitas Adsorpsi Co2 Dengan Sistem Batch Roza Adriany Adriany; Devitra Sakarani; Abdul Haris; Efa Yenti; Leni Herlina; Nurul Hidayati; Morina Morina; Herizal Herizal; Atyanto Daru Atmoko; Rudi Suhartono; Rahmadian Arief
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 57 No 2 (2023)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.57.2.1573

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pembuatan adsorben CO2 berbahan dasar zeolit alam dari daerah Bayah dan pengujian kapasitas adsorpsi CO2 dengan sistem batch.  Metodologi pembuatan adsorben  adalah zeolit diaktivasi kemudian diimpregnasi dengan  MDEA yang mengandung Piperazin 6% yang berfungsi sebagai aktivator reaksi. Konsentrasi MDEA yang diimpregnasikan yaitu 10% dan 15%. Adsorben kemudian dianalis dengan alat FTIR, XRD, SEM, dan dilakukan uji kapasitas adsorpsi CO2 pada suhu ruang menggunakan alat uji adsorpsi CO2 sistem batch. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas adsorpsi CO2 maksimum diperoleh pada konsentrasi MDEA 15% yaitu 5,152 mg CO2 /g adsorben.
Karateristik Biomarker Batuan Induk Hidrokarbon pada Formasi Jatiluhur di Daerah Karawang, Jawa Barat Praptisih Praptisih
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 57 No 2 (2023)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.57.2.1576

Abstract

Studi biomarker dilakukan pada sampel batulempung dari Formasi Jatiluhur di daerah Karawang, Jawa Barat. Tujuan penelitian ini untuk menguji karakteristik biomarker batuan induk hidrokarbon dari sampel batulempung Formasi Jatiluhur. Metode yang dipakai adalah pengambilan conto permukaan dilapangan dan analisis GCMS di laboratorium. Hasil analisis GCMS menunjukkan Fragmentogram massa m/z 191 memperlihatkan fasies sumbernya berasal berasal dari tanaman darat. Tingkat kematangan berdasarkan hasil perhitungan Tm/Ts (17a(H), 21b (H), adalah 22, 29, 30, trisnorhopane/18a(H), 21b (H), 22, 29, 30, trisnorhopane) adalah 3,23-24,76 menunjukkan biomarker kurang matang. Lingkungan pengendapan asal material organik Formasi Jatiluhur di daerah Karawang berdasarkan plot diagram segitiga Huang dan Meinchen, 1979 menunjukkan pada open marine, estuarine dan terrestrial
Perbandingan Penggunaan Nano Silika dan Nano Abu Batubara pada Uji Kestabilan Busa untuk Injeksi CO2 Astra Agus Pramana DN; Ridho Akbar Szafdarian
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 57 No 2 (2023)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.57.2.1577

Abstract

Penggunaan busa CO2 untuk metode injeksi cenderung tidak stabil dalam pembentukan stabilitas dari busa. Karena hal itu, dibutuhkan penguat untuk menambahkan stabilitas busa yang terbentuk. Pada penelitian ini, menggunakan nano abu batubara dan nano silika serta polimer berupa xanthan gum sebagai penguat busa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dengan penambahan nano dan polimer pada stabilitas busa, perbandingan penggunaan nano abu batubara dan silika dalam uji stabilitas busa serta penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui penguat apa yang dapat meningkatkan stabilitas busa secara signifikan. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode uji laboratorium yang dimulai dari proses milling sampel, karakterisasi sampel, hingga pengujian stabilitas busa. Pengujian stabilitas busa menggunakan metode yang menghitung waktu halftime. Hasil dari pengujian stabilitas busa ini didapatkan bahwa penambahan nano silika dan nano abu batubara memiliki peningkatan waktu halftime sebesar 10.23% dan 2.96% dibandingkan tidak menggunakan nanopartikel. Campuran dari nanopartikel dan polymer berupa xanthan gum dapat meningkatkan waktu halftime 12.65% untuk nano silika dan 6.33% untuk nano abu batubara. Sedangkan campuran nanopartikel, polimer, dan minyak mengalami penurunan 10.9% untuk nano silika dan 16.29% untuk nano abu batubara. Berdasarkan hasil analisis data percobaan yang sudah dilakukan, penambahan nano silika memiliki nilai stabilitas busa yang lebih tinggi dibandingkan nano abu batubara serta penambahan nano silika dan polimer merupakan penguat yang paling baik dalam menjaga stabilitas dari busa yang dihasilkan
Optimalisasi Penambahan Odorant pada Gas Mengunakan Metode Time Series di PT. XYZ Isna R Kanyoma; Oksil Venriza; Kushariyadi Kushariyadi
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 57 No 2 (2023)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.57.2.1584

Abstract

Gas alam merupakan sumber energi yang dihasilkan dari fosil tanaman, hewan dan mikroorganisme, bahan bakar tidak berwarna, tidak berodor dan tidak beracun. Odorant merupakan zat kimia yang di tambahkan ke gas alam untuk memberikan bau yang kuat dan khas, tetapi penambahannya masih belum teroptimalkan. Syarat odorant yang digunakan harus memiliki spesifikasi gas alam yang berodor. Dimana aturan pemakaian odorant yang benar pada PT. XYZ sebesar 3 mg/m3, tetapi odorant PT ini memakai odorant sebesar kira-kira 4 - 6 mg/m3 yang mana masih berdasarkan stroke atau waktu. Hasil penilitian ini dapat di optimasi efisiensi odorant pada gas dengan menggunakan metode time series. Dari perhitungan yang di dapatkan rata-rata pemakaian odorant selama 3 bulan sebesar 1,13 mg/m3 sedangkan untuk perhitungan yang di dapatkan dari rata-rata pemakaian odorant selama 3 bulan pada PT YZ sebesar 2,26206E-05 mg/m3 dari hasil kedua hasil perhitungan di atas di hitunglah nilai efisiensi odorant pada gas di dapatkan nilai efisiensi nya sebesar 0,14125 mg/m3 atau 1,41 cc yang mana berdasarkan peritungan efisiensi dari pemakaian ketetapan odoran tersebut untuk pemakaian nilai yang efesien ialah 1,41 cc per stroke yang setara dengan 4.7%. Adapun faktor efisiensi odorant meliputi odorant yang di gunakan, konsentrasi odorant ,suhu, tekanan dan faktor lingkungan lainnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 60 No 2 (2026) Vol 60 No 1 (2026) Vol 59 No 3 (2025) Vol 59 No 2 (2025) Vol 59 No 1 (2025) Vol 58 No 3 (2024) Vol 58 No 2 (2024) Vol 58 No 1 (2024) Vol 57 No 3 (2023) Vol 57 No 2 (2023) Vol 57 No 1 (2023) Vol 56 No 3 (2022) Vol 56 No 2 (2022) Vol 56 No 1 (2022) Vol 55 No 3 (2021) Vol 55 No 2 (2021) Vol 55 No 1 (2021) Vol 54 No 3 (2020) Vol 54 No 2 (2020) Vol 54 No 1 (2020) Vol 53 No 3 (2019) Vol 53 No 2 (2019) Vol 53 No 1 (2019) Vol 52 No 3 (2018) Vol 52 No 2 (2018) Vol 52 No 1 (2018) Vol 51 No 3 (2017) Vol 51 No 2 (2017) Vol 51 No 1 (2017) Vol 50 No 3 (2016) Vol 50 No 2 (2016) Vol 50 No 1 (2016) Vol 49 No 3 (2015) Vol 49 No 2 (2015) Vol 49 No 1 (2015) Vol 48 No 3 (2014) Vol 48 No 2 (2014) Vol 48 No 1 (2014) Vol 47 No 3 (2013) Vol 47 No 2 (2013) Vol 47 No 1 (2013) Vol 45 No 3 (2011) Vol 45 No 2 (2011) Vol 45 No 1 (2011) Vol 44 No 3 (2010) Vol 44 No 2 (2010) Vol 44 No 1 (2010) Vol 43 No 3 (2009) Vol 43 No 2 (2009) Vol 43 No 1 (2009) Vol 42 No 3 (2008) Vol 42 No 2 (2008) Vol 42 No 1 (2008) Vol 41 No 3 (2007) Vol 41 No 2 (2007) Vol 41 No 1 (2007) Vol 40 No 3 (2006) Vol 40 No 2 (2006) Vol 40 No 1 (2006) Vol 39 No 3 (2005) Vol 39 No 2 (2005) Vol 39 No 1 (2005) Vol 38 No 3 (2004) Vol 38 No 2 (2004) Vol 38 No 1 (2004) Vol 37 No 1 (2003) Vol 36 No 3 (2002) Vol 36 No 2 (2002) Vol 36 No 1 (2002) Vol 24 No 2 (1990) Vol 24 No 1 (1990) Vol 23 No 3 (1989) Vol 23 No 1 (1989) Vol 21 No 3 (1987) Vol 21 No 2 (1987) Vol 21 No 1 (1987) Vol 20 No 3 (1986) Vol 20 No 2 (1986) Vol 20 No 1 (1986) Vol 19 No 3 (1985) Vol 19 No 2 (1985) Vol 19 No 1 (1985) Vol 18 No 3 (1984) Vol 18 No 2 (1984) Vol 18 No 1 (1984) Vol 17 No 2 (1983) Vol 15 No 1 (1981) Vol 14 No 3 (1980) Vol 14 No 2 (1980) Vol 14 No 1 (1980) More Issue