cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2019)" : 25 Documents clear
SURVEI PELAKSANAAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH PADA SMP DAN SMA SE-KECAMATAN MANTUP YUSUF SUJATMIKO, MOCHAMMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) merupakan upaya membina dan mengembangkan kebiasaan hidup sehat yang dilakukan secara terpadu melalui program pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan kesehatan lingkungan. Dengan tiga program tersebut diharapkan semua warga sekolah memiliki pengetahuan, sikap, dan ketrampilan untuk melaksanakan prinsip hidup sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di SMP dan SMA se-Kecamatan Mantup. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif yang bertujuan menggambarkan secara akurat dan fakta mengenai populasi atau bidang tertentu. Penelitian ini adalah non eksperimen dengan menggunakan metode survei, yang mana data diperoleh dengan melakukan observasi dan wawancara dengan guru PJOK atau pengurus UKS. Data di ambil dengan menggunakan lembar observasi pelaksanaan UKS SMP, dan SMA. Penelitian ini adalah penelitian populasi maka tidak ada sampel di dalamnya. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 5 sekolah, terdiri dari 3 SMP, dan 2 SMA. Berdasarkan hasil penelitian pelaksanaan usaha kesehatan sekolah di SMP dan SMA se-kecamatan Mantup menunjukkan hasil untuk program pokok Pendidikan kesehatan menunjukkan bahwa sekolah yang menempati strata paripurna adalah SMP N 1 Mantup, SMP N 2 Mantup, dan SMP Ma?arif 4 Mantup. Sekolah yang menempati strata optimal yaitu SMA N 1 Mantup, sedangkan sekolah yang menempati strata standar yaitu SMA Wali Songo, untuk program pokok Pelayanan kesehatan menunjukkan bahwa sekolah yang menempati strata paripurna adalah SMP N 2 Mantup dan SMA N 1 Mantup. Sekolah yang menempati strata optimal yaitu SMP N 1 Mantup dan SMP Ma?arif 4 Mantup, sedangkan sekolah yang menempati strata minimal yaitu SMA Wali Songo, untuk program pokok Lingkungan Sekolah Sehat menunjukkan bahwa sekolah yang menempati strata paripurna adalah SMP N 1 Mantup, SMP N 2 Mantup, SMP Ma?arif 4 Mantup dan SMA N 1 Mantup. Sedangkan sekolah yang menempati strata optimal yaitu SMA Wali Songo. Kata Kunci :Survei, Pelaksanaan Usaha KesehatanSekolah, Trias. ABSTRACT School Healthcare Organization (UKS) is an effort to foster and develop healthy living habits that are conducted in an integrated manner through health education programs, health services, and environmental health coaching. With these three programs, it is expected that all school residents have the knowledge, attitude, and skills to implement the principles of healthy living. The purpose of this research is to know the implementation of School Healthcare Organization (UKS) in junior and senior high school in Sub-district of Mantup. This research uses descriptive research that aims to describe accurately and the facts about the population or specific field. This research is non experiment using survey method, which data obtained by observation and interview with teacher of physical education or management of School Healthcare Organization (UKS) it self. Data were collected using observation sheets of junior high schools and senior high schools. This population study then there is no sample in it. The population in this study amounted to 5 schools, consisting of 3 junior high schools, and 2 high schools. Based on the result of the research, School Health careOrganization (UKS) in junior high school and senior high school of Mantup sub-district shows the result for main progam of healthy education showed that schools occupying strata of plenary are SMP N 1 Mantup, SMP N 2 Mantup and SMP Maarif 4 Mantup. The school that occupies the optimal strata is SMA N 1 Mantup whereas the standart stratum is SMA Wali Songo. The main progam of health services show that schools occupying strata of plenary are SMP Negeri 2 Mantup and SMA Negeri 1 Mantup. The schools that occupy optimal strata are SMP N 1 Mantup and SMP Maarif 4 Mantup while the schools that occupy minimal strata are SMA walisongo, for the main program of the healthy school environment shows that the school occupying strata of plenary are SMP N 1 Mantup, SMP N 2 Mantup, SMP Maarif 4 Mantup and SMA N 1 Mantup while the school that occupy optimal strata is SMA wali songo.Keywords: Survey, Implementation Of School Healthcare Organization, Trias.
PENGARUH SMALL SIDED GAMES TERHADAP MOTIVASI PADA PEMBELAJARAN SEPAKBOLA WAHYU RINALDI, RIO
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Small sided games merupakan suatu permainan yang mirip dengan permainan sepakbola pada umumnya, yang membedakan kedua permainan tersebut yaitu ukuran lapangan dan juga peraturan permainanya. Permainan sepakbola sesungguhnya dengan peraturan yang sudah dibuat sedemikian rupa dan tidak bisa diubah-ubah, sedangkan permainan small sided games dimana peraturan permainan ini dapat dirubah sesuai kesepakatan kedua tim yang bermain pada waktu itu. Small sided games adalah suatu permainan sepakbola dari segi kecil yang tidak membutuhkan lapangan yang terlalu lebar dan bisa dimainkan dilapangan tertutup maupun lapangan terbuka, permainan ini juga membutuhkan konsentrasi tinggi karena dalam permainan ini terdapat berbagai macam versi, tergantung kedua tim ingin menggunakan versi yang mana, sehingga dalam permainan ini benar-benar membutuhkan daya pemikiran yang tinggi, apa lagi saat dimainkan dilapangan yang berukuran kecil. Small sided games yaitu menumbuhkan suatu keceriaan bagi pengguna permainan ini, dari kata lain small sided games dapat digunakan saat proses pembelajaran dan melatih peserta didik terus aktif bergerak, tujuan permainan ini juga membutuhkan keakuratan umpan dan kemampuan menghentikan bola yang baik, sehingga pada waktu permainan ini dimainkan pemain dapat merasakan permainan sepakbola sesungguhnya. Dari pengolahan data yang diperoleh terdapat nilai motivasi dengan rata-rata (mean) dari kelompok eksperimen saat melakukan pretest sebesar 142,18 dan mengalami peningkatan sebesar 12,31% menjadi 159,69. Sedangkan dari kelompok kontrol dengan nilai rata-rata (mean) 153,32 dan terjadi penurunan sebesar -1,30% menjadi 151,32. Dapat diketahui dari variabel motivasi terjadi perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol saat pembelajaran small sided games. Kata Kunci: Small Sided Games, Sepakbola, Motivasi. ABSTRACTAbstract Small Small sided games are a game that is similar to football in general, which distinguishes the two games, namely the size of the field and also the rules of the game. real football games with rules that have been made in such a way and cannot be changed, while small sided games where the rules of this game can be changed according to the agreement of the two teams who played at that time. Small sided games are small football games that do not require a field that is too wide and can be played in a closed field or open field, this game also requires high concentration because in this game there are various versions, depending on which team wants to use which version, so that in this game really requires high thinking power, especially when played in a small field. small sided games is to grow a joy for users of this game, in other words small sided games can be used during the learning process and train students to continue to move actively, the purpose of this game also requires the accuracy of bait and the ability to stop the ball is good, so that during this game played players can feel the real soccer game. From the processing of the data obtained there are motivational values with the mean (mean) of the experimental group when performing the pretest of 142.18 and an increase of 12.31% to 159.69. Whereas from the control group with an average value (mean) 153.32 and a decrease of -1.30% to 151.32. It can be seen from the motivational variables that there were significant differences between the experimental group and the control group during small sided games. Keywords: Small Sided Games, Football, Motivasion.
PENGARUH PENERAPAN SMALL SIDED GAMES TERHADAP HASIL BELAJAR DRIBBLING DAN MOTIVASI SISWA PUTRI MENGIKUTI PEMBELAJARAN SEPAKBOLA VEREN HASTARI, PINGKY
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Small sided games merupakan permainan dalam sepakbola yang peraturan dan lapangan dapat disesuaikan dengan kondisi yang ada. Hal ini dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran dalam mata pelajaran PJOK dan untuk meningkatkan motivasi siswa putri karena sepakbola termasuk dalam materi wajib di PJOK mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah akhir. Small Sided Games merupakan permainan yang didesain khusus untuk sepakbola yang mana di dalamnya siswa dituntut berhadapan dengan situasi yang hampir sama dengan permainan sebenarnya, siswa diharapkan dapat mengambil keputusan dengan cepat dan tepat sehingga diharapkan mampu meningkatkan keterampilan siswa dalam dribbling sepakbola karena dribbling merupakan salah satu teknik awal dalam sepakbola.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan small sided games pada pembelajaran sepakbola materi dribbling dan motivasi siswa putri mengikuti pembelajaran sepakbola. Metode penelitian menggunakan penelitian eksperimen dengan desain pra eksperimen one group pretest-posttest design.Data yang diperoleh nilai rata-rata pengetahuan saat pretest sebesar 72,23 dan posttest sebesar 91,47 dengan selisih antara pretest-posttest sebesar 19,24 mengalami peningatan sebanyak 26,63%. Ranah keterampilan nilai rata-rata keterampilan saat pretest sebesar 41,47 dan postetest sebesar 47,29 dengan selisih antara pretest-posttest sebesar 5,82 mengalami peningkatan sebanyak meningkat sebanyak 14,03%. Ranah motivasi nilai rata-rata motivasi saat pretest sebesar 148,76 dan saat posttest 152,88 dengan selisih antara pretest-posttest sebesar 4,12 mengalami peningkatan sebanyak 2,76%. Dapat diketahui bahwa dalam variabel hasil belajar maupun motivasi terdapat peningkatan pengaruh dari pretest dan posttest dalam pembelajaran penerapan small sided games. Kata kunci: Small Sided Games , Sepakbola, Dribbling Abstract Small sided games are games in football that the rules and the fields can be adapted from the existing condition. This can be utilized in the learning of PJOK lesson because football is included in the mandatory material in the PJOK, from elementary school to high school. Small Sided Games are games specifically designed for football in which, students are required to face situations similar to actual games, students are expected to make decisions quickly and precisely so that they are expected to be able to improve students skills in football dribbling because dribbling is one of the earliest techniques in football. This study aims to determine the effect of the application of small sided games on football learning on dribbling material and the motivation of female students to take part in soccer learning. The research method used experimental research with a pre-experimental design of one group pretest-posttest design.The data obtained by the average value of knowledge at pretest was 72.23 and the posttest was 91.47 with the difference between the pretest-posttest of 19.24 as much as 26.63%. The skill area of ??the average score of the skills at pretest was 41.47 and postetest was 47.29 with the difference between the pretest-posttest of 5.82 increasing as much as 14.03%. The motivation domain of the average value of pretest motivation is 148.76 and when the posttest 152.88 with the difference between the pretest-posttest of 4.12 has increased by 2.76%. It can be seen that in the variable learning outcomes and motivation there is an increase in the influence of the pretest and posttest in learning the application of small sided games. Keywords: Small Sided Games , Football, Dribbling
PENGARUH PENERAPAN SMALL SIDED GAMES TERHADAP HASIL BELAJAR DRIBBLING DAN MOTIVASI SISWA PUTRI MENGIKUTI PEMBELAJARAN SEPAKBOLA VEREN HASTARI, PINGKY
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Small sided games merupakan permainan dalam sepakbola yang peraturan dan lapangan dapat disesuaikan dengan kondisi yang ada. Hal ini dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran dalam mata pelajaran PJOK dan untuk meningkatkan motivasi siswa putri karena sepakbola termasuk dalam materi wajib di PJOK mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah akhir. Small Sided Games merupakan permainan yang didesain khusus untuk sepakbola yang mana di dalamnya siswa dituntut berhadapan dengan situasi yang hampir sama dengan permainan sebenarnya, siswa diharapkan dapat mengambil keputusan dengan cepat dan tepat sehingga diharapkan mampu meningkatkan keterampilan siswa dalam dribbling sepakbola karena dribbling merupakan salah satu teknik awal dalam sepakbola.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan small sided games pada pembelajaran sepakbola materi dribbling dan motivasi siswa putri mengikuti pembelajaran sepakbola. Metode penelitian menggunakan penelitian eksperimen dengan desain pra eksperimen one group pretest-posttest design.Data yang diperoleh nilai rata-rata pengetahuan saat pretest sebesar 72,23 dan posttest sebesar 91,47 dengan selisih antara pretest-posttest sebesar 19,24 mengalami peningatan sebanyak 26,63%. Ranah keterampilan nilai rata-rata keterampilan saat pretest sebesar 41,47 dan postetest sebesar 47,29 dengan selisih antara pretest-posttest sebesar 5,82 mengalami peningkatan sebanyak meningkat sebanyak 14,03%. Ranah motivasi nilai rata-rata motivasi saat pretest sebesar 148,76 dan saat posttest 152,88 dengan selisih antara pretest-posttest sebesar 4,12 mengalami peningkatan sebanyak 2,76%. Dapat diketahui bahwa dalam variabel hasil belajar maupun motivasi terdapat peningkatan pengaruh dari pretest dan posttest dalam pembelajaran penerapan small sided games. Kata kunci: Small Sided Games , Sepakbola, Dribbling Abstract Small sided games are games in football that the rules and the fields can be adapted from the existing condition. This can be utilized in the learning of PJOK lesson because football is included in the mandatory material in the PJOK, from elementary school to high school. Small Sided Games are games specifically designed for football in which, students are required to face situations similar to actual games, students are expected to make decisions quickly and precisely so that they are expected to be able to improve students skills in football dribbling because dribbling is one of the earliest techniques in football. This study aims to determine the effect of the application of small sided games on football learning on dribbling material and the motivation of female students to take part in soccer learning. The research method used experimental research with a pre-experimental design of one group pretest-posttest design.The data obtained by the average value of knowledge at pretest was 72.23 and the posttest was 91.47 with the difference between the pretest-posttest of 19.24 as much as 26.63%. The skill area of ??the average score of the skills at pretest was 41.47 and postetest was 47.29 with the difference between the pretest-posttest of 5.82 increasing as much as 14.03%. The motivation domain of the average value of pretest motivation is 148.76 and when the posttest 152.88 with the difference between the pretest-posttest of 4.12 has increased by 2.76%. It can be seen that in the variable learning outcomes and motivation there is an increase in the influence of the pretest and posttest in learning the application of small sided games. Keywords: Small Sided Games , Football, Dribbling
PENGARUH MEDIA BOLA GANTUNG TERHADAP HASIL BELAJAR PUKULAN LOB FOREHAND BULUTANGKIS YASID BASTOMY, RUDY
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PJOK merupakan media untuk mendorong pertumbuhan fisik, perkembangan psikis, keterampilan motorik, pengetahuan dan penalaran, penghayatan nilai-nilai dan merupakan bagian penting dari proses perkembangan peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikan secara menyeluruh, dan juga sebagai sarana untuk mewujudkan pembangunan bangsa melalui prestasi siswa dalam bidang olahraga. Bulutangkis merupakan salah satu olahraga yang dimainkan menggunakan net, raket, dan shuttlecock dengan teknik pemukulan yang bervariasi mulai dari relatif lambat hingga sangat cepat disertai dengan gerakan tipuan.Tujuan penelitian ini adalah 1.) Mengetahui pengaruh media bola gantung terhadap hasil belajar pukulan forehand bulutangkis pada siswa kelas IV SDN Pelem Watu, Menganti, Gresik. 2.) Mengetahui besarnya pengaruh media bola gantung terhadap hasil belajar pukulan forehand bulutangkis pada siswa kelas IV SDN Pelem Watu, Menganti, Gresik. Metode penelitian menggunakan penelitian eksperimen dengan pendekatan eksperimen semu. Disain penelitian diarahkan untuk membandingkan hasil distribusi data pre-test dan post-test dari dua kelompok sampel. (Randomized control group pretest- posttest desingn). penelitian ini instrumen penelitian yang di gunakan ada dua aspek yaitu aspek keterampilan dan aspek pengetahuan. Pada rencana instrument penelitian keterampilan menggunakan tes pukulan lob forehand dan soal-soal tentang pukulan lob forehand. Penilaian pengetahuan di nilai dengan tes tulis, sedangkan penilaian keterampilan dinilai dengan menggunakan penilaian lob forehand.Hasil penelitian dengan sampel SD Negeri Pelemwatu Menganti, Gresik kelas IV yaitu nilai pretest didapat skor rata-rata 35,33 dengan standar devisiasi 13,57 varian 184,16 dengan nilai minimum 21 dan nilai maximum 71, sedangkan nilai postest yaitu mendapat skor rata-rata 45,27 standar devisiasi 15,42 varian sebesar 237,96 dengan nilai minimum 21 dan nilai maximum 79. Peningkatan hasil belajar pada siswa kelas IV SD Negeri Pelemwatu Menganti, Gresik sebesar 28,11%.Abstract PJOK is a medium to encourage physical growth, psychological development, motor skills, knowledge and reasoning, appreciation of values ??and is an important part of the development process of students to achieve educational goals as a whole, and also as a means to realize national development through student achievement in sports field. Badminton is one sport that is played using net, racket, and shuttlecock with a beating technique that varies from relatively slow to very fast by trick movement. The purpose of this study was 1.) To find out the effect of hanging ball media on the learning outcomes of badminton forehand punches on fourth grade students at Pelem Watu Elementary School, Menganti, Gresik. 2.) Knowing the magnitude of the influence of hanging ball media on the learning outcomes of badminton forehand punches on fourth grade students at Pelem Watu Elementary School, Menganti, Gresik. The research method uses experimental research with a quasi-experimental approach. The research design was directed at comparing the results of the pre-test and post-test data distribution from the two sample groups. (Randomized control group pretest-posttest desires). This research research instrument used there are two aspects, namely aspects of skills and aspects of knowledge. In the plan the research instrument skills use the lob forehand punch test and questions about the lob forehand punch. Knowledge assessment is assessed by writing tests, while skills assessment is assessed using the forehand lobrating. The results of the study with a sample of SD Negeri Pelemwatu Menganti, Gresik class IV, the pretest score obtained an average score of 35.33 with a standard deviation of 13.57 variants 184.16 with a minimum value of 21 and a maximum value of 71, while the posttest score was an average score the average of 45.27 standard devisions of 15.42 variants was 237.96 with a minimum value of 21 and a maximum score of 79. Increased learning outcomes for fourth grade students of SD Negeri Pelemwatu Menganti, Gresik were 28.11%. Keyword(s): Badminton, Learning Outcomes, Hanging Ball Media

Page 3 of 3 | Total Record : 25