cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2019)" : 108 Documents clear
SURVEI SARANA PRASARANA PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN SD NEGERI SE-GUGUS 1 DI KECAMATAN WONOAYU KABUPATEN SIDOARJO YUDHISTIAN PRATAMA, DHIO
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sarana prasarana PJOK adalah salah satu peralatan, perlengkapan dan fasilitas sebagai alat bantu kegiatan agar tercapainya pembelajaran olahraga. Sarana prasarana dianggap suatu hal yang sangat penting untuk kegiatan belajar mengajar karena diharapkan bisa mencapai tingkat kepuasan aktivitas gerak siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran sarana dan prasarana yang ada disetiap-setiap SD Negeri se-Gugus 1 Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dan menggunakan populasi SD Negeri se-Gugus 1 Kecamatan Wonoayu yang berjumlah 10 sekolah. Dari hasil penelitian survei sarana dan prasarana Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan SD Negeri se-Gugus di Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo dapat disimpulkan berdasarkan hasil olah data yang sudah dihitung menggunakan rumus persentase dan mendapatkan kategori ?C? keterangan ?cukup? dengan nilai 56,40%. Kata Kunci: pendidikan jasmani, sarana prasarana, survei Abstract The facilities for physical education (PE) are the equipment and facilities that can help a teaching and learning activity. Infrastructure is considered a very important thing for teaching and learning activities because it is expected to reach the level of satisfaction of student movement activities. The purpose of this study is to find out how the description of existing facilities and infrastructure in every Elementary Schools in Cluster 1 Wonoayu District, Sidoarjo. The method used in this study is a quantitative descriptive method and uses a population of 10 elementary schools in Wonoayu Subdistrict. From the survey results of physical education facilities and infrastructure in Elementary Schools on Wonoayu District, Sidoarjo can be concluded based on the results of data processing that has been calculated using the percentage formula and get the category "C" information "sufficient" with a value of 56.40%. Keywords: physical education, infrastructure facilities, surveys
HUBUNGAN AKTIVITAS JASMANI DILUAR JAM PELAJARAN PJOK TERHADAP KEBUGARAN JASMANI SISWA DI SMKN 1 DRIYOREJO GRESIK AFANDI, ALVIN
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kebugaran jasmani penting bagi seseorang yang ingin mempunyai hidup sehat karena dengan demikian orang tersebut akan mengupayakan untuk selalu bergerak dalam berbagai aktivitas sehari-harinya misalkan siswa yang jalan kaki. Kemudian siswa yang aktif berolahraga dengan siswa yang tidak aktif berolahraga juga memiliki tingkat kebugaran jasmani yang berbeda pula. Dengan menggunakan Angket aktivitas jasmani dan Tes MFT, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan aktivitas jasmani yang dilakukan siswa di luar jam pelajaran PJOK terhadap kebugaran jasmani siswa di SMKN 1 Driyorejo. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menggunakan angket aktivitas jasmani dan tes MFT pada 395 siswa kelas X SMKN 1 Driyorejo, maka dapat dikategorikan : siswa dengan aktivitas jasmani sangat rendah terdapat 67 siswa, siswa dengan aktivitas jasmani rendah terdapat 199 siswa, siswa dengan aktivitas jasmani sedang 104 siswa, siswa dengan aktivitas jasmani baik terdapat 22 siswa, dan siswa dengan aktivitas jasmani sangat baik terdapat 3 siswa. Selanjutnya siswa dengan kebugaran jasmani sangat kurang sebanyak 368 siswa, siswa dengan kebugaran jasmani kurang sebanyak 18 dan siswa dengan kebugaran jasmani sedang sebanyak 9 siswa, untuk tingkat kebugaran baik dan sangat baik 0 siswa. Dengan analisis korelasi Chi-Square menggunakan aplikasi SPSS versi 23 ditemukan nilai Signifikan = 0,00 maka disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan, dengan besar persentase hubungan 7,0225%. Kata Kunci: kebugaran jasmani, aktivitas jasmani Abstract Physical fitness is important for someone want to get healthy life. Because to be person will always forward moving in daily routine such as students walking. Then active students physical exercise with students that not active physical exercise also have a different level of physical fitness. Using a poll of physical activity in the MFT test, the research aims to find out if correlation the physical activity was conducted by students outside of Physical Education (PE) lesson hours on the students physical fitness at Vocational High School 1 Driyorejo. From the results of research conducted using physical Activity poll and MFT test on 395 grade X students Vocational High School 1 Driyorejo, it can be categorized: students with very low physical activity there are 67 students, students with low physical activity There were 199 students, students with physical activity of 104 students, students with good physical activity there were 22 students, and students with very good physical activity were 3 students. Furthermore, students with physical fitness are very less than 368 students, students with a physical fitness of less than 18 and children with physical fitness are as many as 9 students, for good fitness level and very good 0 students. With the analysis of Chi-Square correlation using the application SPSS version 23 found significant value = 0.00 Then concluded there is a significant relationship, with a large percentage of the relationship 7.0225%. Keywords: physical fitness, physical activity
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN PAINTING STONE DALAM CIRCUIT TRAINING TERHADAP KETERAMPILAN MOTORIK SISWA TUNANETRA GILANG ARIS PRADANA, FEBRYANSAH
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pemberian variasi materi dan media pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan di Sekolah Luar Biasa A YPAB Surabaya dirasa sangat minim, yang berdampak pada rendahnya keterampilan motorik siswa tunanetra. Guru membutuhkan inovasi media pembelajaran yang mampu meningkatkan ketertarikan siswa saat belajar, agar siswa lebih aktif bergerak saat pembelajaran. Artikel ini memberikan tawaran solusi berupa media pembelajaran painting stone yang terbuat dari batu koral dan dilukis menggunakan cat timbul agar dapat diraba siswa. Setelah mengetahui instruksi pada painting stone, siswa melakukan gerakan di circuit training. Tujuan dari program ini meningkatkan keterampilan motorik siswa tunanetra melalui penerapan media painting stone dalam circuit training pada siswa SLB A YPAB Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain one group pre test- post test design. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive, yaitu siswa kategori buta total kelas II ? V. Pengambilan data dilakukan sebanyak 5 kali pertemuan, yaitu pre-test, treatment dan post-test. Berdasarkan analisis statistik dapat diketahui hasil uji t pre-test dan post-test mempunyai nilai thitung sebesar 12,6 > ttabel sebesar 2,365, yang menunjukkan hipotesis diterima. Rata-rata nilai siswa tunanetra saat pre-test 40,44 dan pada saat post-test menjadi 70,16, sehingga terdapat selisih 29,72 pada rata-rata nilai siswa dengan peningkatan hasil tes sebesar 73,5%. Penerapan media pembelajaran painting stone dalam circuit training dapat meningkatkan keterampilan motorik siswa tunanetra. Kata Kunci: painting stone, keterampilan motorik, tunanetra Abstract The variations of material and teaching media for Physical Education in Sekolah Luar Biasa A YPAB Surabaya is considered insufficient, which has impacted into low motor skills of blind students. Teachers require learning media innovations which increase students interest in learning, consequentially triggering the students to be more active in learning. This article offers a solution for learning media of painting stone made of coral and painted using embossed paint in order to make it perceptible by students. The purpose is to improve the motor skills of blind through application of learning media painting stone in circuit for students of SLB A YPAB Surabaya. This is an experimental research using a one group pre test-post test design. The sample was selected by using purposive technique, consisting of total blind student in grades II ? V. The data collection has been conducted about five meetings; pre-test, treatment and post-test. Based on statistical analysis it can be concluded that the result of the pre-test and post-test have a tcount of 12,6 > ttable of 2,365, which indicates an alternative hypothesis is accepted. The average value of blind students during pre-test 40,44 and 70,16 in the post-test, so on average there is 29,72 difference of student scores with an increase in the result of 73,5%. The application of learning media painting stone in circuit training can improve motor skills of blind students. Keywords: painting stone, motor skills, blind
PENGARUH PENGGUNAAN METODE BAGIAN (PART METHOD) TERHADAP HASIL BELAJAR DRIBBLE BOLA BASKET BADRIYAH, IZZATUL
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Metode bagian adalah metode yang mengajarkan suatu keterampilan secara memecah bagian perbagian untuk menjadi satu rangkaian gerak secara keseluruhan. Dengan demikian sebaiknya guru PJOK dapat memberikan keterampilan dari gerak yang sederhana, yang mudah meningkat sampai gerakan yang sulit sehingga harapannya pada akhir proses anak dapat memperagakannya secara utuh. Dalam penggunaan metode bagian diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar dribble bola basket pada peserta didik. Berdasarkan hasil perhitungan data yang diperoleh maka nilai yang terdapat pada saat pretest pengetahuan memiliki rata-rata 67,74 sedangkan untuk postest meningkat 90,96. Nilai pretest keterampilan memiliki rata-rata 40,83 dan untuk posttest meningkat menjadi 85,96. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan metode bagian (part method) terhadap hasil belajar dribble bola basket di SMP Negeri 2 Waru. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikan pada kelompok eksperimen sebesar 0.00 < 0.05 yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan dan dibuktikan dengan perhitungan persentase pengaruh yaitu sebesar 25,52% pada ranah pengetahuan dan 52,50% pada ranah keterampilan dribble. Kata Kunci: metode bagian (part method), dribble, bola basket Abstract The part method is a method that teaches a skill by breaking up parts into parts into a whole series of movements. Thus PE teachers should be able to provide skills from simple movements, which can easily increase to difficult movements so that their expectations at the end of the process of the child can demonstrate it as a whole. In the use of the section method is expected to improve learning outcomes dribble basketball in students. Based on the results of the calculation of the data obtained, the value contained at the time of the pretest knowledge has an average of 67.74 while for the posttest it increases by 90.96. The value of the pretest skills has an average of 40.83 and for the posttest increased to 85.96. From the results of this study it can be concluded that there is an influence of the use of the part method on the learning outcomes dribble of basketball in Junior High Shcool 2 Waru. This is evidenced by the significant value in the experimental group of 0.00 <0.05 which means that there is a significant influence and is proved by calculating the percentage of influence that is equal to 25.52% in the realm of knowledge and 52.50% in the realm of skills dribble. Keywords: part method, dribble, basketball
PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN FATTUR RAHMAN, DHANI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPendidikan merupakan upaya sadar yang dilakukan oleh manusia agar tercipta peradaban yang lebih berkembang serta menciptakan kehidupan manusia yang lebih bermartabat untuk mendapat peserta didik yang lebih cerdas dan mampu menghargai perbedaan serta dapat bersaing dengan manusia di belahan bumi yang lain. Supaya proses pendidikan berjalan dengan lancar dan baik, sudah banyak inovasi-inovasi yang diciptakan oleh para ahli untuk mempermudah seorang pendidik atau guru menciptakan suasana pendidikan yang lebih hidup. Sehingga kondisi ruang belajar akan lebih aktif dan peserta didik dapat termotivasi untuk mengikuti semua kegiatan yang ada dalam proses pendidikan. Salah satunya adalah dengan menerapkan permainan kecil yang telah disesuaikan dengan kurikulum di satuan pendidikan tersebut. Adapun tujuan pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran PJOK pada kelas VII SMP Negeri 1 Asembagus Situbondo. Dan jika ada, berapa besarannya metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen murni, dengan pendekatan kuantitatif, dan desain Pretest-Postest Control Group Design. Pengumpulan data dilakukan dengan cara analisis melalui angket motivasi. Penelitian ini ditujukan kepada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Asembagus Situbondo dengan sampel berupa kelompok eksperimen yang berjumlah 31 siswa dan kelompok kontrol berjumlah 30 siswa. Menurut analisis data yang sudah dilaksanakan dari hasil penelitian yang sudah dilakukan dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh penerapan permainan tradisional terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan pada siswa Kelas VII. Hal ini dibuktikan dari hasil analisis yang menunjukkan bahwa nilai sig 0,00 < 0,05. Artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Sedangkan besarnya pengaruh penerapan permainan tradisional terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan adalah sebesar 7,40%. Kata Kunci: permainan tradisional, motivasi belajar siswaAbstractEducation is a conscious effort made by humans to create a more developed civilization and dignified human being, as well as intelligent students who are able to appreciate differences and can compete globally. So that the educational process runs smoothly and well, there have been many innovations created by experts to facilitate an educator or teacher to create a more lively educational atmosphere. Therefore, the class will be more active and students can be motivated to participate in all activities in the education process. One of the efforts is implementing a small game that has been adapted to the curriculum in the education unit. The purpose of this research was to find the influence of traditional games on student motivation in Physical Education learning in class VII State Junior Highschool 1 Asembagus Situbondo. And if there is, its magnitude this research employed pure experimental research method with quantitative approach, and Pretest-Postest Control Group Design. Data collection was done by analyzing a motivational questionnaire. The object of the study was consisted of VII grade students of SMP Negeri 1 Asembagus Situbondo with a sample of an experimental group of 31 students and a control group of 30 students.Based on the results of research that has been analyzed, it can be concluded that there is an influence of the application of traditional games on students learning motivation in learning Physical Education, Sports and Health in Class VII students. The rsult of the analysis shows that the value of sig 0.00 <0.05 which means that H0 is rejected and Ha is accepted. Meanwhile, the magnitude of the effect of the application of traditional games on student motivation in learning Physical Education is 7.40%.Keywords: traditional games, student learning motivation
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DILUAR JAM PELAJARAN PJOK TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI SISWA MAYLLA ZENITHA, NUR
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Semua bentuk kegiatan manusia memerlukan aktivitas fisik atau jasmani. Aktivitas fisik sangat bermanfaat bagi tubuh, kesehatan mental dan menjadikan hidup berkualitas agar tetap produktif serta bugar sepanjang hari. Melakukan aktivitas fisik secara teratur dapat membantu dalam hal berpikir serta mengambil keputusan. Bagi pelajar sendiri memiliki kebugaran jasmani yang baik akan meningkatkan perilaku dan prestasi yang baik dikelas. Dengan ini peneliti bertujuan untuk mencari tahu apakah terdapat hubungan antara kondisi kebugaran jasmani pelajar/siswa terhadap aktivitas fisik sehari hari yang dilakukan baik di dalam maupun diluar sekolah. Jenis penelitian ini yakni penelitian deskriptif dan menggunakan desain penelitian korelasional. Pada saat pelaksanaan, peneliti meminta siswa mengisi angket kuesioner untuk mengetahui apa sajakah aktivitas siswa selama satu minggu terakhir kemudian peneliti juga menggunakan instrumen mft untuk mengukur VO2max pada siswa. Penelitian dilakukan di SMPN 6 Surabaya. Peneliti menggunakan teknik random sampling untuk menetapkan sampel dalam penelitian. Sampel pada penelitian ini yakni siswa kelas VII pada 9 kelas yang berjumlah 333 siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, hasil data kuesioner angket aktivitas fisik dan hasil tes MFT dari total 333 siswa disebutkan bahwa 130 siswa memiliki aktivitas fisik yang sangat rendah, 185 siswa memiliki aktivitas fisik rendah dan siswa yang memiliki aktivitas fisik sedang terdapat 18 siswa. Kemudian, terdapat 326 siswa tergolong memiliki tingkat kebugaran yang sangat kurang, dan 7 siswa sisa nya dalam kategori kurang. Kata Kunci : aktivitas fisik, kebugaran jasmani Abstract Every human activity requires physical activity. All of physical activities are very beneficial for the human body, mental health and the quality of life. It is beneficial to keep productive throughout the day. By doing several physical activities regularly, it can help us in thinking positively and making decisions better. For students, by having a good physical education will help them to increase motivation and good achievement in class. By the reason, this research conducted to find out whether there is a relationship between the students? physical condition with their daily physical activities which were done both inside and outside the school. This research was descriptive research which used a correlational research design. During the implementation, the researcher asked students to fill out the questionnaires in order to find out what were the students? recent activities during the in a week. The researcher also used Multistage Fitness Test or MFT as the instrument to measure the students? VO2max. This study was conducted at SMPN 6 Surabaya. The researchers used random sampling techniques in conducting the research. Moreover, the sample of this study were 333 students of VII graders in 9 classes. Based on the results of both from the questionnaire of physical activities and the MFT test showed that 130 students have very low physical activity, 185 students have low physical activity and 18 students have medium physical activity. Furthermore, there were 326 students who were classified in to very less physical activity, and the rest 7 students were left were classified in to less category of physical activity. Keywords: physical activity, physical fitness
IMPLEMENTASI MODEL LATIHAN TUNGGAL DAN JAMAK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SMASH BOLAVOLI SISWA EKSTRAKURIKULER BOLAVOLI DI SMAN 16 SURABAYA ANTARIKSANTI, ELYA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Latihan termasuk proses yang penting bagi seorang atlet untuk meningkatkan ketrampilan. Dalam mewujudkan suatu perubahan ke arah yang lebih baik perlunya proses latihan dengan menciptakan suatu model latihan yang efektif. Pada aktivitas kegiatan latihan diperlukan model latihan yang beragam sehingga target latihan bisa tercapai. Pelatih memberikan kesempatan peserta ekstrakurikuler untuk mengamati apa yang telah disampaikan dan apa yang diperagakan oleh pelatih. Pelatihan dapat berjalan dengan aktif dan efektif perlu adanya model latihan yang bervariasi agar dapat mencapai ketuntasan latihan, termasuk dengan penerapan model latihan tunggal dan jamak latihan yang dilakukan dan mengkaji secara individu maupun kelompok dengan teman sebayanya. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui dan mengkaji seberapa besar pengaruh implementasi model latihan tunggal dan jamak untuk meningkatkan keterampilan smash bolavoli pada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bolavoli SMAN 16 Surabaya. Pengambilan data dilaksanakan selama 7 kali pertemuan, yaitu pre-test, 5 kali treatment, dan post-test. Berdasarkan hasil analisis Statistical Package For Social Science (SPSS) 25. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penerapan model latihan tunggal dan jamak terhadap smash ekstrakurikurikuler, dibuktikan dengan thitung 9,42 > ttabel 1,721 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. jadi dapat disimpulan ada perbedaan yang signifikan. Sedangkan besar pengaruh dalam penelitian ini yaitu 16.15%. Kata Kunci: model latihan, smash, bolavoli Abstract Exercise is an important process for athletes to improve their skills. In realizing a change towards a better there need an effective model training. Training activities required a variety of training models so that training targets can be achieved. The trainer gives extracurricular participants the opportunity to observe what has been explained and demonstrated by the trainer. For the training to be actively conducted and effective conducted, there need to be a variety of training models in order to achieve complete training, applying a block and random training models included the trainer explains, demonstrate and practice is carried out individually or in peer groups. The purpose of this study was to determine the influence of the block practice and random practice training models to volleyball skill smash in participants of volleyball extracurricular act in Senior High School 16 of Surabaya. The data collection was carried out in 7 meeting, namely pre-test, 5 treatment, and post-test. Based on the. Statistical Package For Social Science (SPSS) 25. Analysis, it can be concluded that there was an effect of applying the block practice and random practice models to word smash skill of volleyball extracurricular participants. The result showed that arithmetic 9,42 > ttable 1,721, indicating that Ho was accepted and Ha was rejected. Whereas, the effect size was 16:15%. Keywords: training design, smash, volleyball
PENERAPAN PERMAINAN POSSESSION GAME TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING SEPAKBOLA DEVA YANTI, FITRIA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Setiap manusia perlu melalui proses pembelajaran yang bertujuan untuk mengubah kebiasaan ataupun pemikiran yang ada dalam dirinya. Bimbingan melalui pendidikan dapat dilakukan kepada individu atau kelompok agar dapat memenuhi kebutuhan belajar sehingga potensi yang dimiliki oleh individu/ kelompok bisa meningkat menjadi lebih baik. Dalam susunan kurikulum di satuan pendidikan terdapat mata pelajaran yang memiliki fokus berupa pendidikan melalui gerak yaitu Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Peran PJOK dalam pembelajaran dapat membantu siswa untuk dapat lebih mengekspresikan apa yang siswa tersebut. Penerapan permainan Possession game adalah satu dari banyaknya permainan yang terdapat di SSG, permainan possession game memiliki tujuan yaitu agar siswa dapat memahami materi yang diajarkan dalam pembelajaran sepakbola terutama pada materi passing kaki bagian dalam dengan lapangan yang ada disekolah. Dari hasil pengolahan data terdapat adanya pengaruh penerapan possession game terhadap hasil belajar passing sepakbola. Uji hipotesis pada kelompok eksperimen membuktikan nilai sig 0,00 <005, bahwa H0 ditolak. Sehingga dikaitkan diperoleh pengaruh yang signifikansi pada kelompok eksperimen. Besarnya pengaruh hasil penerapan permainan permainan possession game terhadap hasil belajar passing sepakbola siswa kelas XI Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Driyorejo diperoleh hasil peningkatan belajar dibuktikan dengan perhitungan persentase pengaruh kelompok eksperimen pada aspek pengetahuan sebesar 21% dan aspek keterampilan sebesar 82,5%. Kata Kunci: possession game, passing, sepakbola Abstract Each people needs to get through the learning process which aims to change the habits or thoughts inside themselves. The guidance through education could be done to each individual or groups to fulfill the learning needs, so the individual/ groups? potential could be improved to be better than before. In the curriculum system of educational institution, there is subject which focus on kinesthetic education, which is Sports and Health subject. The role of this subject would help the learner to express what they feel freely. The implementation of Possession game is one of the games in Small Sided Games approach. This game itself aims to make the learner understand the passing material in soccer especially inner feet passing by using the available infrastructure, such as the field with the improper size or field which is unsuitable with the soccer general regulation. The result of data tabulation was the existence of possession game implementation influence to the soccer passing learning result. It was proven in hypothesis test to experiment group which shows that the value was sig 0,00<0,05, which means that H0 was unaccepted. Thus, it was being related with the significant influence in experiment group. The amount of possession game implementation influence to the soccer passing learning result of XI grader in 1 Driyorejo Senior High School obtained the learning result improvement. It was proven by the percentage calculation of experimental group in knowledge aspect as much as 21% and in skill aspect as much as 82,5%. Keywords : possession game, passing, soccer
PERMAINAN SEPAK TAKRAW BAGI SISWA SD: DARI KETIDAKNYAMANAN MENUJU KEGEMBIRAAN ASRUL SANI, MUHAMMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sebagai sebuah caban golahraga, sepak takraw bukanlah permainan yang disukai oleh anak. Penyebab utamanya karena bola yang keras sehingga saat perkenaan dengan kaki, kepala, atau anggota tubuh yang lain terasa sakit. Selain itu, sepak takraw juga termasuk permainan dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Akibatnya anak-anak merasa tidak nyaman dalam bermain sepak takraw. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran sepak takraw yang sesuai bagi siswa SD sehingga menimbulkan kegembiraan saat memainkannya. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan eksperimen dengan one group pre-test post-test design. Pendekatan modifikasi digunakan sebagai kerangka berpikir pengembangan model pembelajaran. Subyek penelitian adalah siswa kelas V SDN Pademonegoro, Sukodono, Sidoarjo sebanyak 28 siswa. Data dikumpulkan melalui angket ?kegembiraan siswa? dan dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran sepak takraw yang dikembangkan berdasarkan pendekatan modifikasi terbukti efektif meningkatkan kegembiraan siswa, dengan nilai t sebesar 2,38 pada signifikansi .02. Peningkatan kegembiraan siswa sebesar 7,98% dari data pretest ke posttest. Kata Kunci: pendekatan modifikasi, sepak takraw, kegembiraan siswa Abstract Sepak takraw is not a famous game for children. The main cause is due to a hard ball so that when it comes to the legs, head or other limbs it hurts. In addition, sepak takraw also includes games with high levels of difficulty. As a result, children feel uncomfortable playing sepak takraw. This study aims to develop the takraw learning model that is suitable for elementary students so that it causes excitement when playing it. This research was conducted with an experimental approach with one group pre-test post-test design. The modification approach is used as a framework for developing learning models. The research subjects were 28 fifth grade students of Pademonegoro Elementary School, Sukodono, Sidoarjo. Data was collected through a "students?enjoyment" questionnaire and analyzed using the t test. The results showed that the sepak takraw learning model developed based on the modified approach was proven effective in increasing student?senjoyment, with a t value of 2.38 at a significance level of .02. An increase in students enjoyment was 7.98% from the pretest to posttest data. Keywords: modification approach, sepaktakraw, students? enjoyment
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR DRIBBLING SEPAKBOLA (STUDI KASUS SISWA KELAS XI IPA SMA UNGGULAN BPPT AL-FATTAH) FEBRY FITRIYANTO, WAHYU
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Layanan dalam pembelajaran oleh guru merupakan aspek terpenting dalam pendidikan, termasuk menyediakan pembelajaran yang menarik sehingga keterlibatan siswa dalam pembelajaran tinggi. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa pembelajaran PJOK di SMA Unggulan BPPT Al-Fattah dirasa kurang menarik sehingga berdasarkan data hasil belajar siswa mendapatkan nilai rendah. Untuk itu perlu inovasi pembelajaran agar proses belajar siswa berubah menjadi menarik yang selanjutnya dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) merupakan salah satu pilihan untuk mengembangkan inovasi pembelajaran agar menarik sehingga keterlibatan siswa tinggi dan hasil belajar PJOK meningkat. Akan tetapi, dalam PJOK masih jarang digunakan bahkan di SMA Unggulan BPPT Al-Fattah belum pernah digunakan. Untuk itu, tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI terhadap hasil belajar dribbling sepakbola, (2) mengetahui besar pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI terhadap hasil belajar dribbling sepakbola. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen dengan menggunakan randomized control group pretest-posttest design. Dilakukan dalam 3 tahap, yaitu pretest, treatment, dan posttest. Hasil belajar dribbling diukur menggunakan teknik observasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji-T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest kelompok eksperimen sebesar 0,98 berubah menjadi sebesar 0,140 saat posttest. Nilai rata-rata pretest kelompok kontrol sebesar 0,161 berubah menjadi sebesar 0,200 saat posttest. Hasil uji-t menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI terhadap hasil belajar dribbling sepakbola dibuktikan oleh nilai t-hitung sebesar 85.40 untuk kelas eksperimen dan 66 untuk kelas kontrol nilai sig. Sebesar 0.000<0,05. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe GI dapat digunakan dalam pembelajaran PJOK untuk meningkatkan hasil belajar dribbling sepakbola. Kata Kunci: group investigation, hasil belajar, dribling sepak bola Abstract Teacher learning service is the most important aspect of education, included in providing attractive learning, this there will be hist involvement of students in learning process. Observation and interview result show that Physical Education (PE) learning at Unggulan Senior High School BPPT Al- Fatah is deemed unattractive thus based on data of student learning result is obtained low mark. Therefore, learning innovation is needed for student learning process to change to be more attractive which can lead to increased student learning result. Group Investigation (GI) type cooperative learning model is one option in developing attractive learning innovation in order to increase student?s involvement and PE learning result. However, this model in PE learning process is rarely used, even at Unggulan Senior High School BPPT Al Fatah has never been used. Hence , the aim of this research are (1) to know The Effect Of Application Of Type Group Investigation Cooperative Learning Model On Football Dribbling Learning Results. (2) to know how much is the influence The Effect Of Application Of Type Group Investigation Cooperative Learning Model On Football Dribbling Learning Results. This research is an experimental research using randomized control group pretest-posttest design. Have a 3 stages are pretest, treatment and posttest. The result dribbling learning measure using observation technic. Data Analysis using descriptive statistic and T-Test. The result show that pretest average mark of experiment group by 0,98 turn to 0,140 at posttest. Pretest average mark of control group by 0,161 turn to 0,200 at postest. T-test result show there is significant effect in implementing GI type Cooperative Learning Model On Football dribbling Learning result, that is proved by T-test 85.40 for experiment group and 66 for marks of control group, it is 0.000<0,05. Therefore, GI type cooperative learning model can be used in PE learning process in order to increase football dribbling learning result. Keywords: group Investigation, learning outcomes, soccer dribbling

Page 10 of 11 | Total Record : 108