cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2019)" : 108 Documents clear
PENGARUH PERMAINAN BOCCE TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN GERAK MOTORIK KASAR ANAK TUNAGRAHITA (DOWNSYNDROME) DI SLB NEGERI C TULUNGAGUNG ARISTA WIBOWO, RIZKY
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Salah satu bagian pendidikan yang ada adalah Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta menanamkan sportivitas dan kesadaran hidup sehat. Penjas adaptif adalah suatu sistem pelayanan menyeluruh untuk mengidentifikasi dan memperbaiki masalah-masalah, salah satunya dalam domain psikomotor. Anak berkebutuhan khusus (ABK) adalah anak yang mengalami kelainan (fisik, mental-intelektual, sosial, dan emosional). Salah satu anak kebutuhan khusus yang perlu mendapatkan penjas adaptif adalah tunagrahita. Pada penelitian ini yang disebutkan adalah anak tunagrahita kategori downsyndrom. Anak downsyndrom mempunyai keterlambatan dalam tumbuh kembang yaitu keterampilan motorik dan intelektualnya relatif lambat dari anak normal. Sekolah Luar Biasa (SLB) merupakan salah satu bentuk layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus di Indonesia. Dalam pembelajaran penjas adaptif yang cocok dengan anak jenis downsyndrome adalah modifikasi permainan bocce. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh peningkatan kemampuan gerak motorik kasar anak tunagrahita (downsyndrome) di SLB C Negeri Tulungagung melalui permainan bocce dan seberapa besar peningkatan kemampuan gerak motorik kasar anak tunagrahita (downsyndrome) di SLB C Negeri Tulungagung melalui permainan bocce. Sasaran penelitian ini adalah siswa tunagrahita (downsyndrom) SLB C Negeri Tulungagung dengan jumlah 4 siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan desain penelitian pretest-posttest design. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan gerak motorik kasar anak tunagrahita (downsyndrome) di SLB C Negeri Tulungagung melalui permainan bocce yang dibuktikan dari hasil perhitungan uji t yang menunjukkan bahwa t hitung > t tabel (4,619 > 4,30265). Kata Kunci: tunagrahita, downsyndrome, bocce Abstract One part of education is physical education. Physical education is intended to increase physical potential and instill sportivitas. Adaptive physical education is an overall service system to identifying and correcting problems, include psychomotor. Children with special needed are children who have physical, mental, intellectual, social, and emotional abnormalities. One of the children with special needed who need get an adaptive physical education is a tunagrahita children. This study is referred to tunagrahita children category down syndrome. Down syndrome children have a delay in growth and development of motoric skills and intellectual. Sekolah Luar Biasa (SLB) is one form of educational service for children with special needed in Indonesia. In an adaptive physical education that fits with the down syndrome children is bocci game modification. The purpose of this study was to determine the effect of bocce game on increased motor abilities of tunagrahita (down syndrome) children in SLB C Negeri Tulungagung and how much infuence theimplementation of bocce game on increased motor abilities of tunagrahita (down syndrome) children in SLB C Negeri Tulungagung. This research target is tunagrahita (downsyndrome) students of SLB C Negeri Tulungagung with total population of 4 students. The methode of this research is experimental research using pretest-postest design. Based on the results of this research, concluded that there is an effect of bocce game on increased motor abilities of tunagrahita (downsyndrome) children in SLB C Negeri Tulungagung that can be proved from the calculation of the t-test showed that t-count>t-table (4,619 > 4,30265). Keywords : tunagrahita, downsyndrome, bocci
PENGARUH PERMAINAN KECIL TERHADAP KEAKTIFAN SISWA PADA PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN ALVIN KURNAIN, BRILIAN
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan adalah usaha sadar manusia yang tersusun dan terencana secara sistematis dan tersusun dalam sebuah rangkaian kegiatan pembelajaran yang dilakukan baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Salah satunya adalah mata pelajaran pendidikan jasmani, olahraga, dan kesehatan, merupakan salah satu bagian yang penting dalam pendidikan nasional, dikarenakan untuk menjaga kebugaran jasmani siswa, melatih keterampilan gerak siswa dan turut memajukan pendidikan di Indonesia. Pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah oleh guru hendaknya dilakukan dengan memilih pendekatan pembelajaran yang tepat, sehingga akan mendukung keberhasilan pembelajaran itu sendiri. Penggunaan pendekatan pembelajaran yang tepat akan berpengaruh pada keaktifan dan ketertarikan siswa terhadap pembelajaran yang akan diajarkan, sehingga hasil belajar siswa dapat ditingkatkan. Sedangkan pembelajaran yang sedang dikembangkan kini adalah dengan permainan. Proses pembelajaran dengan bentuk permainan yang akan diajarkan ini dirasa akan lebih efektif karena siswa akan lebih termotivasi dalam gerak. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengetahui pengaruh permainan kecil terhadap keaktifan siswa pada proses pembelajaran PJOK kelas VIII SMP Negeri 2 Sidoarjo. 2) Mengetahui besarnya pengaruh permainan kecil terhadap keaktifan siswa pada proses pembelajaran PJOK kelas VIII SMP Negeri 2 Sidoarjo. Metode penelitian ini menggunakan jenis eksperimen murni dengan pendekatan kuantitatif serta desain penelitian randomized control group pretest-posttest design. Data dikumpulkan dengan analisis video melalui instrumen Analisa Proporsi Fokus (APF). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sidoarjo dengan jumlah sampel yang diambil yaitu dua kelas berjumlah 68 siswa. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan pada kelompok eksperimen ada pengaruh permainan kecil terhadap keaktifan siswa dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan pada siswa kelas VIII yang dapat dibuktikan dengan persentase active time allotment atau waktu yang disediakan oleh guru untuk siswa melakukan aktivitas selama proses pembelajaran meningkat sebesar 8,34% dan persentase students direct engagement atau total siswa yang mengikuti proses pembelajaran per jumlah siswa dalam pembelajaran meningkat sebesar 2,84% pada saat diberi perlakuan permainan kecil. Sedangkan pada kelompok kontrol active time allotment meningkat sebesar 32% dan students direct engagement mengalami penurunan sebesar -11,04%. Kata Kunci: permainan kecil, keaktifan siswa Abstract Education is a conscious human effort that is organized and planned systematically and arranged in a series of learning activities conducted both in side the and outside the classroom. One of them is physical education, exercise, and health, it is one of the important subject in national education, because it to maintains the students physical fitness, training student mobility skills and also advances Education in Indonesia. The study of physical education in schools by teachers should be done by choosing the right learning approach, which will support the success of the learning itself. The use of the right learning approach will affect students activity and interest in learning, so that student learning outcomes can be improved. Learning can be improvised with game. The learning process with of the game thought to be more effective because the students will be more motivated to move. The objectives of the study are: 1) To find out the influence of small games to the activity of students in the PJOK learning process class VIII junior high school 2 Sidoarjo. 2) To study the magnitude of the influence of small games to the activity of students in the PJOK learning process class VIII junior high school 2 Sidoarjo. This method of research used pure experiment with a quantitative approach as well as research design randomized control group Pretest-posttest design. Data was collected with video analysis through the instrument of focus proportion analysis (APF). The population in this research was grade VIII students junior high school 2 Sidoarjo with the number of samples taken from two classes totalling 68 students. Based on the results of the analysis conducted on the experimental group there is an influence small game on students activity in the learning process of physical education of sport and health in grade VIII students. The active time option or time provided by the teacher for students to conduct activities during the learning process amount to 8,34% and percentage of students direct engagement or total student who follows the learning process per student number amount to 2,84% when given a small game treatment. While in the control group the active Time option was increased by 32% and students of direct engagement experienced a decrease of -11.04%. Keywords: small game, active students
SURVEI SARANA PRASARANA DAN TENAGA PENGAJAR PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN SMA NEGERI SE-KABUPATEN PONOROGO ROHMAD HIDAYAT, BUDI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sarana Prasarana dan Tenaga Pengajar merupakan fasilitas siswa untuk proses pembelajaran, dengan adanya fasilitas yang didapatkan siswa maka pembelajaran akan menjadi lebih baik dan dapat memperlancar jalannya proses pembelajaran. Penelitian dengan instrumen PDPJOI agar mempermudah peneliti untuk mengetahui hasilnya, karena didalam instrumen tersebut sudah tersedia nilai-nilai untuk mengetahui hasil penelitian. Populasi penelitian adalah SMA Negeri se-Kabupaten Ponorogo yang berjumlah 16 sekolahan. Di penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya ada di lapangan. Jenis penelitian ini ialah penelitian deskriptif untuk menggambarkan peristiwa yang sesungguhnya terjadi disekolah, dengan menggunakan penelitian ini kita dapat mengetahui sarana prasarana dan tenaga pengajar yang ada di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan masih minimnya ketersediaan sarana dan prasarana sekolah dengan mendapatkan nilai C dengan rata-rata nilai 124 dari nilai maksimal 250, sedangkan untuk tenaga pengajar mendapatkan nilai A dengan rata-rata nilai 245 dari nilai maksimal 250. Penilaian tersebut diambil dan dirata-rata dari 16 sekolah yang ada di Ponorogo. Kata kunci: sarana prasarana, tenaga pengajar Abstract Infrastructure and teaching staff are students? facilities for the learning process, with those facilities, the learning process will be better and it couldbe accelerated well. This study wasconducted with PDPJOI as the instruments in order to make it easier for the researchers to find out the results, sincethe values to find it out is already availablein these instruments. The population of this study was senior high schools in the district of Ponorogo, with the total number of 16 schools. This study used quantitative methods to find out the actual events in the field. The type of this research was descriptive research in order to describe the events that actually happened at school, by using this research we could find out the infrastructure and teaching staff at school. The results of the study showed that the availability of school facilities and infrastructure was still minimal by getting a C value with aaverage of 124 a maximum value of 250, while for the teaching staff getting an A with a average 245 of a maximum 250. The assessment was taken and on average from 16 schools in Ponorogo. Keywords: infrastructure, educational staff
PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR DRIBBLING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA (STUDI PADA SISWA PUTRI KELAS VIII D SMP NEGERI 3 SUGIO KAB. LAMONGAN) FAIZUL AL RAMADHAN, MUHAMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini mempunyai tujuan: (1) untuk mengetahui apakah ada pengaruh penerapan media audio visual terhadap hasil belajar dribbling sepak bola pada murid putri (siswi) Pada kelas VIII D SMPN 3 Sugio, (2) untuk mengetahui berapa banyak pengaruh dari media audio visual terhadap hasil belajar dribbling sepak bola pada siswa putri (siswi) SMP Negeri 3 Sugio. Jenis penelitian yang digunakan dalam pengambilan data menggunakan jenis penelitian eksperimen semu, dengan melakukan sebuah pendekatan yaitu kuantitatif. Rancangan menggunakan desain penelitian one group pretest-possttest desain. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan tes dribbling sepak bola untuk mengetahui keterampilan dribbling bola. Treatment dilakukan sebanyak dua kali pertemuan, yaitu pertemuan kedua dan ketiga setelah pre-test diberikan pada hari pertama untuk dilanjutkan post-test dengan hari yang paling terakhir. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh media audio visual (video) dalam pembelajaran dribbling sepak bola pada kelas VIII D di SMPN 3 Sugio. Pengambilan data ini dapat dibuktikan dengan suatu rumus yang digunakan seperti uji-t, dengan taraf signifikan 0,05 dan nilai t test 4,539> t tabel 1,699, yang menunjukkan hipotesis alternatif yang dapat dengan cukup. Untuk data demikian ini bisa disimpulkan ternyata ada sebuah pengaruh media pandang dengar (video) pada saat materi belajar dribbling sepak bola pada kelas VIII D SMPN 3 Sugio. Nilai mean post-test sebesar 5,03>4,43 nilai rata-rata pre-test. Hal ini bisa dibuktikan dengan adanya hasil perhitungan persentase peningkatan sebesar 19%. Kata Kunci: media audio visual, sepak bola, dribbling Abstract This study aims to (1) find out whether the implementation of audiovisual media has any significant influence on the soccer dribbling learning results of the female VIII D grade students in Junior High School Three Sugio, and (2) discover how significant the implementation of audiovisual media affects the soccer dribbling learning results of the female VIII D grade students in Junior High School Three Sugio. This was a quasi-experimental study by using a quantitative approach with a One Group Pretest-Posttest Design. In obtaining the data, a soccer dribbling test was used by the researcher to observe the students soccer dribbling skills. The treatment was given twice, precisely in the second and the third day of the observation; the first one was after the pretest and the last one was before the posttest; which was done on the last day of the observation. The results showed that the implementation of audiovisual media has a significant influence on the female VIII D grade students soccer dribbling learning in Junior High School Three Sugio. It can be proven by the result of the t-test, with a significant level of 0.05 and a t-test value of 4.539> t table 1.699, indicating an alternative hypothesis is partially accepted. Thus, it can be concluded that the implementation of audiovisual media has significantly promoted the female VIII D grade students soccer dribbling learning in Junior High School Three Sugio since first, it was found that the posttest average value is 5,03>4,43 the pretest average value and second, this result is also proven by the calculation of the percentage increase in the amount of 19%. Keywords: audio visual media, soccer, dribbling
PENGARUH PERMAINAN SIRKUIT TERHADAP MOTIVASI SISWA MENGIKUTI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN ADHENNIN, ADHIL
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Motivasi adalah salah satu faktor penting siswa untuk melaksanakan gerak dan mengikuti instruksi guru dalam pembelajaran. Motivasi adalah sebuah bentuk rasa ingin melakukan sebuah tindakan yang terdapat dalam diri seseorang yang menjadi daya penggerak bagi seseorang untuk melakukan sebuah tindakan untuk menjadi lebih baik. Permainan sirkuit adalah model pelatihan yang ditujukan agar fungsi kerja kelompok otot bekerja secara berurutan dengan proses penyampaian permainan yang sengaja dibuat dan dibentuk dalam lingkaran dan terdiri dari beberapa stasiun. Jadi dalam penelitian ini peneliti akan menggunakan permainan sirkuit sebagai perangsang untuk membangkitkan motivasi belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi apakah adanya pengaruh permainan sirkuit terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran PJOK dan jika ada pengaruh yang disebabkan oleh permainan sirkuit seberapa besar pengaruhnya. Penelitian berjenis penelitian eksperimen murni dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain randomized control group pre-test - post-test design. Berdasarkan data yang didapat terdapat pengaruh permainan sirkuit terhadap motivasi belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran PJOK dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,010 ? ? 0,05 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak dengan pengaruh sebesar 3,14%. Kata Kunci: permainan sirkuit, motivasi belajar siswa Abstract Motivation is an important factor for students to move and follow the instruction of the teacher in learning. Motivation is a self encouragement to try and make a better behavior change. The circuit game is a training model consist of several stations arranged in circles so that the body muscle groups work sequentially from the station to the station. So in this research will use the circuit game as an stimulant to inspire the learning motivation of students in following the educational learning of Physical Education (PE). This research aims to find out whether or not the influence of the circuit games on the motivation to learn students in PE learning and how much influence of it. This Research uses a quantitative descriptive approach with the design of randomized control group pre-test and -post-test design. Based on the data obtained there is the influence of circuit games on the motivation to learn students in following the PE learning evidenced by the significance value of 0.010 ? ? 0.05 which means Haaccepted and Ho rejected by an influence of 3.14%. Keywords: circuit games, learning motivation for students
PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SHOOTING BOLA BASKET KELAS XI AK 4 SMK NEGERI 2 TUBAN ADI MARZUNA, SETIAWAN
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Media audio visual (video) adalah suatu metode pengajaran yang bisa di pergunakan untuk menyampaikan materi lebih banyak dan terinci sehingga penyajian bahan ajar kepada siswa semakin lengkap dan optimal. Selain itu, media ini juga membantu peran serta guru untuk menyampaikan materi kepada siswa sehingga siswa lebih mudah mengerti. Khususnya dalam hal ini adalah praktik shooting bola basket. Dengan media audio visual, pada praktik shooting bola basket siswa dapat melihat secara langsung dan jelas pergerakan tangan dalam melakukan teknik shooting. Penelitian dengan media audio visual (video) bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar shooting bola basket pada siswa kelas XI SMK Negeri 2 Tuban. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri 2 Tuban tahun ajaran 2018-2019. Sedangkan sample yang digunakan adalah cluster random sampling yaitu 1 kelas jurusan akuntansi 4 yang berjumlah 35 siswi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh media audio visual (video) pada hasil belajar shooting bola basket pada siswa kelas XI SMK Negeri 2 Tuban. Hal ini dibuktikan berdasarkan dari perhitungan persentase dengan hasil 5,35% untuk nilai pengetahuan dan 3,01% untuk nilai keterampilan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan yang cukup signifikan setelah diberikan treatment menggunakan audio visual terhadap hasil belajar shooting bola basket. Kata Kunci: shooting, bola basket, media, audio visual Abstract Audio-visual media (video) is a teaching method that can be used to convey more detailed material. The presentation of teaching materials to students are more complete and optimal. In addition, this media also helps the teachers participation in conveying material to students so that students understand easily. Especially is the practice of shooting basketball. Using audio visual media in shooting basketball students can see directly and clearly the movements of the hands in doing shooting techniques. Research with audio-visual media (video) aims to find out how much influence the use of audio-visual media on learning outcomes of shooting basketball in class XI students of Vocational High School 2 Tuban. The population of this research is the XI grade students of Vocational High School 2 Tuban in the 2018-2019 school year. While the sample used is cluster random sampling, namely one class of accounting majors 4 totaling 35 female students. The results showed that there was an influence of audio-visual media (video) on learning outcomes of shooting basketball in class XI students of Vocational High School 2 Tuban. This is evidenced based on the calculation of the percentage of the results of 5.35% for the value of knowledge and 3.01% for the value of the skills, it can be concluded that there is a significant increase after being given treatment using audio visual of the results of learning basketball shooting. Keywords: shooting, basketball, media, audio visual
PENGARUH PEMBELAJARAN PERMAINAN SLAG BALL TERHADAP PEMBENTUKAN NILAI-NILAI KARAKTER SISWA YUSUF NASYIR, MUHAMMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Permainan merupakan suatu aktivitas dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan (PJOK), yang di dalamnya terdapat nilai-nilai karakter seperti disiplin, jujur, kerja sama, percaya diri, sportif, dan tanggung jawab. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada pengaruh pembelajaran permainan slag ball terhadap pembentukan nilai-nilai karakter siswa dalam pembelajaran PJOK pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Puri Mojokerto. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah eksperimen murni (true experiment) dengan pendekatan deskriptif. Desain penelitian ini masuk dalam kategori Repeat-Treatment Design. Berdasarkan hasil analisis data dalam penelitian ini, ada pengaruh pembelajaran permainan slag ball dalam membentuk nilai-nilai karakter siswa di SMA Negeri 1 Puri . Hal ini dapat dibuktikan dengan peningkatan dari aspek disiplin 32.36 %, kejujuran 17.64 %, kerja sama 32.36 %, percaya diri 32.35 %, sportif 100 %, dan tanggung jawab 47,06 %. Kata Kunci: permainan kecil, nilai-nilai karakter Abstract Slag ball game is one of the activities in physical education. It embodiesseveral positive values such as discipline, honesty, cooperation, confidence, sportsmanship, and responsibility, This study was conducted to find out whar ever there is an effect of learning slag ball game on the formation of student character in physical education class in grade XI students of Public Senior High School 1 Puri Mojokerto. The research was a true experiment research with a descriptive approach. This research design include the Repeat Treatmen Design category.Based on the results of data analysis, it is evident that learning slag ball game shapes the character of the students in Public Senior High School 1 Puri Mojokerto. It can be seen from the statistical analysis where there are increases in discipline (32.36%), honesty (17.64%), cooperation (32.36%), confidence (32.35%), sportsmanship (100%), and responsibility (47.06%). Keyword: small game, positive of character
SURVEI PERILAKU HIDUP SEHAT SISWA-SISWI SMA/SMK DI KOTA SURABAYA PURNAMA WUNI, RADIN
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perilaku hidup sehat adalah suatu tindakan atau perilaku dalam rangka mencegah timbulnya penyakit, menanggulangi penyakit dan masalah kesehatan lainnya, meningkatkan derajat kesehatan, memanfaatkan pelayanan kesehatan, dan menyelenggarakan upaya kesehatan. Perilaku hidup sehat meliputi 10 dimensi, yaitu kebiasaan makan, konsumsi alkohol, konsumsi obat ? obatan terlarang, kebersihan diri, kesehatan mental, aktivitas fisik, faktor protektif, perilaku seksual, konsumsi rokok, serta kekerasan dan cedera. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui gambaran perilaku hidup sehat siswa ? siswi SMA/SMK di Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif yang akan menggambarkan fenomena maupun peristiwa dari variabel yang diteliti. Desain penelitian yang digunakan adalah menggunakan penelitian non-eksperimen dengan metode survei. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Indonesia Global School Based Students Health Survey 2015 dari WHO. Populasi penelitian ini adalah siswa ? siswi SMA/SMK di Kota Surabaya yang menggunakan sampel 15 sekolah yang terdiri dari 5 Sekolah Menengah Atas Negeri, 5 Sekolah Menengah Atas Swasta, dan 5 Sekolah Menengah Kejuruan dan jumlah responden sebanyak 1066 siswa. Analisis data dengan menggunakan persentase.Berdasarkan hasil penelitian perilaku hidup sehat siswa SMA/SMK di Kota Surabaya menjelaskan bahwa untuk Sekolah Menengah Atas Negeri kategori buruk sebesar 8%, kategori cukup 16,6%, dan kategori baik 75,6%. Untuk Sekolah Menengah Atas Swasta kategori buruk sebesar 8,5%, kategori cukup 18,8%, dan kategori baik 72,7%. Sedangkan untuk Sekolah Menengah Kejuruan kategori buruk sebesar 8,4%, kategori cukup 17,1%, serta kategori baik 74,5%. Secara keseluruhan, perilaku hidup sehat siswa ? siswi SMA/SMK di Kota Surabaya kategori buruk sebesar 8,3%, kategori cukup 17,4%, dan kategori baik 74,2%. Kata Kunci: Perilaku Hidup Sehat, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan. Abstract Health behavior is the action conducted by human being in order to prevent the disease, overcome the disease, overcome the disease and other issues regarding to health, increase the standard of health, utilize health services, also organize health efforts. Health behavior covers 10 dimensions which involved dietary behavior, alcohol use, drug use, hygiene, mental health, physical activity, protective factors, sexual behavior, tobacco use, as well as violence and injury.The study aims to discover the overview health behavior of students senior high school/vocational high school in Surabaya City. This study uses descriptive which it will describe of incident about the variable. The design of this study is non experiment study using survey method. The data is gathered through questionnaire ?Indonesia Global School Based Students Health Survey 2015? from WHO. The population of this study are students from senior high school/vocational high school in Surabaya City which the sample are from 15 schools that involved 5 public senior high schools, 5 private senior high schools, and 5 vocational high schools with the number of the sample covered 1066 students. The data of this study is analyzed using percentage.The result of the study shows the percentage of each category in health behavior of students senior high school/vocational high school in Surabaya City, for public senior high school it has bad category indicating number of 8%, adequate category 16,6%, and good category 75,6%. For private senior high school, it has bad category indicating 8,5%, adequate category 18,8%, and good category 72,7%. Whereas for vocational high school, the bad category indicates 8,4%, adequate category 17,1%, and good category 74,5%. Overall, the health behavior of students senior high school/vocational high school in Surabaya City has bad category indicating 8,3% adequate category 17,4%, and good category 74,2%. Keywords: Health Behavior, Senior High School, Vocational High School.

Page 11 of 11 | Total Record : 108