cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani
  • jurnal-pendidikan-jasmani
  • Website
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 108 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2019)" : 108 Documents clear
PENGARUH MEDIA AUDIO VISUAL (VIDEO) PADA PEMBELAJARAN PUKULAN SERVIS PANJANG FOREHAND PADA BULU TANGKIS DAMAR WIJAYA, SATRIA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Hasil observasi belajar servis panjang forehand bulu tangkis pada siswa kelas VI tahun ajaran 2017-2018 di salah satu SD Negeri yang berada di Kabupaten Sidoarjo, masih banyak yang kurang dalam cara melakukan servis panjang forehand dan penilaian hasil praktik servis panjang forehand karena hasilnya masih di bawah Kriteria Ketuntasan Belajar (KKB) yaitu 70. Hal tersebut karena siswa yang kurang mampu melaksanakan servis panjang forehand yang baik dan benar, sehingga hasil dari penilaian bulu tangkis mereka masih kurang memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa pengaruh penggunaan media audio visual pada pembelajaran pukulan servis panjang forehand pada siswa kelas VI SD Negeri Pabean 2 Sidoarjo. Populasi penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri Pabean 2 Sidoarjo tahun ajaran 2018-2019. Di penelitian ini menggunakan simple random sampling yaitu seluruh siswa kelas VI SD Negeri Pabean 2 Sidoarjo dengan jumlah 53 orang yang terbagi dalam 2 kelas, setelah itu menentukan sebuah kelas dengan cara acak dari dua kelas yang terdapat pada kelas VI dan menjadikan kelas penelitian atau eksperimen yang berjumlah 28 siswa. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian eksperimen semu, serta pendekatan kuantitatif. Rancangan yang diteliti menggunakan One Group Pretest Posttest Design. Perlakuan yang diberikan adalah pembelajaran servis panjang forehand bulu tangkis yang berdurasi 4 jam pembelajaran dan di luar penelitian, peneliti menambahkan tambahan perlakuan 2 jam di ekstrakurikuler yang berlangsung di hari minggu. Teknik pengumpulan data menggunakan tes servis panjang forehand yang dilakukan 2 kali yaitu saat tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh media audio visual (video) pada pembelajaran servis panjang forehand bulu tangkis kelas VI di SD Negeri Pabean 2 Sidoarjo. Hal ini dibuktikan dengan menggunakan uji-t, taraf signifikansi 0,05 dengan nilai t test 2,924 > t tabel 1,703, yang menunjukkan hipotesis alternatif diterima. Nilai rata-rata post-test sebesar 4,21 > 2,71 nilai rata-rata pre-test. Hal ini terbukti pula dengan adanya perhitungan persentase peningkatan sebesar 55 %. Dengan demikian dapat di jelaskan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media audio visual (video) terhadap hasil belajar servis panjang forehand bulu tangkis pada siswa kelas VI SD Negeri Pabean 2 Sidoarjo. Kata kunci: servis forehand, bulu tangkis, media, audio visual Abstract The observation showed that the results of the sixth graders? long forehand badminton service learning in one of the state elementary schools in Sidoarjo 2017-2018 academic year were still under the average, regarding the minimum learning criteria or KKB (Kriteria Ketuntasan Belajar); which was 70. This was caused by their lack of ability in doing the long forehand badminton service appropriately. Therefore, this present study is aimed to find out how the use of audio-visual (video) media affects the result of the long forehand badminton service-learning of the sixth graders in SD Negeri Pabean 2 Sidoarjo. The population of this study was the 6th graders of SD Negeri Pabean 2 Sidoarjo 2018-2019 academic year. The sample was chosen by the researcher through a simple random sampling method involving two VI-grade classes consisting of a total of 53 students. The 28 students were finally selected to be the experimental class. This study is a quasi-experimental study that had been conducted by using a quantitative approach. Moreover, the One Group Pretest Posttest Design was chosen as the research design and the treatment given was the long forehand service-learning conducted within 4 hours of learning. The extra 2 hours of learning was also given by the researcher in the badminton extracurricular on Sunday. The data were collected through a pre-test and post-test on long forehand badminton service that had been done by each of the students. The results showed the use of audio-visual media (video) gives a significant influence on the students? long forehand badminton service learning in SD Negeri Pabean 2 Sidoarjo. It can be proven by the result of the t-test; a significant level of 0.05 with a t-test value of 2.924> t table 1.703, indicating an alternative hypothesis is accepted. The post-test average value is 4.21 > 2.71 pre-test average value. Furthermore, this finding is also proven by the calculation of the percentage increase in the amount of 55%. Finally, it can be concluded that the use of audio-visual media can significantly promote the result of the students? learning in long forehand badminton service, especially the sixth graders? of SDN Pabean 2 Sidoarjo. Keywords: forehand service, badminton, media, audio visual
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA TALI TERHADAP HASIL BELAJAR LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN (STUDI PADA SISWA KELAS VII SMPN 1 MOJOKERTO, MOJOKERTO) AWA KHOLIQULHUDA, RICHI
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Media pembelajaran merupakan alat bantu untuk pembelajaran agar dapat digunakan untuk merangsang perhatian, pikiran, dan kemampuan, sehingga dapat terjadinya proses belajar. Dengan media pembelajaran siswa akan lebih aktif dan mendorong terjadinya proses belajar mengajar. Rumusan masalah yang ingin diteliti yaitu mengenai ada atau tidaknya pengaruh penggunaan media tali dan besarnya pengaruh penggunaan media tali terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok dalam pembelajaran PJOK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari jawaban atas rumusan masalah tersebut yaitu mengetahui adanya pengaruh penggunaan media tali terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimen semu (quasi experiment) dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah The Static Pretest-Posttest Control Group Design Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 1 Mojokerto dengan jumlah total 925 siswa. Sedangkan yang menjadi sampel penelitian adalah kelas VII G dan VII F yang berjumlah 30 siswa. Cara memperoleh data dengan cara melakukan pre-test , perlakuan dan post-test yang dilakukan 4 kali pertemuan. Berdasarkan hasil analisa menggunakan aplikasi komputer SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) diketahui hasil analisis yaitu diperoleh hasil thitung sebesar 2.314 dengan taraf signifikasi 0,024. Diketahui juga nilai ttabel sebesar 2.051 dengan taraf signifikan 0,05. Kemudian penghitungan uji t nilai signifikan pada thitung (0,00) < ttabel (0,05) yang berarti Ha dapat diterima dan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap penggunaan media tali terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok di SMPN 1 Mojokerto. Besarnya persentase peningkatan pada hasil belajar lompat jauh gaya jongkok kelas VII G kenaikan sebesar 43.00% dan pada kelas VII F kenaikan sebesar 29.00%. Dari hasil perhitungan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa ada pengaruh penggunaan media tali terhadap hasil belajar lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas VII SMPN 1 Mojokerto. Kata kunci : Media, Tali, Lompat Jauh, Gaya Jongkok, Hasil Belajar. ABSTRACT Learning media is a tool for teaching and learning process so that it can be used to stimulate thoughts, attention, feelings and abilities so that it can encourage the learning process. With learning media student will be more active, cheerful and encourage teaching and learning. This research uses quasi experiments with a quantitative approach. The research design that used in this study was The Static Pretest-Posttest Control Group Design. While the research samples were class VII G and VII F which numbered 30 students. Based on the results of the analysis using SPSS computer application (Statistical Package for the Social Sciences), the results of tcount is 2.314 with a significance level of 0.024. It is also known that the table value is 2.051 with a significant level of 0.05. Then the calculation of the t-test is a significant value on tcount (0.00) <ttable (0.05) which means that Ha can be accepted and there is a significant effect on the use of rope media on the learning outcomes of squat style long jumps at Mojokerto 1 Junior High School. The percentage increase in the learning outcomes of long jump squat style class VII G increases by 43.00% and in class VII F increases by 29.00%. From calculation result above, it can be concluded that there is an influences using rope media to long jump squat style learning outcomes in grade VII student Junior High School 1 Mojokerto. Keywords: Media, Rope, Squat Style, Long Jump, Learning Result.
HUBUNGAN KEBUGARAN JASMANI TERHADAP TINGKAT KONSENTRASI PESERTA DIDIK (STUDI PADA PESERTA DIDIK SMP NEGERI 1 GONDANG MOJOKERTO) PERMANA PUTRA, ERWIN
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan jasmani merupakan salah satu bagian penting dari sebuah proses pendidikan secara keseluruhan yang diselenggarakan di setiap satuan pendidikan, tujuan pendidikan jasmani bukan hanya mengembangkan ranah jasmani, tetapi juga mengembangkan aspek kesehatan, kebugaran jasmani, keterampilan berpikir kritis, stabilitas emosional, keterampilan sosial, penalaran dan tindakan moral melalui kegiatan aktivitas jasmani dan olahraga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara kebugaran jasmani dengan konsentrasi peserta didik di SMP Negeri 1 Gondang, Mojokerto, dengan jumlah sampel sebanyak 258 peserta didik. Jenis penelitian ini adalah non eksperimen dengan variabel bebas yaitu kebugaran jasmani dan variabel terikat yaitu konsentrasi peserta didik, penelitian ini menggunakan instrumen multistage fitness test untuk mengukur kebugaran jasmani dan grid concentration test untuk mengukur tingkat konsentrasi pada peserta didik. Perhitungan data yang diperoleh dianalisa menggunakan pendekatan statistik kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan perangkat lunak SPSS, peneliti menyimpulkan bahwa ada hubungan antara kebugaran jasmani dengan tingkat konsentrasi peserta didik di SMP Negeri 1 Gondang, Mojokerto, dengan nilai signifikansi sebesar 0,01 dan koefisien korelasi sebesar 0,21 yang berarti memiliki keeratan yang lemah, sehingga dapat dihitung koefisien determinasinya sebesar 4,4% artinya besarnya kontribusi variabel kebugaran jasmani terhadap konsentrasi adalah sebesar 4,4%. Kata Kunci : kebugaran jasmani, konsentrasi, peserta didik Abstract Physical education is one of the important parts of the whole education process which is conducted in each of education institution. The aim of physical education is not only improving physical aspect but also improving health, physical fitness, critical thinking skill, emotional stability, social skill, intellectuality, and morality behavior aspects through physical and sports activities. The aim of this research was to know whether or not there was correlation between physical fitness and learners? of Gondang 1 State Junior High School, Mojokerto concentration level, with the number of 258 learners as the sample. This research was non experiment research with physical fitness as free variable and learners? concentration level as control variable. This research used multistage fitness test as the instrument to measure physical fitness and grid concentration test as the instrument to measure the level of learners? concentration. Data tabulation which was gotten was analyzed using quantitative statistic approach. Based on the data analysis using SPSS software, researcher concluded that there were correlation between physical fitness and concentration level of Gondang 1 State Junior High School, Mojokerto learners, with the significance value as much as 0,01 and the amount of correlation coefficient was 0,21 which means that it had the weak closeness. Thus, its determination coefficient can be counted as much as 4,4% which means that the amount of physical fitness variable contribution to the concentration was 4,4%. Keywords: physical fitness, concentration, learners
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING SEPAK BOLA (STUDI PADA SISWA KELAS V SDN KARANGLANGIT LAMONGAN) FAJAR TRI ANGGORO, MOCHAMMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Hasil observasi di SDN Karanglangit menunjukkan kurangnya aspek kerjasama, keterampilan dan pengetahuan tentang passing sepak bola. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh penerapan model Student Teams-Achievement Division (STAD) terhadap hasil belajar passing sepak bola. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan dari hasil pretest dan posttest. Hasil penelitian ini dapat diketahui terdapat pengaruh yang signifikan. Berdasarkan hasil yang menunjukan nilai thitung sebesar -9.997 dengan nilai signifikan 0.00, nilai ttabel sebesar 2.064 dengan nilai signifikan a=0.05. artinya apabila nilai t-hitung>t-tabel maka dapat dikatakan hipotesis yang diajukan diterima atau terdapat pengaruh yang signifikan. Model pembelajaran kooperatif Student Teams-Achievement Division (STAD) memberikan peningkatan sebesar 69% terhadap hasil belajar passing sepak bola. Kata Kunci: hasil belajar, Student Teams-Achievement Division (STAD), passing Abstract Based on the observation at Karanglangit Elementary School, it revealed that there is lack of cooperation, skills and knowledge about football passing. The purpose of this study was to determine the effect of applying the Student Teams-Achievement Division (STAD) model to the results of learning passing in football. This research employed quantitative descriptive method. The data were departing from the results of the pretest and posttest. The results of this study revealed a significant. The results showed the tvalue of -9,997 with a significant value of 0.00, the ttable value of 2,064 with a significant value of a=0.05. If the value of t-count> t-table, it can be said that the proposed hypothesis was accepted or there was a significant influence. The Student Teams-Achievement Division (STAD) cooperative learning model provided an increase of 69% in football passing learning outcomes. Keywords: learning outcomes, Student Teams-Achievement Division (STAD), passing
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR LAY UP DALAM PERMAINAN BOLA BASKET PADA KELAS VIII SMPN 2 TANGGULANGIN FAIZUL MUTTAQIN, ACHMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan disini sebagai pembelajaran melalui aktifitas jasmani yang di model untuk menjaga kebugaran jasmani, keterampilan gerak peserta didik, pengetahuan olahraga, perilaku hidup sehat, sikap sportif dan kecerdasan emosi. Media adalah bentuk-bentuk komunikasi baik tercetak maupun audio visual serta peralatannya. media merupakan alat bantu yang sangat bermanfaat bagi para peserta didik dan pendidik dalam proses belajar mengajar. Karena dalam media pembelajaran terdapat media tradisional seperti papan tulis, buku pegangan, bagan, slide, video atau film yang memungkinkan dapat mengimplementasikan pengajaran dan memfasilitasi prestasi siswa terhadap sasaran atau tujuan pembelajaran.Tujuan penelitian ini Mengetahui besarnya pengaruh media pembelajaran terhadap hasil belajar lay up shoot dalam permainan bola basket di SMPN 2 Tanggulangin. Pada penelitian ini menggunakan metode Eksperimen semu (quasi exsperimental) dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian eksperimen ini berjumlah 32 siswa dengan pengambilan data berupa tes pengetahuan dan tes keterampilan.Berdasarkan hasil analisis Statistical Product and Service Solution (SPSS) 25. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media pembelajaran terhadap hasil belajar lay up dalam permainan bola basket, dibuktikan dengan perhitungan presentase pengaruh yaitu pada aspek pengetahuan sebesar 21.83%, dan aspek keterampilan 41.1%. Kata Kunci: media pembelajaran, lay up, bola basket Abstract Physical education here as learning through physical activities that are modeled to maintain physical fitness, learners movement skills, sports knowledge, healthy life behaviors, sportsmanship and emotional intelligence. Media is a form of communication whether audiovisual and its tools. Media is a helpful tool for students and the teacher in the learning process. Besides, in learning media, there are traditional media such as blackboard, student worksheet, slides, video or movie which possible can be implemented in the teaching and learning process and facilitating students? achievement to pass the learning objectives. This research aims to know how big the influence on learning media on lay-up shooting students? outcomes in basketball at junior high school 2 Tanggulangin. This research used quasi-experimental and One Group Pretest-Posttest Design. The sample in this research is 32 students. The data collection technique used is a knowledge and skill test. Based on the analysis result Statistical Product and Service Solution (SPSS)25, It can be concluded that there is influence learning media on lay-up students? outcomes in basketball. It is showed 21.83 % on the knowledge aspect and 41.1% in skill aspect. Keywords: learning media, lay up, basketball.
PENERAPAN FOUR GOAL GAMES TERHADAP HASIL BELAJAR PASSING SEPAKBOLA ANGGRAINI, MELDA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Four goal games merupakan salah satu jenis permainan dari small sided games yang menyerupai permainan sepakbola, namun pada umumnya permainan sepakbola terdapat 2 gawang, dalam four goal games terdapat 4 gawang. Permainan ini merupakan bentuk permainan yang tidak memerlukan lapangan yang luas dan jumlah pemain yang disesuaikan, melalui permainan ini peserta didik dapat lebih banyak melakukan aktivitas gerak passing dan juga dapat melatih konsentrasi karena tidak hanya 2 gawang yang harus dijaga melainkan terdapat 4 gawang di dalamnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan four goal games terhadap hasil belajar passing sepakbola. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian eksperimen semu dengan menggunakan randomized group pretest-posttest design. Penentuan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas X IPS 1 dan X IPA 1 di SMAN 1 Driyorejo. Berdasarkan uji hipotesis pada hasil belajar penerapan four goal games dalam ranah pengetahuan dan keterampilan memiliki nilai sig 0.00 < 0.05, maka dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan four goal games terhadap hasil belajar passing sepakbola. Dari hasil perhitungan peningkatan penerapan four goal games terhadap hasil belajar passing pada ranah pengetahuan kelompok eksperimen diketahui persentase peningkatannya sebesar 44%, pada ranah keterampilan diketahui peningkatannya sebesar 78%. Sedangkan pada kelompok kontrol memiliki persentase peningkatannya sebesar 20%, pada ranah keterampilannya memiliki peningkatan sebesar 69%. Melalui hasil analisi data diketahui bahwa kelompok eksperimen memiliki peningkatan yang lebih signifikan dari pada kelompok kontrol yag tidak mendapat perlakuan. Kata Kunci: sepakbola, passing, four goal games Abstract Four goal games is one type of game from small sided games like a soccer game, but in general soccer games have 2 goals, in four goal games there are 4 goals. This game is a form of game that does not require a large field and the number of adjusted players, through this game students can do more passing activity and also can practice concentration because not only 2 goals that must be guarded but there are 4 goals in them. The purpose of this study was to determine the effect of the implementation of four goal games on learning outcomes in passing football. This research is included in the type of quasi-experimental research using randomized group pretest-posttest design. Determination of the sample using cluster random sampling technique. The sample of this study was students of class X social program 1 and X science program 1 at Senior High School 1 Driyorejo. Based on the hypothesis test on the learning outcomes of the implementation of four goal games in the realm of knowledge and skills having a sig value of 0.00 <0.05, it can be stated that there is a significant effect of the implementation of four goal games on the results of learning passing football. From the calculation of the increase in the application of four goal games to the learning outcomes of passing in the realm of the experimental groups knowledge it is known that the percentage increase is 44%, in the realm of skills it is known to increase by 78%. Whereas the control group had a 20% increase in percentage, in the realm of skills it had an increase of 69%. Through the results of data analysis it is known that the experimental group had a more significant increase than the control group who did not receive treatment. Keywords: football, passing, four goal games
PENGARUH PERMAINAN SIRKUIT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN SISWA DISABILITAS RUNGU ANSORI, SIGIT
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Motivasi belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) bagi siswa disabilitas rungu perlu diperhatikan guna memenuhi hak kesetaraan warga negara dalam menerima pembelajaran. Permainan diperlukan untuk menerapkan aktivitas jasmani dalam pembelajaran PJOK. Permainan sirkuit merupakan permainan yang terdiri atas beberapa pos yang terangkai secara berurutan dan setiap pos memiliki tugas gerak yang berbeda. Motivasi belajar harus dibangun oleh pendidik kepada siswa agar kegiatan pembelajaran berjalan sesuai tujuan. Motivasi belajar PJOK adalah sebuah dorongan baik dari dalam maupun dari luar diri seseorang untuk melakukan pembelajaran aktivitas fisik guna meningkatkan kualitas gerak. Disabilitas rungu merupakan kondisi individu yang kehilangan fungsi panca pendengaran. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh permainan sirkuit terhadap motivasi belajar PJOK siswa disabilitas rungu dan mengetahui seberapa besar pengaruhnya, penelitian dilakukan pada siswa kelas 4, 5, 6 SDLB Karya Mulia I Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, desain penelitian one group pre-test post-test design. Proses pengambilan data dengan angket motivasi belajar PJOK siswa disabilitas rungu. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh permainan sirkuit terhadap motivasi belajar PJOK siswa disabilitas rungu sebesar 8,53 %. Dibuktikan dengan dari nilai thitung 4,881 ? ttabel 1,725 dengan Sig = 0,000 ? ? 0,05 yang mana menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Kata Kunci: permainan sirkuit, motivasi belajar, disabilitas rungu Abstract Learning Motivation for Physical Education (PE) for deaf students need to be considered in order to fulfill citizens equal rights to receive education. The game is needed to apply physical activities in PE learning. Circuit game consists of several posts which were arranged in sequence and each post has a different movement task. Learning motivation must be built by educators to the students in order to run the learning activities according to terms. The Motivation in PE learning can be both from intrinsic and extrinsic to conduct physical activities to improve the quality of movement. Deaf is an individual condition that loses the function of hearing. This research aims to study the effect of circuit game to the PE learning motivation in deaf students and to find out the magnitude. The subjects of this study were the students of grades 4, 5, 6 in Karya Mulia 1 Special Elementary School of Surabaya. This research was an experimental research with a quantitative approach, using research design one group pre-test post-test design. The Process of data retrieval employed motivational questionnaire in PE learning on deaf student. Based on the results of the study, it can be concluded that there was an effect of circuit game on motivation to learn PE in deaf students. The effect was 8.53%, it was proven by the value of Tcount 4.881 ? t table 1.725 with Sig = 0.000 ? ? 0.05 it indicated that Ha was accepted and Ho was rejected. Keyword: circuit game, learning motivation, deaf
SURVEI PELAKSANAAN UKS SD NEGERI DI KECAMATAN LAMONGAN ANDY CAHYONO, AHMAD
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian yang telah dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan UKS SD Negeri di Kecamatan Lamongan. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini menggunakan 5 Sekolah Dasar Negeri yang berada di Kecamatan Lamongan. Instrumen yang digunakan berasal dari TIM Pembina UKS Pusat yang sudah di uji nilai reliabilitas dan validitas. Instrumen ini berisi 3 aspek dari TRIAS UKS yaitu Pendidikan Kesehatan dengan 15 butir pertanyaan, Pelayanan Kesehatan dengan 16 butir pertanyaan dan Lingkungan Sekolah sehat dengan jawaban responden ?ya? atau ?tidak?. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sekolah tersebut sudah melaksanakan UKS dengan ketiga aspek TRIAS UKS yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan lingkungan sekolah sehat. Hal itu ditunjukkan dengan hasil observasi wawancara kepada guru penjasorkes atau pembina UKS bahwa pada strata UKS tertinggi yaitu paripurna sudah banyak dicapai oleh beberapa SD Negeri di kecamatan Lamongan.Kata Kunci : UKS, pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, lingkungan sekolah sehatAbstractThis study aims to describe the implementation of UKS in the Lamongan District Public Elementary School. This type of research uses descriptive research. The research subjects used were 5 public elementary schools located in the Lamongan District. The instrument used came from the Central UKS Trustees Team that had been tested for reliability and validity. This instrument contains 3 aspects of the UKS TRIAS, namely Health Education with 15 questions, Health Services with 16 questions and a healthy School Environment with respondents "yes" or "no" answers. The results of the data analysis show that the school has implemented UKS with three aspects of the TRIAS UKS namely health education, health services and a healthy school environment. This is indicated by the results of observations of interviews with the Physical Education teachers or supervisors of UKS that at the highest UKS strata, which is plenary, many have been achieved by several public elementary schools in Lamongan sub-district Keyword: UKS, health education, health service, healthy school environment
MINAT SISWA SMA DAN SMK NEGERI DI KECAMATAN DRIYOREJO KABUPATEN GRESIK TERHADAP PERMAINAN FLOORBALL RISTIE VALENTINA, DIVA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Olahraga saat ini mendapatkan perhatian yang cukup besar baik untuk meningkatkan kualitas manusia dalam kesegaran jasmani maupun untuk meningkatkan prestasi. Kegiatan olahraga di tanah air masih memerlukan perhatian dan pembinaan khusus, baik dalam usaha mencari bibit-bibit yang baru maupun dalam usaha peningkatan prestasi atlet. Potensi fisik seseorang dapat dikembangkan sejak duduk di bangku sekolah dengan memperkenalkan permainan baru yaitu permainan floorball. Permainan yang masih asing dan sangat berpotensi untuk meningkatkan prestasi di kancah Internasional dan juga mengembangkan karakter diantaranya bekerja sama, pantang menyerah, empati terhadap sesama, sportif dan disiplin. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) mengetahui minat siswa SMA dan SMK negeri di Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik terhadap permainan floorball, 2) mengetahui aspek yang paling dominan dalam minat siswa SMA dan SMK negeri di Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik terhadap permainan floorball. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas X SMA dan SMK negeri di Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik dan dengan jumlah populasi 252 siswa yang terdiri dari 120 siswa dari SMA Negeri 1 Driyorejo dan 132 siswa dari SMK Negeri 1 Driyorejo. Metode yang digunakan untuk menganalisis hasil penelitian adalah pendekatan kuantitatif dan proses pengambilan data menggunakan instrument angket minat siswa. Hasil analisis statistik didapatkan minat siswa SMA dan SMK negeri di Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik terhadap permainan floorball masuk kategori tinggi dengan nilai persentase 72%. Aspek yang paling dominan dalam minat siswa SMA dan SMK Negeri di Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik terhadap permainan floorball, yakni aspek motif sosial dengan kategori tinggi sebesar 75,8%. Kata Kunci: floorball, minat siswa Abstract Sports are currently gaining considerable attention both to improve human quality in physical freshness as well as to improve performance. Sports activities in the homeland still require special attention and coaching, both in the business of finding new seeds as well as in the effort of increasing the achievement of athletes. A persons physical potential can be developed since sitting on a school bench by introducing a new game of floorball. The game is still unfamiliar and very potentially to improve the achievement of the international and also develop the character of those who cooperate, never give up, empathy towards others, sportsmanship and discipline. The purpose of this research are 1) to find out the students interest of State Senior High School and State Vocational High School at Driyorejo District of Gresik Regency towards the floorball game, 2) knowing the most dominant aspect in the interest of State Senior High School and State Vocational High School at Driyorejo District of Gresik Regency towards the floorball game. The target of this research is tenth grade State Senior High School and State Vocational High School in Driyorejo District of Gresik Regency with a population of 252 students consisting of 120 students from State Senior High School 1 Driyorejo and 132 students from State Vocational High School 1 Driyorejo. The method used to analyze the research results is a quantitative approach and data retrieval process using the student interest questionnaire. The results of the statistic analysis got the interest of State Senior High School and State Vocational High School at Driyorejo District of Gresik Regency towards the floorball game in high category with a percentage value 72%. The most dominant aspect in the interest of State Senior High School and State Vocational High School at Driyorejo District of Gresik Regency towards the floorball game, the social motives with a high category of the pattern is 75.8%. Keywords: floorball, student interests
PENERAPAN ONE BIG VS TWO SMALL TERHADAP HASIL BELAJAR DRIBBLING SEPAKBOLA TRINANDA WIJAYA, CHINTIA
Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Belajar merupakan aktivitas yang tidak dapat dipisahkan dengan manusia. Kehidupan di zaman yang modern saat ini, seseorang mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi, untuk memenuhi kebutuhan rasa ingin tahu yang tinggi tersebut seseorang perlu belajar. Belajar dapat dilaksanakan melalui proses pembelajaran di sekolah. Penggunaan model pembelajaran sangat berpengaruh dengan hasil belajar. One Big vs Two Small merupakan salah satu jenis Small Sided Games yang ada di dalam permainan sepakbola yang dapat dilakukan dalam proses pembelajaran. Penggunaan ukuran lapangan yang lebih kecil daripada lapangan sepakbola, yang tidak mengurangi ruang gerak peserta didik dalam melakukaan aktivitas pembelajaran PJOK. Dalam One Big vs Two Small yang berbeda dengan jenis Small Sided Games yang lainnya adalah jumlah dan ukuran gawang yang digunakan dalam permainannya. Gawang yang digunakan sejumlah 2 gawang kecil dan 1 gawang besar. Jumlah pemain yang ada dalam permainan ini dapat menyesuaikan dengan jumlah peserta didik yang ada dalam satu kelompok belajar. Tujuan dari permainan ini adalah meningkatkan kemampuan keterampilan lari dan operan bola dengan gerakan-gerakan yang cepat untuk melewati lawan dan membawa bola ke arah yang dituju. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan One Big vs Two Small terhadap hasil belajar dribbling sepakbola di kelas XI SMA Negeri 1 Driyorejo. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif, desain penelitian two group pre-test post-test design. Proses pengambilan data dengan tes keterampilan dan tes pengetahuan. Menurut hasil analisis statistik dapat diketahui terdapat pengaruh penerapan One Big vs Two Small terhadap hasil belajar dribbling sepakbola. Memiliki nilai signifikansi dengan besar 0,000<0,05 yang bisa dikatakan Ha diterima dan H0 ditolak. Besarnya pengaruh pemberian penerapan One Big vs Two Small terhadap hasil belajar siswa pada materi dribbling sepakbola sebesar 79 %. Kata Kunci: one big vs two small, sepakbola, dribbling Abstract Learning is an activity that cannot be separated from humans. In These modern times, people are curious, and to satisfy their curiously, they need to learn. Learning can be done through the learning process at school. The use of learning models is very influential with learning outcomes. One Big vs Two Small is one type of Small Sided Games in football. The most prominent difference between One Big vs Small with other game in is the adjustable size of the field to the available space. Besides, game rules can be simplified. Therefore the students are not restricted with the field size and rules. Other differences between One Big vs Two Small and other types of Small Sided Games are the number and size of the goalpost in the game. The goalpost used are 2 small ones and 1 big one. The number of players in this game can also be adjusted to the number of students in the group. The aim of this game is to improve the run and pass skill with fast movements to pass the opponent and bring the ball to the target. This study aims to determine the effect of One Big vs Two Small implementation in learning football dribbling in class XI of SMA Negeri 1 Driyorejo. This research is an experimental research with quantitative approach, two group pre-test post-test design. The methods used in collecting data are skills tests and knowledge tests. According to the results of statistical analysis, it can be seen that there is an effect of the application of One Big vs Two Small to the results of learning football dribbling. It has a significance value of 0,000 <0.05 Therefore, Ha is accepted and H0 is rejected. The magnitude of the effect of One Big V Two Small to the completeness of student learning in football dribbling material is 79%. Keywords: one big vs two small, football, dribbling

Page 9 of 11 | Total Record : 108