cover
Contact Name
Azhar Ramadhan
Contact Email
azharpermata1@gmail.com
Phone
+62895609480704
Journal Mail Official
azharpermata1@gmail.com
Editorial Address
KAUMPANDAK Rt 04/03 Kel Karadenan Kec Cibinong Kabupaten Bogor
Location
Kab. bogor,
Jawa barat
INDONESIA
BHAKTISIFA : JURNAL PENGABDIA KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 31635601     EISSN : 31635601     DOI : https://doi.org/10.56146/XXXX
Core Subject :
Bhaktisifa is a scientific journal published by the Center for Research and Community Service (P3M), dedicated to disseminating the results of community service activities carried out by academics, researchers, practitioners, and community development agents. This journal serves as a platform for sharing innovative, sustainable, and impactful solutions to real problems faced by communities. Articles submitted to Bhaktisifa are evaluated through a double-blind peer review process by qualified reviewers to ensure the quality and credibility of the publications. The editorial policy and review process are conducted in accordance with the standards of the Indonesian national journal accreditation system (SINTA), ensuring the integrity and relevance of each published article in supporting community empowerment and development.
Arjuna Subject : -
Articles 19 Documents
BIMBINGAN KARIR MELALUI PERILAKU ALTRUIS BAGI MANTAN NARAPIDANA DI BALAI PEMASYARAKATAN PURWOKERTO Syaiful Arifin1; Mela Siti Fadilah; Kholil Lur Rochman
BHAKTISIFA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): BHAKTISIFA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STAI Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas peran perilaku altruisme dalam mendukung program bimbingan karir bagi mantan narapidana di Balai Pemasyarakatan Purwokerto. Mantan narapidana sering menghadapi tantangan dalam reintegrasi sosial, terutama akibat stigma masyarakat dan keterbatasan akses terhadap pekerjaan. Program bimbingan karir yang berbasis altruisme bertujuan untuk membekali mereka dengan keterampilan serta dukungan psikososial guna meningkatkan peluang kerja dan kemandirian ekonomi. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran relawan dan komunitas yang memiliki kepedulian sosial sangat penting dalam mengurangi hambatan reintegrasi mantan narapidana. Dukungan yang diberikan tidak hanya dalam bentuk pelatihan keterampilan kerja, tetapi juga dalam pendampingan psikososial yang membantu meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri mereka. Meskipun program ini memberikan dampak positif, masih terdapat berbagai tantangan seperti keterbatasan pendanaan, kurangnya partisipasi masyarakat, dan kuatnya stigma sosial. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif antara pemerintah, organisasi sosial, dan masyarakat guna menciptakan lingkungan yang lebih inklusif bagi mantan narapidana.
REALITAS KARIR MAHASISWA PEKERJA DI PURWOKERTO Reni Lestari Batubara; Izati Amal Nabila; Cahyaningtyas; Kholil Lur Rochman
BHAKTISIFA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): BHAKTISIFA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STAI Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengeksplorasi realitas karier mahasiswa yang bekerja di Purwokerto, Indonesia, kota yang dikenal dengan semangat akademisnya. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan mahasiswa aktif yang telah merasakan pengalaman bekerja sambil kuliah selama minimal satu semester. Temuan penelitian mengungkap berbagai faktor motivasi di balik pekerjaan mahasiswa, seperti kebutuhan ekonomi, pengembangan karier, dan aktualisasi diri. Meskipun menghadapi tantangan termasuk manajemen waktu, penurunan prestasi akademik, dan kelelahan, mahasiswa menerapkan strategi pengaturan diri yang efektif dan mengungkapkan rasa tujuan yang kuat di balik peran ganda mereka. Selain itu, bekerja sambil kuliah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan soft skill dan kesiapan karier mahasiswa. Studi ini menyoroti pentingnya sistem pendukung institusional dalam memenuhi kebutuhan khusus mahasiswa yang bekerja, mendorong keseimbangan, dan memaksimalkan potensi karier mereka.
LIFE CARD SEBAGAI MEDIA PENGEMBANGAN PEMAHAMAN DIRI SISWA DI MAN 1 KEBUMEN Ike Putri Nurandini; Bunga Sari Meiliana; Mei Maulina; Nida Nur Aniq; Kholil Lur Rochman
BHAKTISIFA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): BHAKTISIFA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STAI Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman diri merupakan suatu hal yang harus dimiliki oleh setiap individu. Dalam penerapannya pemahaman diri tidak hanya untuk membantu individu dalam meningkatkan rasa percaya diri, namun juga bisa membantu individu dalam semua aspek sosialnya. Pemahaman diri bisa diketahui melalui apa saja, seperti salah satunya media yang digunakan oleh mahasiswa mahasiswa PPL di MAN 1 Kebumen, mereka melakukan penerapan pemahaman diri melalui Life Card yang di dalamnya terdapat beberapa pertanyaan dan pernyataan yang akan dijawab oleh peserta didik. Hal ini tentunya bisa membantu mereka agar lebih membuka diri, mengenali potensi dirinya, serta mengembangkan keterampilan hidupnya. Penerapan media ini diterapkan kepada peserta didik kelas X dan kelas XI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan penelitian kualitatif. Hasil dari penerapan penerimaan diri melalui Life Card di MAN 1 Kebumen di kelas X dan kelas XI terdapat 172 peserta didik yang sudah bisa memahami dirinya, dan terdapat 59 peserta didik yang belum bisa bahkan sama sekali tidak memahami dirinya sendiri.
PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP FENOMENA JAM KOMA Asda Octues Ramayudha; Kholil Lur Rochman
BHAKTISIFA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): BHAKTISIFA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STAI Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Istilah jam koma menjadi perbincangan hanya di kalangan generasi z. namun, apa itu jam koma?. Jam koma merupakan istilah yang sering digunakan pada kalangan generasi z untuk menggambarkan individu yang kehilangan fokusnya ketika berkegiatan di sehari-hari. Karya tulis ini akan mengungkap apa yang sebenarnya terjadi pada individu yang mengalami fenomena jam koma dan bagaimana cara mengatasi individu yang sering atau sedang mengalami fenomena jam koma. Metode yang digunakan pada karya tulis ini mengacu pada analsisi dokument, dimana penulis menggunakan platform media sosial instagram dan alat brandmentions pada analisis fenomena jam koma. Hasil analsis menunjukan sebanyak 53 mention dalam kurung periode 1 bulan menunjukan banyaknya individu yang mengalami fenomena jam koma. Penulis menghubungkan fenomena jam koma dengan penangannya berupa dukungan sosial yang berdampak pada kesehatan mental individu yang sering atau sedang mengalami fenomena jam koma.
EKSPLORASI HUBUNGAN TANPA STATUS (HTS) DAN TANPA KONTAK FISIK SEBAGAI SUPPORT SYSTEM DALAM MENGATASI STRES PADA MAHASISWA Silvia Octaviani; Kholil Lur Rochman
BHAKTISIFA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): BHAKTISIFA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STAI Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan tanpa status (HTS) dan tanpa kontak fisik (non-physical contact relationship) telah muncul sebagai tren di kalangan mahasiswa dalam menghadapi stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran HTS dan hubungan tanpa kontak fisik sebagai dukungan emosional atau support system dalam mengatasi dan menurunkan tingkat stres akademik mahasiswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, penelitian ini melibatkan lima informan yang memiliki pengalaman dalam HTS tanpa kontak fisik. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HTS dan hubungan tanpa kontak fisik dapat memberikan dukungan emosional yang bermakna bagi mahasiswa, membantu mereka meredakan stres dan meningkatkan kesejahteraan emosional melalui komunikasi yang intens dan perhatian sederhana. Namun, dukungan ini seringkali hanya berfungsi sebagai pelengkap, sementara dukungan utama tetap berasal dari keluarga. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun HTS mampu menjadi sumber dukungan, efektivitasnya bergantung pada intensitas komunikasi dan pemahaman batasan hubungan oleh kedua belah pihak.
MANUNGGALING KAWULA GUSTI : KONSEP MANUSIA SEMPURNA DALAM PERSPEKTIF KEJAWEN BONOKELING Jeyhan Yuganof; Kholil Lur Rochman
BHAKTISIFA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): BHAKTISIFA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STAI Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses the concept of Manunggaling Kawula Gusti in the Kejawen tradition and its relevance for indigenous counselors in achieving the perfect human. Manunggaling Kawula Gusti describes the unity between humans and God, which serves as a spiritual foundation in individual self-development. Through this approach, indigenous counselors can integrate deep local values into counseling practices, thereby creating a more holistic experience for clients. This research uses qualitative methods with interviews and literature analysis to explore how Kejawen principles can be applied in the context of modern counseling. Research results show that a deep understanding of Manunggaling Kawula Gusti can help counselors facilitate the spiritual awakening process of clients, as well as support them in achieving mental and emotional well-being. This article is expected to contribute to the development of counseling practices that are more contextual and relevant to local cultural values.
INOVASI ECO PAVING BERBASIS DAUR ULANG SAMPAH ANORGANIK: STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA SEMALI MENUJU DESA MANDIRI SAMPAH Syaiful Arifin; Muhammad Nur Arifin; Rohman Hakim; Danding Bagus Pakarti; Rifani Tri Handani; Saniatun Mutingah; Asnah Mahsunah; Dewi Rukoyah; Warto
BHAKTISIFA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): BHAKTISIFA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STAI Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan sampah anorganik di Desa Semali sangat krusial akibat sistem pengelolaan sampah yang belum efektif dan rendahnya kesadaran warga dalam mendaur ulang. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis masyarakat dalam memproduksi paving block ramah lingkungan (eco paving) dan meningkatkan kesadaran lingkungan melalui pelatihan. Pendekatan partisipatif diterapkan, meliputi sosialisasi prinsip 4R (reduce, reuse, recycle, recovery), pelatihan teknis produksi eco paving, dan pembentukan bank sampah sebagai lembaga pengelolaan terpadu. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kapasitas teknis warga dalam memproduksi paving block berbahan dasar plastik, perubahan perilaku menuju pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab, dan munculnya tokoh masyarakat yang mendorong inisiatif lingkungan baru. Pembentukan lembaga baru berupa bank sampah memperkuat sistem pengelolaan sampah desa dan menciptakan peluang ekonomi baru berbasis daur ulang. Dengan demikian, inovasi eco paving berbasis daur ulang sampah anorganik menjadi strategi pemberdayaan yang efektif untuk mencapai kemandirian sampah bagi Desa Semali.
Pembelajaran Al-Qur’an melalui Metode Demonstrasi dan Praktik Langsung untuk Meningkatkan Kemampuan BTQ Siswa Madrasah Siti Nurkamilah; Zaenal Abidin; Misno Misno; Rendra Fahrurrozie
BHAKTISIFA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): BHAKTISIFA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STAI Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki peserta didik madrasah sebagai pondasi dalam memahami ajaran agama Islam. Namun, masih ditemukan berbagai permasalahan dalam pembelajaran BTQ, seperti rendahnya kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid, kurangnya keterampilan menulis huruf hijaiyah, serta rendahnya partisipasi siswa selama proses pembelajaran. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an siswa madrasah melalui penerapan metode demonstrasi dan praktik langsung. Metode yang digunakan meliputi tahap observasi, perencanaan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, guru mendemonstrasikan cara membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid serta teknik penulisan huruf hijaiyah yang benar, kemudian siswa melakukan praktik secara langsung dengan bimbingan dan umpan balik secara berkelanjutan. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan, tes kemampuan membaca, dan tes keterampilan menulis Al-Qur’an. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam membaca Al-Qur’an secara tartil, memahami penerapan hukum tajwid, serta menulis huruf hijaiyah dengan lebih tepat. Selain itu, metode demonstrasi dan praktik langsung juga mampu meningkatkan keaktifan, motivasi, dan kepercayaan diri siswa dalam mengikuti pembelajaran BTQ. Dengan demikian, pembelajaran BTQ melalui metode demonstrasi dan praktik langsung terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an siswa madrasah serta dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang aplikatif dan berkelanjutan.
a PENGUATAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KELUARGA SEBAGAI FONDASI PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DI ERA DIGITAL Siti Nurkamilah Nurkamilah; misno; Erniawati; Apudin; Nely Sifa
BHAKTISIFA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): BHAKTISIFA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STAI Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era digital telah membawa perubahan yang signifikan dalam kehidupan keluarga, khususnya terhadap proses pembentukan karakter anak. Kemudahan akses informasi melalui internet dan media digital memberikan manfaat dalam memperluas wawasan, namun juga menghadirkan tantangan berupa paparan konten negatif, pergeseran nilai moral, menurunnya interaksi keluarga, serta meningkatnya ketergantungan anak terhadap gawai. Kondisi tersebut menuntut peran keluarga, terutama orang tua, untuk memperkuat Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Pendidikan Agama Islam dalam keluarga sebagai dasar pembentukan karakter anak, menganalisis berbagai tantangan yang dihadapi keluarga pada era digital, serta merumuskan strategi penguatan pendidikan agama yang relevan dengan perkembangan teknologi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui analisis terhadap Al-Qur'an, hadis, buku, serta berbagai jurnal ilmiah yang berkaitan dengan pendidikan Islam, pendidikan karakter, dan era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama dalam menanamkan nilai-nilai keimanan, ibadah, dan akhlak melalui keteladanan, pembiasaan, nasihat, serta pengawasan yang berkelanjutan. Tantangan utama yang dihadapi meliputi rendahnya literasi digital orang tua, keterbatasan waktu dalam mendampingi anak, serta pengaruh media digital yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Islam. Oleh karena itu, penguatan Pendidikan Agama Islam dalam keluarga perlu dilakukan melalui peningkatan kompetensi keagamaan orang tua, pembiasaan ibadah, komunikasi yang hangat, pendampingan penggunaan teknologi, serta sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Upaya tersebut diharapkan mampu membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, berkarakter kuat, dan bijaksana dalam memanfaatkan teknologi digital. Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, keluarga, karakter anak, era digital, pendidikan karakter.

Page 2 of 2 | Total Record : 19