cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Prestasi Olahraga
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2019)" : 24 Documents clear
EVALUASI PEMBINAAN ATLET CABOR TAEKWONDO SEKOLAH KHUSUS OLAHRAGAWAN RAGUNAN AGAM TRI KURNIAWAN, MOHAMAD; SUBAGIO, IRMANTARA
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian Evaluasi pembinaan atlet cabor taekwondo SKO Ragunan bertujuan untuk mengetahui (1) Sistem Penerimaan Siswa Baru SKO Ragunan pada cabang olahraga Taekwondo. (2) Prestasi atlet selama menjalani diklat Taekwondo SKO Ragunan. (3) Sistem pelatihan yang diterapkan pelatih taekwondo SKO Ragunan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode pendekatan survei. Adapun teknik analisis datanya secara kuantitatif dengan bantuan analisis deskriptif. Dari penelitian tersebut diketahui hasil wawancara dengan pelatih mengenai sistem penerimaan siswa baru SKO Ragunan cabor taekwondo dan data prestasi atlet taekwondo serta Hasil analisis angket. Berdasarkan hasil validasi yang diperoleh, angket evaluasi memperoleh hasil ratting sebesar 63,64%. Dimana diangka tersebut angket evaluasi sistem pembinaan atlet cabor taekwondo dinyatakan layak dipakai. Hasil Analisa Kuisoner Evaluasi yang disebarkan ke para atlet berdasarkan Presentase Aspek Jadwal Latihan sebesar 72,41%, Aspek Fasilitas Latihan 72,78%, Aspek Pengembangan Kemampuan Atlet 71,24%, Aspek Karakteristik Pelatih 71,11%. Aspek-aspek tersebut tergolong dalam kategori valid/baik melihat dari skala kevalidan, dengan melihat perolehan skor keseluruhan yang didapat ialah sebesar 71,6% yakni kategori baik, dan dapat diambil kesimpulan bahwa sistem pembinaan cabor taekwondo SKO Ragunan bagus dan layak untuk dilanjutkan kedepannya. Kata Kunci: Evaluasi Pembinaan Atlet, SKO Ragunan, Taekwondo Ragunan, Atlet Ragunan, Pelatih Taekwondo. Abstract Researche of evaluation coaching for taekwondo athletes Ragunan Sports School have a purpose to know (1) Recruitmen system of new student Taekwondo athletes Ragunan sports school. (2) Athlete?s achievements while participating traning in Ragunan sports schools. (3) Coaching System implemented by Taekwondo coach of Ragunan sports school. This researche use of type descriptive researche with survey approach method. Analysis technique to collect of data quantitatively with descriptive analize support. From that research known interview result with coach about recruitmen system of new student Taekwondo athlete Ragunan sports school, achievements data athlete?s and the result of questionnaire analysis. Based result validation obtained, evaluation questionnaire obtain rating of 63,64%. Which is that number from questionnaire of evaluation coaching taekwondo athletes in Ragunan sports school is worthy to use. Result of analyze evaluation questionnaire distributed to athletes, based presentation aspect of the training schedule of 72,41%, training facility aspect of 72,78%, development of athlete?s abilities of 71,24%, coach?s characteristic aspect of 71,11%. That aspects classified into good/valid categories according by scale validation, approved by result overall score is 71,6%, which is good, and can be concluded of coaching system taekwondo athletes Ragunan sport school is good and worthy to continue next. Keywords: Evaluation Coaching Athletes, Ragunan Sports School, Ragunan Taekwondo, Ragunan Athlete?s, Ragunan Coach?s.
ANALISIS GERAK SERVIS ATAS SEPAK TAKRAW PADA ATLET PUTRA DI SMA NEGERI OLAHRAGA SIDOARJO AYU RETNO WULANDARI, DYAH; IRSYADA, MACHFUD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepak takraw adalah olahraga dengan banyak gabungan dari cabang olahraga lainnya, seperti bola voli dan sepak bola dengan dominan banyak menggunakan kaki dan kepala dengan maksimal 3 kali perkenaan. Servis atas adalah awal mulainya permainan dimulai dengan melakukan servis yang mematikan untuk dapat mendapatkan poin pada tim. Analisis gerak servis yang dilakukan untuk menggambarkan rangkaian gerak yang efektif sehingga dapat mendapatkan hasil yang maksimal dalam melakukan servis atas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang diskripsi rangkaian gerak servis sepak takraw dari segi biomekanik. Dengan mengetahui sudut awal, sudut putaran, sudut perkenaan hingga kecepatan bola yan dihasilkan yang efektif. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan acuan atau dasar pertimbangan dalam melakukan servis oleh atlet di SMA Negeri Olahraga Sidoarjo. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan diskriptif, yaitu hanya sebatas mendiskripsikan hasil rekaman video servis atas sepal takraw yang telah dianalisis menggunakan Software Kinovea yaitu salah satu software yang dapat digunakan untuk menganalisis gerak dengan video yang telah diambil untuk di putar dan dianalisis menggunakan software kinovea, sehingga kita dapat lebih mudah untuk menganalisis gerakkannya. Penelitian ini dilakukan berdasarkan data yang diperoleh dari 5 subjek atlet sepak takraw di SMA Negeri Olahraga Sidoarjo. Dari data penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa gerakan servis atas yang efektif pada atlet putra di SMA negeri olahrga sidoarjo yaitu dengan sudut tumpuan 124°-141°, sudut Swing Angular 145°-157°, sudut perkenaan 156°-170°, tinggi perkenaan 125,29 cm-158,61 cm, jarak perkenaan 16°-32° dengan rata-rata kecepatan bola yang dihasilkan 9,73 m/s - 2,21 m/s dengan demikian dapat disimpulkan servis atas yang tepat menghasilkan bola yang keras dan masuk sehingga bola sulit diterima oleh lawan dengan sudut yang dihasilkan dari hasil penelitian oleh kelima atlet tersebut.
PROFIL KETERAMPILAN TEKNIK DASAR RENANG KELOMPOK UMUR III DI KLUB RENANG MILLENNIUM AQUATIC SURABAYA RAMADHANTI, IFMA; KHAMIDI, AMROZI
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PROFIL KETERAMPILAN TEKNIK DASAR RENANG KELOMPOK UMUR III DI KLUB RENANG MILLENNIUM AQUATIC SURABAYA Ifma Ramadhanti S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga , Fakultas Ilmu Olahraga Universitas Negeri Surabaya ifmaramadhanti16060474007@mhs.unesa.co.id. Dr. Amrozi Khamidi. M.Pd Dosen S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Olahraga Universitas Negeri Surabaya Abstrak Latar belakang pada penelitian ini ialah dapat mengakumulasi tingkat keterampilan yang dimiliki oleh atlet, berupa teknik dasar renang gaya dada, bebas, punggung, dan kupu-kupu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui profil keterampilan teknik dasar renang kelompok umur III. Metode penelitian yang dipakai peneliti adalah kuantitatif deskriptif yaitu pendekatan untuk melakukan penelitian ini dan penggunaan norma tes dalam penelitian ini diharapkan dapat mengetahui hasil keterampilan atlet renang. Tes keterampilan meliputi tahap posisi tubuh, tahap gerakan kaki, tahap gerakan tangan, tahap gerakan pengambilan nafas, dan tahap koordinasi gerakan renang. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa profil keterampilan teknik dasar atlet renang kelompok umur III di klub renang Millennium Aquatic Surabaya memeroleh kriteria ?sesuai? dari rekap data skor penilaian yang diisi oleh tiga penilai. Analisa hasil perolehan skor yaitu 4,4 untuk gaya dada, 4,6 untuk gaya bebas, 4,4 untuk gaya punggung, dan 4,3 untuk gaya kupu-kupu. Simpulan dari penelitian ini adalah dapat diketahui bahwa profil keterampilan teknik dasar renang gaya dada, bebas, punggung, dan kupu-kupu pada atlet kelompok umur III di klub renang Millennium Aquatic Surabaya memeroleh hasil kriteria sesuai bedasarkan norma tes yang telah diisi oleh penilai. Kata kunci : teknik dasar, norma tes, renang. Abstract This research is to be able to accumulate the level of skills possessed by athletes in the form of basic techniques of breakstroke, freestyle, backstroke, and butterfly swimming. The purpose of this study was to determine the profile of basic swimming skills in the age group III. Descriptive quantitative is an approach to conduct this research and the use of test norms in this research is ecpected to be able to know the result of swimming athlete skills. The sekills test includes the stage of body position, leg movements, hand movements, breathing movement, and the phase of coordinating swimming movements. From the result of the research conducted it can be seen that the profile of basic technicall skills of age III swimming athlets at the Millennium Aquatic Surabaya swimming club obtained ?suitable? criteria from the recapitulation of the assessment score filled out by three assessors. Analysis of the results of the acquisition of score is 4.4 for breastroke, 4.6 for freestyle, 4.4 for backstroke, and 4.3 for the butterfly style. The conclusion of this study is that it can be seen that the profile of the basic technique skills of breaststroke, freestyle, backstroke, and butterfly style in athletes in the age group III at the Millennium Aquatic Surabaya swimming club obtained the results of the criteria according to the norms that have been filled by the assessors. Keywords : basic techniques, test norms, swimming.
PENGARUH LATIHAN PASSING TRIANGLE TERHADAP ACCURACY PASSING SEPAKBOLA PADA SOCCER FOR FRIEND U-14 NERWI ADITYA, GANGGA; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh latihan passing triangle terhadap accuracy passing sepakbola pada Soccer For Friend U-14. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan sebanyak 22 subjek penelitian di Soccer For Friend U-14. Desain penelitian yang digunakan adalah one grup pre-test post-test design. Perlakuan atau treatment yang digunakan adalah memberikan model latihan passing triangle dan melakukan tes akurasi passing saat pre-test dan post-test. Penelitian ini dilakukan selama 6 minggu dengan frekuensi 3 hari dalam seminggu dan diluar pre-test dan post-test. Latihan passing triangle menunjukan peningkatan terhadap akurasi passing sepakbola pada Soccer For Friend U14. Pada penelitian ini rata-rata pada pre-test sebesar 3,95 dan rata-rata pada post-test sebesar 6,22 dengan data tersebut dapat dinyatakan peningkatan sebesar 57,4%. Dengan demikian passing triangle berpengaruh terhadap akurasi passing pemain sepakbola pada Soccer For Friend U-14. Kata kunci: latihan passing triangle, accuracy passing
EFEKTIVITAS AREA SHOOTING PADA PRO FUTSAL LEAGUE (PFL) 2019 SEKAR JUMAD, MOHAMMAD; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam futsal terdapat beberapa area yakni, center, ala, dan half space yang berbentuk horizontal dan area shooting. Pemain futsal dituntut untuk kreatif dalam pemanfaatan area tersebut untuk menambah skor timnya. Pemanfaatan area ini membantu pemain melakukan serangan dan shooting untuk menciptakan peluang dan skor. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah mengetahui area efektif terjadinya goal dan persentase shoot on goal yang tercipta. Mengetahui rata-rata shooting pada setiap pertandingan di Pro Futsal League 2019. Metode penelitian ini adalah metode dokumentasi. Data yang diolah berupa bentuk video yang langsung diambil melalui website resmi Federasi Futsal Indonesia (FFI). Hasil Penelitian menunjukkan jumlah keseluruhan goal adalah 30 gol. Gol melalui area center terjadi 22 gol dengan persentase 73% sedangkan melalui ala atau flank 5 gol dengan persentase 17%, dan melalui half-space terjadi 3 gol dengan persentase 10%. Jumlah shooting yang dilakukan pemain pro futsal league 2019 dari keseluruhan match adalah 232 tembakan. 120 shoot on target persentasenya 52% dan 112 shoot off target dengan persentase 48%. Rata-rata shooting dari setiap pertandingan adalah 12,15 shoot on target sedangkan shoot off taget adalah 11. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa area center adalah area effektif terjadinya goal.
KARAKTERISTIK ANTHROPOMETRIK DAN SOMATOTYPE PADA PEMAIN SEPAKBOLA SSB MITRA BANGKALAN DWI BHASKARA, HENDRICK; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Prestasi atlet dapat diraih dengan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhinya yaitu latihan, kondisi fisik, psikologi, dan dukungan gizi. Salah satu faktor yang perlu dikaji dalam pembinaan atlet adalah kondisi fisik atlet. Kondisi fisik atlet meliputi ukuran antropometri dan karakteristik tubuh. Penentuan karakteristik tubuh atlet dapat dilakukan dengan penilaian tipe tubuh (somatotype) yang merupakan kuantifikasi terhadap bentuk dan komposisi tubuh. Analisis ukuran antropometri dan somatotype memiliki peranan penting dalam seleksi atlet karena akan berpengaruh terhadap tingkat performa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik Anthropometrik dan Somatotip pada pemain sepakbola SSB Mitra Bangkalan Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatf yang merupakan diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme. teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan dan menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif, Pendekatan kuantitatif menekankan pada penilaian numerik atas fenomena yang dipelajari Metode yang digunakan adalah metode survey dengan teknik pengambilan data dengan tes dan pengukuran. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh atlet di SSB Bangkalan, Madura sebanyak 20 atlit. Hasil penelitian di dapatkan dalam analisis ukuran antropometri dan somatotype memiliki peranan penting dalam seleksi atlet karena akan berpengaruh terhadap tingkat performa Hal ini dikarenakan ukuran antropometri dan somatotype yang sesuai dengan jenis olahraga akan berdampak pada biomekanik atlet, Ukuran antropometri dan somatotype dapat menjadi dasar pengembangan program latihan atlet untuk jenis olahraga yang berbeda. Berdasarkan hasil pengukuran sebagian besar atlet mempunyai type somatotype tubuh pemain atlet sebagian besar memiliki tipe tubuh Endomorphic mesomorph Disarankan bagi penelitian selanjutnya, Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan kajian untuk melakukan penelitian yang sama tentang pembinaan prestasi olahraga sepakbola Kata kunci : Anthropometrik , Somatotype, sepakbola Abstract Athlete achievement can be achieved by taking into account the factors that influence it, namely exercise, physical condition, psychology, and nutritional support. One of the factors that needs to be examined in the coaching of athletes is the physical condition of the athlete. The athletes physical condition includes anthropometric size and body characteristics. Determination of athletes body characteristics can be done by assessing body type (somatotype) which is a quantification of body shape and composition. Anthropometric size analysis and somatotype have an important role in the selection of athletes because it will affect the level of performance. This study aims to determine the Anthropometric and Somatotype characteristics of SSB Mitra Bangkalan soccer players This research is a descriptive study with a quantitative approach which is interpreted as a research method based on the philosophy of positivism. Sampling techniques are generally carried out randomly, collecting and using research instruments, quantitative data analysis, quantitative approach emphasizes numerical assessment of the phenomenon being studied The method used is a survey method with data collection techniques with tests and measurements. Subjects in this study were all athletes in SSB Bangkalan, Madura, as many as 20 athletes. The results obtained in the analysis of anthropometric and somatotype size have an important role in the selection of athletes because it will affect the level of performance. athletes for different types of sports. Based on the measurement results, most athletes have a body type somatotype, most athletes have an Endomorphic mesomorph body type. It is recommended for further research, this research is expected to be used as a study to conduct the same research about fostering the achievements of soccer. Keywords: Anthropometrics, Somatotype, football
PENGARUH LATIHAN DIAMOND PASS DAN SMALL SIDE GAME TERHADAP KETEPATAN PASSING SEPAKBOLA PADA SSB ROKET FC U-14 SIDOARJO MUHAMAD ALKHADAF, DIEGO; SYAFII, IMAM
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Passing merupakan hal yang sangat penting dalam permainan sepakbola. Karena passing adalah salah satu cara untuk menciptakan peluang dan gol ke gawang lawan. Dalam perkembangan latihan sepakbola, peningkatan kemampuan akurasi passing dibutuhkan adanya model latihan passing yang inovatif dan bervariasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode latihan drill dan metode bermain. Latihan yang digunakan adalah diamond pass dan small side game. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh latihan diamond pass dan small side game terhadap ketepatan passing pada SSB Roket FC U-14 Sidoarjo. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Tes Ketepatan Passing Subagio Irianto.Uji statistik menggunakan uji Paired Sample Test untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh latihan terhadap ketepatan passing dengan signifikansi p<0,05. Hasil uji Paired Sample Test adalah 0,038 untuk diamond pass dan 0,018 untuk small side game. Dari hasil uji data dapat disimpulkan kedua latihan tersebut berpengaruh signifikan terhadap ketepatan passing. Uji statistik menggunakan uji Independent Sample T-Test untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan antara latihan diamond pass dan small side game. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan dari latihan diamond pass dan small side game terhadap ketepatan passing karena hasil Sig. (2-tailed) >0,05 dengan hasil pretest 0,370 dan posttest 0,844.Kata kunci: Diamond pass, small side game, ketepatan passing.AbstractPassing is very important in soccer. Because passing is one way to create opportunities and goals against your opponent. In the development of soccer practice, increasing the ability to pass accuracy requires an innovative and varied passing training model. In this research, using drill training methods and play methods. The training used is a diamond pass and small side game. The purpose of this study was to analyze the effect of diamond pass and small side game exercises on the passing accuracy of the SSB Rocket FC U-14 Sidoarjo. The research instrument used in this study was the Subagio Irianto Passing Accuracy Test.The statistical test used the Paired Sample Test to determine whether there was an effect of training on passing accuracy with a significance of p<0.05. Paired Sample Test results are 0.038 for diamond pass and 0.018 for small side games. From the results of the test data it can be concluded that the two exercises have a significant effect on the accuracy of passing. The statistical test uses the Independent Sample T-Test to find out whether there is a difference between diamond pass practice and small side game. The results showed no significant difference from diamond pass and small side game exercises on passing accuracy because the results of Sig. (2-tailed)> 0.05 with pretest results of 0.370 and posttest of 0.844.Keywords: Diamond pass, small side game, accuracy of passing.
PERBANDINGAN SPEED TRAINING PARACHUTE DENGAN SPEED RESISTANCE BAND TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN LARI PADA PEMAIN FUTSAL ROBID, AHMAD; , WIJONO
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pemain futsal membutuhkan kekuatan yang cepat di level yang sangat tinggi untuk dapat bergerak dan mengubah tempat dengan cepat dalam suatu permainan, untuk meningkatkan kemampuan dalam pertahanan maupun penyerangan, efektifitas dalam pertandingan satu lawan satu, untuk mencakup jarak dengan atau tanpa bola baik dalam hal bertahan maupun menyerang serta untuk menunjukkan ketrampilan teknis dan permainan taktis yang baik. Metode Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental dengan rancangan pre and post test two design. Penelitian ini dilakukan selama 6 minggu. Responden dalam penelitian ini adalah pemain futsal di ektrakurikuler SMPN 1 Torjun berjumlah 30 responden yang dibagi kedalam dua kelompok. 15 responden termasuk dalam kelompok Speed Parachute dan 15 responden termasuk dalam kelompok Resistance Band. Analisa data menggunakan Uji T-Berpasangan dan Uji T-Independent. Penelitian ini menggunakan tes kecepatan lari 30 meter untuk mengukur kecepatan lari. Berdasarkan hasil penghitungan Uji T Independen didapatkan perbedaan yang signifikan antara speed parachute dan resistance band, speed parachute memiliki peningkatan yang lebih baik dengan rata-rata peningkatan 0,361 detik. Kata Kunci : Speed Parachute, Resistance Band, Kecepatan, Tes Lari 30 Meter, Futsal. Abstract Futsal player also needs quick strength in very hight level in order to move and change place fast with in the game, to increasein number in defense and forward, to be effective in one to one, to cover distance with/without ball in defense and forward and to exhibit a good technical skill and tactical play? This research was employing quasi experimental design with pretest and post test two design. In addition, this research was conducted in 6 weeks that involved 30 respondents of futsal players in ectracuriculer SMPN 1 Torjun. The research respondents were divided into two groups. The groups were 15 respondents in the Speed Parachute and 15 respondents in the Resistance Band group. Lastly, the obtained data were analyzed using Paired T-Test and Independent T-Test. This research use Sprint Speed Test 30 meter for result Sprint Based on the results the calculation of the independent T-Test there is a significant difference between the speed parachute and the resistance band, the speed parachute has a better increase with an average increase of 0,361 second. Keyword : Speed Parachute, Resistance Band, Sprint, Sprint Speed Test 30 metre, Futsal.
ANALISIS GERAK OPEN SPIKE BOLAVOLI (STUDI PADA ATLET BOLAVOLI SURABAYA BHAYANGKARA SAMATOR, DITINJAU DARI ASPEK BIOMEKANIKA) TRI QOMARIYAH, MEI; HERDYANTO, YONNY
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT ANALYSIS OF OPEN SPIKE VOLLEY BALL MOVEMENT (FOCUSING ON SURABAYA BHAYANGKARA SAMATOR ATHLETE THAT VIEWED FORM BIOMECHANICAL ASPECTS)Biomechanics is a science that studies the movements of the human body with the principles of mechanics. The growing technology concept of biomechanics in sports makes it easier for athletes to work or practice.The statement of the problem that raised in this study is how is the sequence of open spike technic movements in effective volleyball that viewed from the concept of biomechanics? Which includes the repulsion phase, the jumping phase, the hitting phase, and the total time from the repulsion phase to the hitting phase so that it can be used as a lesson to improve the open spike movement.This type of research is quantitative by using descriptive quantitative analysis approach by helping the kinovea software application. Leap height and body mass greatly influence the results of open spike power. BY subject has open spike results that are relatively fast falling than SK subject, but SK subject has a higher jump than BY subject.Keywords : Biomechanics, Open SpikeABSTRAKANALISIS GERAK OPEN SPIKE BOLAVOLI (STUDI PADA ATLET SURABAYA BHAYANGKARA SAMATOR, DITINJAU DARI ASPEK BIOMEKANIKA)Biomekanika adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang gerak tubuh manusia dengan prinsip-prinsip mekanika. Semakin berkembangnya tekologi konsep biomekanika dalam olahraga semakin mempermudah olahragawan dalam bekerja maupun berlatih. Rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini adalah Bagaimana rangkaian gerakan teknik open spike pada olahraga bolavoli yang efektif ditinjau dari konsep biomekanika? Yang didalamnya mencakup fase tolakan, fase lompatan, fase memukul bola, dan total waktu dari fase tolakan sampai fase memukul bola sehingga dapat dijadikan pembelajaran untuk memperbaiki gerakan open spike . Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif deskriptif analisis dengan menggunakan bantuan aplikasi software kinovea. Tinggi lompatan dan berat massa tubuh sangat mempengaruhi dalam hasil power open spike. Subjek BY memiliki hasil open spike yang relative cepat jatuh dibandingkan subyek SK, namun subyek SK memiliki lompatan yang lebih tinggi dibandingkan subyek BY. Kata kunci : Biomekanika, Open Spike
PERBANDINGAN HASIL TES KONDISI FISIK ATLET SPRINT TAHUN 2017, TAHUN 2018 DAN TAHUN 2019 KONI SIDOARJO RANI KHOTIJAH, NURUL; WIRIAWAN, OCE
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT COMPARISONOF SPRINT ATHLETE PHYSICAL TEST RESULTSIN 2017, 2018 ANDIN 2019 KONI SIDOARJO. This study aims to obtain information and to find out the percentageon differences in the results of physical conditions that are focused on sprint athletes in 2017, 2018 and 2019 Koni Sidoarjo. Besides that, this study aims as a reference evaluation material for comparison of sprint test results in every year from 2017, 2018 and 2019. The results of this study indicate that the percentage of physical condition test results for sprint athletes in 2017 - 2019 Koni Sidoarjo namely MFT tests in 2017 - 2019 increased by an average of 2.18%, the 30 M Running test in 2017 - 2019 decreased by an average of 1.31%, BACK& LEG Dynamometer tests in 2017 - 2019 increased by an average of 7.41% and 16.73%, Sit & Rich tests in 2017 - 2019 increased by an average of 0.65%, Side Step tests in 2017 ? 2019 significant decreased by an average of 5.77%.Sit Up tests for 2017 - 2019 increased by an average of 0.99%, Push Up tests for 2017 - 2019 decreased by an average of 2.90%, Balance Beam tests for 2017 - 2019 increased by an average of 42.33%, for Force PlateTests in the year 2017 - 2019 increased by an average of 128.18%, and the Visual WBR test in 2017 - 2019 experienced an average decrease of 3.86%. So there are differences in the results of the sprint athletes physical condition tests in 2017, 2018 and 2019 Koni Sidoarjo. The most significant test differences are the Force Plate, BACK& LEG Dynamometer, and Balance Beam tests. Keywords: comparison of physical condition test results, percentage in comparison of physical condition test results. ABSTRAK PERBANDINGAN HASIL TES KONDISI FISIK ATLETSPRINT TAHUN 2017, TAHUN2018 DAN TAHUN 2019 KONI SIDOARJO. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memperoleh informasi adanya perbedaan hasil dari kondisi fisik yang terfokus pada atlet sprint tahun 2017, tahun 2018 dan tahun 2019 Koni Sidoarjo selain itu Untuk mengetahui persentase perbedaan hasil tes kondisi fisik atlet sprint tahun 2017, tahun 2018 dan tahun 2019 Koni Sidoarjo. Selain itu penelitian ini bertujuan sebagai acuan bahan evaluasi perbandingan hasil tes sprint setiap tahun dari 2017, 2018 dan 2019. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Persentase hasil tes kondisi fisik atlet sprint tahun 2017 ? 2019 Koni Sidoarjo yaitu tes MFT pada tahun 2017 ? 2019 rata-rata mengalami peningkatan 2.18%, tes Lari 30 Mpada tahun 2017 ? 2019 rata-rata mengalami penurunan 1.31%, tes BACK & LEG Dynamometerpada tahun 2017 ? 2019 rata-rata mengalami peningkatan 7.41% dan 16.73%, tes Sit & Richpada tahun 2017 ? 2019 rata-rata mengalami peningkatan 0.65%, tes Side Steppada tahun 2017 ? 2019 rata-rata mengalami peningkatan penurunan 5.77%, tes Sit Uppada tahun 2017 ? 2019 rata-rata mengalami peningkatan 0.99%, tes Push Uppada tahun 2017 ? 2019 rata-rata mengalami penurunan 2.90%, tes Balance Beampada tahun 2017 ? 2019 rata-rata mengalami peningkatan 42.33%, tes Force Platepada tahun 2017 ? 2019 rata-rata mengalami peningkatan 128.18%, dan tes WBR Visualpada tahun 2017 ? 2019 rata-rata mengalami penurunan waktu 3.86%. Sehingga adanya perbedaan hasil tes kondisi fisik atlet sprint tahun 2017, tahun 2018 dan tahun 2019 Koni Sidoarjo. Perbedaan tes yang paling signifikan adalah pada tes Force Plate, BACK& LEG Dynamometer, dan Balance Beam. Kata Kunci : perbandingan hasil tes kondisi fisik, persentase perbandingan hasil tes kondisi fisik.

Page 2 of 3 | Total Record : 24