cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Solah
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 36 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2016):" : 36 Documents clear
KARYA MUSIK “CONCERTO DA CAMARA FOR CELLO” DALAM TINJAUAN VARIASI MELODI ONI YAHYA, REGI
Solah Vol 6, No 2 (2016):
Publisher : Solah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya ini dilatar belakangi oleh keinginan komposer untuk mengucap syukur atas segala rahmat yang telah diberikan selama hidup dan menimba ilmu di Jurusan Pendidikan Sendratasik. Baik suka maupun duka telah dilewati oleh komposer, maka dari itu komposer terinspirasi membuat karya “CONCERTO DA CAMRA for CELLO” dari pengalaman bermusik selama semenjak pertama kali bisa memainkan alat musik dan berproses di Jurusan Pendidikan Sendratasik. . Karya yang menggunakan format Chamber strings atau music kamar dengan beberapa instrument gesek,diantaranya ;violin solo, violin 1, violin 2, viola, violoncello. Karya ini memiliki bentuk music tiga bagian kompleks/besar. Penulisan karyamusik “Concerto da camara for cello” difokuskan pada tinjauan variasi melodi.Sebuah Karya musik yang bernuansa klasik di kemas dengan bentuk format musik kamar yang lebih mengedepankan permainan solo cello sebagai pemain utama. Karya musik ini menggunakan beberapa bentuk variasi melodi, dibagian awal menerapkan Rhytem variation Fake kemudian pada bagian tengah menerapkan melodic Variation and Fake dengan nuansa melodi yang mengayun dan ekspresif, lalu diakhiri dengan bentuk Melodic Variation and Fake via non-chordal. Melalui karya musik“Concerto da camara”,diharapkan kepada mahasiswa serta masyarakat penikmatnya dapat menjadi sebuah referensi, wacana, dan inspirasi dalam kekaryaan selanjutnya.Kata kunci :Da camara’, Chamber Strings, Variasimelodi,This musical work is motivated by the composer’s desire to give thanks for all the grace that has been given for living and studying in the Department of Education Sendratasik. As Both of  joy and sorrow has been passed by the composer, and therefore the composer was inspired to make the musical work "CONCERTO DA CAMARA FOR CELLO" of experience for the first time since can play a musical instrument and proceed in the Department of Education Sendratasik. , This works using either strings or music room with some stringed instruments that’s name by chamber, including; violin solo, violin 1, violin 2, viola, violoncello. This work has the form of a complex three-part music / large. In writing of the musical work "Concerto da camara for cello" is focused on a review of melodic variation.A nuanced work of classical music in containers with chamber music format that emphasizes soloist cello as a major player. This musical work using some form of melodic variation, the initial part implement a Rhytem variation Fake later in the middle of applying melodic Variation and Fake shades that swinging melodies and expressive, and ends with a form of Melodic Variation and Fake via non-chordal. Through the musical work "Concerto da camara for cello", is expected to students and the public audience can be a reference, discourse, and inspiration in the next musical work.Keywords: Da camara’, Strings chamber, Melodic Variation,
TRANSFORMASI BENTUK TARI SRIMPI DALAM PEMBUKAAN LODDROK RUKUN FAMILI DI KABUPATEN SUMENEP – MADURA SANTOSO, MELIA
Solah Vol 6, No 2 (2016):
Publisher : Solah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KARYA MUSIK “LONG HUANG” DALAM TINJAUAN KARAKTERISTIK MELODI DAN HAMONI FAJAR CAHAYANI, MARETA
Solah Vol 6, No 2 (2016):
Publisher : Solah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TINJAUAN HARMONI PADA KARYA MUSIK “PUZZLE” RAHMAT PRADANA, YANNA
Solah Vol 6, No 2 (2016):
Publisher : Solah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

“Puzzle” memiliki arti suatu gambar yang dibagi menjadi potongan-potongan gambar yang bertujuan untuk mengasah daya pikir, melatih kesabaran, dan membiasakan kemampuan berbagi. Kata tersebut dipilih oleh komposer karena komposer ingin menyatukan berbagai karakter menjadi satu karakter yang diinginkan layaknya menyatukan kepingan – kepingan puzzle menjadi  satu bagian puzzle yang utuh.Dalam proses penciptaannya, komposer menggunakan teori – teori dan kajian – kajian yang ada dalam seni musik. Seperti teori melodi, harmoni, ritme, tempo, dan dinamika. Komposer meggambarkan gagasannya dalam sebuah karya musik yang dimainkan dengan format ansambel gitar dengan empat pembagian divisi gitar yaitu gitar 1, gitar 2, gitar 3, gitar 4. Karya “Puzzle” ini memiliki total 188 birama dengan durasi 6 menit 19 detik, dimainkan dengan tempo Allegretto, Moderato, Allegro, Presto secara bergantian dan berurutan. Adapun tangga nada yang dimainkan meliputi E mayor dan C mayor. Serta menggunakan tanda birama 4/4, 3/4, dan 2/4. Memiliki tiga bagian yang terdiri dari A B C dan disetiap bagian tersebut meliki beberapa kalimat. Untuk memfokuskan pembahasan dalam karya musik ini, komposer memilih fokus pada tinjauan harmoni. Dikarenakan harmoni merupakan unsur yang terpenting pada karya musik yang bisa menghidupkan suasana.    Dengan terciptanya karya musik “Puzzle” ini, semoga bisa menjadi referensi bagi para mahasiswa dan masyarakat umum agar tercipta karya musik yang lain, khususnya karya musik gitar klasik karena karya musik gitar klasik memiliki animo yang kecil di indonesia. Kata Kunci : Puzzle, gitar, harmoni."Puzzle" to mean an image is divided into pieces of a picture that aims to hone the power of thought, practice patience, and familiarize sharing capabilities. The words chosen by composers for composers to unify the various characters into the desired character like piece together - puzzle pieces into one piece puzzle piece. In the process of its creation, the composer uses the theory - the theory and studies - studies that exist in music. Like the theory of melody, harmony, rhythm, tempo, and dynamics. Composer things ideas in a piece of music played by the guitar ensemble format with four division of the guitar is a guitar 1, guitar 2, 3 guitars, guitar 4. Work "Puzzle" has a total of 188 bars with a duration of 6 minutes 19 seconds, played with tempo Allegretto, Moderato, Allegro, Presto alternately and sequentially. The scales are played covers of E major and C major. As well as using the time signature 4/4, 3/4, and 2/4. It has three parts consisting of A B C and in every part of the meliki few sentences. To focus the discussion in this musical work, the composer chose to focus on a review of harmony. Due harmony is the most important element in a piece of music that could liven things up. With the creation of musical works "Puzzle " is, may be a reference for the students and the general public in order to create another piece of music, especially works of classical guitar music for classical guitar music works have little interest in Indonesia .Keywords: Puzzle, guitar, harmony.
TEKNIK KEAKTORAN TOKOH SWEENEY TODD DALAM LAKON SWEENEY TODD KARYA CHRISTOPHER BOND SEPTA ERWIDA, KURNIA
Solah Vol 6, No 2 (2016):
Publisher : Solah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

JIWA KEPAHLAWANAN YANG DIUNGKAP DALAM KARYA DRAMATARI “SAWUNGGALING” ASTIARINI PURNOMO, INDAH
Solah Vol 6, No 2 (2016):
Publisher : Solah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya Dramatari Sawunggaling memiliki fokus karya yaitu, nilai kepahlawanan yang terkandung didalam dramatari “Sawunggaling”. Karya tari ini bertujuan untuk menemukan pola garap sebuah tari bercerita, kelompok, dan penggabungan antara segala macam unsur-unsur pendukung melalui pengungkapan nilai kepahlawanan pada tokoh Sawunggaling dalam karya dramatari yang berbentuk visual dan audio. Kajian teori didalam karya dramatari “Sawunggaling” merujuk pada teori-teori koreografi, drama, observasi, wawancara, dan identifikasi. Metode penciptaan berawal dari rangsang ide atau gagasan kemudian dijabarkan melalui konsep penciptaan dan melalui proses penciptaan yaitu dengan eksplorasi, kerja studio, metode analisis, evaluasi, dan motede penyampaian karya.Karya dramatari “Sawunggaling” dalam penyajiannya menampilkan  unsur-unsur sebagai pendukung kekaryaan antara lain: setting panggung, tata cahaya, tata rias wajah dan rambut, tata busana, bahan busana, properti dan iringan. Nilai kepahlawanan yang terdapat dalam karya dramatari “Sawunggaling” antara lain rela berkorban, cinta tanah air, kerja keras, keteladanan, kejujuran, demokratis, mandiri, bertanggung jawab, sebagai inspirasi penggarapan karya. Elemen-elemen bentuk dramatari sebagi pendukung yang terdapat dalam karya dramatari adalah desain dramatik, musik iringan, vokal, skenario, penokohan, dan lattar. Kata kunci: Dramatari, Sawunggaling, Nilai Kepahlawanan

Page 4 of 4 | Total Record : 36