cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2019)" : 20 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENGETAHUI HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI MENGGAMBAR DAN MENGHITUNG RENCANA ANGGARAN BIAYA KELAS XI TGB BURHANUDDIN, MUHAMMAD; ESTIDARSANI, NANIK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pembelajaran problem based learning (PBL) dalam penelitian ini diberikan kepada dua kelas dengan sistem silang. Sehingga, kedua kelas pernah menerapkan pembelajaran PBL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, 1) keterlaksanaan pembelajaran, 2) respon siswa, 3) hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran problem based learning. Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen yang berbentuk Non-equivalent Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 2 Surabaya, jurusan Teknik Gambar Bangunan (TGB). Waktu penelitian dilakukan pada semester gasal tahun ajaran 2017/2018. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas XI TGB 1 yang berjumlah 32 siswa dan siswa kelas XI TGB 2 yang berjumlah 32 siswa. Kelas XI TGB 1 adalah kelas yang mendapat perlakuan, kelas XI TGB 2 adalah kelas yang tidak mendapat perlakuan pada materi kusen. Pertemuan selanjutnya perlakuan disilang, kelas XI TGB 2 adalah kelas yang mendapat perlakuan, kelas XI TGB 1 adalah kelas yang tidak mendapat perlakuan pada materi daun pintu. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis komparatif dengan menganalisa hasil belajar menggunakan uji hipotesis uji-t dua pihak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) hasil keterlaksanaan mengalami peningkatan, baik saat diterapkan PBL maupun tidak menerapkan PBL. Rata-rata keterlaksanaan pembelajaran adalah sebesar 77,41%. Rata-rata keterlaksanaan yang dilakukan guru adalah 79,31%. Rata-rata keterlaksanaan yang diberikan kepada siswa adalah 77,83%. 2) Respon siswa kelas XI TGB 1 sebesar 70,86% dan kelas XI TGB 2 sebesar 76,17%, artinya siswa memiliki respon baik terhadap penerapan PBL. 3) Rata-rata hasil belajar materi kusen, kelas TGB 1 yang menerapkan model PBL mendapatkan nilai rata-rata 78,44 dan kelas TGB 2 yang tidak menerapkan model PBL mendapatkan nilai rata-rata 71,13. Rata-rata hasil belajar materi daun pintu, kelas TGB 2 yang menerapkan model PBL mendapatkan nilai rata-rata 79,3 dan kelas TGB 1 yang tidak menerapkan model PBL mendapatkan nilai rata-rata 70,1. Kelas yang mendapat perlakuan model PBL rata-rata hasil belajarnya lebih baik dari pada kelas yang tidak mendapat perlakuan model PBL. Kata Kunci : Hasil Belajar, Problem Based Learnig, Rencana Anggaran Biaya, Respon Siswa. Abstract Problem-based learning (PBL) learning in this study was given to two classes with cross systems. So, both classes have applied PBL learning. This study aims to find out, 1) the feasibility of learning, 2) student responses, 3) student learning outcomes using problem-based learning models. The research design used was quasi-experimental in the form of Non-equivalent Control Group Design. This research was conducted at SMK Negeri 2 Surabaya, majoring in Building Drawing Engineering (TGB). The time of the study is conducted in the odd semester of the 2017/2018 school year. The sample used was class XI TGB 1 students, amounting to 32 students and students of class XI TGB 2, amounting to 32 students. Class XI TGB 1 is a class that gets treatment, class XI TGB 2 is a class that does not get treatment on frame material. The next meeting was crossed treatment, class XI TGB 2 was the class that received treatment, class XI TGB 1 was a class that did not receive treatment on the door leaf material. The data analysis technique used is comparative analysis by analyzing learning outcomes using the two-party t-test hypothesis test. The results of the study showed that 1) the results of the implementation had increased, both when PBL was applied and did not apply PBL. The average implementation of learning is 77.41%. The average implementation done by the teacher is 79.31%. The average implementation given to students was 77.83%. 2) The response of class XI TGB 1 students is 70.86% and class XI TGB 2 is 76.17%, meaning that students have a good response to the application of PBL. 3) The average frame material learning outcomes, class TGB 1 which applies the PBL model get an average value of 78.44 and TGB 2 classes that do not apply the PBL model to get an average value of 71.13. The average door leaf material learning outcomes, the TGB 2 class that applies the PBL model gets an average value of 79.3 and the TGB 1 class that does not apply the PBL model gets an average score of 70.1. The class that received the PBL model treatment had an average learning outcome better than the class that did not receive PBL treatment. Keywords: Budget Cost Plan, Learning Outcomes, Problem Based Learning, Student Respon
PENERAPAN INQUIRY BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED PADA KOMPETENSI DASAR MENGANALISIS GAYA-GAYA BATANG KONSTRUKSI RANGKA SEDERHANA PUTRI ROHMANIYAH, SELVIA; SABARIMAN, BAMBANG
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran Inquiry based learning merupakan pembelajaran yang melibatkan siswa untuk menemukan sesuatu dengan berbekal pengalaman sendiri. Pembelajaran ini menggunakan pendekatan open-ended untuk memperbaiki pemahaman kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui keterlaksanaan pembelajaran, (2) respon siswa, dan (3) perbedaan hasil belajar setelah menerapkan pembelajaran inquiry based learning dengan pendekatan open-ended. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Single One Shot Case Study menggunakan 2 kelas. Subjek penelitian ini adalah kelas X DPIB SMK Negeri 1 Kediri berjumlah 33 siswa/kelas, dengan perlakuan X DPIB 1 sebagai kelas kontrol dan X DPIB 2 sebagai kelas eksperimen. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2018-2019. Hasil penelitian ini adalah (1) persentase rata-rata keterlaksanaan pembelajaran adalah 91,23% termasuk penilaian sangat layak (2) persentase respon siswa kelas X DPIB 2 (kelas eksperimen) adalah 83,52%, dan dapat diketahui bahwa siswa kelas X DPIB 2 lebih tertarik dan setuju menggunakan alat peraga rangka batang sederhana dalam pembelajaran (3) Hasil rata-rata tes belajar siswa kelas X DPIB 1 (kontrol) sebesar 71,3; kelas X DPIB 2 (eksperimen) sebesar 79,79. Hasil uji-t dua pihak untuk mengetahui perbedaan hasil belajar dengan t hitung= 3,326>t tabel=2,246 (signifikan, ?=5%). Artinya, terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang mendapatkan perlakuan menggunakan alat peraga rangka batang sederhana, dengan siswa yang tidak mendapatkan perlakuan. Kata Kunci: Alat peraga, Hasil belajar, Inquiry based learning, Open-ended
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TYPE PICTURE AND PICTURE PADA MATA PELAJARAN DASAR-DASAR KONSTUKSI BANGUNAN KELAS X KGSP SMKN 5 SURABAYA ADE PUTRA, ARISKA; PURWADI, DIDIEK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKarya tulis ini bertujuan untuk mengetahui (a) keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran picture and picture; (b) untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas X-3 KGSP yang menggunakan model pembelajaran picture and picture.Penelitian ini merupakan ?Pre-Experimental Designs? dengan jenis One Shoot Case Study. Waktu penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2018/2019. Sasaran dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-3 KGSP dengan jumlah 30 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dari validasi perangkat pembelajaran, teknik pengamatan dan tes. Validasi digunakan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran, teknik pengamatan digunakan untuk memperoleh data keterlaksanaan pembelajaran yaitu aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar siswa, sedangkan tes digunakan untuk memperoleh data hasil belajar.Hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan pengajaran guru memperoleh skor rata-rata yaitu 97,61% dan keterlaksanaan belajar siswa memperoleh skor rata-rata yaitu 97,02%. Berdasarkan kategori tersebut maka keterlaksanaan pembelajaran menggunakan model picture and picture terlaksana dengan sangat baik. Hasil belajar siswa menunjukkan rata-rata hasil belajar adanya perlakuan dengan model pembelajaran picture and picture adalah 66,93 dan hasil nilai tes setelah diterapkan model pembelajaran picture and picture adalah 96,13 dengan thitung = 57,030 sedangkan ttabel = 1,699. Hal ini berarti harga nilai thitung>ttabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, rata-rata hasil belajar siswa setelah menggunakan model pembelajaran picture and picture pada mata pelajaran dasar-dasar konstruksi bangunan kelas X KGSP di SMKN 5 Surabaya lebih besar atau sama dengan KKM 75 (H0 =: ?> 75). Kata Kunci: Model pembelajaran kooperatif, picture and picture.ABSTRACKThis paper aims to find out (a) the implementation of learning using a learning model picture and picture; (b) to find out the learning outcomes of class X-3 KGSP students who use the picture and picture learning model.This research is "Pre-Experimental Designs" with the type of One Shoot Case Study. The time of the study is carried out in the even semester of the 2018/2019 academic year. The target in this study was students of class X-3 KGSP with a total of 30 students. Data collection in this study was obtained from the validation of learning devices, observation and test techniques. Validation is used to determine the feasibility of learning devices, observation techniques are used to obtain learning implementation data, namely teacher teaching activities and student learning activities, while tests are used to obtain learning outcomes data. The results of the study showed that the teaching performance of the teacher obtained an average score of 97.61% and the learning achievement of students gained an average score of 97.02%. Based on these categories, the implementation of learning using the picture and picture model is done very well. Student learning outcomes show the average learning outcomes of treatment with picture and picture learning models is 66.93 and the results of test scores after the applied picture and picture learning model are 96.13 with tcount = 57.030 while t table = 1.699. This means the price of the tcount> t table. So it can be concluded that, the average student learning outcomes after using the picture and picture learning model on the basics of building construction class X KGSP in Surabaya Vocational High School 5 is greater or equal to KKM 75 (H0 =: ?> 75). Keywords: Cooperative learning model, picture and picture.
PENGGUNAAN MINIATUR PADA MATERI KONSTRUKSI RANGKA ATAP MATA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN KELAS X TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 5 SURABAYA FITRIANTO, BAYU; , KUSNAN
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan miniatur yang digunakan sebagai media pembelajaran pada materi Konstruksi Rangka Atap dan mengetahui hasil belajar siswa kelas X TGB SMK Negeri 5 Surabaya terhadap penggunaan miniatur pada materi Konstruksi Rangka Atap. Media miniatur adalah satu usaha untuk menciptakan pembelajaran baru yang merefleksikan aspek realita agar lebih mempermudah seorang guru dalam menyampaikan materi dan praktik yang diajarkan di sekolah yang diharapkan siswa dapat memiliki pemahaman materi yang diajarkan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu True experimental design, dengan bentuk posttest-only control design. Pengambilan sampel sebanyak 2 kelas, yaitu kelas X TGB 2 dan X TGB 3. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar validasi perangkat pembelajaran, miniatur dan tes hasil belajar. Pelaksanaan model pembelajaran langsung menggunakan miniatur, dimana kelas hanya diberikan pembelajaran dengan model pembelajaran langsung yang ditambahkan dengan miniatur di setiap pertemuannya. Teknik analisis data menggunakan analisis kelayakan perangkat pembelajaran, miniatur dan analisis hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) kelayakan miniatur menunjukkan kriteria layak dengan rerata prosentase 76,25%. (b) hasil belajar pertemuan ke-1 pada kelas eksperimen didapatkan nilai rata-rata sebesar 70,94, sedangkan kelas kontrol didapatkan nilai rata-rata sebesar 50,50. Untuk hasil belajar pertemuan ke-2 pada kelas eksperimen didapatkan nilai rata-rata sebesar 77,96, sedangkan kelas kontrol didapatkan nilai rata-rata sebesar 69,96. Kata Kunci: Konstruksi Rangka Atap, Miniatur, Hasil Belajar. Abstract This study aims to determine the feasibility of miniature that is used as a medium of learning on Roof Frame Construction and knowing the results of student learning class X TGB SMK Negeri 5 Surabaya against the use of miniature on the Roof Frame Construction. Miniature media is an attempt to create new learning that reflects aspects of reality to make it easier for a teacher to deliver materials and practices taught in schools that students are expected to havean understanding of the taught material. The type of research used is True experimental design, with the form of posttest-only control design. Sampling was 2 classes, namely class X TGB 2 and X TGB 3. Instruments for collecting data using learning device validation sheets, miniatures, and learning outcomes tests. The implementation of the direct learning model uses miniatures, where classes are only given learning with direct learning models that are added with miniatures at each meeting. The data analysis technique uses the feasibility analysis of learning devices, miniatures, and analysis of learning outcomes. The results of the study showed that (a) miniature feasibility showed a feasible criterion with an average percentage of 76.25%. (b) 1st meeting learning outcomes in the experimental class obtained an average value of 70.94, while the control class obtained an average value of 50.50. For the second meeting learning outcomes in the experimental class, the average score was 77.96, while the control class obtained an average value of 69.96. Keywords: Roof Frame Construction, Miniature, Learning Outcomes.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN UKUR TANAH DI SMKN 7 SURABAYA RIANDI, TAUFIK; SURYANTO HS, MAS
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Mata pelajaran ukur tanah merupakan salah satu pelajaran produktif yang ada di SMK khususnya jurusan teknik gambar bangunan. Kurangnya minat belajar pada mata pelajaran ukur tanah semakin diperparah oleh tidak adanya buku referensi yang dimiliki siswa. Setiap mata pelajaran yang ada di SMK Negeri 7 Surabaya memiliki standar nilai yang biasa disebut Kriteria Kelulusan Minimum (KKM). Nilai KKM pada mata pelajaran ukur tanah yang telah ditetapkan sekolah yaitu 75. Belajar yang baik dapat dilihat dari hasil belajar siswa, dimana hasil belajar tersebut telah mencapai nilai KKM yang telah ditentukan oleh sekolah. Model pembelajaran Problem Based Learning adalah rangkaian kegiatan pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir secara kritis dan analitis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban dari suatu masalah yang dipertanyakan. Proses berpikir itu sendiri biasanya dilakukan melalui tanya jawab antara guru dan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keterlaksanaan dan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada mata pelajaran ukur tanah. Penelitian ini menggunakan Pre-Experimental Designs tipe One Shot Case Study. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X TGB dengan jumlah 38 siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dan teknik tes. Teknik observasi digunakan untuk mengamati keterlaksanaan model pembelajaran Problem Based Learning, dan teknik tes digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prosentase keterlaksanaan model pembelajaran Problem Based Learning pada mata pelajaran ukur tanah yaitu 82%. Maka model pembelajaran Problem Based Learning sudah dilaksanakan dengan sangat baik sesuai dengan sintak. Untuk hasil belajar siswa diperoleh berdasarkan hasil analisis data yaitu nilai maksimal tes akhir siswa pada mata pelajaran ukur tanah sebesar 100. Nilai minimal tes akhir yaitu 75. Nilai hasil belajar siswa menunjukkan hasil yang baik, ini ditunjukkan dengan tingginya persentase peserta didik yang dinyatakan tuntas belajar yaitu sebesar 85,11%. Kata Kunci: Keterlaksanaan Pembelajaran, Hasil Belajar. Abstract Land measuring subjects is one of the productive lessons in the newly acquired Vocational School especially in building drawing engineering. The lack of interest in learning in soil measurement subjects is further compounded by the absence of reference books that students have. Each subject in Vocational High School 7 Surabaya has a value standard commonly called the Minimum Graduation Criteria. Value in land measuring subjects set by the school is 75. Good learning can be seen from student learning outcomes, where the learning outcomes have reached the minimum Graduation Criteria value determined by the school. Problem Based learning model is a series of learning activities that emphasize the process of thinking critically and analytically to find and find the answers to a problem in question. The thinking process itself is usually done through question and answer between the teacher and students. The purpose of this study was to determine the feasibility and learning outcomes of students by using the Problem Based Learning model on land measuring subjects. This study uses the One-Shot Case Study Pre-Experimental Designs. The sample in this study was class X TGB with a total of 38 students. Data was collected using observation techniques and test techniques. Observation techniques were used to observe the feasibility of the Problem Based Learning model, and the test technique was used to determine student learning outcomes using the Problem Based Learning model. The results of this study indicate that the percentage of implementation of the Problem Based Learning model in the land measuring subject is 82%. So the Problem Based learning model has been implemented very well in accordance with the syntax. For student learning outcomes obtained based on the results of data analysis, namely the maximum value of the students final test on a land measuring subject of 100. The minimum value of the final test is 75. The value of student learning outcomes shows good results, this is indicated by the high percentage of students who are declared complete learning that is equal to 85.11%. Keywords: Implementation of Learning, Learning Outcomes.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG (MPL) DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA MINIATUR PADA MATERI MENGGAMBAR DETAIL PINTU DI SMK NEGERI KUDU FARHAN, MUHAMMAD; KUSTINI, INDIAH
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Menerapkan penggunaan media miniatur pada materi menggambar detail kusen pintu untuk mengetahui hasil belajar siswa. Pelaksanaan pembelajaran adalah dengan menggunanakn model pembelajaran langsung yang deiberikan guru kepada siswa. model pembelajaran langsung merupakan cara yang paling efektif untuk mengajarkan konsep dan keterampilan-keterampilan yang eksplisit kepada siswa yang berprestasi rendah. Media miniatur adalah salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman materi yang diajarkan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Quasi Experimental Design, dengan bentuk Nonequivalent Control Group Design. Pengambilan populasi sama dengan sampel yaitu 2 kelas, kelas XI DPIB 1 dan XI DPIB 2. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar validasi perangkat pembelajaran, media miniatur dan tes hasil belajar. Sebelum penelitian dilakukan kelayakan perangkat pembelajaran sebesar , kelayakan media miniatur prosentase 86,67%, dan Soal 84,11%. Hasil penelitian didapat rata ? rata hasil belajar siswa kelas eksperimen 79,67 dan kelas kontrol 77,52 dari hasil tersebut terdapat perbedaan hasil belajar sebesar 2,15 Kata Kunci: Menggambar Detail Kusen Pintu , Media Miniatur, Hasil Belajar. Abstract Applying the use of miniature media to the material drawing detail on the door frame to find out student learning outcomes. The implementation of learning is to use a direct learning model that is given by teachers to students. the direct learning model is the most effective way to teach explicit concepts and skills to low achieving students. Miniature media is an effort to improve the understanding of the material being taught. The type of research used is Quasi-Experimental Design, with the form Nonequivalent Control Group Design. Making equal participation with a sample that is 2 classes, class XI and XI DPIB 1 DPIB 2. The instruments of data collection using validation sheet learning devices, learning media. Miniature and test results. Before the research was conducted the feasibility of learning devices was 82.19%, the feasibility of miniature media was 86.67%, and the question was 84.11%. Research results obtained average - average student learning outcomes 79,67 experimental class and control class 77,52 of these results there are differences in learning outcomes 2,15 Keywords: Drawing Door Frame Details, Miniature Media, Learning Outcomes.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MAKET KONSTRUKSI TANGGA BETON BERTULANG PADA MATA PELAJARAN GAMBAR KONSTRUKSI DAN UTILITAS KELAS XI DPIB SMK NEGERI 3 SURABAYA SUSILOWATI, YETI; WAHYU CAHYAKA, HENDRA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pembelajaran langsung digunakan pada mata pelajaran gambar konstruksi bangunan di SMK Negeri 3 Surabaya dengan media pembelajaran yang digunakan adalah papan tulis dan Lembar Kerja Siswa. Komunikasi yang terbangun selama proses pembelajaran belum tersampaikan secara utuh sehingga kurang memacumotivasi peserta didik. Oleh karena itu, siswa belum jelas dan masih ada beberapa diantara mereka yang belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan. Mengingat adanya masalah tersebut, maka digunakan media maket yang dapat menarik perhatian siswa dan sekaligus mampu mewakili penjelasan guru. Maka, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rata?rata hasil belajar setelah menggunakan Media Maket konstruksi tangga beton bertulang dengan MetodeResearch and Development (R&D). Jenis penelitian ini menggunakan metode Experimen dengan desain penelitian One-Shot Case Study. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI DPIB SMK Negeri 3 Surabayayang berjumlah 3 kelas, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas XI DPIB I dengan jumlah 30 siswa. Teknik sampling menggunakan Sampling Purposive. Pengumpulan data menggunakan metode tes berupa pemberian tes menggambar untuk mendapatkan hasil belajar. Hasil uji hipotesis hasil belajar menghasilkan nilai t hitung > nilai t tabel, yaitu 10,10 > 1,669; yang berarti H0 ditolak sedangkan Ha diterima, artinya rata-rata hasil belajar siswa setelah menggunakan Media Maket dengan Metode R&D lebih besar dari KKM (>) dari 73 dan tergolong dalam kriteria Baik.Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan denganMedia Maket Konsrtuksi Tangga Beton Bertulang yang sudah tervalidasi dengan hasil Sangat Valid dan penekananMetode R&D dalam proses belajar mengajar dapat memberikan hasil belajar siswa yang baik dan memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).
PENERAPAN LEMBAR KEGIATAN SISWA (LKS) PADA KOMPETENSI DASAR MENERAPKAN TEKNIK DASAR PERHITUNGAN AZIMUTH NAFIUL HIDAYAT, AHMAD; PURWADI, DIDIEK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMedia pembelajaran merupakan salah satu faktor yang sangat mempengaruhi dalam kegiatan belajar mengajar. Media pembelajaran Lembar Kegiatan Siswa (LKS) berperan dalam proses pembelajaran agar siswa menjadi lebih mandiri dan aktif dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh pembelajaran menggunakan media LKS terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental design dalam bentuk one-shot case study. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 5 Surabaya dengan sasaran kelas X KGSP yang berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket, observasi dan tes. Analisis data menggunakan analisis data kuantitatif yang terdiri dari variabel kelayakan media LKS, keterlaksanaan pembelajaran dan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil validasi media LKS menunjukkan presentase 83,64% dan hasil validasi keseluruhan perangkat pembelajaran menunjukkan rata-rata presentase 83,58%. Hasil observasi keterlaksanaan mendapatkan rata-rata 82,61%. Hasil belajar siswa mendapatkan nilai rata-rata 81,53 dengan ketuntasan klasikal 83,33%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan media LKS berdampak positif terhadap hasil belajar siswa. Kata kunci: Media Pembelajaran, Lembar Kegiatan Siswa, Keterlaksanaan Pembelajaran, Hasil Belajar Siswa.
PENGARUH NILAI PRAKTIK MATA PELAJARAN PRODUKTIF TERHADAP NILAI PRAKTIK KERJA INDUSTRI KELAS XI KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMKN 1 SIDOARJO SYAHRUL AZHAR, MUHAMMAD; IRIANTO, DJONI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pendidikan adalah awal dari terbentuknya intelegensi, moral dan karakter bangsa. Dengan konsep tersebut diharapkan mampu mencetak lulusan yang memenuhi persyaratan dalam dunia kerja yang semakin membutuhkan tenaga kerja yang profesional, dengan harapan khusus yaitu memberikan bekal hidup bagi peserta didik dalam pendidikan tersebut. Upaya merealisasikan pendidikan system ganda tersebut salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melalui praktik kerja industri. SMK Negeri 1 Sidoarjo memiliki pembagian kompetensi untuk menunjang keberhasilan prakerin yaitu, kompetensi keahlian gambar bangunan dan digunakan sebagai persiapan untuk prakerin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif. Rancangan penelitian ini bersifat regresi yang bertujuan untuk mencari kuatnya atau besarnya pengaruh antar variabel, dalam bentuk pengaruh antara nilai praktik mata pelajaran produktif sebagai variabel independen terhadap nilai praktik kerja industri sebagai variabel dependen di SMK Negeri 1 Sidoarjo. Waktu dan tempat penelitian ini dilakukan pada siswa kelas XI jurusan bangunan bidang keahlian gambar bangunan tahun ajaran 2017/2018 dengan jumlah sampel 40 siswa. Hasil analisis uji regresi hasil belajar mata pelejaran produktif gambar konstruksi bangunan terhadap nilai prakerin adalah sebesar 0,850 yang dapat dilihat dari persamaan regresi ganda sebagai berikut: Y= 75,798 + 3,424X1 + 0,850X2, di mana Y sebagai variabel nilai prakerin dan X2 sebagai variabel hasil belajar mata pelajaran produktif gambar konstruksi bangunan. Pengaruh hasil belajar mata pelejaran produktif menggambar dengan perangkat lunak terhadap nilai prakerin adalah sebesar 3,424 yang dapat dilihat dari persamaan regresi ganda sebagai berikut: Y= 75,798 + 3,424X1 + 0,850X2, di mana Y sebagai variabel nilai prakerin dan X1 sebagai variabel hasil belajar mata pelajaran produktif menggambar dengan perangkat lunak. Variabel hasil belajar mata pelajaran produktif menggambar dengan perangkat lunak dan hasil belajar mata pelajaran produktif gambar konstruksi bangunan dapat mempengaruhi nilai prakerin sebesar 69,5%. Kata Kunci: Hasil Belajar Mata Pelajaran Produktif, Regresi, Nilai Praktik Kerja Industri. ABSTRACT Education is the beginning of the formation of intelligence, morality and national character. With this concept, it is expected to be able to produce graduates who meet the requirements in the world of work that increasingly require a professional workforce, with special expectations of providing life provisions for students in that education. The effort to realize the dual system education is one way that can be done is through industrial work practices. SMK Negeri 1 Sidoarjo has a division of competencies to support the success of internship, namely, building image skill competencies and is used as preparation for internship. This research uses a quantitative approach. The design of this study is a regression that aims to find the strength or magnitude of the influence between variables, in the form of the influence of the value of practice of productive subjects as an independent variable on the value of industrial work practices as the dependent variable in SMK Negeri 1 Sidoarjo. The time and place of this study was carried out on the eleventh grade students of the building department of building drawing expertise in the 2017/2018 school year with a sample of 40 students. The results of the regression test analysis of productive learning outcomes of eye learning images of building construction on the apprenticeship value are 0.850 which can be seen from the multiple regression equation as follows: Y = 75,798 + 3,424X1 + 0,850X2, where Y is the variable apprenticeship and X2 as the outcome variable productive learning subjects pictures of building construction. The effect of productive learning eye learning outcomes drawing with software on the value of apprenticeship is 3,424 which can be seen from the multiple regression equation as follows: Y = 75,798 + 3,424X1 + 0,850X2, where Y is the variable value of apprenticeship and X1 as variable learning outcomes productive lessons drawing with software. Variables of learning outcomes productive subjects drawing with software and learning outcomes of productive subjects images of building construction can affect the apprenticeship value of 69.5%. Keywords: Learning Outcomes of Productive Subjects, Regression, Value of Industrial Work Practices.
PELAKSANAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DENGAN HANDOUT PADA PEMBELAJARAN MEKANIKA TEKNIK KELAS X DPIB SMKN 2 SURABAYA KRISTIAN, ABIMANYU; WAHJU HIDAJATI, NINIK
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan Handout, keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan Handout, dan hasil belajar siswa kelas X DPIB yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan Handout. Desain yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dengan model One-Shot Case Study. Sasaran penelitian yaitu siswa kelas X DPIB 2 SMK Negeri 2 Surabaya dengan jumlah 36 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui validasi perangkat pembelajaran, teknik pengamatan dan tes. Validasi digunakan untuk mengetahui kelayakan perangkat pembelajaran. Teknik pengamatan digunakan untuk memperoleh data keterlaksanaan pembelajaran yaitu aktifitas mengajar guru dan aktifitas belajar siswa, sedangkan tes digunakan untuk memperoleh data hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, kelayakan perangkat pembelajaran silabus sebesar 82,67%, RPP sebesar 82,22% dan materi 83,33%. Keterlaksanaan pembelajaran menunjukkan rata-rata kegiatan guru sebesar 90,72% dan rata-rata kegiatan siswa sebesar 90,46%. Hasil belajar siswa dengan model pembelajaran Problem Based Learning dengan Handout menunjukkan rata-rata 85,22, hasil tersebut lebih besar dari KKM dan persentase ketuntasan klasikal naik menjadi 75,00% yang sebelumnya hanya sebesar 66,67%. Kata kunci: Hasil Belajar, One-Shot Case Study, Problem Based Learning dengan Handout Abstract This study aims to determine the feasibility of learning devices using the Problem Based Learning learning model with Handouts, the implementation of learning using the Problem Based Learning learning model with Handouts, and the learning outcomes of class X DPIB students who use the Problem Based Learning learning model with Handouts. The design used is Pre-Experimental Design with the One-Shot Case Study model. The target of the study was students of class X DPIB 2 of SMK Negeri 2 Surabaya with 36 students. Data collection in this study was obtained through learning device validation, observation and test techniques. Validation is used to determine the feasibility of learning devices. Observation techniques are used to obtain learning implementation data, namely teacher teaching activities and student learning activities, while tests are used to obtain student learning outcomes data. The results showed that the feasibility of syllabus learning devices was 82.67%, lesson plans were 82.22% and 83.33% material. The implementation of learning shows the average teacher activity of 90.72% and the average activity of students is 90.46%. Student learning outcomes with Problem Based Learning learning models with Handouts show an average of 85.22, these results are greater than KKM and the percentage of classical completeness rises to 75.00%, which was previously only 66.67%. Keywords: Learning Outcomes, One-Shot Case Study, Problem Based Learning with Handouts

Page 2 of 2 | Total Record : 20