cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2015)" : 15 Documents clear
KUALITAS PELAYANAN ELECTRONIC SAMSAT PADA KANTOR SISTEM MANUNGGAL SATU ATAP (SAMSAT) MANYAR KERTOARJO SURABAYA TIMUR BAHRUL ULUM
Publika Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n2.p%p

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kualitas Pelayanan Electronic Samsat pada Kantor Samsat Manyar dan untuk mengetahui dukungan dan hambatan yang dihadapi Kantor Samsat Manyar Surabaya Timur. Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi kasus dan teknik analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui cara observasi, wawancara, snowball sampling, dan dokumentasi.. Fokus penelitian ini yaitu menjelaskan tentang kualitas pelayanan Electronic Samsat dengan berpedoman pada sepuluh dimensi kualitas penyelenggaraan pelayanan publik dari KEMENPAN No. 63 Tahun 2003. Hasil penelitian yang diperoleh adalah program Electronic Samsat ini memiliki keunggulan dengan memberikan kemudahan bagi wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor (PKB), dikarenakan program ini memenuhi sepuluh unsur tentang pedoman kualitas penyelenggaraan publik yang baik seperti : adanya unsur kesederhanaan, unsur keamanan, unsur kenyamanan, unsur kedisiplinan, akurasi, kemudahan akses, unsur kepastian dan kejelasan. Akan tetapi, dalam proses pelaksanaannya pasti ada dukungan dan hambatannya. Bentuk dukungan dalam hal ini adalah pemerintah selalu memberikan sosialisasi kepada masyarakat baik dengan menggunakan brosur atau dengan mengunjungi dengan memakai mobil. Sedangkan hambatannya adalah masih banyaknya masyarakat yang tidak mengetahui program ini dikarenakan minimnya sosialisasi dan juga sering terjadi trobel pada jaringan internet yang membuat masyarakat khawatir gagal. Kata kunci : Kualitas Pelayanan, Electronic Samsat, Dimensi Pelayanan.
MODEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI “KAMPUNG BEBEK DAN TELUR ASIN” DESA KEBONSARI KECAMATAN CANDI KABUPATEN SIDOARJO (studi pada kelompok peternak itik Sumber Pangan) RETNO YUNI PURWANTI
Publika Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n2.p%p

Abstract

Pemberdayaan masyarakat pada Kampung Bebek dan Telur Asin Desa Kebonsari Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo diharapkan dapat meningkatkan daya saing, menciptakan kemandirian masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bebek dan telur asin merupakan hal utama yang dikembangkan dan icon yang menjadi kebanggaan Desa Kebonsari. Oleh karena itu, model pemberdayaan yang tepat menjadi hal yang penting dalam upaya memberdayakan masyarakat Kampung Bebek dan Telur Asin Desa Kebonsari Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. pemberdayaan di Kampung Bebek dan Telur Asin Desa Kebonsari Kecamatan candi Kabupaten Sidoarjo merupakan pengembangan masyarakat lokal. Pengembangan masyarakat lokal bertujuan untuk meningkatkan kemandirian dan mengorganisasi masyarakat. Kelompok Peternak Itik “Sumber Pangan” Desa Kebonsari sebagai agen pembaharu belum sepenuhnya berjalan dengan baik jika dilihat dari 4 aspek, yaitu aspek manajemen, kinerja, lembaga dan penguasaan materi pemberdayaan. Sebagai suatu lembaga yang bermitra dengan pemerintah, Kelompok Peternak Itik Sumber Pangan Desa Kebonsari belum optimal dalam menjalankan proses pemberdayaan. Rekomendasi dari penelitian yang dilakukan ini adalah Untuk Pemerintah Desa Kebonsari dan Kelompok Peternak Itik Sumber Pangan Desa Kebonsari, Kelompok Peternak Itik Sumber Pangan sebagai agen pemberdaya harus dikelola oleh kelompok yang berasal dari luar pengrajin. Selama ini yang terjadi organisasi tersebut tidak dapat berjalan dengan optimal karena tidak adanya pengelolahan dengan baik lembaga manajemennya dan kurang terlatihnya Sumber Daya Manusia untuk mengelolah sebuah organisasi. Penggerak Kelompok Peternak Itik Sumber Pangan Desa Kebonsari merupakan target pemberdayaan itu sendiri yang secara sumber daya, serta pengalaman dan penguasaan terhadap materi pemberdayaan tidak dikuasai dengan baik; Belum memadahinya sebagai mitra kerja pemerintah dalam setiap tatanan proses pemberdayaan, menjadikan Kelompok Peternak Itik Sumber Pangan Desa Kebonsari membutuhkan perhatian khusus untuk diberdayakan terlebih dahulu; Proses pemberdayaan Kelompok Peternak Itik Sumber Pangan tersebut seharusnya dilakukan oleh LSM, akademisi, mahasiswa atau praktisi yang lebih mempunyai kapasitas dalam pengelolahan organisasi; Melakukan regenerasi terhadap kepengurusan kelompok peternak Sumber Pangan Desa Kebonsari. Sehingga kelompok bisa bangkit dan dapat berfungsi sebagaimana mestinya sebuah organisasi yang menaungi peternak-peternak yang ada di Desa Kebonsari Kecamatan Candi; Membangun kembali kepercayaan para peternak bebek terhadap Kelompok Peternak, sehingga peternak kembali mempercayakan hasil ternaknya kepada Kelompok bukan kepada tengkulak. Sedangkan untuk Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, upaya pemberdayaan di Kampung Bebek dan Telur Asin harus bersifat continue. Aspek hulu hilir terkait peningkatan kapasitas dan proses pemberdayaan peternak bebek akan bermuara pada peningkatan daya saing dan siap sebagai masyarakat yang mandiri. Kata Kunci : Model Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan, Agen Pembaharu
KUALITAS LAYANAN KERETA API SARANGAN EKSPRES JURUSAN SURABAYAGUBENG – MADIUN TRIA YULIANTI
Publika Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n2.p%p

Abstract

Transportasi publik merupakan unsur yang penting bagi kehidupan manusia. Semakin dibutuhkannya sarana transportasi publik menyebabkan meningkatnya jumlah pengguna sarana transportasi publik, maka penyedia layanan transportasi publik harus terus meningkatkan kualitas pelayanannya. Peningkatan kualitas layanan dapat diukur melalui dimensi kualitas pelayanan terdiri dari: (1) Bukti langsung (tangibles), (2) Kehandalan (reliability), (3) Daya tanggap (responsiveness), (4) Jaminan (assurance), (5) Empati (empathy). PT. Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai salah satu perusahaan jasa penyedia transportasi publik milik pemerintah berusaha memenuhi kebutuhan pelanggan dengan selalu meninkatkan kualitas layanannya. Pelayanan Kereta Api Sarangan Ekspres merupakan salah satu bentuk pelayanan dari PT. KAI yang memiliki banyak pelanggan, maka dituntut untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanannya. Oleh karena itu, penelitian ini mengangkat rumusan masalah mengenai kualitas layanan kereta api Sarangan Ekspres Jurusan Surabaya Gubeng-Madiun. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan penelitian ini dilakukan di Kereta Api Sarangan Ekspres dengan teknik pengambilan data kuesioner, wawancara, observasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Insidental. Sampel yang digunakan berjumlah 99 penumpang kereta api Sarangan Ekspres Jurusan Surabaya Gubeng – Madiun. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini antara lain analisis data kuantitatif dan analisis data deskriptif. Hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa variabel yang memiliki nilai prosentase tertinggi adalah variabel Kehandalan (80,2%), yang kedua adalah variabel Jaminan (76,2%), selanjutnya diikuti oleh variabel Bukti Langsung (73,9%), variabel Daya Tanggap (71,8%), variabel Empati (70,5%). Sehingga diperoleh prosentase rata-rata kualitas layanan sebesar 74,5% yang berada pada katagori puas, yang artinya layanan Kereta Api Sarangan Ekspres Jurusan Surabaya Gubeng-Madiun telah berkualitas. Kata Kunci : Kualitas, Layanan, Kereta Api Sarangan Ekspres
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN PROGRAM BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) (STUDI PADA SMK PGRI PANDAAN) HANI FITRIA
Publika Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n2.p%p

Abstract

Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan program pemerintah yang digunakan untuk penyediaan pendanaan biaya operasi nonpersonalia bagi satuan pendidikan dasar sebagai pelaksana program wajib belajar. Pada tahun 2012 program BOS ini telah diterapkan pada jenjang sekolah menengah dalam bentuk rintisan BOS. Dalam pengelolaan BOS di SMK PGRI Pandaan memiliki beberapa kendala yaitu: pertama adanya keterlambatan dalam penyaluran dana BOS dan kedua kurangnya koordinasi dalam proses pembuatan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana BOS. Permasalahan yang diambil dalam penelitian ini adalah mengukur seberapa efektif pengelolaan program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMK PGRI Pandaan. Penelitian ini menggunakan indikator efektivitas program menurut Budiani (2007). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, komite sekolah, guru dan siswa di SMK PGRI Pandaan. Metode untuk pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan hasil dari rata-rata setiap indikator yang disesuaikan dengan interval yang telah ditentukan. Hasil dari penelitian menunjukkan efektivitas pengelolaan program BOS di SMK PGRI Pandaan berada pada interval 3,41-4,2 dengan rata-rata 3,58 yang artinya efektif. Saran yang diberikan penulis yaitu untuk lebih mendisiplinkan dalam pembuatan pelaporan penggunaan dana BOS sehingga tidak menghambat komite sekolah dalam melakukan pencatatan dokumen tentang penggunaan dana BOS yang dapat digunakan sebagai bahan masukan kepada sekolah dalam memaksimalkan pengelolaan program BOS di sekolah. Kata Kunci: Efektivitas, Pengelolaan, Program BOS
IMPLEMENTASI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIILITYPT. ASTRA INTERNATIONAL TBK DI KAMPUNG BERSERI ASTRA ANISA NUR KHASANAH
Publika Vol 3 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n2.p%p

Abstract

Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas dilaksanakan PT. Astra International Tbk di Kampung Berseri Astra Kelurahan Keputih Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya. Penelitian ini membahas pembangunan pilar lingkungan dan pendidikan yang dilaksanakan tahun 2013 hingga 2014. Faktanya, pembangunan pilar pendidikan seperti rumah pintar tidak dimanfaatkan maksimal oleh warga dan tanaman Cabe, Terong, dan Tomat yang tak kunjung berbuah lalu layu menjadi masalah pilar lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui implementasi Program Corporate Social Responsibility PT. Astra International Tbk di RT 003 dan 004 Kampung Keputih Tegal Timur Baru sebagai Kampung Berseri Astra. Ditunjang dengan jenis pengambilan sampel snowball sampling untuk mendapatkan informan yang awalnya sedikit menjadi besar sebagai sumber data. Hasil penelitian dianalisis menggunakan model implementasi milik Van Meter dan Van Horn. Standar dan sasaran kebijakan implementasi program jelas dan dilaksanakan dengan baik sesuai roadmap. Sumber daya manusia yaitu warga RT 003 dan 004 Kampung Keputih Tegal Timur Baru belum dapat memanfaatkan bantuan yang diberikan Astra secara maksimal, walaupun dana dan waktu yang diberikan Astra tercukupi. Hubungan antar organisasi yang dijalin Astra dengan Kecamatan Sukolilo dan Kelurahan Keputih berlangsung baik. Dukungan positif diberikan oleh seluruh pegawai LPB-YDBA dengan membantu tugas PIC Astra. Kedatangan Astra membuat kondisi ekonomi dan sosial warga menjadi lebih baik dengan manfaat politik yang belum dirasakan warga meskipun terdapat dukungan dari pihak RW, Kelurahan Keputih, dan Kecamatan Sukolilo. Dinilai selama ini, Astra sangat bertanggung jawab dan berkomitmen dalam membangun kampung untuk mencapai tujuan akhir program. Kata Kunci: Kampung Berseri Astra, Corporate Social Responsibility, PT. Astra International Tbk.

Page 2 of 2 | Total Record : 15