cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 8 (2015)" : 15 Documents clear
STRATEGI MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM PROGRAM  SILENT ANNOUNCEMENT DI  PT.ANGKASA PURA I JUANDA-SURABAYA PURWANING KANTHI RAHAYU
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

Transportasi merupakan salah satu bagian penting dan strategis bagi pembangunan suatu Negara. Transportasi sebagai sarana pendukung masyarakat dalam melakukan niaga dan aktivitas kegiatan sehari hari, Baik dari masyarakat menengah atas sampai masyarakat tingkat bawah. Masyarakat yang lebih memilih memanfaatkan alat transportasi yang paling cepat dan efisien, salah satunya yaitu transportasi udara. Sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan kepada publik, khususnya yang bergerak dalam bidang transportasi udara adalah PT. Angkasa Pura I Juanda Surabaya. Saat ini PT.Angkasa Pura I Juanda-Surabaya memiliki program baru yakni silent announcement. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi meningkatkan kualitas pelayanan publik dalam program silent announcement di PT.Angkasa Pura Juanda-Surabaya. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode deskriptif kualitatif, Format diskriptif kualitatif lebih tepat apabila digunakan untuk meneliti masalah masalah yang membutuhkan studi mendalam, seperti permasalahan tingkah laku konsumen suatu produk, masalah masalah media terhadap pandangan pemirsa terhadap suatu tayangan media, permsalahan implementasi kebijakan publik di masyarakat. Selanjutnya, teknik pengambilan sumber data dalam penelitian ini menggunakan teknik Snowball Sampling. Sementara itu, fokus penelitian ini adalah strategi meningkatkan kualitas pelayanan publik dalam program silent announcement di PT.Angkasa Pura I Juanda- Surabaya. Strategi tersebut menggunakan teori Devry, memiliki tujuh dimensi yaitu, harga diri (self esteem), memenuhi harapan (exceed expectation), pembenahan dan penemuan kembali (Recover), pandangan ke depan (vision), perbaikan terus menerus (Improving), penuh perhatian (care,empaty), dan pemberdayaan (empowerment). Hasil penelitian menunjukan bahwa program silent announcement sudah berjalan maskimal, namun pada fasilitas layar FIDS masih kurang maksimal, Harga diri (self esteem) di lihat dari adanya dimensi dari pemimpin yang memberi arahan pada bawahan, memenuhi harapan (exceed expecatation) terlihat bahwa pihak Angkasa Pura melakukan sosialisasi melalui sarana informasi berupa pemasangan banner, pembenahan dan pemenuhan kembali (recover) mengidentifikasi masalah melalui saran dan keluhan dari para penumpang, pandangan ke depan (vision) penambahan layar FIDS pada bandara T1 dan T2, perbaikan terus menerus (improving) melakukan briefing di tiap kesempatan agar menegatahui sejauh mana perkembangan program silent announcement, penuh perhatian (care,empaty) di tunjukan dengan cara melaui penempatan greeting service di bandara T1 dan T2, pemberdayaan (empowerment) dengan cara memberikan arahan kepada bawahan mengenai program silent announcement Kata kunci : Strategi pelayanan publik, Strategi program silent announcement
PENERAPAN PEMBAYARAN ELEKTRONIK PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PEDESAAN DAN PERKOTAAN (e-PBB) OLEH DINAS PENDAPATAN DAERAH PEMERINTAH KABUPATEN LAMONGAN SEFTIKA NUR FIDIYANTI
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

omor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik Pemerintah pusat dan daerah ikut andil dalam menciptakan inovasi dan bentuk-bentuk pelayanan secara mudah dan cepat untuk rakyat. Upaya pemanfaatan globalisasi dalam konsep Good Governance telah dijalankan Pemerintah melalui program-program Pemerintah berbasis elektonik atau disebut Electronik Government. Bentuk pelayanan Pemerintah berbasis elektronik salah satunya yaitu inovasi program dalam pembayaran pajak. Adapun salah satu Pemerintah Daerah yang telah mengadaptasi inovasi program pembayaran pajak berbasis electronic dalam pelayanannya adalah Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan dengan Program Pembayaran Elektronik Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan yang dikenal dengan e- PBB. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dengan fokus penelitian yang digunakan dalam penerapan e-PBB adalah dengan menganalisis faktor political environment, leadership, planning, stakeholders, transparency/visibility, budgets, technology, dan innovation dari Indrajit (2002). Hasil analisis mengenai penerapan pembayaran PBB-P2 melalui e-PBB di Kabupaten Lamongan sudah berjalan cukup baik meskipun masih terdapat beberapa kendala dan hambatan. Hal tersebut diketahui melalui implementasi 8 elemen oleh Indrajit (2002) yaitu untuk political environment yang bertipe TDP. Leadership dari peran Bupati dan Kepala Dispenda dalam menyusun planning yang cukup matang dengan bukti program yang dulunya manual menjadi elektronik. Didukung dengan stakeholder yaitu Bupati, Dispenda, dan instansi yang menjadi patner kerja (Bank Jatim, BRI, dan BDL). Ditunjukkan pula bentuk transpancy dengan kemudahan akses informasi dalam bentuk WEB. Disamping itu budget anggaran dari APBD yang sangat membantu mendukung adanya technology yang canggih meliputi database oracle 10g, sistem framework CI, dan server IBM x3620. serta keseluruhan semuanya yang berasal dari inovation yang kreatif dan harapan jangka panjang menjadi seperti samsat/e-KTP keliling. Kata Kunci : Good Governance , Electronik Government, e-PBB
EVALUASI SUB PROGRAM KELUARGA BERLINGKUNGAN PENDIDIKAN  DI KELURAHAN MENTIKAN KECAMATAN PRAJURITKULON KOTA MOJOKERTO NOVI ARINDA
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

Sub Program Keluarga Berlingkungan Pendidikan (KBP) merupakan salah satu bentuk dari upaya pemerintah kota Mojokerto dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas, dengan memasukkan aspek pendidikan dalam visi pembangunan daerah melalui keluarga berlingkungan pendidikan untuk meningkatkan tanggung jawab dan peduli keluarga terhadap kebijakan peningkatan mutu dan pemerataan pendidikan agar tercipta keluarga berlingkungan pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendiskripsikan evaluasi hasil dari pelaksanaan sub program keluarga berlingkungan pendidikan (KBP) di kelurahan Mentikann Kecamatan Prajuritkulon Kota Mojokert. Subjek penelitian ini yaitu pembuat kebijakan beserta stake holder terdiri dari Walikota Mojokerto, Sekertariat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, Pokja KMBP, Posko KMBP, Tim Motivator Kota dan Kelurahan Mentikan, beserta Satgas Jam Wajib Belajar, serta enam warga yang berada di lingkungan kelurahan Mentikan. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa dokumentasi, wawancara, serta observasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sub program KBP dapat memberikan hasil yang positif. Dilihat dari pendekatan evaluasi formal yang merujuk pada indikator-indikator keberhasilan (outcome) sub program KBP. Hal ini dibuktikan dengan indikator adanya motivasi pendidikan dalam keluarga, bentuk motivasi yang diberikan oleh orang tua kepada anak dalam bentuk dukungan dan semangat. Ketersediaan fasilitas pendidikan di rumah, yang diberikan masih belum standart karena tempat belajar yang digunakan yaitu ruang tamu. Jam wajib belajar sudah berjalan baik di lingkungan keluarga, pada jam wajib belajar pukul 18.00-19.00 anak usia sekolah wajib berada di lingkungan rumah. Kontrol belajar, perilaku dan pergaulan sudah baik karena orang tua sudah mengawasi prilaku belajar anak baik di lingkungan keluarga maupun lingkungan sekolah dengan mengawasi proses belajar anak melalui hasil belajar di sekolah. Keharmonisan keluarga memberikan hasil yang baik karena orang tua memiliki cara khusus untuk menciptakan keharmonisan keluarga dengan cara melakukan kegiatan bersama untuk memunculkan suatu interaksi antar anggota keluarga sehingga menciptakan keluarga yang harmonis. Pola hidup bersih, sehat, rapi, aman dan nyaman diciptakan dengan baik oleh orang tua dan anak dengan memberikan pola hidup yang bersih dan menjadikan lingkungan rumah yang sehat, aman, dan nyaman. Adapun saran dalam penelitian ini diharapkan pemerintah untuk mengutamakan program pendidikan terutama pada fasilitas pendidikan yang telah dilaksanakan agar dapat tercapai suatu tujuan prndidikan secara optimal. Bagi Pokja, Posko, dan Satgas agar lebih disiplin mrngawasi pendidikan di kelurahan agar tercipta keluarga yang berlingkungan pendidikan. Serta bagi keluarga agar berperan aktif untuk membantu dan mendukung pendidikan anak ketika berada di lingkungan rumah. Kata Kunci: Evaluasi, Keluarga Berlingkungan Pendidikan.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PADA KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN (POKDAKAN) MINO TIRTOREJO DI DESA TUNJUNGREJO KECAMATAN YOSOWILANGUN KABUPATEN LUMAJANG NURI ARINTHA WINDIARTI
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

Pemberdayaan ekonomi masyarakat sebagai perwujudan peningkatan harkat dan martabat lapisan masyarakat untuk melepaskan diri dari perangkap kemiskinan dan keterbelakangan sosial ekonomi. Seperti yang dilakukan pada sekumpulan masyarakat perikanan yang tergabung dalam kelompok pembudidaya ikan (POKDAKAN) dalam mewujudkan keberdayaan ekonomi melalui kegiatan usaha budidaya ikan gurame. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai pemberdayaan ekonomi pada kelompok pembudidaya ikan (POKDAKAN) Mino Tirtorejo Di Desa Tunjungrejo Kecamatan Yosowilangun Kabupaten Lumajang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sementara, fokus pada penelitian ini untuk melihat keberdayaan ekonomi dengan teori model pemberdayaan melalui pendekatan CIPOO oleh Sulistiyani (2004: 117), yaitu Context, Input, Process,Output dan Outcome. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi pada kelompok pembudidaya ikan (POKDAKAN) Mino Tirtorejo yang dilihat dari : 1) Context menyangkut pembagian tugas dan pengakuan kelompok Mino Tirtorejo, sistem manajemen keuangan, kinerja organisasi yang dapat dinilai dalam pertemuan kelompok sudah baik dan pemberian materi pemberdayaan terkait budidaya ikan. 2) Input ditemui faktor pendukung internal yaitu potensi sumber daya manusia kelompok dan faktor eksternal berupa bantuan modal dan teknologi. 3) Process berkaitan penguatan kapasitas kelembagaan dengan pelatihan yang diwakili ketua, kemitraan yang dijalin oleh kelompok Mino Tirtorejo, evaluasi yang tujuan untuk menilai kinerja pengurus, pemberian sosialisasi tentang kegiatan sektor budidaya perikanan. 4) Output menghasilkan peningkatan luas kolam pembudidaya, mendapatkan pinjaman kredit dari Bank dan akses pasar. 5) Outcome berkaitan dengan pendapatan pembudidaya ikan gurame. Namun, pemberdayaan ekonomi masih belum optimal seperti pelatihan manajemen dan pelatihan ketrampilan belum diperoleh seluruh pembudidaya ikan, pemberian materi pemberdayaan belum melibatkan ahli dan kurangnya aspek pengawasan pada kelompok Mino Tirtorejo. Kata Kunci : Pemberdayaan Ekonomi, Kelompok, Perikanan.
“Pelaksanaan Program Penguatan SIDa (Sistem Inovasi Daerah) Dalam Mendukung Perencanaan  Pembangunan Daerah Di Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang”   (Study Pada Desa Karangnongko, Kecamatan Poncokusumo Malang) SELLA ERISTA ANGGRAINI
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

Sistem Inovasi Daerah (SIDa) ialah proses kegiatan secara keseluruhan untuk mengembangkan inovasi yang dilakukan antar institusi pemerintah baik itu dari pemerintah daerah, lembaga (litbang, pendidikan, dunia usaha), dan masyarakat. Dengan penguatan inovasi tersebut merupakan salah satu faktor terpenting dalam membangun perekonomian masyarakat dan meningkatkan daya saing daerah itu sendiri. Adanya program penguatan SIDa di Kabupaten Malang yang dimaksud adalah menggantikan Kota Batu sebagai ikon Kabupaten Malang. Dan Desa Karangnongko mempunyai hasil pertanian dan perkebunan yang terluas daripada desa yang lainnya. Penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan program penguatan SIDa yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun narasumber dari penelitian ini adalah pegawai Badan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Malang, Pak Carik adalah Kepala Desa Karangnongko, petani, dan warga sekitar. Khususnya Desa Karangnongko yang menjadi tujuan dari penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi, serta dokumentasi. Analisis data yang dilakukan dengan pengumpulan data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pelaksanaan program penguatan SIDa di Desa Karangnongko sudah berjalan dengan baik atau belum. Secara umum, upaya pemerintah untuk mendukung program tersebut yaitu memberi bantuan perlatan mesin, ketersediaan pupuk yang berkualitas, dan pembangunan infrastruktur akses jalan. Namun pada kenyataanya terdapat beberapa faktor pada penelitian ini yaitu sosialisasi yang harus ditingkatkan, pemahaman terhadap program tersebut dan ketersediaan subsidi yang lebih ditingkatkan lagi dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah. Kata Kunci : pelaksanaan program SIDa (sistem inovasi daerah) dan perencanaan pembangunan daerah.
KUALITAS PELAYANAN PAJAK DI KANTOR PELAYANANPAJAK PRATAMA BOJONEGORO OKKY FEBRIANA
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan faktor utama yang dapat mempengaruhi kepatuhan wajib pajak. KPP Pratama Bojonegoro adalah salah satu Kantor pelayanan pajak yang memiliki banyak prestasi. Dengan memberikan 12 (dua belas) layanan unggulan dan modernisasi perpajakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan yang telah di berikan KPP Pratama Bojonegoro pada wajib pajak yang berfokus pada lima dimensi kualitas pelayanan, yaitu Tangible (Bentuk Fisik), Reliability (Keandalan), Responsiveness (Ketanggapan), Assurance (Jaminan dan Kepastian), Empaty (Empati).Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan pendektan kuantitatif. Unit analisis dalam penelitian ini adalah wajib pajak di KPP Pratama Bojonegoro pada bulan januari-mei 2015 dengan jumlah 3.954 wajib pajak. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling dengan jumlah sample 98 wajib pajak. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji statistik yang digunakan adalah uji validitas dan uji reliabilitas.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa 24 indikator dinyatakan 15 indikator dalam kriteria sangat baik dan 9 indikator dalam kriteria baik. Berikut nilai rasio indikator tertinggi dan terendah dari 24 indikator, yaitu indikator petugas pajak bertanggu jawab atas tugasnya dengan nilai 1,038 dan indikator petugas pajak memberikan kemudahan dalam pelayanan dengan nilai 0,980. Hal ini menunjukkan bahwa nilai rasio antara persepsi dan harapan wajib pajak berada pada interval 0,8 - 0,99 dan 1 - >1 , maka kualitas pelayanan di KPP Pratama Bojonegoro sudah sangat baik.Kata Kunci : Pelayanan, Kualitas Pelayanan, Pajak
Kualitas Pelayanan BPJS Kesehatan (Badan Penyelenggara JaminanSosial) Di Puskesmas Kota Wilayah Utara Kota Kediri PAMELLA RINA MAHALINA
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

Kesehatan merupakan hal penting dalam kehidupan masyarakat karena berkaitan dengan kelangsungan hidup. Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 tentangKesehatan menegaskan bahwa setiap orang mempunyai hak yang sama dalam memperoleh akses atas sumber daya di bidang kesehatan. BPJS Kesehatan bersamaBPJS Ketenagakerjaan dahulu bernama Jamsostek merupakan program pemerintah dalam kesatuan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diresmikan pada tanggal31 Desember 2013. Program BPJS Kesehatan juga di lakukan di Puskesmas Kota Wilayah Utara Kota Kediri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitaspelayanan BPJS Kesehatan yang di berikan pegawai puskesmas kepada masyarakat. Penelitian kualitas pelayanan BPJS ini menggunakan pendekatan kuantitatifdengan jenis penelitian deskriptif. Dimensi Servqual digunakan dalam penelitian ini sebagai indikator ukuran kepuasan pelanggan yang terletak pada 5 dimensi kualitaspelayanan untuk mengukur tingkat keberhasilan dalam memberikan pelayanan (Zeithaml, dkk., dalam Umar, 2005:153), yaitu: Tangibles (Kualitas pelayanan berupasarana fisik), Reliability (Kemampuan dan kendala untuk menyediakan pelayanan yang terpercaya), Responsiveness (Kesanggupan untuk membantu menyediakan pelayanan secara cepat dan tepat serta tanggap terhadap keinginan pelanggan), Assurance (Kemampuan dan keramahan serta sopan santun pegawai dalam menyakinkan kepercayaan pelanggan), Empathy (Sikap tegas tetapi juga memberikan perhatian dari pegawai terhadap pelanggan). Hasil penelitian menunjukan dengan hasil analisis data yang dilakukan, akhirnya dapat disimpulkan bahwa dari penelitian yang berjudul “Kualitas pelayanan BPJS kesehatan di puskesmas Kota Wilayah Utara Kota Kediri, termasuk dalam kategori baik, dengan artian dalam segala indikator yang dinilai mendapat penilaian yang baik dalam memberikan pelayanan kepada. Hal ini didasarkan padadata prosentase tertinggi indikator empathy yang mendapatkan 82% mengenai ketegasan dalam memberikan pelayanan dan prosentase terendah pada indikator tangibles mengenai sarana dan prasarana dalam memberikan pelayanan. Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Program BPJS Kesehatan
PENERAPAN PENDAFTARAN PENCATATAN PERKAWINAN WNI ONLINE PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DI SURABAYA ROSSY WIDYA ANGGRAENI
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

Penerapan electronic government untuk pencatatan perkawinan merupakan salah satu program yang di gagas oleh Walikota Surabaya bertujuan untuk memudahkan masyarakat Surabaya yang akan mencatatkan perkawinannya. Pencatatan perkawinan secara online memudahkan didalam kepengurusannya, masyarakat tidak perlu datang mengantri ke loket, melainkan masyarakat hannya mengakses secara online di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan sistem informasi pencatatan perkawinan online bagi WNI pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Di Surabaya. Menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun narasumber penelitian ini diantaranya adalah Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Di Surabaya. Kasi Pencatatan Perkawinan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Di Surabaya. Kepala Bidang Data Dan Informasi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Di Surabaya. Staf Pencatatan Perkawinan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Di Surabaya. Staf Layanan Bidang Data Dan Informasi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Di Surabaya. Programmer di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Di Surabaya. Masyarakat Kota Surabaya. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pencatatan perkawinan pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Di Surabaya secara online sudah berjalan dengan baik meskipun terdapat beberapa faktor penghambat. Hal tersebut diketahui melalui implementasi elemen political environment yang bertipe Bottom Up Projects (BUP). Elemen leadersip yang mana peran kepala tiap-tiap kasi Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Di Surabaya cukup baik, dan masyarakat juga turut serta melaksanakan kebijakan tersebut. Elemen planning yang sudah terealisasi dengan baik dari mulai pendaftaran sistem manual dan berubah menjadi sistem online. Elemen stakeholders yang memiliki komitmen tinggi dan menjalin komunikasi dan kerjasama yang baik antara pegawai satu dengan pegawai lain dan pegawai dengan masyarakat. Elemen transparency/visibility yang mampu diwujudkan dalam bentuk mengakses www.dispendukcapil.surabaya.go.id di dalam sistem tersebut masyarakat hanya melakukan pendaftaran dan melakukan verifikasinya di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Di Surabaya. Elemen budgets yang menunjukkan efesiensi anggaran dalam membangun suatu sistem. Elemen technology yang selalu dikembangkan dan sampai saat ini menggunakan program “web service dan server” dan elemen innovation penerapan sistem online ini terbilang kreatif dimana kepengurusannya hannya memerlukan verifikasi pasangan, waktu penyelesaian juga lebih cepat.Kata kunci : Elektronic Government dan pencatatan perkawinan
IMPLEMENTASI PROGRAM SANITASI TOTAL DAN PEMASARAN SANITASI (SToPS) DI DESA SEMBUNG KECAMATAN KAPAS KABUPATEN BOJONEGORO
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Implementasi Program SToPS di Desa Sembung Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik pengumpulan wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data tersebut digunakan untuk memperoleh data yang mendalam dari para informan yang meliputi pelaksana maupun sasaran program SToPS di Desa Sembung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program SToPS di Desa Sembung masih mengalami kendala didalam pelaksanaannya. Dari hasil penelitian dengan menggunakan analisis teori model implementasi menurut Daniel Van Metter dan Van Horn yang terdapat enam variabel didalamnya, hasil tersebut menunjukkan bahwa implementasi program SToPS di Desa Sembung masih mengalami beberapa kendala khususnya pada rendahnya pemahaman masyarakat terhadap program, sumberdaya anggaran yang terbatas, kondisi sosial ekonomi yang kurang mendukung, kurangnya komunikasi antara pelaksana dengan kelompok sasaran, standar sanksi buang air besar sembarangan dan standar mekanisme aturan pemantauan program SToPS yang belum dilaksanakan secara menyeluruh. Dengan adanya penelitian ini diharapkan mampu memperbaiki kekurangan-kekurangan didalam implementasi program SToPS di Desa Sembung Kecamatan Kapas kabupaten Bojonegoro, selain itu dengan adanya penelitian ini diharapkan pelaksana maupun masyarakat dapat lebih serius untuk mencapai tujuan dari program SToPS yang telah ditetapkan sebelumnya. Kata Kunci: Implementasi, Program Sanitasi Total dan Pemasaran Sanitasi (SToPS).
RESPONSIVITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM MENANGANI KELUHAN PELANGGAN PUBLIK DALAM MENANGANI KELUHAN PELANGGAN DI PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KABUPATEN GRESIK IKA WIDIANATI
Publika Vol 3 No 8 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v3n8.p%p

Abstract

Responsivitas pelayanan publik merupakan bukti instansi pemerintah untuk mengenali kebutuhan pelanggan sesuai dengan harapan, tuntutan, dan aspirasi masyarakat. Sebagai salah satu instansi pemerintah, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Gresik diharuskan untuk responsif terhadap kebutuhan masyarakat yang diwujudkan melalui keluhan yang disampaikan oleh pelanggan. Adanya keluhan yang disampaikan oleh pelanggan mengindikasikan bahwa pelayanan yang diberikan oleh PDAM Kabupaten Gresik belum memenuhi harapan pelanggan. Sebagai bukti tanggung jawab terhadap layanan yang diberikan, PDAM Kabupaten Gresik perlu menunjukkan responsivitasnya dalam menangani keluhan pelanggan. Penelitian ini untuk mendeskripsikan responsivitas pelayanan publik dalam menangani keluhan pelanggan di PDAM Kabupaten Gresik. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun fokus dari penelitian ini adalah indikator responsivitas menurut Zeithaml dkk, yaitu merespon setiap pelanggan/pemohon yang ingin mendapatkan pelayanan, petugas/aparatur melakukan pelayanan dengan cepat, petugas/aparatur melakukan pelayanan dengan tepat, petugas/aparatur melakukan pelayanan dengan cermat, petugas/aparatur melakukan pelayanan dengan waktu yang tepat, dan semua keluhan pelanggan direspon oleh petugas. Subyek penelitian dalam penelitian ini diambil dengan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari enam indikator yang digunakan masih terdapat beberapa kekurangan seperti komunikasi dan sikap yang ditunjukkan petugas dalam berbagai kondisi masih kurang komunikatif dan belum ramah. Kesigapan petugas dalam memberikan pelayanan masih kurang baik. Kemudian seringnya terjadi kesalahpahaman terkait cara penyampaian petugas kepada pelanggan dan tidak adanya standar pelayanan untuk memberikan kepastian waktu pelayanan. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini bahwa responsivitas pelayanan publik di PDAM Kabupaten Gresik dikatakan cukup baik, meski masih terdapat beberapa kekurangan.Kata Kunci: Responsivitas, Pelayanan Publik, Keluhan Pelanggan

Page 1 of 2 | Total Record : 15