cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2016)" : 15 Documents clear
KUALITAS PELAYANAN PAKET II PERIZINAN DI BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU (BPPT) KABUPATEN SIDOARJO SINDY ARDIANTY
Publika Vol 4 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n1.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan kualitas pelayanan paket II perizinan di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Sidoarjo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengambilan sumber data dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling. Sementara itu, fokus dalam penelitian ini adalah kualitas pelayanan paket II perizinan di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kabupaten Sidoarjo. Indikator yang digunakan adalah dimensi-dimensi kualitas pelayanan Parasuraman dkk (dalam Rangkuti, 2013:137) yang terdiri dari 5 dimensi, yaitu realibility (keandalan), assurance (kepastian), tangible (berwujud), empaty (empati), dan responsiveness (cepat tanggap). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan paket II perizinan di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kabupaten Sidoarjo dapat dikatakan sudah cukup baik yang dilihat dari dimensi realibility menyangkut konsistensi dan keakuratan pelayanan paket II perizinan, assurance yang meliputi kemampuan atau pengetahuan petugas pelayanan paket II perizinan dan jaminan bebas dari bahaya serta keragu-raguan, tangible yang meliputi ketersediaan sarana dan prasarana penunjang pelayanan dan penampilan pegawai paket II perizinan, empathy yang berkaitan dengan kemudahan pelanggan paket II perizinan dalam mendapatkan informasi serta perhatian petugas yang tidak segan meminta maaf ketika ada kesalahan, dan responsiveness yang menyangkut para petugas pelayanan paket II perizinan dalam membantu pelanggan secara cepat dan tepat. Namun, masih terdapat beberapa kekurangan terkait peminat paket II perizinan yang sedikit dan keterlambatan pelayanan yang termasuk bagian dari dimensi realibility, serta dijumpainya aplikasi SIPPADU yang error termasuk dalam bagian dimensi assurance. Sedangkan dalam dimensi tangible masih dijumpainya listrik mati dan area parkir kurang luas sehingga membuat tidak nyaman pelanggan. Dan terakhir dalam dimensi empati terkait petugas Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang kurang perhatian dan adanya persoalan uang pelicin.Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Paket II Perizinan.
ANALISIS IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN NGANJUK NOMER 8 TAHUN2013 TENTANG PENYELENGGARAAN KETERTIBAN UMUM (STUDI KASUS PADA PENGEMIS,PENGAMEN, PEDAGANG ASONGAN DAN PENGELAP MOBIL DI KECAMATAN KERTOSONOKABUPATEN NGANJUK) HARYA NINDYA WICAKSONO
Publika Vol 4 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n1.p%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis Implementasi Peraturan Daerah KabupatenNganjuk No. 8 Tahun 2013 Tentang Ketertiban Umum (Studi kasus pada pengemis, pengamen, pedagangasongan dan pengelap mobil di Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk). Metode penelitian yangdigunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik penentuan informan secara purposive.Data diperoleh dari wawancara, observasi serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwadari segi standar, tujuan dan sasaran kebijakan bahwa tujuan kebijakan ini masih belum tercapaisepenuhnya. Kemudian dari segi sumber daya, masih terdapat beberapa kendala pada sumber dayamanusia dan waktu, sedangkan sumber daya anggaran sudah cuku baik. Kemudian sukarnya koordinasiantar agen pelaksana mengakibatkan implementasi kebijakan ini tidak dilakukan secara menyeluruh. Darisegi lingkungan sosial, ekonomi dan politik, bahwa lingkungan sosial masyarakat di KecamatanKertosono kurang mendukung akan kebijakan ini. Kemudian dari segi Disposisi bahwa intensitasdisposisi implementor masih minim dapat dilihat dari pelaksanaan kegiatan yang minim. Saran yangdiberikan adalah optimalisasi dari sosialisasi kebijakan, sanksi yang diberikan, pemberdayaan pengemis,pengamen, pedagang asongan dan pengelap mobil, serta optimalisasi pengawasan dari DPRD, kemudianjuga penambahan sumber daya diluar dari agen formal pelaksana kebijakan.Kata Kunci: Implementasi, Kebijakan Ketertiban Umum
SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP LAYANAN E-HEALTH DI PUSKESMAS KETABANG SURABAYA NUSRINDA PUTRI PERDANA
Publika Vol 4 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n1.p%p

Abstract

e-Health merupakan salah satu aplikasi layanan kesehatan di bidang e-Government yang terintegrasi dengan mesin anjungan e-kios. Layanan e-Health ini diciptakan oleh Pemerintah Kota Surabaya bertujuan untuk meminimalisir antrean panjang masyarakat di loket Puskesmas atau Rumah Sakit untuk mendapatkan karcis nomor antrean, menghilangkan sistem rujukan yang ruwet, dan tersusunnya database kesehatan penduduk Kota Surabaya. Masyarakat yang ingin berobat di Puskesmas atau Rumah Sakit dapat mendaftar melalui layanan e-Health yang terintegrasi dengan mesin e-kios, kemudian mengikuti tahapan-tahapan dalam layanan e-Health hingga mengeluarkan karcis print out nomor antrean. Sejauh ini layanan e-Health yang terintegrasi dengan mesin e-kios telah tersebar di di 61 Puskesmas yang tersebar di Puskesmas Surabaya Utara, Surabaya Barat, Surabaya Timur, Surabaya Pusat dan Surabaya Selatan. Salah satu Puskesmas yang telah menggunakan layanan e-Health adalah Puskesmas Ketabang Surabaya. Sebagai Puskesmas yang berada di wilayah Surabaya Pusat dan telah menggunakan layanan e-Health, Puskesmas Ketabang Surabaya harus dapat memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada masyarakat agar tercipta pola pelayanan yang baik dan bermuara pada kepuasan masyarakat. Dalam hal ini pemerintah mengatur aspek penilaian kepuasan itu melalui Survei Kepuasan Masyarakat yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2014 yang memuat Sembilan aspek penilaian yakni Persyaratan, Prosedur, Waktu Pelayanan, Biaya/Tarif, Produk Spesifikasi Jenis Pelayanan, Kompetensi Pelaksana, Perilaku Pelaksana, Maklumat Pelayanan dan Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan. Penelitian ini hanya menggunakan 8 indikator Survei Kepuasan Masyarakat untuk mengukur kepuasan masyarakat terhadap layanan e-Health yakni Persyaratan, Prosedur, Waktu Pelayanan, Produk Spesifikasi Jenis Pelayanan, Kompetensi Pelaksana, Perilaku Pelaksana, Maklumat Pelayanan dan Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif. Penelitian ini mengambil sampel 91 orang dari populasi 1000 orang menggunakan teknik Insidental Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis data kuantitatif yang dibagi menjadi tiga tahapan yaitu pengolahan data, pengorganisasian data, dan penemuan hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator persyaratan memperoleh persentase sebesar 87,5%, indikator prosedur 83,2%, indikator waktu pelayanan 85%, indikator produk spesifikasi jenis pelayanan 85,6%, indikator kompetensi pelaksana 83,4%, indikator perilaku pelaksana 84,9%, indikator maklumat pelayanan 77,3%, indikator penanganan pengaduan saran dan masukan sebesar 77,4%. Sehingga diperoleh prosentase rata-rata kepuasan masyarakat terhadap layanan e-Health sebesar 83,2%. Hasil tersebut termasuk di dalam kelas interval 81%-100% dengan kategori sangat memuaskan, yang artinya secara garis besar kepuasan masyarakat terhadap layanan e-Health di Puskesmas Ketabang Surabaya telah memuaskan.Kata Kunci: e-Health, Pelayanan Kesehatan, Kepuasan Masyarakat, Survei Kepuasan Masyarakat
IMPLEMENTASI PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL PEMBERIAN BANTUANIURAN DI PUSKESMAS KOKOP KECAMATAN KOKOP KABUPATEN BANGKALAN USWATUN HASANAH
Publika Vol 4 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n1.p%p

Abstract

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program jaminan sosial kesehatan yangdiselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan), pada prinsipnyapenyelenggaraan sistem jaminan sosial didasarkan atas asas kemanusiaan, manfaat, dan keadilan sosial bagiseluruh rakyat Indonesia. Kepesertaan dalam Jaminan Kesehatan Nasional ini bersifat wajib, dan kepesertaan inidibagi dalam dua macam yaitu Non PBI dan PBI. Dalam hal ini Non PBI merupakan peserta yang membayariuran pada BPJS sedangkan PBI yaitu peserta yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah. Tujuan penelitian inimenganalisis Implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional Pemberian Bantuan Iuran di PuskesmasKokop Kecamatan Kokop Kabupaten Bangkalan.Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memperoleh gambaran yang jelasmengenai Implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional Pemberian Bantuan Iuran di Puskesmas KokopKecamatan Kokop kabupaten Bangkalan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian dengan menggunakanteknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu model interaktif dariMiles dan Huberman serta model Implementasi dari George C. Edward III.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa program JKN PBI di Puskesmas Kokop KecamatanKokop Kabupaten Bangkalan : 1) Komunikasi yang dilakukan oleh pihak pelaksana dari mulai tingkat desa,kecamatan hingga puskesmas dari mulai sosialisasi pemberian informasi hingga pelayan kesehatan dilakukandengan terbuka dan konsisten, akan tetapi masih banyak peserta kurang memahami dan mengerti secara detailkarena dimungkinkan tingkat pendidikan pemanfaat yang masih rendah sehingga pola pikir pemanfaat masihrendah 2) sumberdaya manusia, informasi, keuangan dan fasilitas untuk implementasi program masih kurangmemadai, 3) disposisi dari pihak yang terlibat masih kurang baik khususnya sikap dari para medis yang kurangramah dalam memberikan pelayanan 4) struktur birokrasi pelaksana program sudah berjalan baik dan sesuaidengan SOP begitu juga dengan tanggung jawabnya.Saran yang dapat direkomendasikan dalam penelitian ini : 1) para pelaksana program memberikaninformasi secara terus menerus dan berkelanjutan kepada kelompok sasaran 2) membuat pembaharuan datauntuk peserta baru setiap tahunnya 3) menambah jumlah dokter di puskesmas Kokop 4) memberikan motivasibagi para medis supaya memberikan pelayanan kesehatan dengan baik 5) melengkapi fasilitas kesehatandipuskesmas terutama fasilitas laboratorium puskesmas.Kata Kunci : Implementasi, Program JKN Pemberian Bantuan Iuran.
PEMBERDAYAAN USAHA KECIL MENENGAH OLEHDINAS PERTANIAN KOTA SURABAYA(Studi Kasus pada UKM Makanan dan Minuman diEkowisata Hutan Mangrove Wonorejo Surabaya) DANI RENDRA L P
Publika Vol 4 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n1.p%p

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tiap daerah. Upaya pemberdayaan juga dapat dilakukan melalui sektor pariwisata dan sumber daya alam lokal yang dimiliki di setiap daerah. Salah satunya ekowisata hutan mangrove di Kelurahan Wonorejo Surabaya. Kawasan ini sangat strategis untuk dikembangkan dalam bidang wisata demi membangun perekonomian dan menunjang kesejahteraan masyarakat sekitar karena masyarakat dapat mendirikan beberapa UKM sehingga dapat menambah penghasilan dan menciptakan lapangan kerja baru.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) oleh Dinas Pertanian pada UKM makanan dan minuman di ekowisata hutan mangrove Wonorejo Surabaya. Pendekatan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan terdiri dari beberapa informan dan lokasi penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi.Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberdayaan UKM di ekowisata hutan mangrove Wonorejo dilihat dari aspek pemungkinan yakni masyarakat kini dapat tambahan penghasilan dengan berjualan makanan dan minuman bagi para pengunjung, aspek penguatan yakni dilakukan dengan pemberian pelatihan pemasaran kepada pelaku UKM, aspek perlindungan yakni perlindungan berupa perda yang melindungi kawasan hutan mangrove dari kegiatan pembangunan perumahan, aspek penyokongan yakni melalui pasar murah yang membantu pelaku UKM agar produknya lebih dikenal oleh masyarakat, aspek pemeliharaan yakni memberikan sosialisasi dan pelatihan supaya masyarakat dapat lebih merawat dan memelihara hutan mangrove karena dapat memberikan mereka sumber penghasilan.Kata kunci : Usaha Kecil Menengah, Pemberdayaan
STRATEGI PENANGANAN KELUHAN LAYANAN ATM (ANJUNGAN TUNAI MANDIRI) DI PTBANK TABUNGAN NEGARA KANTOR CABANG TANDES SURABAYA FITRI NURHIDAYATI
Publika Vol 4 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n1.p%p

Abstract

Dewasa ini kebutuhan produk dan jasa perbankan mennjadi salah satu tuntutan masyarakat yangmenyebabkan perbankan mengalami persaingan ketat dalam memberikan layanan terbaik untuk menarik danmempertahankan nasabahnya, tak terkecuali Bank Tabungan Negara sebagai salah satu perbankan milik negara.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Strategi Penanganan Keluhan Layanan ATM (AnjunganTunai Mandiri) Di PT Bank Tabungan Negara Kantor Cabang Tandes Surabaya. Jenis penelitian yang digunakanadalah deskripsi dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara,observasi, dan dokumentasi. Fokus penelitian menggunakan 4 aspek penting terkait strategi penanganan keluhansecara efektif menurut Tjiptono (2008) yang meliputi: Empati terhadap pelanggan yang marah, Kecepatan dalampenanganan keluhan, Kewajaran atau keadilan dalam memecahkan permasalahan atau keluhan, dan Kemudahanbagi konsumen untuk menghubungi perusahaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Bank Tabungan Negara Cabang Tandes Surabaya telahmelakukan beberapa strategi yang dapat dilihat dari 4 aspek tersebut. Empati terhadap pelanggan yang marahdengan sikap ramah, menanyakan permasalahan yang dialami, serta tetap tenang dalam menghadapi nasabahkomplain. Namun, hal ini kurang maksimal karena security hanya berada pada pintu kantor bank saja.Sedangkan fasilitas ATM tidak dijaga. Serta tidak solusi yang memuaskan terkait pelayanan yang offline. Hal inimenunjukkan kurang adanya empati dari pihak BTN. kecepatan dalam penanganan keluhan dilakukan secaratepat dan tepat baik secara langsung maupun invoice (call center) dengan estimasi waktu penyelesaian komplain7 hari kerja serta adanya upaya menyelesaikan komplain tanpa adanya pengaduan dari nasabah terlebih dahhulu.Kewajaran datau keadilan dalam memecahkan permasalahan atau keluhan dilakukan dengan pemberianpelatihan pegawai (rollplay) dan pembebasan biaya pengaduan. Kemudahan bagi konsumen untuk menghubungiperusahaan hanya disediakan call center 1500286 dengan tarif sesuai operator masing-masing.Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Strategi, Penanganan Keluhan
EFEKTIVITAS PELAYANAN PUBLIK MELALUI CHITIZEN’S CHARTER DI UPTD PUSKESMAS KEPANJENKIDULKOTA BLITAR AJENG AYU SAFITRI
Publika Vol 4 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n1.p%p

Abstract

Banyaknya keluhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan mendorong pemerintah untuk melakukan upaya peningkatan kualitas pelayanan. Upaya yang dilakukan tersebut salah satunya diwuudkan dalam bentuk kontrak pelayanan aatau Citizen’s Charter. Citizen’s Charter merupakan kontrak pelaynan yang berisikan kesepakatan antara penyedia layanan dengan pengguna layanan mengenai waktu, biaya, prosedur, dan cara pemberian layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelayanna publik melalui Citizen’s Charter di UPTD Puskesmas Kepanjenkidul Kota Blitar. Pengukuran efektivitas pada penelitian ini dengan menggunakan enam indikator dari KEPMENPAN No. 63 Tahun 2003, yaitu prosedur pelayanan, waktu penyelesaian, biaya pelayanan, produk pelayanan, sarana dan prasarana. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode insidental dengan menggunakan rumus slovin. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 99 pasien dari 5.110 populasi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, kuesioner, dokumentasi, waawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelayanan publik melalui Citizen’s Charter di UPTD Puskesmas Kepanjenkidul Kota Blitar dapat dikatakan sudah sangat efektif. Dari pengujian validitas, reliabilitas, dan analisis statistik-deskriptif dihasilkan bahwa penilaian setiap sub variabel efektivitas pelayanan di UPTD Puskesmas Kepanjenkidul memperoleh nilai efektivitasnya secara keseluruhan dengan presentase yaitu prosedur pelayanan sebesar 80,6%, waktu penyelesaian saran yang bisa diberikan yaitu pemberian banner yang berisi tentang prosedur pelayanan, penambahan petugas untuk memberikan informasi mengenai alur pelayanan bagi pasien baru serta penambahan jumlah tenaga ahli.Kata kunci : efektivitas, pelayanan, Citizen’s Charter
UPAYA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA SIDOARJO UTARA DALAM MENINGKATKAN PAJAK FINAL PADA UMKM DI KABUPATEN SIDOARJO LOVENA DEWI
Publika Vol 4 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n1.p%p

Abstract

Pertumbuhan ekonomi di Indonesia dapat diukur melalui Produk Domestik Bruto (PDB). Berdasarkan jumlah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terus meningkat dan mampu memberikan kontribusi sebesar 57% dari total PDB. Sehingga, pemerintah menetapkan PP No. 46 Tahun 2013 tentang Pajak Penghasilan atas Penghasilan dari Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu yang diharapkan mampu mendorong kontribusi penerimaan negara dari UMKM. Kontribusi penerimaan pajak final di KPP Pratama Sidoarjo Utara hanya sebesar 3%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya yang telah dilakukan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sidoarjo Utara dalam Meningkatkan Penerimaan Pajak Penghasilan final pada UMKM Di Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, doumentasi dan triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam mengolah data meliputi, Pengumpulan data, Reduksi data, penyajian data dan diakhiri dengan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPP Pratama Sidoarjo Utara meningkatkan penerimaan pajak final UMKM melalui ekstensifikasi dan intensifikasi pajak. Upaya ekstensifikasi dilakukan dengan memberikan penyuluhan kepada mahasiswa, calon wajib pajak serta adanya program Business Development Service (BDS). Selain itu juga adanya kerjasama antara KPP Pratama Sidoarjo Utara dengan Dinas Koperasi, Perdagangan dan UKM Kabupaten Sidoarjo untuk mengetahui perkembangaan jumlah UMKM di kabupaten Sidoarjo. Intensifikasi pajak yang dilakukan yaitu melalui penyempurnaan struktur organisasi pada Seksi Pengawasan dan Konsultasi, penyempurnaan administrasi melalui e-registration, pembayaran dapat dilakukan di bank, ATM dan kantor pos, adanya e-filling, adanya peningkatan pengawasan dan pengendalian serta peningkatan sumber daya manusia melalui pemberian tugas tambahan. Kata Kunci : Pajak Final, UMKM, Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pajak
KUALITAS LAYANAN PEMROSESAN DOKUMEN CK-1 DI KANTOR PENGAWASAN DANPELAYANAN BEA DAN CUKAI TIPE MADYA CUKAI KEDIRI CORRY VICORESITA
Publika Vol 4 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n1.p%p

Abstract

Pelayanan merupakan suatu kegiatan yang diselenggarakan oleh penyedia jasa Pemerintah (Instansi Pemerintah Pusat,di Daerah dan di lingkungan Badan Usaha Milik Negara Badan Usaha Milik Daerah) sebagai tanggung jawabnya dalammemenuhi kebutuhan masyarakat maupun dalam rangka pelaksanaan peraturan perundang-undangan. Sebagai salahsatu instansi pemerintah, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai (KPPBC TMC) Kediribergerak dalam hal pelayanan pengurusan dokumen, salah satunya yaitu dokumen CK-1, dalam pemrosesan dokumenCK-1 di KPPBC TMC Kediri memberi janji layanan hanya 20 menit. Namun masih terdapat beberapa beberapa kendalaselama proses pengerjaannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas layanan pemrosesan dokumen CK-1 diKPPBC TMC Kediri. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakanpendekatan kualitatif. Adapun fokus dari penelitian ini adalah lima indikator kualitas layanan Parasurahman yaituTangibels, Reliability, Responsiviness, Assurance, Empaty . Subyek penelitian dalam penelitian ini diambil denganteknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi.Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data model interaktif. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa dari lima indikator yang digunakan menunjukan bahwa kualitas layanan pemrosesan dokumenCK-1 sudah memenuhi indikator dan memuaskan. Masing-masing indikator sudah terpenuhi meskipun terdapatbeberapa masalah saat pemrosesan dokumen CK-1 berlangsung namun petugas loket mampu menangani permasalahtersebut sehingga pengguna jasa tidak menunggu dengan sia-sia. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian inibahwa kualitas layanan pemrosesan dokumen CK-1 sudah baikKata Kunci: Kualitas Layanan, Pelayanan Publik, Pemrosesan Dokumen
Tingkat Kepuasan Pengguna Jasa Ekspor ImporDi Kantor Pos Lalu Bea Kediri, Jawa Timur MIRA TANIA SULISTIANI
Publika Vol 4 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v4n1.p%p

Abstract

Ekspor impor merupakan salah satu pemasukan terbesar bagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara(APBN). Kegiatan ekspor impor ini dilakukan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang berada dibawahnaungan Kementerian Keuangan. Salah satu kawasan yang dapat melayani kegiatan ekspor impor yaituKantor Pos Lalu Bea Kediri. Dalam penelitian ini peneliti menilai kepuasan masyarakat pengguna jasaekspor impor di Kantor Pos Lalu Bea Kediri melalui Survei Kepuasan Masyarakat yang tertuang dalamPeraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 16Tahun 2014 yang memuat Sembilan aspek penilaian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuitingkat kepuasan pengguna jasa ekspor impor di Kantor Pos Lalu Bea Kediri, Jawa Timur. Metode penelitianyang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Penelitian ini mengambil sampel 65 orang dari populasi sebesar175 orang dengan menggunakan teknik sampling incidental. Teknik pengumpulan data yang digunakanyaitu kuisioner, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakananalisis statistic deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan pengguna jasa eksporimpor di Kantor Pos Lalu Bea Kediri sudah sangat memuaskan karena diperoleh presentase sebesar 84,95%.Kata Kunci : Ekspor Impor, Bea Cukai, Kepuasan Masyarakat, Survei Kepuasan Masyarakat.

Page 1 of 2 | Total Record : 15