cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 3 (2017)" : 15 Documents clear
IMPLEMENTASI PROGRAM GERAKAN DESA SEHAT DAN CERDAS (GDSC)  DI DESA BULU KECAMATAN BALEN KABUPATEN BOJONEGORO  (STUDI PADA PARAMETER SEHAT INDIKATOR ANGKA KEMATIAN IBU DAN ANGKA KEMATIAN BAYI) Intan Permata Sakti
Publika Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n3.p%p

Abstract

Abstrak Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya dapat terwujud. Selain itu pembangunan kesehatan harus dipandang sebagai salah satu investasi dalam menciptakan sumberdaya manusia yang berkualitas. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melaksanakan program Gerakan Desa Sehat dan Cerdas (GDSC) berdasarkan Peraturan Bupati Bojonegoro Nomor 47 tahun 2014 Tentang Gerakan Desa/Kelurahan Sehat dan Cerdas (GDSC) yang mempunyai sasaran 430 Desa dan Kelurahan yang berada di Kabupaten Bojonegoro. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik pengumpulan wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data digunakan untuk memperoleh data yang mendalam dari para informan, melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Gerakan Desa Sehat dan Cerdas (GDSC) di Desa Bulu Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro (Studi Pada Parameter Sehat Indikator Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi) masih mengalami kendala didalam pelaksanaannya. Dari hasil penelitian dengan menggunakan analisis teori model implementasi menurut Daniel Van Metter dan Van Horn yang terdapat enam variabel didalamnya, dimana hasil tersebut menunjukkan bahwa kurangnya sosialisasi yang dilakukan pihak pelaksana kepada masyarakat mengenai standar, tujuan dan sasaran program Gerakan Desa Sehat dan Cerdas (GDSC), masalah sumber daya yang belum memadai sehingga menghambat terlaksananya program. Pada sumber daya manusia kurangnya tenaga dibidang kesehatan sekaligus penginputan data, tingkat pendidikan masyarakat dan pola pikir yang masih percaya dengan pengobatan alternatif, ekonomi yang rendah karena masyarakat yang kebanyakan berprofesi sebagai buruh tani. Saran yang diberikan oleh peneliti, yaitu a) Adanya anggaran khusus pada program Angka Kematian Ibu dan Bayi yang diambilkan dari Anggaran Dana Desa (ADD) dari RPJMDes, b) Dibentuknya tim panitia pelaksana program untuk mensosialisasikan agar masyarakat mengenal program mengenai AKI dan AKB. c) Adanya tambahan tenaga kesehatan (perawat) untuk membantu bidan desa sekaligus untuk pengimputan data. Kata Kunci: Implementasi, Gerakan, Desa
KUALITAS PELAYANAN REFERENSI DI BADAN PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR DINAR WAHYU LESTARI
Publika Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n3.p%p

Abstract

Abstrak Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, maka pemerintah memiliki fungsi memberikan berbagai pelayanan publik yang diperlukan oleh masyarakat dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat dalam bidang pendidikan, kesehatan, informasi, dan lainnya. Dari beberapa kebutuhan yang telah disebutkan, salah satu kebutuhan yang penting dalam kehidupan manusia adalah kebutuhan pendidikan. Untuk memperoleh pendidikan, salah satu cara yang ditempuh yaitu melalui perpustakaan. Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur atau yang biasa disebut dengan Bapersip merupakan suatu instansi pemerintah yang melayani pelayanan publik di bidang pendidikan. Salah satu layanan penting yang ada di Bapersip adalah layanan referensi. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui kualitas pelayanan referensi di Bapersip. Metode penelitian ini yaitu menggunakan jenis penelitian deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumen. Hasil penelitian ini yaitu kualitas pelayanan publik dalam pelayanan referensi di Bapersip dapat dikatakan sudah cukup baik yang dilihat dari dimensi tangibles yang meliputi tersedianya fasilitas yang cukup lengkap serta penampilan para pegawai yang sudah baik dan sopan, reliability menyangkut kemampuan petugas dalam memberikan pelayanan yang akurat dan terpercaya, responsiveness menyangkut ketanggapan dan kepedulian para petugas dalam membantu pengunjung perpustakaan, assurance menyangkut sikap pegawai Bapersip, dan emphaty yang berkaitan dengan kepedulian petugas kepada pengunjung perpustakaan. Namun masih ditemukan beberapa yang perlu diperbaiki terkait dimensi tangibles (bukti langsung) dan pada dimensi reliability (kehandalan) terkait dengan kemampuan dan ketepatan waktu. Karena ini menyangkut dengan pelayanan publik, seharusnya pihak Bapersip harus memberikan perhatian lebih mengenai hal ini. Sehingga pengunjung perpustakaan merasa puas dan nyaman atas pelayanan yang diberikan oleh Bapersip. Kata Kunci: Referensi, Kualitas pelayanan
Implementasi Program Layanan Internet Anak-Anak Desa Tepian Hutan  (Literasi Hutan) Di Kantor Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Madiun Septia Marda Syahputri
Publika Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n3.p%p

Abstract

Abstrak Salah satu alternatif mengurangi rendahnya pengetahuan anak-anak desa tepian hutan tentang informasi dan teknologi, Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun mengeluarkan program Layanan Internet Anak-anak Desa Tepian Hutan (Literasi Hutan). Program Literasi Hutan adalah program yang mengarah kepada peningkatan pengetahuan anak sekolah dasar akan teknologi informasi. Kelompok sasaran dalam program Layanan Internet Anak-anak Desa Tepian Hutan ini adalah siswa Sekolah Dasar yang ada di sekitar hutan. Kegiatan program Literasi Hutan seperti pengenalan IT, pengenalan komputer/notebook (Hardware), pengenalan internet, praktek internet, dan membuat kesimpulan terhadap pentingnya pemanfaatan internet yang sehat. Pada pelaksanaannya, anak-anak dan masyarakat belum paham tentang adanya program Layanan Internet Anak-anak Desa Tepian Hutan (Literasi Hutan) dan belum mencakup seluruh kelompok sasaran. Peneliti ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian yang digunakan adalah variabel ukuran dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik agen pelaksana, sikap/kecenderungan (Dispotition) para pelaksana, komunikasi antar organisasi dan aktivitas pelaksana, serta lingkungan ekonomi, sosial, dan politik. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil peneliti menunjukkan ukuran dan tujuan kebijakan masih dalam tahap pengenalan intenet saja, Sumber daya masih kurang dari segi sumber dayanya manusianya, anggaran, serta sumber daya waktu, karakteristik agen pelaksana sudah memenuhi, sikap para pelaksana kebijakan sudah baik, komunikasi antar organisasi dan aktivitas pelaksaan masih kurang, rendahnya dukungan ligkungan ekonomi dan sosial. Saran peneliti yaitu ukuran dan tujuan kebijakan sebaiknya lebih pada pemanfaatan layanan internet, menambah jumlah sumber daya manusia, anggaran, dan fasilitas layanan, meningkatkan komunikasi antar organisasi dengan pihak-pihak terkait, meningkatkan aktivitas pelayanan pada upaya pelaksanaan internet, bersinergi dengan pihakpihak terkait untuk meminimalisir masalah ekonomi dan sosial. Kata kunci : Implementasi, Literasi, Sekolah Dasar
IMPLEMENTASI PROGRAM (GENTASIBU) GERAKAN PENGENTASAN GIZI BURUK DI PUSKESMAS KECAMATAN TANJUNGANOM KABUPATEN NGANJUK Ega Rahmawati
Publika Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n3.p%p

Abstract

Abstrak Salah satu alternatif penanggulangan gizi buruk di Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk, Puskesmas Tanjunganom menjalankan program Gerakan Pengentasan Gizi Buruk (GENTASIBU). Program Gentasibu adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan secara terpadu, terintegrasi dan berkesinambungan untuk memelihara dan meningkatkan status gizi masyarakat dalam bentuk upaya promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif. Kelompok sasaran dalam program Gentasibu adalah semua balita yang mempunyai indeks berat badan yang terlihat sangat kurus, untuk anak usia 6-59 bulan.Kegiatan program Gentasibu di pos pelayanan seperti pemeriksaan klinis dan pengobatan oleh dokter, pengukuran antroperi dan konseling oleh petugas gizi, pemberdayaan keluarga oleh Tim Penggerak PKK, pemberian makanan tambahan (PMT) dan vitamin, serta pendampingan orang tua balita oleh kader pendamping. Pada pelaksanaannya, masyarakat atau sasaran program sudah cukup paham tentang program Gentasibu tetapi kurangnya jumlah petugas gizi di Puskesmas Tanjunganom menjadikan tidak semua kelompok sasaran menerima konseling dengan efektif. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian yang digunakan adalah variabel komunikasi, sumber daya, disposisi, struktur birokrasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan sudah cukup baik sosialisasi yang dilakukan oleh pelaksana program kepada masyarakat. Dalam sosialisasi, penyampaian materi program Gentasibu kepada kelompok sasaran dapat diterima dengan baik. Sedangkan untuk konsistensi materi sudah cukup konsisten. Sumber daya manusia dalam pelaksanaan program Gentasibu masih kurang dalam segi jumlah petugas gizi Puskesmas. Dalam pelaksanaan program Gentasibu wewenang berada pada petugas gizi Puskesmas. Fasilitas atau sarana dan prasarana yang di dapatkan untuk sasaran program masih terbatas . Untuk aspek disposisi, sikap implementor program Gentasibu sudah cukup baik, dan adanya insentif yang diberikan untuk Kader Pendamping dan Orang Tua balita. Sedangkan dalam pelaksanaan program Gentasibu sudah sesuai dengan SOP. Saran peneliti yaitu penambahan petugas gizi Puskesmas, penambahan fasilitas pada pos-pos pelayanan, serta dilakukannya perbaikan dan renovasi dipos pelayanan kegiatan program Gentasibu. Kata Kunci : Implementasi, Gentasibu, Balita.
IMPLEMENTASI PENERBITAN PASPOR SECARA ONLINE DI KANTOR IMIGRASI KELAS I TANJUNG PERAK SURABAYA Jani Ajeng Muzdalifah
Publika Vol 5 No 3 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v5n3.p%p

Abstract

Abstrak Pelayanan umum yang berkualitas dan bermutu tinggi menjadi perhatian utama dari organisasi publik.Seiring berjalannya waktu, kemajuan teknologi telah memberikan sebuah pelayanan. Salah satunya adalah pelayanan dalam bidang keimigrasian di kantor imigrasi. Kantor Imigrasi merupakan kantor yang bergerak di dalam bidang keimigrasian salah satunya memberikan pelayanan pembuatan paspor keluar negeri bagi masyarakat yang akan pergi keluar negeri. Hasil pengamatan awal, kondisi dilapangan masih di temukan adanya beberapa permasalahan seperti halnya, terlihat antrian pemohon yang terlalu panjang untuk melakukan verifikasi pendaftaran paspor secara online, dikarenakan dalam melakukan verifikasi membutuhkan waktu yang cukup lama. Terlepas dalam hal itu berdasarkan data statistik pada bulan januari 2017 telah menjadi peningkatan jumlah pemohon paspor secara signifikan. Paspor online sangat membantu masyarakat karena dengan adanya Penerbitan Paspor Online masyarakat tidak melakukan banyak antrian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis Implementasi Pendaftaran Paspor Secara Online di Kantor imigrasi Kelas I Tanjung Perak Surabaya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun fokus penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model implementasi kebijakan oleh George C. Edward III, yang terdiri dari empat variabel yaitu: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil pnelitian menunjukkan bahwa kebijakan Paspor Online di KantorImigrasi Kelas I Tanjung Perak Surabaya mendaptkan respon yang baik oleh masyarakat dalam pelaksanaan implementasinya, sebagai berikut a)komunikasi, pihak kantorimigrasi kelas I tanjung perak surabaya telah memberikan sosialisasi tentang pasporonlinekepada masyarakat.sosialisasi yang dilakukan yaitu berupa banner yang dipaparkan di depan kantor imigrasi b) sumberdaya, masih kurang jumlahnya loket maupun staff yang menangani, telah memberikan informasi yang jelas terhadap masyarakat, dan mengenai fasilitas yang dipeerlukan dalam pelaksanaan paspor online yaitu terdiri dari komputer, barcode scanner, printer, meja, kursi, kamera, fingerprint scanner untuk menunjang kebijakan Paspor Online, namun masih terdapat kendala terhadap jaringan atau koneksi serta kendala yang berupa kurangnyaloket untuk verifikasi data dan lahan parkir mobil. c) disposisi, petugas Paspor Online memberikan pemahaman kepada masyarakat, apabila masyarakat belum mengetahui tentang paspor online. d) struktur birokrasi, bentuk tanggungjawab pelaksana Paspor Online di Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak Surabaya berdasarkan SOP IMI-GR.01.01-1383 (Penerbitan Paspor Baru 24/48 Halaman Online Dalam Sistem Pelayanan Paspor Terpadu (SPPT). Saran yang dapat diberikan kepada Pihak Imigrasi Kelas I Tanjung Perak Surabaya adalah lebih memberikan sosialisasi sehingga masyarakat dapat mengetahui tenteng penerbitan paspor online. Untuk mengembangkan kinerja pelayanan, pegawai tetap melakukan tugasnya sesuai dengan prosedur dan lebih mengutamakan keluhan masyarakat. Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak Surabaya diharapkan bisa lebih meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam penambahan loket dan memperluas lahan parkir. Kata Kunci : Implementasi, Penerbitan, Paspor Online

Page 2 of 2 | Total Record : 15