cover
Contact Name
Suci Megawati
Contact Email
sucimegawati@unesa.ac.id
Phone
+6281342706458
Journal Mail Official
publika@unesa.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum UNESA Kampus Ketintang Jalan Ketintang Gedung I3 Lantai 1 Postal Code: 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Publika
ISSN : -     EISSN : 2354600X     DOI : https://doi.org/10.26740/publika.v9n2
Core Subject : Social,
PUBLIKA is available for free (open access) to all readers. The articles in PUBLIKA include developments and researches in Public Policy, Public Management, and Local Administration (theoretical studies, experiments, and its applications).
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2018)" : 15 Documents clear
EFEKTIVITAS PROGRAM PEMUGARAN PERUMAHAN DAN LINGKUNGAN DESA TERPADU (P2LDT) OLEH DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA KABUPATEN KEDIRI (STUDI KASUS DI DESA TENGGERLOR KECAMATAN KUNJANG KABUPATEN KEDIRI) RINALDY SANDY LAKSONO
Publika Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n2.p%p

Abstract

Abstrak Program Pemugaran Perumahan dan Lingkungan Desa Terpadu (P2LDT) merupakan program inovasi DPMPD Kabupaten Kediri untuk meningkatan jumlah rumah layak huni di Kabupaten Kediri yang ditujukan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kabupaten Kediri terutama yang memiliki rumah tidak layak huni serta sanitasi kesehatan yang memadai. Program P2LDT yang dilaksanakan pada tahun 2012 hingga tahun 2016 telah merenovasi 5.771 rumah di Kabupaten Kediri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektif pelaksanaan Program P2LDT oleh DPMPD Kabupaten Kediri (studi kasus di Desa Tenggerlor Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri).Dalam penelitian ini,indikator yang digunakan adalah teori pengukuran efektivitas oleh Budiani. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran (kuantitatif dan kualitatif). Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Tenggerlor Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri pemilik rumah tidak layak huni yaitu sebanyak 128 KK. untuk menentukan jumlah sampel peneliti menggunakan teknik purposive sampling dengan rumus Slovin dengan batas toleransi sebesar 5% sehingga diperoleh sampel sebanyak 97 orang. Sedangkan untuk teknik pengumpulan data peneliti menggunakan kuesioner, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian pengukuran efektivitas yang dilakukan diperoleh rata-rata nilai yang dihasilkan sebesar 4,19 maka berada pada interval 3,41-4,2 yang mempunyai arti Efektif. Sementara prosentase efektivitas Program P2LDT oleh DPMPD Kabupaten Kediri (studi kasus di Desa Tenggerlor Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri) mencapai 84%. Saran yang dapat peneliti berikan yaitu kepada pelaksana Program P2LDT untuk lebih memaksimalkan pelaksanaan Program P2LDT dalam hal sasaran program dan sosialisasi program. Sehingga masyarakat dapat menerima informasi serta manfaat program secara jelas. Kata Kunci: Efektivitas, Program, P2LDT
Kualitas Pelayanan Prima (Excellent Service) di PT. Angkasa Pura 1 (Persero) Bandar Udara Juanda Surabaya M. NASSIRUDDIN
Publika Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n2.p%p

Abstract

Abstrak Transportasi dibagi menjadi tiga, yaitu transportasi darat, air, dan udara. Transportasi udara merupakan transportasi yang membutuhkan banyak uang untuk memakainya. Selain karena memiliki teknologi yang lebih canggih, transportasi udara merupakan alat transportasi tercepat dibandingkan dengan alat transportasi lainnya. Adapun tempat atau wilayah yang digunakan dalam proses operasional transportasi udara, disebut dengan bandar udara. PT. Angkasa Pura I (Persero) adalah salah satu perusahaan perbandarudaraan yang mengelola bandar udara di Indonesia. Ada tiga belas bandar udara yang dikelola, salah satunya yang memiliki banyak prestasi terutama dalam hal pelayanan prima adalah Bandar Udara Juanda Surabaya. Oleh karena itu, peneliti ingin mendeskripsikan bagaimana kualitas pelayanan prima (excellent service) di PT. Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Juanda Surabaya. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dimana fokus penelitian didasarkan pada indikator pelayanan prima menurut Barata yang memiliki enam aspek pelayanan prima, yaitu: Kemampuan (Ability), Sikap (Attitude), Penampilan (Appearance), Perhatian (Attention), Tindakan (Action), dan Tanggung jawab (Accountability). Teknik pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian digunakan untuk menjawab rumusan masalah penelitian. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa kualitas pelayanan prima di PT. Angkasa Pura I Juanda Surabaya terbilang sangat baik dan memuaskan. Dikatakan sangat baik karena pada setiap aspek telah menunjukkan bahwa proses pelayanan prima yang diberikan sesuai dengan harapan/ekspektasi pelanggan, baik dari segi kemampuan pegawai dalam melakukan pelayanan; penampilan serta fasilitas yang disediakan; sikap, perhatian dan tindakan dalam menghadapi pelanggan; hingga tanggung jawab yang harus dilakukan sesuai dengan standar operasional perusahaan telah dijalankan dan diterapkan dengan amat baik oleh para pegawai maupun pihak manajemen perusahaan, sehingga menjadikan kepuasan bagi para pelanggan. Kata Kunci: Pelayanan publik, Pelayanan Prima.
Strategi Peningkatan Pelayanan Perekaman E-KTP Melalui Pelayanan Jemput Bola Pada Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya LOLITA OKTAVIANA
Publika Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n2.p%p

Abstract

Abstrak Pelayanan merupakan suatu rangkaian kegiatan yang ditujukan kepada orang lain, baik individu maupun kelompok. Salah satu pelayanan yang di berikan kepada masyarakat yaitu perekaman E-KTP melalui pelayanan jemput bola. Selama ini pelayanan E-KTP masih terdapat permasalahan yang meliputi, tidak memiliki cukup waktu, malas mengantri, tidak mengetahui persyaratan, serta proses yang cukup lama. Dengan adanya permasalahan pada perekaman E-KTP Dispendukcapil membuat terobosan pelayanan percepatan mengenai perekaman E-KTP melalui pelayanan jemput bola. Dengan adanya strategi jemput bola perekaman E-KTP dapat membantu masyarakat untuk mempunyai kartu identitas meskipun sudah lanjut usia khususnya warga Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus dalam penelitian ini adalah strategi peningkatan perekaman E-KTP melalui pelayanan jemput bola menggunakan teori menurut Osborne yang terdapat lima pokok dasar yaitu: Strategi Inti, Strategi Konsekuensi, Strategi Pelanggan, Strategi Pengawasan, Strategi Budaya Hasil penelitin ini Dispendukcapil telah melaksanakan strategi dalam pelayanan jemput bola dengan cukup baik untuk meningkatkan kualitas dari pelayanan perekaman E-KTP, dalam mewujudkan pelayanan yang maksimal Dispendukcapil menciptakan kondisi kerja yang sehat antar pegawai dan atasan yang dilakukan dengan sikap kekeluargaan antara pegawai dan atasan waktu menjalankan tugas. Sehingga pegawai akan merasa nyaman dengan kondisi kerja. Saran yang disampaikan dari peneliti terhadap Dispendukcapil yaitu peran pemimpin yang selalu ikut serta diharapkan dapat meningkatkan pelayanan dalam jemput bola perekaman E-KTP, juga memperhatikan redward yang seharusnya bukan di nilai dari kepuasan pegawainya bisa juga dengan finansial yang di dapatkan, dan memberikan tambahan transportasi yang memadahi untuk perekaman E-KTP supaya semua masyarakat bisa terjangkau. Kata Kunci: Strategi, Pelayanan, Perekaman E-KTP
Implementasi Program Save Our Student (SOS) Di Kepolisian Resor Kota Sidoarjo TITI AISYAH DHANIARNI
Publika Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n2.p%p

Abstract

Abstrak Kecelakaan yang menimpa anak di bawah umur menjadi permasalahan kompleks di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sidoarjo. Kasus kecelakaan yang menimpa para anak dibawah umur di Sidoarjo semakin hari semakin meningkat tajam. Masyarakat terus menuntut pemerintah untuk mengatasi kasus kecelakaan tersebut. Dan pada akhirnya pemerintah Kabupaten Sidoarjo melakukan suatu upaya untuk mengurangi kasus kecelakaan anak dibawah umur melalui program Save Our Studet (SOS) yang diatur dalam MOU nota kesepahaman bersama antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Kepolisian Resor Kota Sidoarjo, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sidoarjo, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Sidoarjo dalam rangka menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas pelajar di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Proses pelaksanaan program ini dilakukan dengan cara sosialisasi dan penindakan kepada para pelajar. Program Save Our Student (SOS) ini dianggap menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan kasus kecelakaan yang terjadi di Kabupaten Sidoarjo. Namun dalam pelaksanaan program Save Our Student (SOS) belum berhasil menekan angka kecelakaan karena masih terdapat kendala dalam pelaksanaan program ini yaitu pelajar masih mengendarai kendaraan bermotor kesekolah dengan dipengaruhi berbagai alasan serta data pelanggaran yang diperoleh cenderung mengalami peningkatan pada pelanggaran yang dilakukan oleh pelajar. Kata Kunci: Implementasi, Save Our Student (SOS), Pelanggaran.
INOVASI LAYANAN PLN MOBILE DI PT. PLN (Persero) AREA SURABAYA SELATAN ARUM ZAHRA NADHIF
Publika Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n2.p%p

Abstract

Abstrak Listrik menjadi salah satu sumber energi utama, dan sudah seharusnya pemerintah menjadi bagian dari penyedia tenaga listrik untuk masyarakat. PT.PLN (Persero) merupakan perusahaan satu-satunya di Indonesia yang mengontrol, menyediakan, dan melayani kebutuhan listrik masyarakat yang terus berbenah dalam memberikan pelayanan yang berkualitas. Salah satu inovasi yang diciptakan oleh PT. PLN (Persero) adalah PLN Mobile, yaitu suatu aplikasi berbasis Android yang bertujuan untuk memudahkan pelanggan dalam menerima pelayanan termasuk mendapatkan informasi terkini yang berkaitan dengan pelayanan PLN. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mendeskripsikan inovasi layanan PLN Mobile di PT. PLN (Persero) Area Surabaya Selatan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian yaitu PT. PLN (Persero) Area Surabaya Selatan. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, snowball sampling, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitan menunjukkan Inovasi Layanan PLN Mobile berdasarkan faktor penciptaan nilai dalam inovasi menurut Gebauer et al., Prahalad&Ramaswamy, yaitu: 1) Keterlibatan pelanggan, PT. PLN (Persero) Area Surabaya Selatan telah melakukan upaya untuk mengenalkan inovasi ini melalui iklan dan sosialisasi kepada masyarakat. 2) Layanan mandiri, inovasi ini memiliki fitur-fitur yang dapat diakses secara mandiri oleh pelanggan. 3) Pengalaman pelanggan, inovasi ini telah menghadirkan suatu hal yang baru bagi pelanggan dalam menerima pelayanan secara cepat dan praktis. 4) Pemecahan masalah, kendala dalam inovasi ini yaitu kurangnya pengetahuan masyarakat akan hadirnya inovasi ini sehingga PLN terus melakukan sosialisasi secara berkala. 5) Co-designing, inovasi ini didasarkan pada pertimbangan aspirasi masyarakat untuk menciptakan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat. Maka saran peneliti adalah meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat tentang PLN Mobile, melakukan updating secara berkala dalam aplikasi sehingga nantinya pelayanan dan transaksi dapat terhubung langsung dengan aplikasi ini. Kata Kunci: Inovasi, Listrik, Mobile
KUALITAS PELAYANAN TANGGAP DARURAT BENCANA COMMAND CENTER 112 DI BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAN LINMAS KOTA SURABAYA AF IRZA CHAIRANI MAKHDAR
Publika Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n2.p%p

Abstract

Abstrak Command Center 112 merupakan sebuah layanan telefon bebas pulsa yang dibuat untuk tanggap darurat bencana di Kota Surabaya. Layanan ini mensinergikan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam satu ruangan kendali (Command Center Room) dengan Badan Penanggulangan Bencana dan LINMAS sebagai leading sector.Tugas mereka adalah menerima telefon laporan aduan bencana atau keadaan darurat dari masyarakat dan memantau keadaan Kota Surabaya selama 24 Jam non-stop. Namun, pada penerapan layanan tersebut masih ditemukan permasalahan seperti salah aduan dan juga kurangnya sosialisasi sehingga, masih banyak warga Kota Surabaya yang belum mengetahui layanan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai bagaimana kualitas pelayanan tanggap darurat bencana Command Center 112 di Badan Penanggulangan Bencana dan LINMAS Kota Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teori dimensi kualitas pelayanan yang digunakan adalah menurut Zeithaml, dkk (1990:21) meliputi Tangible, Reliability, Responsiveness, Competence, Courtesy, Credibility, Security, Access, Communication, dan Understanding the Customer. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, purposive sampling, observasi dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan interactive model analysis yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verivikasi (Rachmadi, 2015:50). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan tanggap darurat bencana Command Center 112 sudah baik. Namun masih terdapat masalah pada dimensi access dimana masih terjadi gangguan terhadap jaringan telefon dan internet. Listrik yang bisa sewaktu-waktu padam juga merupakan masalah tersendiri mengingat semua peralatan membutuhakan aliran listrik sedangkan, genset yang ada dipakai bergantian. Selain itu, sosialisasi diperlukan agar seluruh masyarakat Kota Surabaya mengetahui dan paham terhadap layanan ini. Kata kunci : Pelayanan, Darurat, Command Center 112 Kota Surabaya
IMPLEMENTASI SISTEM LAPOR ONLINE MELALUI APLIKASI GO SIGAPĀ  DI KEPOLISIAN RESORT (POLRES) GRESIK Vannesha Nedy Taffita
Publika Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n2.p%p

Abstract

Abstrak Perlindungan dan rasa aman merupakan hak dasar warga Negara. Namun, pelayanan yang diberikan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) masih cenderung statis dan tidak bisa mengcover semua wilayah dan masyarakat. Sehingga munculah Program Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya) dengan salah satu program prioritasnya “Peningkatan pelayanan publik yang lebih mudah bagi masyarakat dan berbasis teknologi informasi”. Kemudian dijabarkan oleh Polres Gresik dalam bentuk Inovasi Sistem Lapor Online melalui Aplikasi Go Sigap yang memudahkan masyarakat dalam melaporkan tindak kriminalitas lebih efisien dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis Implementasi Sistem Lapor Online Melalui Aplikasi Go Sigap Di Polres Gresik. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan fokus penelitiannya menggunakan teori Implementasi untuk Electonic Government menurut Shams Rahman, Nahid Rashid, Aswini Yadlapalli, dan Li (Eva) Yiqun (2014), yang meliputi Faktor Institusional, Faktor Terkait Sumber Daya, Faktor Terkait Akses, Faktor Hukum/Peraturan dengan teknik Purposive Sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian tersebut menunjukkan Implementasi Sitem Lapor Online melalui Aplikasi Go Sigap di Polres Gresik sudah cukup baik yang dipengaruhi oleh Komitmen dan Tingkat Stabilitas dari Politik tertinggi dalam meningkatkan pelayanan publik, dukungan penuh dari pemimpin instansi, Kerjasama yang baik dengan pihak eksternal yang ahli dibidangnya, keuangan yang cukup dari pusat, Infrastuktur yang memadai. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kekurangan seperti masih belum adanya akses untuk mengecek kevalidan data pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, tidak adanya struktur organisasi dan jadwal sosialisasi yang dibuat khusus, SDM dengan keterampilan teknis yang masih bergantung dengan swasta, masih ada masyarakat yang bingung dengan kegunaan fitur, sistem keamanan yang masih standard dan belum adanya perlakuan khusus. Sehingga peneliti memberikan saran yaitu agar Operator lebih selektif dan mengkomunikasikan dengan Disdukcapil terkait akses kevalidan data, Polres membuat struktur organisasi khusus dan jadwal sosialisasi, meningkatkan kemampuan SDM, Mencantumkan cara penggunaan setiap fitur di dalam aplikasi dan mengembangkan sekaligus memperketat sistem keamanan aplikasi. Kata Kunci : Implementasi, Pelayanan, E- Government
INOVASI PROGRAM ELEKTRONIK TILANG (E-TILANG) DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK DI KEPOLISIAN RESORT (POLRES) KEDIRI FAIRUZ SALSABILA
Publika Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n2.p%p

Abstract

Abstrak Dalam proses penegakan hukum yang dilakukan oleh polisi lalu lintas masih banyak memunculkan keluhan yang dirasakan oleh masyarakat terkait dengan proses tilang. Sistem penilangan manual saat ini memiliki banyak kendala di lapangan dan berpotensi memberi peluang penyimpangan atau penyalahgunaan wewenang. Kepolisian Resort (Polres) Kediri menciptakan inovasi Elektronik Tilang (E-Tilang) yang berbasis teknologi informasi dengan tujuan untuk memudahkan masyarakat dalam proses tilang dan meringkas birokrasi karena masyarakat tidak perlu mengikuti sidang tilang di Pengadilan Negeri. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah petugas Unit Tilang Satlantas Polres Kediri, petugas Unit Turjawali Satlantas Polres Kediri dan masyarakat selaku pelanggar lalu lintas yang menggunakan sistem Elektronik Tilang (ETilang). Teknik pengumpulan data berupa teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi Elektronik Tilang (E-Tilang) di Polres Kediri dapat diterima oleh masyarakat, khususnya masyarakat selaku pelanggar lalu lintas yang menggunakan sistem Elektronik Tilang (E-Tilang). Hal tersebut dapat dilihat dari faktor keberhasilan inovasi yaitu faktor Leadership yang menunjukkan adanya peran dan tanggung jawab pemimpin (Kapolres Kediri) yang telah memotivasi bawahannya untuk menciptakan inovasi Elektronik Tilang (E-Tilang) di Polres Kediri. Faktor Management/Organization yang menjelaskan adanya visi, misi dan strategi dalam menciptakan inovasi berupa sosialisasi kepada masyarakat, adanya pengembangan sumber daya manusia berupa pelatihan dan pembinaan petugas kepolisian, serta adanya pihak-pihak pendukung pada inovasi Elektronik Tilang (E-Tilang). Faktor Risk Management menjelaskan masih terdapat prosedur yang belum sesuai dengan pelaksanaan inovasi Elektronik Tilang (E-Tilang) dikarenakan belum adanya koneksi lebih lanjut antara pihak terkait. Faktor Human Capital menjelaskan bahwa adanya pelatihan khusus yang dilakukan oleh pihak Polres Kediri terkait mekanisme Elektronik Tilang (E-Tilang). Faktor Technology yang menjelaskan adanya aplikasi sebagai penunjang inovasi Elektronik Tilang (E-Tilang) sebagai layanan berbasis teknologi informasi. Saran dari pelaksanaan inovasi Elektronik Tilang (E-Tilang) adalah segera dilakukan pembenahan prosedur dalam proses pengambilan denda tilang yang dirasa masih membingungkan masyarakat selaku pelanggar lalu lintas. Kata Kunci: Inovasi, Pelayanan, Elektronik Tilan
STRATEGI PEMERINTAH KOTA SURABAYA DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT PASCA PENUTUPAN LOKALISASI (Studi Kasus pada Masyarakat di Jalan Tambak Asri Kelurahan Morokrembangan Kecamatan Krembangan Kota Surabaya) Umi Maimanah H
Publika Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n2.p%p

Abstract

Abstrak Kondisi masyarakat di daerah pasca penutupan lokalisasi merupakan suatu tanggung jawab dan pekerjaan rumah yang besar bagi Pemerintah Kota Surabaya. Di antara enam titik lokalisasi yang ada di Surabaya, wilayah Lokalisasi Kremil juga merupakan lokalisasi dengan jumlah PSK dan mucikari yang banyak di Surabaya. Kawasan Eks. Lokalisasi Kremil berada di kawasan pinggiran perkotaan yang padat penduduk dan ramai dengan pemukiman warga, tepatnya di wilayah Surabaya Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pemberdayaan masyarakat pasca penutupan lokalisasi yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya melalui SKPD Dinas terkait. Penelitian ini berfokus pada strategi pemberdayaan masyarakat dengan lima indikator yang dikemukakan oleh Edi Suharto (2010) yang terdiri dari pemungkinan, penguatan, perlindungan, penyokongan dan pemeliharaan. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif jenis kualitatif dan dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data model interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa strategi Pemerintah Kota Surabaya dalam memberdayakan masyarakat pasca penutupan lokalisasi melalui berbagai tahapan yang telah dikemukakan sebelumnya oleh Edi Suharto, terdiri dari pemungkinan, penguatan, perlindungan, penyokongan dan pemeliharaan. Pemungkinan berupa tahapan yang memunculkan permasalahan dalam program pemberdayaan seperti kondisi ekonomi goyah dan kondisi sosial yang kurang baik antar masyarakat. Kemudian penguatan berupa pelatihan ketrampilan usaha mandiri seperti menjahit, membatik, memasak dan salon. Selanjutnya perlindungan berupa bentuk evaluasi dan pengawasan setiap program melalui pembenahan metode pemberdayaan sehinga tidak adanya gangguan pihak lain yang menghidupkan kembali praktik prostitusi. Penyokongan berupa bentuk fasilitas ruang pemasaran dan koperasi kepada masyarakat kelompok usaha. Serta pemeliharaan berupa bentuk tindak lanjut program yang dimulai dari testimoni keberhasilan pelaku usaha mandiri yang terus diberdayakan. Dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di Jalan Tambak Asri berjalan dengan baik ditunjang dengan peranan kerjasama ormas dan pihak stakeholders lainnya. Namun, masih terdapat beberapa kendala permasalahan dalam strategi pemberdayaan tersebut. Saran yang diberikan dari penelitian ini adalah, keberlanjutan dan sosialisasi berbagai program pemberdayaan pemkot yang dapat diikuti masyarakat, kemudian adanya keberlanjutan pendampingan, dan kejelasan bagi para pelaku usaha tentang perizinan usaha, modal dan sistem pemasaran secara online. Kata Kunci : Strategi, Pemberdayaan, Masyarakat
KERJASAMA PEMERINTAH DAERAH DENGAN PERUM PERHUTANI DAN LEMBAGA MASYARAKAT DESA HUTAN DALAM PENGELOLAAN HUTAN (Studi Pada Program Paha Sylpi di Desa Setren Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro) VERINNASTHASIA ELVIRANDINI
Publika Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v6n2.p%p

Abstract

Abstrak Kondisi hutan yang semakin memprihatinkan saat ini membuat pemerintah harus melakukan suatu upaya agar angka kerusakan hutan tidak semakin bertambah dengan cara menerapkan sistem agroforestri. Salah satu daerah yang menerapkan sistem agroforestri adalah Kabupaten Bojonegoro yang dalam penerapannya menggunakan silvopastura. Penerapan silvopastura ini diwujudkan dalam suatu program yakni Pengelolaan Hutan Silvopastura Sapi (Paha Sylpi) dimana program ini dilaksanakan melalui kerjasama antara Dinas Peternakan dan Perikanan, Perum Perhutani KPH Bojonegoro, dan LMDH Wana Manunggal I. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program Paha Sylpi di Desa Setren Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro.Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.Sedangkan fokus penelitiannya menggunakan teori kerjasama menurut Keban (2009) yang memiliki tujuh prinsip yaitu transparansi, akuntabilitas, partisipatif, efisiensi, efektifitas, konsensus, serta saling menguntungkan dan menghargai.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi.Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa transparansi yang dilakukan dapat diketahui dari proses pemilihan partner, penyediaan sumber daya, serta proses bagi hasil. Akuntabilitas dapat dilihat dari pertanggungjawaban ketiga pihak yang bekerjasama.Partisipatif menunjukkan peran dari masing-masing aktor yang terlibat.Efisiensi program dilakukan melalui monitoring dan evaluasi secara rutin.Efektifitas dapat dilihat dari perubahan yang terjadi selama program Paha Sylpi dilaksanakan.Konsensus yang dilakukan dapat diketahui melalui koordinasi yang dilakukan dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Saling menguntungkan dan menghargai dapat melihat keuntungan dan manfaat yang didapat dari penerapan program Paha Sylpi. Saran yang diberikan peneliti adalah harus ada penambahan luas lahan yang digunakan sebagai media tanam hijauan pakan ternak dan pembuatan dokumen perjanjian kerjasama agar peran dan tanggung jawab ketiga pihak yang bekerjasama dapat diketahui dengan jelas. Kata Kunci :Kerjasama, Pemerintah Daerah, Hutan

Page 1 of 2 | Total Record : 15