cover
Contact Name
Abdul Gapur
Contact Email
abdul@amedialiterasi.com
Phone
+6289657211553
Journal Mail Official
editor@amedialiterasi.com
Editorial Address
Jl. D. Tempe Gg. Rambutan No. 1 LK. VII 20737 Binjai, North Sumatra, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
BINA AKSARA: Jurnal Pengabdian Bahasa, Budaya, dan Pengajaran
Published by Abdul Media Literasi
ISSN : -     EISSN : 3164144X     DOI : -
Core Subject :
BINA AKSARA: Jurnal Pengabdian Bahasa, Budaya, dan Pengajaran (ISSN 3164-144X) merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang bahasa, budaya, dan pengajaran. Jurnal ini bertujuan menjadi wadah diseminasi praktik-praktik terbaik, inovasi, serta kontribusi nyata akademisi dan praktisi dalam memberdayakan masyarakat melalui penguatan literasi bahasa, pelestarian budaya, dan peningkatan kualitas pembelajaran.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Pengenalan omotenashi pada mahasiswa lembaga pendidikan transportasi udara & pramugari Dirgantara Flight School Medan
BINA AKSARA: Jurnal Pengabdian Bahasa, Budaya, dan Pengajaran Vol. 1 No. 1 (2026): BINA AKSARA: Jurnal Pengabdian Bahasa, Budaya, dan Pengajaran
Publisher : Abdul Media Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan memperkenalkan konsep Omotenashi (keramahtamahan khas Jepang) kepada mahasiswa Dirgantara Flight School (DIFIS) Medan, sebuah lembaga pendidikan calon profesional penerbangan. Omotenashi menekankan pelayanan tulus, detail, dan proaktif yang berakar pada budaya Jepang, selaras dengan standar layanan global. Melalui pelatihan interaktif (ceramah, diskusi, dan simulasi), 15 mahasiswa tingkat satu mempelajari prinsip seperti filosofi "Okyakusama wa kamisama" (pelanggan adalah dewa) dan metodologi 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke). Evaluasi pasca-pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan interpersonal dan kesadaran akan ekspektasi layanan multikultural. Tantangan utama berupa adaptasi Omotenashi ke konteks budaya Indonesia. Luaran program mencakup modul pelatihan dan artikel jurnal untuk diseminasi praktik terbaik pendidikan keramahtamahan.
Penguatan wawasan budaya kerja dan etika Jepang bagi calon pekerja ke Jepang di Kota Medan
BINA AKSARA: Jurnal Pengabdian Bahasa, Budaya, dan Pengajaran Vol. 1 No. 1 (2026): BINA AKSARA: Jurnal Pengabdian Bahasa, Budaya, dan Pengajaran
Publisher : Abdul Media Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman budaya kerja dan etika Jepang bagi calon pekerja dari Kota Medan yang akan bekerja ke Jepang melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Sekai. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk kelas sosialisasi selama 90 menit dengan 15 peserta calon pekerja. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan studi kasus dengan fokus pada nilai-nilai moral Bushido sebagai landasan etika kerja Jepang. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang prinsip-prinsip seperti Gi (integritas), Yu (keberanian), Jin (kemurahan hati), Rei (kesantunan), dan Makoto (kejujuran). Luaran kegiatan berupa artikel jurnal ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan program persiapan calon pekerja ke Jepang. Program ini berhasil meningkatkan kesiapan peserta menghadapi tantangan budaya kerja di Jepang sekaligus mengurangi potensi culture shock.
Edukasi etos kerja Jepang dan pengaruhnya pada praktik keagamaan bagi calon pekerja muslim di Medan
BINA AKSARA: Jurnal Pengabdian Bahasa, Budaya, dan Pengajaran Vol. 1 No. 1 (2026): BINA AKSARA: Jurnal Pengabdian Bahasa, Budaya, dan Pengajaran
Publisher : Abdul Media Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Specified Skilled Worker (SSW) Jepang menarik banyak pekerja Indonesia, termasuk Muslim dari Medan, menawarkan peluang pengembangan profesional namun juga menghadirkan tantangan dalam menyesuaikan diri dengan budaya kerja ketat Jepang sambil mempertahankan praktik keagamaan Islam. Pengabdian masyarakat ini, bekerja sama dengan LPK Sekai Medan, bertujuan mengatasi tantangan tersebut dengan memberikan edukasi kepada 15 calon pekerja Muslim tentang etos kerja Jepang—seperti disiplin, kerja tim, dan efisiensi—serta panduan praktis menjalankan ibadah, termasuk shalat, puasa Ramadhan, dan penggunaan hijab di tempat kerja. Melalui metode ceramah, diskusi interaktif, dan focus group discussion (FGD), program ini menekankan strategi menyeimbangkan tuntutan kerja dengan kewajiban agama, seperti mengatur waktu Solat dan mengakses makanan halal. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, dengan 90% memahami nilai-nilai kerja Jepang dan 85% mampu menjelaskan solusi praktik ibadah di luar negeri. Luaran kegiatan mencakup video edukasi di YouTube, artikel berita di Analisa Daily dan website USU, serta naskah jurnal. Inisiatif ini berhasil meningkatkan kesiapan peserta bekerja di Jepang tanpa mengabaikan identitas keagamaan, menekankan pentingnya program persiapan budaya dan agama bagi pekerja migran. Rekomendasi mencakup pengembangan modul pelatihan serupa dan pendampingan jangka panjang dengan lembaga pengirim seperti LPK Sekai untuk memastikan dukungan berkelanjutan bagi calon pekerja.
Peningkatan kemampuan bahasa Inggris siswa SMA Edu Global Medan melalui program pengajaran interaktif
BINA AKSARA: Jurnal Pengabdian Bahasa, Budaya, dan Pengajaran Vol. 1 No. 1 (2026): BINA AKSARA: Jurnal Pengabdian Bahasa, Budaya, dan Pengajaran
Publisher : Abdul Media Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di SMA Edu Global Medan dengan tujuan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa melalui penerapan metode pengajaran interaktif. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya rasa percaya diri dan partisipasi siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris akibat dominasi metode konvensional yang bersifat satu arah. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, partisipatif, dan mendorong siswa aktif menggunakan bahasa Inggris dalam konteks praktis. Metode pelaksanaan PKM meliputi tahap persiapan, implementasi, dan evaluasi. Persiapan dimulai dengan koordinasi dengan pihak sekolah, penyusunan modul pembelajaran interaktif, serta pembuatan instrumen evaluasi berupa pre-test, post-test, dan lembar observasi. Implementasi dilakukan dalam tiga pertemuan yang mencakup kegiatan role play, permainan edukatif, diskusi kelompok, dan storytelling untuk melatih keterampilan berbicara, mendengar, dan pemahaman kosakata. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan motivasi dan kepercayaan diri siswa dalam menggunakan bahasa Inggris, yang terlihat dari partisipasi aktif mereka selama kegiatan. Peningkatan kemampuan bahasa Inggris siswa juga terukur melalui perbandingan nilai pre-test dan post-test yang menunjukkan perkembangan pada aspek pemahaman kosakata, struktur kalimat sederhana, dan keterampilan berbicara. Kegiatan ini membuktikan bahwa metode pengajaran interaktif dapat menjadi alternatif pembelajaran bahasa Inggris yang efektif di sekolah. Ke depan, program serupa disarankan untuk dikembangkan menjadi kegiatan pengayaan bahasa Inggris secara berkala agar keberlanjutannya memberikan dampak yang lebih luas.
Pengenalan budaya Jepang melalui kegiatan praktik pemakaian yukata dan origami kabuto di SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan
BINA AKSARA: Jurnal Pengabdian Bahasa, Budaya, dan Pengajaran Vol. 1 No. 1 (2026): BINA AKSARA: Jurnal Pengabdian Bahasa, Budaya, dan Pengajaran
Publisher : Abdul Media Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengenalan budaya asing memiliki peran penting dalam membentuk wawasan global dan sikap apresiatif generasi muda terhadap keragaman budaya. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya Jepang kepada siswa SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan melalui praktik pemakaian yukata dan pembuatan origami kabuto. Kegiatan dilaksanakan pada 25 Februari 2023 di lapangan terbuka sekolah dengan melibatkan siswa dan guru pendamping. Metode pelaksanaan meliputi pengenalan singkat budaya Jepang, demonstrasi dan praktik pemakaian yukata, workshop origami kabuto, serta sesi diskusi dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta; siswa mampu mengenakan yukata dengan bantuan instruktur dan berhasil membuat origami kabuto dengan baik. Pelaksanaan di ruang terbuka mendukung suasana belajar yang santai, interaktif, dan menyenangkan. Kegiatan ini bermanfaat dalam menambah pengetahuan siswa tentang budaya Jepang, melatih kreativitas dan ketelitian, serta menumbuhkan rasa percaya diri dan keberanian mencoba hal baru. Keberhasilan kegiatan ini membuktikan bahwa pengenalan budaya asing melalui praktik langsung dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan wawasan global sekaligus memperkuat pendidikan karakter di sekolah.

Page 1 of 1 | Total Record : 5