cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
LenteraBio
ISSN : 22523979     EISSN : 26857871     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2016):" : 13 Documents clear
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN SIRSAK (ANONNA MURICATA) TERHADAP KESINTASAN NGENGAT SPODOPTERA LITURA IGA LESTARI, RATIH
LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi Vol 5, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spodoptera litura merupakan hama yang menimbulkan banyak kerugian dalam bidang pertanian. Upaya pengendalian dilakukan dengan memutus siklus hidup hama tersebut menggunakan senyawa metabolit sekunder dari tanaman, di antaranya daun sirsak yang mengandung senyawa asetogenin, alkaloid, flavonoid, saponin dan tannin yang memiliki potensi sebagai insektisida. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan pengaruh pemberian ekstrak daun sirsak terhadap kesintasan ngengat S. litura dan menentukan konsentrasi yang paling optimal untuk menurunkan kesintasan ngengat S. litura. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktorial yaitu konsentrasi ekstrak daun sirsak. Konsentrasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 4%, 6%, 8% dan 0% sebagai kontrol. Parameter yang diamati yaitu perubahan morfologi, mortalitas, biomassa dan fertilitas ngengat S. litura. Data mortalitas dan biomassa dianalisis menggunakan ANAVA satu arah dan dilanjutkan dengan uji Duncan sedangkan data morfologi dan fertilitas dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pemberian ekstrak daun sirsak berpengaruh terhadap kesintasan ngengat S. litura pada parameter morfologi, mortalitas, biomassa dan fertilitas ngengat. Konsentrasi yang paling optimal untuk menurunkan kesintasan ngengat S. litura adalah konsentrasi ekstrak daun sirsak 8%.   Kata kunci: ekstrak daun sirsak; kesintasan; Spodoptera litura
AKTIVITAS MAKAN MONYET EKOR PANJANG (MACACA FASCICULARIS) DI HUTAN NEPA KABUPATEN SAMPANG MADURA RIZALDY, M.RIFQU
LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi Vol 5, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) memiliki peranan penting bagi hutan, salah satu satunya sebagai pemakan buah-buahan dan biji yang terdapat di hutan, sehingga membantu dalam penyebaran biji-bijian demi terjaganya keseimbangan alam. Hutan Nepa yang terletak di Kabupaten Sampang Madura merupakan salah satu habitat monyet ekor panjang, pada Hutan Nepa terdapat dua kelompok monyet ekor panjang yaitu kelompok hutan bagian depan dan kelompok hutan bagian dalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas makan monyet ekor panjang dan jenis-jenis makanan yang dimakan oleh monyet ekor panjang di Hutan Nepa Kabupaten Sampang Madura. Kegiatan ini dilakukan selama 14 hari habituasi dan 28 hari pengamatan. Metode yang digunakan dalam pengamatan kedua kelompok monyet ekor panjang adalah focal animal sampling, yaitu dengan cara mengamati satu individu fokus yang dianggap representatif, yang terbagi menjadi jantan dewasa, betina dewasa, remaja jantan, remaja betina, dan anakan dengan periode pengamatan terbagi menjadi pengamatan pagi, siang, dan sore. Identifikasi makanan monyet ekor panjang dilakukan dengan pengamatan secara langsung menggunakan plot vegetasi. Aktivitas makan monyet ekor panjang di Hutan Nepa, untuk kelompok hutan bagian depan sebesar 23,38% dan kelompok hutan bagian dalam sebesar 25,53% dari seluruh total aktivitas harian. Jenis makanan alami yang paling banyak dimakan oleh monyet ekor panjang yaitu buah tanaman karetan (Ficus sp.) sebanyak 23,03% dan jenis makanan non-alami yang paling banyak dimakan oleh monyet ekor panjang yaitu makanan sisa pengunjung sebanyak 25,55%.   Kata kunci: aktivitas makan; jenis makanan; monyet ekor panjang; Hutan Nepa
KEANEKARAGAMAN PTERIDOPHYTA DI KAWASAN HUTAN WISATA AIR TERJUN GIRIMANIK KABUPATEN WONOGIRI KURNIAWATI, EKA
LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi Vol 5, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pteridophyta merupakan salah satu contoh flora yang memiliki keragaman tinggi serta persebaran yang luas termasuk di Indonesia. Pteridophyta dapat tumbuh dalam kondisi lingkungan lembap, basah dan rindang, salah satunya kawasan Air Terjun Girimanik di Kabupaten Wonogiri. Girimanik adalah kawasan wisata air terjun yang merupakan ruang terbuka hijau dengan bioekologi yang baik sehingga dapat mendukung pertumbuhan Pteridophyta serta memiliki peran penting dalam ekosistem, baik secara ekologis maupun untuk kepentingan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman spesies Pteridophyta di kawasan hutan Wisata Air Terjun Girimanik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan teknik observasi yaitu pengamatan langsung di lokasi penelitian serta identifikasi berdasarkan ciri morfologi meliputi akar, batang, daun dan spora. Hasil penelitian menunjukkan di kawasan Hutan Wisata Air Terjun Girimanik terdapat 20 spesies Pteridophyta dari 5 Famili (Gleicheniaceae, Cyatheaceae, Davalliaceae, Marattiaceae, dan Polypodiaceae).   Kata kunci: inventarisasi; keanekaragaman spesies; Pteridophyta

Page 2 of 2 | Total Record : 13