cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
INFORMASI
ISSN : 01260650     EISSN : 25023837     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
INFORMASI is an academic journal that centered in communication, is open and welcoming to contributions from the many disciplines and approaches that meet at the crossroads that is communication study. We are interested in scholarship that crosses disciplinary lines and speaks to readers from a range of theoretical and methodological perspectives. In other words, INFORMASI will be a forum for scholars when they address the wider audiences of our many sub-fields and specialties, rather than the location for the narrower conversations more appropriately conducted within more specialized journals. INFORMASI published twice a year (June and December) in Bahasa Indonesia or English.
Arjuna Subject : -
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol 47, No 2 (2017): INFORMASI" : 2 Documents clear
Pemetaan Gerakan Literasi Digital di Lingkup Universitas Negeri Yogyakarta Theresia Amelia Jordana; Dyna Herlina Suwarto
Informasi Vol 47, No 2 (2017): INFORMASI
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.172 KB) | DOI: 10.21831/informasi.v47i2.15735

Abstract

ABSTRAKKonten digital pada masa ini dapat diakses dengan mudah oleh beragam kalangan. Walau begitu, masih terdapat kesenjangan dalam penggunaan internet di kalangan masyarakat Indonesia. Hal itulah yang melatarbelakangi upaya berbagai pihak untuk meningkatkan kemampuan literasi digital masyarat Indonesia. Penelitian ini mencoba untuk memetakan gerakan literasi digital yang dilakukan di lingkup Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode pengambilan data wawancara mendalam terhadap pelaku kegiatan dengan menggunakan instrumen dari Jaringan Pegiat Literasi Digital. Sejumlah lima belas kegiatan literasi digital di lingkup UNY dianalisis dan digolongkan kedalam enam pendekatan literasi media berdasarkan hasil indeks latar belakang, metode, dan praktek dari kegiatan tersebut. Dari hasil analisis, sejumlah satu kegiatan literasi tergolong dalam pendekatan Protectionism, empat kegiatan literasi tergolong dalam pendekatan Active Audience, tujuh kegiatan literasi tergolong dalam pendekatan Critical Analytical, satu kegiatan literasi tergolong dalam pendekatan Creative Media, dan dua kegiatan literasi lainnya tergolong dalam pendekatan gabungan. Satu kegiatan mengadopsi gabungan pendekatan Media Creative dan pendekatan Media Fun, sedangkan kegiatan lainnya mengadopsi gabungan antara pendekatan Critical Analytical dan Media Fun. Kesimpulan yang didapatkan yaitu pihak-pihak penyelenggara yang berkecimpung dalam dunia Ilmu Komunikasi cenderung lebih mengenal beragam variasi pendekatan. Sehingga, dalam program literasi digital yang diusungnya, pendekatan yang dibawa disesuaikan dengan target yang akan dituju.ABSTRACTIn the age of digital world, anybody can easily access the digital content. However, there is still a gap within the internet usage amongst Indonesian people. This is exactly the reason behind the efforts of various communities in order to improve digital capabilities of Indonesian society.This research tried to map various digital literacy movement in Yogyakarta State University (YSU). The method used is descriptive-qualitative with in-depth interviews by using instruments from Jaringan Pegiat Literasi Digital. With a total of fifteen digital literacy activities in YSU are analyzed and classified into six media literacy approaches based on the index results of the background, methods, and practices of those activities.According to the analysis, a number of digital literacy activities belong to the Protectionism Approach, four belong to the Active Audience Approach, seven are categorized in the Critical Analytical Approach, one belong to the Creative Media Approach, and the rest of other two digital literacy activities are belong to mixed approaches. One digital literacy activity adopted an mixed approaches between Creative Media Approach and Media Fun Approach, while the other one adopted a combination of Critical Analytical Approach and Media Fun Approach.The results of this research showed that people who learned Communication Studies are tend to be more familiar with variety of approaches compared with those who are not major in Communication Studies. Thus, in their digital literacy movement programs, they knew which approaches that suitable for the target group they addressed to.
Digital literacy among Sriwijaya University lecturers Alamsyah Alamsyah
Informasi Vol 47, No 2 (2017): INFORMASI
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.548 KB) | DOI: 10.21831/informasi.v47i2.15816

Abstract

This article aims to describe patterns of digital literacy among Sriwijaya University (SU) lecturer and its contribution to the implementation of eLearning. We used a mixed approach. Our population is 635 subjects who have been running and organizing through the e-learning plat-form of SU. We, then, selected 30 lecturers randomly as our samples. Data were collected through offline and online questionnaires, in-depth interviews, and secondary data collection. Likert Scale is used to measure digital literacy among respondents and e-learning implementation is explained using the SIMPLE model. We find that digital literacy competence among SU lecturers is in a high position. This situation is the initial capital for the implementation of e-learning at SU. However, this situation has not contributed to the implementation of e-learning because of (a) lecturer is not willing to adapt to the e-learning environment system; (b) policymakers have not been intervening several factors that contributed to e-learning implementation at the university level.Artikel ini bertujuan menggambarkan pola literasi digital di kalangan dosen Universitas Sriwijaya dan kontribusinya terhadap implementasi e-learning. Artikel ini berasal dari penelitian empiris yang menggunakan pendekatan campuran (kualitatif dan kuantitatif). Populasi penelitian adalah 365 mata kuliah yang telah dijalankan dan diorganisir dengan platform e-learning yang diadopsi Universitas Sriwijaya. Dari populasi ini, peneliti memilih 30 dosen secara acak sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner online dan offline, wawancara mendalam, dan pengumpulan data sekunder. Skala Likert digunakan untuk mengukur tingkat literasi digital respondenpenelitian. Sedangkan implementasi e-learning dijelaskan dengan model SIMPEL. Kami menemukan bahwa tingkat literasi digital dosen Universitas Sriwijaya berada pada posisi yang tinggi. Situasi ini merupakan modal awal untuk mengimplementasikan e-learning di Universitas Sriwijaya. Tetapi, situasi ini belum berkontribusi terhadap implementasi e-learning karena (a) para dosen belum bersedia beradaptasi dengan lingkungan sistem e-learning; dan (b) para pembuat kebijakan belum mengintervensi beberapa faktor yang berkontribusi terhadap implementasi e-learning di level universitas.

Page 1 of 1 | Total Record : 2