cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
BAPALA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal berkala ilmiah mahasiswa yang diterbitkan oleh Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Jur. Bahasa dan Sastra Indonesia, FBS, Unesa. Jurnal ini berisikan publikasi kependidikan, kesastraan, dan kebahasaan.
Arjuna Subject : -
Articles 173 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2018)" : 173 Documents clear
PERJUANGAN TOKOH KAREN DALAM NOVEL SARONGGE : PERSPEKTIF EKOFEMINIS SOSIALIS-TRANSFORMATIF HERDIANA UTAMI, FITRIA
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK PERJUANGAN TOKOH KAREN DALAM NOVEL SARONGGE KARYA TOSCA SANTOSO: PERSPEKTIF EKOFEMINIS SOSIALIS-TRANSFORMATIF Nama : Fitria Herdiana Utami NIM : 15020074003 Program Studi : Pendidikan Bahasa Indonesia Jurusan : Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas : Bahasa dan Seni Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Drs. Moh Najid, M.Hum. Kata Kunci : Ekofeminis, Ekofeminis Sosialis-Transformatif, Sarongge. Peduli dengan lingkungan adalah salah satu kewajiban manusia untuk melestarikan kehidupan yang dijalaninya. Dalam dunia sastra, lingkungan memiliki peran untuk mewadahi para sastrawan dalam menulis karyanya. Menyampaikan pendapat serta kritikan tentang keadaan alam melalui karya-karyanya. Sastrawan yang menulis karyanya melihat ada keterkaitan antara lingkungan dengan sastra, hal tersebut merupakan salah satu faktor yang mendorong pengarang menulis karya dengan tema alam atau lingkungan sekitar. Novel Sarongge karya Tosca Santoso merupakan salah satu contoh karya sastra yang mengangkat kondisi alam sekitar dengan melibatkan perjuangan tokoh perempuan di dalamnya. Penelitian ini mendeskripsikan: (1) Perjuangan Tokoh Karen dalam menyelamatkan lingkungan pada Novel Sarongge karya Tosca Santoso, (2) Perjuangan Tokoh Rangga dalam menyelamatkan lingkungan pada Novel Sarongge karya Tosca Santoso, (3) Perjuangan Masyarakat Sarongge dalam menyelamatkan lingkungan pada Novel Sarongge karya Tosca Santoso. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang datanya ditunjukkan dengan kalimat, kutipan paragarf dan kutipan dialog dalam novel Sarongge karya Tosca Santoso. Teknik pengumpulan data dilakukan berulang-ulang agar pemahaman yang menyangkut rumusan masalah dipahami secara menyeluruh. Pemilahan data dilakukan dengan menandai data-data yang ditemukan dalam sumber data menggunakan sticker warna-warni, mencatat data-data sesuai rumusan masalah, kemudian memasukkannya ke dalam tabel klasifikasi. Teori yang digunakan adalah ekofeminis, yang dibagi lagi menjadi 4 jenis, diantaranya adalah ekofeminis sosialis-transformatif. Ekofeminis sosialis-transformatif adalah teori yang memberi ruang berpikir tempat perempuan dan laki-laki dari seluruh dunia dapat berkumpul untuk bergabung dan bertukar pandangan feminis yang beragam (Tong, 2015: 391). Penelitian ini membahas bentuk perjuangan yang dilakukan tokoh-tokoh dalam novel Sarongge karya Tosca Santoso. hal tersebut berdasarkan kesimpulan yang ditulis, perjuangan Karen menyelamatkan lingkungan dari kerusakan yang diakibatkan oleh keserakahan investor asing. Perjuangan Rangga yang membantu Karen dalam menjalankan misi ke beberapa daerah di Indonesia untuk menolong mereka yang terbelakang karena kerusakan lingkungan hidupnya oleh mereka yang mementingkan keuntungan daripada dampak kerusakan lingkungan dan keselamatan hidup manusia nantinya. Perjuangan masyarakat Sarongge yang berusaha menyelamatkan kehidupan warga Sarongge untuk mempertahankan hidupnya dan menjadikan kehidupan anak cucu nantinya lebih baik dengan melestarikan dan menghemat sumber daya alam yang ada.
JARGON MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA RHISMA TIANINGSIH, AYU
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Mahasiswa FT Unesa merupakan kelompok masyarakat yang berinteraksi dengan menggunakan kosakata tertentu. Kosakata tertentu ini sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing mahasiswa. Kosakata tertentu muncul ketika berinteraksi dengan sesama mahasiswa Fakultas Teknik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) bagaimana bentuk jargon mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya?, (2) bagaimana jenis makna jargon mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya?, (3) bagaimana fungsi pemakaian jargon mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya? Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah terdapat 5 bentuk jargon berdasarkan proses pembentukan, yaitu kata dasar, frasa, afiksasi, abreviasi dan komposisi. Berdasarkan asal istilah berasal dari bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Adapun jenis makna pada jargon mahasiswa FT Unesa adalah makna leksikal, gramatikal dan kontekstual. Fungsi jargon mahasiswa FT Unesa yang ditemukan adalah fungsi instrumental, regulasi, interaksional, representasi, heuristik, dan personal. Ranah penggunaan jargon mahasiswa FT Unesa adalah dalam sehari-hari berupa obrolan pribadi, pembelajaran dan gurauan.
BUDAYA INDONESIA DAN JEPANG PADA NOVEL "KOKORONOTOMO I HEART TOKYO" KARYA MONICA TEDJA DAN ANGGABEGOOD (TEORI NEW HISTORICISM STEPHEN GREENBLATT) ARIF FIRMANSYAH, MUHAMMAD
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya adalah sesuatu yang sangat menarik jika dicermati lebih dekat yang setiap belahan dunia memiliki ragam budaya yang menarik dan bernilai tinggi. Budaya juga merupakan salah satu hal yang dapat dipelajari dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Novel Kokoronotomo I Heart Tokyo ini benar-benar sangat menghibur. Cerita yang ada merupakan cerita keseharian sehingga mudah untuk dimengerti. Tokoh Tomo yang konyol membuat cerita semakin menarik, begitu juga pengalaman-pengalaman saat berada di Jepang. Secara tidak langsung buku ini memberikan gambaran tempat wisata apa saja dan apa yang harus kita lakukan jika ingin berwisata ke Jepang. Novel ini dilengkapi juga beberapa gambar ilustrasi yang kocak sehingga pembaca tidak merasa bosan saat membaca buku ini. Bahasa yang digunakan juga bahasa sehari-hari sehingga mudah dimengerti. Bonus Yubisashi Guide Book juga membantu pembaca untuk lebih jauh memahami bahasa Jepang. Penelitian kajian budaya dengan teori Greenblatt menggunakan metode kualitatif. Istilah penelitian kualitatif dimaksudkan sebagai jenis penelitian yang temuan-temuannya tidak diperoleh melalui prosedur statistik atau bentuk hitungan lain. Sedangkan teknik yang digunakan dalam penelitian ini ialah analisis isi. Isi yang dianalisis ialah isi komunikasi, yaitu pesan yang terkandung sebagai akibat komunikasi terjadi. Isi komunikasi ialah isi sebagai mana terwujud dalam hubungan naskah dengan konsumen. Dasar penggunaan teknik analisis isi ialah penafsiran yang memberikan perhatian pada isi pesan yang menghasilkan makna. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah New Historicism Stephen Greenblatt. Perubahan kebudayaan dalam kerangka berpikir New Historicism yang dikemukakan oleh Stephen Greenblatt memandang budaya sebagai konteks dalam kajian sastra. Teori ini menyatakan bahwa budaya merupakan keutuhan yang kompleks yang melibatkan segenap pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, hukum, tradisi, dan semua kemampuan serta kebiasaan apapun yang dilakukan oleh seorang manusia dalam kapasitasnya selaku anggota suatu kelompok masyarakat. Teori ini memandang kebudayaan bukan sebagai produk material suatu masyarakat tetapi sebagai suatu sistem yang memobilisasi dan sekaligus membatasi segala gerak dan pemikiran anggota masyarakat. Mobilitas dalam hal ini dimaknai sebagai gerakan perubahan yang terjadi di antara warga masyarakat baik secara fisik maupun secara sosial. Dari penelitian ini diperoleh beberapa perubahan kebudayaan Jepang kuno menjadi kebudayaan Jepang populer. Dan juga adanya perbedaan mencolok antara budaya Jepang dengan budaya Sunda yang diperankan oleh masing-masing tokoh di dalam buku ?Kokoronotomo, I Heart Tokyo? karya Monica Tedja dan Anggabegood.Kata Kunci: Kebudayaan, Jepang, Sunda, New Historicism
KEBUTUHAN BERTINGKAT TOKOH FAJAR DALAM NOVEL KABUT KOTA KARYA ICHSAN SAIF (KAJIAN PSIKOLOGI HUMANISTIK ABRAHAM MASLOW) ASMAYA, SITA
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK KEBUTUHAN BERTINGKAT TOKOH FAJAR DALAM NOVEL KABUT KOTA KARYA ICHSAN SAIF : KAJIAN PSIKOLOGI HUMANISTIK ABRAHAM MASLOW Nama : Sita Asmaya NIM : 15020074134 Program Studi : Pendidikan Bahasa Indonesia Jurusan : Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas : Bahasa dan Seni Nama Lembaga : Universitas Negeri Surabaya Pembimbing : Drs. Moh Najid, M.Hum. Kata Kunci : Psikologi Sastra, Kabut Kota, Psikologi Humanistik Psikologi sastra merupakan dua gabungan ilmu yang terdiri atas psikologi dan sastra. Psikologi sastra berkaitan erat dengan jiwa, serta aspek-aspek kejiwaan seorang pengarang. Maknanya psikologi sastra difungsikan sebagai suatu pemahaman terhadap aspek-aspek kejiwaan dalam suatu karya sastra. Dapat dikatakan bahwa psikologi tidak terlepas dari kebutuhan masyarakat. Secara tidak langsung suatu karya sastra memberikan pengaruh dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam hal pemahaman, dan pola pikir. Novel Kabut Kota karya Ichsan Saif merupakan salah satu contoh karya sastra yang menceritakan kehidupan anak jalanan di kota Jakarta. Permasalahan yang diangkat mulai dari kesenjangan sosial, ekonomi, pendidikan, status sosial, hubungan antara orang tua dengan anak, berpengaruh besar terhadap pola pikir serta psikologis tokoh utama. Berbagai usaha telah dilakukan oleh tokoh utama untuk keluar dari jurang kemiskinan, serta mengubah kemunduran pola pikir masyarakat miskin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang pada dasarnya sama dengan metode hermeneutika. Baik metode hermeneutika, kualitatif dan analisis isi, secara keseluruhan memanfaatkan cara-cara penafsiran dengan menyajikannya dalam bentuk deskripsi. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode pustaka, dilakukan dengan cara membaca kritis serta memahami novel Kabut Kota karya Ichsan Saif, menandai data yang berkaitan dengan konsep psikologi humanistik Abraham Maslow, serta mengutip data berupa kata, frasa, kalimat, paragraf. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah psikologi humanistik Abraham Maslow mengenai keunikan sifat manusia dalam pemenuhan kebutuhan, yang di dalamnya terdapat lima konsep diantaranya (1). Kebutuhan fisiologis, (2). Kebutuhan akan Rasa Aman, (3). Kebutuhan dimiliki-memiliki dan kasih sayang, (4). Kebutuhan akan penghargaan, (5). Aktualisasi diri.
PENGGUNAAN KOSAKATA ASING DAN SERAPAN DALAM TEKS BERITA OLAHRAGA KORAN HARIAN JAWA POS EDISI AGUSTUS—SEPTEMBER 2018 NOVI WIDYANTI, EKKY
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan kosakata asing dan serapan dalam teks berita olahraga koran harian Jawa Pos edisi Agustus?September 2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) penggunaan kosakata asing dalam teks berita olahraga koran harian Jawa Pos edisi Agustus?September 2018, berupa akar, gabungan kata, afiks asing, frasa, dan afiks Indonesia. Penggunaan kosakata asing dalam kalimat cenderung berposisi sebagai objek dan keterangan dalam kalimat. Objek digunakan untuk memperjelas makna kalimat dan membentuk suatu kesatuan pikiran yang utuh dalam sebuah kalimat. Sedangkan penggunaan kata keterangan sebagai penunjuk dan penjelasan kata yang mendahuluinya maupun yang diikutinya. 2) penggunaan kosakata serapan dalam teks berita olahraga koran harian Jawa Pos edisi Agustus?September 2018, berupa proses penyerapan secara adopsi, adaptasi, terjemahan, dan penghibridan. Penggunaan kosakata serapan cenderung berpotensi sebagai objek dalam kalimat. Objek digunakan untuk memperjelas makna kalimat dan membentuk suatu kesatuan pikiran yang utuh dalam sebuah kalimat. Penggunaan kosakata serapan sering kali berasal dari bahasa asing daripada bahasa daerah (Jawa), hal ini membuat serapan bahasa daerah semakin menghilang akibat berkembangnya zaman dan kemajuan teknologi.
RETORIKA PERSUASIF DALAM WACANA DI TWITTER ANTARA PENDUKUNG JOKOWI DAN PRABOWO RISA FHAMROZHIE, OCTAFIA
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Variasi kalimat persuasif yang digunakan oleh pendukung Jokowi maupun Prabowo menarik untuk diteliti dengan menggunakan teori retorika persuasif yang bertujuan untuk mendeskripsikan retorika persuasif yang terkandung dalam wacana pendukung Jokowi dan Prabowo. Penelitian ini merupakan peneltian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini merupakan wacana di twitter dan data penelitian berupa wacana twitter yang mengandung ajakan sebagai pendukung Jokowi dan Prabowo. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentatif dengan mengumpulkan wacana di twitter yang mengandung ajakan dari pendukung Jokowi maupun Prabowo, lalu dianalisis menggunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung yang membagi data menjadi beberapa bagian sesuai dengan klasifikasi data lalu menggunakan metode padan dengan teknik hubung banding yakni mencari persamaan dan perbedaan dalam wacana. Hasil penelitian ini berupa ditemukannya teknik persuasif rasionalisasi, identifikasi, sugesti, kompensasi, dan proyeksi yang terkandung dalam wacana pendukung Jokowi dan Prabowo. Taktik persuasif yang ditemukan dalam wacana pendukung Jokowi dan Prabowo terdapat taktik partisipasi, asosasi, pay off idea, icing device, dan red herring technique. Dalam wacana pendukung Jokowi ditemukan enam daya tarik motif dalam wacananya, diantaranya motif keselamatan, ingin tahu, prestasi, kasih sayang, harga diri, dan kekuasaan. Sedangkan dalam wacana pendukung Prabowo ditemukan daya tarik motif harga diri dan kekuasaan.
NASIONALISME DALAM FILM 3 SRIKANDI KARYA IMAM BROTOSENO (KAJIAN NARATOLOGI GERARD GENETTE) ERNANDA, FEBI
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nasionalisme merupakan hal gerakan membela tanah air dengan cara yang berbeda-beda. Film 3 Srikandi karya Imam Brotoseno buming pada tahun 2016 memiliki isi cerita tentang tiga tokoh perempuan memberikan nama baik tanah air dengan cara mengikuti olimpiade memanah di korea. Sisi nasionalisme yang muncul tidak hanya mengharumkan nama baik negara dengan berlomba memanah saja namun ada sisi yang lain. Maka dapat dianalisis dengan lima pokok pemikiran Gerard Genette yang membedah semua isi nasionalisme dari tingkatan nasionalisme, juga mengidentifikasi tokoh penokohan tiga perempuan pemain utama dalam film tersebut. Sehingga penelitian ini berjudul Nasionalisme dalam Film 3 Srikandi Karya Imam Brotoseno (Kajian Naratologi Gerard Genette). Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan lima pokok pemikiran yang dijelaskan Genette. Hasil dari pemaparan ini dari segi penjelasan lima pokok pemikiran Genette bahwa ada dua nasionalisme yang muncul yakni kenegaraan dan kewarnegaraan.
PENGEMBANGAN MEDIA MONOPOLI EKSPOSISI (MONOEKSIS) DALAM PEMBELAJARAN TEKS EKSPOSISI PADA PESERTA DIDIK KELAS X OTKP 2 DI SMK NEGERI 1 SOOKO MOJOKERTO , SUMARNI
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasar hasil pengamatan yang dilakukan pada kelas X OTKP 2, telah ditemukan kendala-kendala dalam pembelajaran teks eksposisi. Adapun salah satu cara yang mampu mengatasi kendala peserta didik kelas X OTKP 2 di SMK Negeri 1 Sooko Mojokerto dalam pembelajaran teks eksposisi ialah penggunaan media monopoli eksposisi (monoeksis). Media monopoli eksposisi (monoeksis) adalah media pembelajaran yang dicetak berbentuk papan. Media monopoli eksposisi (monoeksis) didesain dan dikemas secara menarik sehingga peserta didik lebih antusias dalam pembelajaran. Selain itu berisi materi pembelajaran teks eksposisi yang dikemas menarik pada kartu dana umum sehingga peserta didik lebih mudah memahami materi teks eksposisi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pengembangan dan kualitas media pembelajaran dari sisi kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. Adapun dua rumusan masalah yang digunakan dalam penelitian ini ialah bagaimana proses pengembangan media monopoli eksposisi (monoeksis) dalam pembelajaran teks eksposisi pada peserta didik kelas X OTKP 2 dan bagaimana kualitas media monopoli eksposisi (monoeksis) dalam pembelajaran teks eksposisi dari sisi kevalidan media monopoli eksposisi (monoeksis), keefektifan media monopoli eksposisi (monoeksis) dalam pembelajaran teks eksposisi, kepraktisan media monopoli eksposisi (monoeksis) dalam pembelajaran teks eksposisi pada peserta didik kelas X OTKP 2 di SMK Negeri 1 Sooko Mojokerto. Pada penelitian ini peneliti menggunakan model pengembangan menurut Sadiman. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan kualitas pengembangan media monopoli eksposisi (monoeksis) dalam pembelajaran teks eksposisi pada peserta didik kelas X OTKP 2 di SMK Negeri 1 Sooko Mojokerto. Kualitas media monopoli eksposisi (monoeksis) disesuaikan dengan aspek kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. Berdasar hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh nilai 85% sehingga dapat dikategorikan sebagai media yang valid. Keefektifan media monopoli eksposisi berdasar pada aktivitas pendidik dan aktivitas peserta didik, dan ketuntasan tes hasil belajar peserta didik mencapai 98,75%. Kepraktisan media monopoli mencapai 93,6% sehingga dapat dikatakan bahwa media monopoli eksposisi (monoeksis) dalam pembelajaran teks eksposisi kelas X OTKP 2 dapat dikategorikan media yang ?memenuhi?. Kata Kunci: Pengembangan dan Media Monopoli Eksposisi
PENGEMBANGAN MEDIA TEKA-TEKI TERINTEGRASI PANTUN DALAM PEMBELAJARAN PUISI RAKYAT PADA PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 3 SUGIO LAMONGAN RAHAYU NINGTYAS, TIYAN
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas tentang pengembangan media pembelajaran teka-teki terintegrasi pantun dalam pembelajaran puisi rakyat pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 Sugio Lamongan. Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya penggunaan media pembelajaran untuk menunjang proses pembelajaran disekolah. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian dan pengembangan oleh Sadiman dkk. Data pengembangan media teka-teki terintegrasi pantun berupa deskripsi pengembangan media. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII E SMP Negeri 3 Sugio Lamongan, teknik pengumpulan data menggunakan lembar angket kebutuhan dan karakteristik peserta didik, lembar validator ahli, analisis pengataman aktivitas peserta didik dan pendidik, lembar tes hasil belajar peserta didik, dan lembar angket respon peserta didik. Teknik analisis data menggunakan analisis data hasil angket kebutuhan peserta didik, analisis hasil validator ahli, analisis hasil pengamatan aktivitas pendidik dan peserta didik, analisis hasil belajar peserta didik, dan analisis hasil angket respon peserta didik. Hasil penelitian pengembangan media teka-teki terintegrasi pantun meliputi kualitas media yang terdiri atas tiga aspek, yaitu kevalidan, keefektifan dan kepraktisan. Penelitian menunjukkan hasil kualitas media teka-teki terintegrasi pantun dalam pembelajaran puisi rakyat bagi peserta didik kelas VII-E SMPN 3 Sugio Lamongan layak digunakan dengan kriteria menujukkan ?Sangat Berkualitas?dengan presentase rata-rata 83%. Pada aspek kevalidan, media teka-teki terintegrasi pantun berdasarkan komponen kualitas penyajian isi dan materi pada media Teka-teki memiliki kualitas ?Baik? dengan presentase 78%. Sedangkan komponen kualitas penyajian media pada media Teka-teki memiliki kualitas ?Sangat Baik? dengan presentase 88%. Pada aspek keefektifan media ditinjau dari hasil belajar peserta didik dikategorikan ?Sangat Baik? dengan nilai rata-rata 87,2%. Hasil pengamatan pendidik menunjukkan kriteria ?Sangat Baik? dengan presentase 82,6%. Sedangkan aktivitas peserta didik menunjukkan kriteria ?Sangat Baik? dengan presentase 86%. Aspek ketia kepraktisan yang diperoleh dari hasil Respon peserta didik terhadap media teka-teki menunjukkan kriteria ?Baik? dengan presentase 79,16%. Kata Kunci: Pengembangan, Media Teka-teki Terintegrasi Pantun, dan Puisi Rakyat.
PENGEMBANGAN MATERI AJAR DALAM BENTUK BUKU INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN TEKS PUISI PADA SISWA KELAS VIII SMPN 1 BALONGBENDO TAHUN PELAJARAN 2018/2019 KUMALASARI, YETI
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buku interaktif teks puisi perlu dikembangkan sebagai sumber belajar yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh kurangnya sumber belajar peserta didik yang hanya menggunakan buku teks bahasa Indonesia yang kurang lengkap khususnya pada materi teks puisi apabila tanpa menggunakan sumber belajar lain. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini menggunakan dua rumusan masalah, yakni 1) bagaimana proses pengembangan buku interaktif teks puisi dan 2) bagaimana kualitas buku interaktif teks puisi yang meliputi aspek kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan proses pengembangan dan kualitas buku interaktif teks puisi yang meliputi aspek kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. Penelitian ini berjenis penelitian pengembangan (Research and developement) dengan menggunakan model pengembangan 4D Thiagarajan yaitu, tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (dissaminate). Namun, dalam penelitian ini hanya dilakukan sampai pada tahap ketiga yakni pendefinisian, perancangan, dan pengembangan. Tahap penyebaran tidak dilakukan sebab tidak berkatan langsung dengan bidang akademik. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMPN 1 Balongbendo Sidoarjo yang terdiri atas dua kelas terpilih untuk uji coba terbatas dan uji coba luas. Pada saat uji coba terbatas, dilakukan di kelas VIII-D dengan jumlah pesrta didik sepuluh peserta didik. Sedangkan saat uji coba luas dilakukan di kelas VIII-G dengan jumlah peserta didik 31 peserta didik. Data berupa proses pengembangan diperoleh dari angket yang dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan deksripsi proses pengembangan buku interaktif yang dianalisis menggunakan metode dekriptif kualitatif. Data berupa kualitas buku interaktif diperoleh dari angket, obervasi, dan tes yang dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Buku interaktif yang dikembangkan telah melalui proses analisis ujug depan, analisis peserta didik, analisis tugas, analisis konsep, dan analisis tujuan pembelajaran pada tahap pendefinisian. Kemudian proses pengembangan berlanjut pada tahap perancangan yang dilakukan dengan pemilihan format buku interaktif serta penyusunan desain awal buku interaktif. pada tahap pengembangan, dilakukan proses validasi, uji coba terbatas, uji coba luas, dan revisi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui kualitas buku interaktif yang diukur melalui tiga aspek yakni, kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. Kevalidan dari segi kelayakan isi dinilai sangat layak dengan presentase 100%, dari segi kelayakan kebahasaan dinilai sangat layak, dengan presentase 98%, dari segi kelayakan penyajian dinilai sangat layak , dengan presentase 96% , dan dari segi kelayakan kegrafikan dinilai sangat layak, dengan presentase 95%. berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kevalidan buku interaktif mendapat predikat sangat layak. Adapun keefektifan buku interaktif diperoleh melalui rata-rata hasil belajar peserta didik menunjukkan kualifikasi efektif, dengan jumlah rata-rata nilai peserta didik 83,5 pada uji coba terbatas dan 84,5 pada uji coba luas. Berdasarkan hasil observasi, keefektifan buku interaktif menunjukkan kualifikasi sangat efektif, yang menunjukkan angka persentase skor 84% pada uji coba terbatas dan 86% pada uji coba luas. Kepraktisan buku interaktif yang diperoleh dari hasil angket respon peserta didik menunjukkan kualifikasi sangat baik, yang menunjukkan angka persentase skor 81,07% pada uji coba terbatas dan 83,65% pada uji coba luas. Kata Kunci: Buku interaktif, teks puisi, kode QR.