cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
BAPALA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal berkala ilmiah mahasiswa yang diterbitkan oleh Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Jur. Bahasa dan Sastra Indonesia, FBS, Unesa. Jurnal ini berisikan publikasi kependidikan, kesastraan, dan kebahasaan.
Arjuna Subject : -
Articles 173 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2018)" : 173 Documents clear
TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM FILM “KARTINI” KARYA HANUNG BRAMANTYO: KAJIAN SOSIOPRAGMATIK HERU PRASETYO, ADE
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian berjudul ?Tindak Tutur Ekspresif dalam Film ?Kartini? karya Hanung Bramantyo: Kajian Sosiopragmatik? dilatarbelakangi oleh (1) penelitian mengenai tindak tutur ekspresif yang dikaitkan dengan leksikon emosi dasar dalam film masih jarang dilakukan oleh peneliti lain dan (2) pentingnya pengembangan dan penggunaan tuturan ekspresif dalam pembelajaran drama di sekolah. Oleh karena itu, dilakukanlah sebuah penelitian mengenai leksikon emosi dasar dalam tuturan ekspresif dalam film ?Kartini? karya Hanung Bramantyo. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk tindak tutur ekspresif dalam film ?Kartini? karya Hanung Bramantyo, (2) mendeskripsikan fungsi tindak tutur ekspresif dalam film ?Kartini? karya Hanung Bramantyo, dan (3) mendeskripsikan jenis tuturan ekspresif dalam film ?Kartini? karya Hanung Bramantyo. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa kutipan-kutipan dialog yang termasuk tindak tutur ekspresif dalam film ?Kartini? karya Hanung Bramantyo. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik simak bebas libat cakap sebagai teknik utama dan teknik catat sebagai teknik lanjutan. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan ekstralingual. Data tersebut dianalisis berdasarkan rumusan masalah dan kemudian dideskripsikan dalam bentuk penjelasan atas hasil analisis. Hasil analisis tersebut kemudian dibuat sebuah simpulan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pertama, ditemukan empat bentuk tindak tutur ekspresif dalam film ?Kartini? karya Hanung Bramantyo. Keempat bentuk tindak tutur ekspresif tersebut yaitu (1) tindak tutur langsung literal, (2) tindak tutur langsung nonliteral, (3) tindak tutur tidak langsung literal, (4) tindak tutur tidak langsung nonliteral. Kedua, Keempat bentuk tindak tutur ekspresif tersebut memiliki fungsi yang beragam meliputi mengucapkan terima kasih, mengucapkan selamat, mengucapkan permintaan maaf, mengungkapkan simpati, mengungkapkan kemarahan, dan mengucapkan salam. Ketiga, ditemukan berbagai tuturan ekspresif berupa leksikon yang digunakan oleh penutur dalam mengekspresikan emosi dasar penutur meliputi emosi dasar amarah, kesedihan, rasa takut, kenikmatan, cinta, dan jengkel. Berdasarkan analisis dalam hasil penelitian tersebut ditemukan bahwa (1) bentuk tindak tutur ekspresif langsung literal dominan dan adanya stratifikasi penggunaan leksikon emosi dalam film ?Kartini? karya Hanung Bramantyo, (2) terdapat 22 jenis varian fungsi tuturan ekspresif yang terdapat dalam film ?Kartini? karya Hanung Bramantyo, (3) tuturan ekspresif berupa leksikon emosi dasar amarah mendominasi dalam film ?Kartini? karya Hanung Bramantyo, dan (4) adanya relevansi antara leksikon emosi yang dianalisis oleh peneliti dengan pembelajaran drama di SMP dan SMA.
VARIASI BENTUK KATA PADA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DI KALANGAN MILENIAL PERKOTAAN DI INDONESIA CHARISMA PUTRI, SINDI
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kata Kunci: Instagram, milenial dan variasi kata. Media sosial dari zaman ke zaman pasti mengalami perkembangan dan mengalami masa jayanya sendiri. Saat ini media sosial yang terbaru dan banyak digunakan oleh masyarakat seluruh dunia adalah media sosial instagram. Media sosial ini gunanya untuk berinteraksi antar sesama pengguna di berbagai belahan dunia melalui jejaring internet. Media sosial ini juga banyak diminati oleh seluruh orang di dunia setelah facebook muncul. Kaum milenial adalah salah satu penikmat atau pemakai instagram paling aktif, hal ini terjadi karena kaum milenial merupakan generasi yang paling melek terhadap teknologi. Mereka lahir pada masa dimana teknologi internet sedang marak berkembang. Fitur yang ada pada instagram mendukung adanya komunikasi di dalamnya. Dalam interaksi tersebut dipastikan menggunakan bahasa sebagai alat komunikasinya. Bahasa yang digunakan memunculkan berbagai macam variasi bahasa yang dapat dilihat pada pengguna instagram. Varias yang muncul dilihat dari kalimat-kalimat tertulis yang ada pada postingan pengguna instagram. Variasi yang muncul pada media sosial instagram mengakibatkan adanya gejala bahasa. Karena gejala bahasa merupakan peristiwa yang menyangkut tentang bentukan-bentukan kata atau kalimat pada bahasa. Skripsi yang berjudul Variasi Bentuk Kata Pada Media Sosial Instagram Kalangan Milenial Perkotaan di Indonesia ini membendah tentang bentuk variasi kata apa saja yang ditemukan dan bagaimana proses pembentukannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif karena dalam penelitian ini tidak dipandu dengan teori terlebih dahulu melainkan dipandu dengan data yang sudah ada, lalu dianalisis menggunakan teori. Data pada penelitian ini berbentuk kata yang diunggah oleh pengguna media sosial instagram dan sumber data yang digunakan ialah akun milik pengguna media sosial instagram. Dari penelitian yang dilakukan, ditemukan beberapa macam proses pembentukannya, yaitu: pembentukan hiperkorek, kontraksi, reduksi jenis apokop, adisi jenis epentesis, reduksi jenis sinkop, reduksi jenis afresia, monoftongisasi dan adaptasi fonologi. Namun ada penemuan data yang tidak diketahui macam pembentukannya. Penemuan bentuk kata yang ada pada media sosial instagram nantinya akan dilanjutkan dengan proses pembentukannya dan dijelaskan satu persatu dilihat dari struktur kata yang ada serta pengaruh lain yang memengaruhi kata tersebut dapat terbentuk. Penjabaran yang akan dilakukan dalam penelitian ini akan dijabarkan sedetail mungkin melalui deskripsi-deskripsi kalimat seperti yang ada pada kaidah penelitian kualitatif.
KEEFEKTIFAN METODE SUGESTOPEDIA BERMEDIA LAGU RELIGI PADA PEMBELAJARAN MENULIS PUISI KREATIF SISWA KELAS X SMAS MANBAIL HUDA JENU-TUBAN RATNASARI, YULI
BAPALA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pada proses pembelajaran terdapat metode sebagai strategi pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Hal tersebut dimaksudkan untuk mencapai tujuan pembelajaran yakni, siswa mampu menguasai dan memahami materi yang telah diajarkan. Metode konvensional ceramah dirasa membosankan bagi siswa. Untuk meningkatkan kemampuan dan semangat belajar siswa perlu adanya variasi dalam penggunaan metode. Metode tersebut adalah metode sugestopedia bermedia lagu religi digunakan dalam pembelajaran menulis puisi kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan keefektivan metode sugestopedia bermedia lagu religi pada kemampuan menulis puisi kreatif siswa kelas X SMA Manbail Huda. Jenis penelitian yang digunakan True Experiment dengan desain control group experimen. Sampel penelitian ini adalah kelas X IPA sebagai kelas kontrol dan X IPS sebagau kelas eksperimen karena di sekolah ini pada masing-masing tingkatan kelas hanya terdiri dari dua kelas saja. Penyebabnya adalah jumlah siswa di sekolah ini sedikit sehingga tidak mungkin dilakukan pembagian kelas lebih banyak lagi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Sugestopedia bermedia lagu religi pada kemampuan menulis puisi kreatif berjalan efektif. Hal itu dapat dibuktikan dengan hasil persentase aktivitas siswa kelas kontrol 75% dan aktivitas guru 77,5%, sedangkan persentase aktivitas siswa kelas eksperimen 86,3% dan aktivitas guru 90%. Hasil belajar siswa menggunakan metode Sugestopedia bermedia lagu religi mengalami kenaikan yang signifikan dibandingkan dengan metode ceramah. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan kenaikaan nilai rata-rata kelas eksperimen dari 58 ke 73 dengan selisih 15 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol dengan nilai rata rata dari 52 ke 61 dengan selisih 9. Selain itu, hasil hitung t menunjukan lebih besar dari yaitu (6) yang membuktikan bahwa metode ugestopedia bermedia lagu religi efektif diterapkan pada pembelajaran menulis puisi kreatif. Selanjutnya hasil respon siswa sangat baik teradap penggunaan metode Sugestopedia bermedia lagu religi saat pembelajaran menulis puisi kreatif. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan persentase siswa yang menjawab ?Ya? sebanyak 95,92% dan yang menjawab ?Tidak? sebanyak 4,07%. Kata Kunci : Metode Sugestopedia, Lagu Religi, Pembelajaran Menulis Puisi Kreatif