cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
BAPALA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal berkala ilmiah mahasiswa yang diterbitkan oleh Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Jur. Bahasa dan Sastra Indonesia, FBS, Unesa. Jurnal ini berisikan publikasi kependidikan, kesastraan, dan kebahasaan.
Arjuna Subject : -
Articles 27 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2020)" : 27 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA BONEKA TANGAN BERBASIS BUDAYA DALAM PEMBELAJARAN TEKS FABEL KELAS VII SMP INTAN MAULANY, AYU
BAPALA Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media boneka tangan berbasis budaya diterapkan pada materi teks fabel. Dalam teks fabel, salah satu kompetensi dasarnya yakni bercerita, sehingga pada penelitian ini digunakan media boneka tangan berbasis budaya. Pada setiap produk media boneka tangan berbasis budaya ini memiliki cerita yang berhubungan dengan materi teks fabel, namun tidak hanya itu saja siswa juga diingatkan kembali untuk mencintai atau mengenal lebih lanjut lagi mengenai budaya Indonesia. Boneka tangan ini didesain dengan menggunakan baju adat dari beberapa daerah di Indonesia sehingga siswa dapat mengenal lebih lanjut cerita teks fabel yang akan diceritakannya menggunakan boneka tangan binatang berdasarkan boneka tangan yang pertama dipilih. Siswa dapat memilih bebas media boneka tangan yang akan digunakannya kembali dalam bercerita. Model penelitian pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan Sadiman. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui proses pengembangan media pembelajaran Boneka Tangan berbasis budaya, mendapatkan media pembelajaran Boneka tangan berbasis budaya yang valid, mendapatkan media pembelajaran Boneka tangan berbasis budaya yang praktis, mendapatkan media pembelajaran Boneka tangan berbasis budaya yang efektif, dalam pembelajaran bahasa Indonesia materi teks fabel di SMP. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VII, SMP Negeri 2 Tapen Bondowoso. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah pengisian lembar validasi oleh ahli sebagai validator, wawancara, observasi, metode, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi analisis data hasil validasi, analisis kepraktisan media, dan analisis keefektifan media. Data kevalidan media boneka tangan berbasis budaya menghasilkan kategori snagat layak yairu 86,30%. Media boneka tangan berbasis budaya juga sangat efektif untuk digunkan dalam pembelajaran teks fabel yaitu dengan hasil 84,76%. Data respon guru dan juga respon siswa juga menunjukkan bahwa media boneka tangan berbasis budaya praktis untuk digunakan dalam pembelajaran teks fabel dengan hasil 92,6% respon guru dan 92,33% respon siswa. Kata Kunci: media, proses, kualitas.
SUPERIORITAS TOKOH ANAK DALAM NOVEL TOM SAWYER JADI DETEKTIF KARYA MARK TWAIN (KAJIAN PSIKOLOGI INDIVIDUAL ALFRED ADLER) RAHMANIA WIBOWO, NURIKA
BAPALA Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Tujuan akhir dari tokoh anak yang bernama Tom Sawyer dan Huckleberry Finn yang ada dalam novel Tom Sawyer Jadi Detektif karya Mark Twain, (2) daya juang kompensasi yang ada di dalam tokoh anak pada novel Tom Sawyer Jadi Detektif karya Mark Twain, (3) perjuangan meraih superioritas pribadi tokoh anak dalam novel Tom Sawyer karya Mark Twain, dan (4) perjuangan meraih keberhasilan yang dilakukan oleh tokoh anak dalam novel Tom Sawyer Jadi Detektif karya Mark Twain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang didapatkan berupa kata, frasa, dan kalimat. Teknik penelitian menggunakan studi pustaka. Data diperoleh melalui tiga cara, yaitu (1) menandai kalimat berdasarkan kode TA, DJK, PMSP, dan PMK, (2) mencatat dan menyelesaikan data berdasarkan rumusan masalah, dan (3) memilih data untuk dimasukkan dalam tabel klasifikasi. Teknik analisis yang digunakan adalah menggunakan teknik analisis isi yang dipadukan dengan deskripsi. Simpulan penelitian ini adalah: (1) Tujuan akhir dari dua tokoh anak, yaitu Tom Sawyer dan Huckleberry berupa keinginan traveling dan menyelamatkan Paman Silas yang dituduh menjadi pembunuh Dunlap, (2) Daya juang kompensasi ditemukan ada sembilan kutipan sebagai bukti bahwa dua tokoh yang bernama Tom Sawyer dan Huckleberry Finn mampu mengatasi perasaan inferior mereka dan mampu mencipatkan perasaan unggul dalam diri mereka, (3) Perjuangan meraih superioritas pribadi ditemukan dalam diri Tom Sawyer yang berjumalh satu kutipan yang menyatakan bahwa ada sikap egois dalam dirinya, dan (4) Perjuangan meraih keberhasilan yang dilakukan oleh Tom Sawyer dan Huckleberry Finn ditemukan terdapat sepuluh kutipan yang menyatakan bahwa selama proses menyelamatkan Paman Silas dari tuduhan, mereka telah menumbuhkan rasa peduli untuk saling tolong menolong dan bertanggung jawab. Kata Kunci: Superioritas, Psikologi Individual, Tokoh Anak
PERUBAHAN PERILAKU TOKOH RISSA DALAM NOVEL RISSA SEBUAH PILIHAN HIDUP KARYA LARISSA CHOU (KAJIAN PERSPEKTIF PSIKOLOGI AGAMA) ANTIKA NASALIYA, REGINA
BAPALA Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan perilaku berdasarkan aspek psikologi agama terkandung dalam novel Rissa Sebuah Pilihan Hidup karya Larissa Chou. Novel ini mengisahkan perjalanan hidup Rissa dalam mencari pilihan hidupnya (agama), sampai akhirnya menjadi seorang mualaf. Dalam mencari pilihan hidupnya ini, Rissa mengalami banyak perubahan perilaku. Baik dalam hal penampilan, tindakan, sosial, dan ucapannya. Novel ini layak untuk diteliti karena banyak pelajaran hidup yang dapat diambil, seperti kesabaran, kedewasaan, keikhlasan dan sebagainya. Perspektif psikologi agama digunakan untuk menganalisis novel ini dan mengidentifikasi bagaimana perubahan perilaku yang mencerminkan sikap dan kepribadian tokoh dalam novel. Berdasarkan hal tersebut masalah yang diteliti sebagai berikut: 1) unsur kognisi dalam perubahan perilaku tokoh Rissa berdasarkan perspektif psikologi agama, 2) unsur afeksi dalam perubahan perilaku tokoh Rissa berdasarkan perspektif psikologi agama, 3) unsur konasi dalam perubahan perilaku tokoh Rissa berdasarkan perspektif psikologi agama, dan 4) perubahan perilaku tokoh Rissa setelah mendapatkan hidayah berdasarkan perspektif psikologi agama. Penelitian ini deskriptif kualitatif. Objek dalam peneltian adalah novel Rissa Sebuah Pilihan Hidup karya Larissa Chou. Penelitian ini difokuskan mengenai perubahan perilaku Rissa dalam hidupnya. Data diperoleh dengan Teknik pembacaan dan pencatatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif analisis. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1) perubahan perilaku Rissa yang mengandung unsur kognisi lebih dominan dari pada unsur lain, 2) perubahan perilaku Rissa yang mengandung unsur afeksi menggambarkan kondisi emosi atau perasaan yang dialami Rissa sejak dia masih kecil sampai dewasa, 3) perubahan perilaku Rissa yang mengandung unsur konasi mendorong Rissa pada rasa keingintahuan dalam mempelajari islam, dan 4) setelah mendapat hidayah, perilaku Rissa berubah menjadi seorang muslim yang taat pada ajaran islam. Kata Kunci: Perubahan perilaku, Psikologi agama, Unsur kognisi, afeksi dan konasi
REPRESENTASI NILAI KEBAHARIAN DALAM NOVEL MATA DAN MANUSIA LAUT KARYA OKKY MADASARI: PERSPEKTIF MEMORI KOLEKTIF KURNIA WIJAYA, DAVID
BAPALA Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk memori kolektif, proses pewarisan memori kolektif, dan hasil pewarisan memori kolektif dalam novel Mata dan Manusia Laut karya Okky Madasari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan antropologi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah novel Mata dan Manusia Laut karya Okky Madasari. Hasil penelitian ini adalah bentuk memori kolektif yang dapat diklasifikasikan menjadi tiga bentuk, yaitu memori flashbulb, memori generasi, dan memori tradisi. Ketiga bentuk memori kolektif tersebut meliputi perbedaan tata cara upacara, larangan menangkap ikan saat bulan purnama, dan pemakaian marga kepada anak-anak yang baru lahir. Lalu proses pewarisan memori kolektif yang terbagi menjadi dua cara, yaitu enkulturasi dan sosialisasi. Wujud data tersebut meliputi cara memasak nasi dan menjaga tungku, menirukan nyanyian pemanggil lummu. Kemudian hasil pewarisan tersebut ialah penerapan tradisi yang pernah dilakukan oleh para leluhur di generasi sekarang dan menetapkan tradisi tersebut sebagai bentuk kontrol sosial di masyarakat. Kata Kunci: memori kolektif, bentuk, pewarisan, dan hasil.
PENGEMBANGAN MEDIA APLIKASI LETS IMAGINE UNTUK PEBELAJARAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS VIII MTS AL KHOIRIYAH 2 DALEGAN GRESIK FIKRIYAH, ARIN
BAPALA Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Indonesia merupakan satu di antara mata pelajaran yang wajib dalam kurikulum 2013. Pembelajaran Bahasa Indonesia mengedepankan materi-materi yang berbasis teks, salah satunya ialah teks puisi di kelas VIII SMP/MTs. Penelitian ini merupakan penelitian yang mengembangkan media pembelajaran untuk pembelajaran menulis puisi. Media pembelajaran berperan penting dalam pembelajaran di kelas. Adanya sebuah media dalam proses belajar di kelas menjadi lebih menarik dan memudahkan siswa dalam menguasai materi. Sebuah pembelajaran dikatakan berhasil jika tujuan pembelajaran di kelas dapat tercapai serta adanya peningkatan hasil belajar yang diperoleh siswa. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pengembangan media aplikasi Lets Imagine dan kualitas media aplikasi Lets Imagine yang terdiri dari kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan untuk pembelajaran menulis puisi. Hasil penelitian pengembangan media aplikasi Lets Imagine ini terdiri atas tiga aspek yakni kevalidan, keefektifan dan kepraktisan. Aspek pertama adalah kevalidan media aplikasi Lets Imagine ditinjau dari penilaian dua validator ahli yang menunjukkan bahwa pengembangan media aplikasi Lets Imagine ini valid. Secara keseluruhan hasil validasi memperoleh nilai rata-rata dengan persentase 97% tergolong "sangat layak". Aspek yang kedua adalah keefektifan media aplikasi Lets Imagine ditinjau dari hasil observasi aktivitas guru, observasi aktivitas siswa dan hasil tes siswa. Hasil tes siswa dalam menulis puisi dengan menggunakan media aplikasi Lets Imagine memperoleh nilai rata-rata 89. Secara keseluruhan hasil tes siswa, observasi aktivitas guru dan observasi aktivitas siswa memperoleh nilai rata-rata dengan persentase 92,3% dengan kualifikasi "sangat efektif". Selanjutnya adalah aspek ketiga yakni kepraktisan media aplikasi Lets Imagine ditinjau dari hasil lembar respons siswa. Hasil respons siswa menunjukkan nilai rata dengan persentase 87,4%. Dengan demikian, media aplikasi Lets Imagine tergolong ke dalam kualifikasi "sangat praktis" sebagai media yang digunakan dalam pembelajaran menulis puisi di kelas. Kata Kunci: Media Pembelajaran, kevalidan, keefektifan, kepraktisan
GAYA BELAJAR TOKOH ANAK DALAM NOVEL KARYA ANAK KAJIAN TEORI BOBBI DE PORTER DAN MIKE HERNACKI DEVI QORIAYUNI, RIZKY; , SUYATNO
BAPALA Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya belajar anak dalam novel karya anak yang dapat menjadi sumber pengetahuan karakteristik gaya belajar anak. Tujuan selanjutnya yakni untuk mendeskripsikan gaya belajar anak dalam novel karya anak. Gaya belajar anak merupakan hal utama yang perlu diperhatikan oleh orang tua maupun pendidik untuk mengembangkan kemampuan belajar anak dalam meningkatkan hasil belajar anak. Keberhasilan belajar anak tidaklah lepas dari beberapa faktor yang mempengaruhi, Gaya belajar merupakan sebuah kombinasi antara kemampuan menyerap, mengatur, dan mengolah informasi dari setiap individu untuk mencapai tujuan belajar. Tiap anak memiliki gaya belajar masing-masing untuk menyerap serta memahami suatu pembelajaran. Adapun gaya belajar dibagi menjadi tiga tipe yakni gaya belajar anak tipe visual, gaya belajar anak tipe auditori, gaya belajar anak tipe kinestetik. Gaya belajar visual mengandalkan indera penglihatan sebagai alat utama memperoleh dan menyerap informasi. Gaya belajar auditori mengandalkan indera pendengaran sebagai alat utama untuk memperoleh dan menyerap informasi. Gaya belajar kinestetik mengandalkan gerak anggota tubuh untuk memperoleh dan menyerap informasi. Sehingga penelitian ini menarik untuk dilakukan.Hasil penelitian ini adalah temuan karakteristik gaya belajar anak dengan tipe visual, auditori, dan kinestetik dalam novel karya anak. Gaya belajar tersebut diuraikan sesuai dengan karakteristik masing-masing. Gaya belajar visual dengan karakteristik indera penglihatan yang kuat. Gaya belajar auditori dengan karakteristik indera pendengaran yang kuat. Gaya kinestetik dengan karakteristik gerak tubuh yang kuat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif karena data yang telah diperoleh berupa teks tertulis. Sumber data pada penelitian ini adalah novel karya anak ?Sekolah Alam Seru?, ?Laboratorium Liana, dan ?Smart Melly?. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak baca dan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif, teknik ini digunakan untuk keperluan menuturkan dan menafsirkan data yang telah didapat. Kata Kunci: Gaya Belajar Anak, Visual, Auditori, Kinestetik.
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN BOWLING PUISI BERBASIS TANDUR DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI KABUH JOMBANG AYU RISWATI, MARDIYAH; , SUYATNO
BAPALA Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : BAPALA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan dan kualitas media permainan bowling puisi berbasis TANDUR dalam pembelajaran menulis puisi. Sehingga dapat diketahui bahwa metode penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan atau dalam bahasa Inggrisnya Research and Development. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif karena bertujuan mendeskripsikan kualitas media pembelajaran yang telah dikembangkan dari segi validitas, kepraktisan, dan keefektifan pada media pembelajaran yang dikembangkan untuk pembelajaran menulis puisi siswa kelas X SMAN Kabuh. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model pengembangan Thiagarajan yaitu 4D(Four-D Models), dengan alur pengembangan yang terdiri atas empat tahapan, yaitu tahap defain (pendefinisian), design (perencanaan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Namun, penelitian ini tahap yang dilakukan oleh peneliti hanya sampai pada tahap pengembangan. Proses pengembangan media dilakukan dengan memperhatikan data yang diperoleh pada setiap aspek secara maksimal. Pada proses pengembangan media terdapat beberapa tahapan yaitu, pendefinisian, perencanaan, dan pengembangan. Setelah proses pengembangan selesai, selanjutnya adalah menguji kualitas media yang dikembangkan berdasarkan tiga aspek yaitu kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan media. Hasil penelitian ini adalah media pembelajaran yang sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Pada proses pengembangan media terdapat beberapa tahapan yaitu pendefinisian, perencanaan dan pengembangan. Kualitas media yang dikembangkan dilihat berdasarkan kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan media yang dikembangkan. Validasi dilakukan oleh dua dosen ahli dan satu guru mata pelajaran. Kevalidan dilihat dari dua aspek yaitu berdasarkan penyajian media dan materi. Aspek penyajian media memiliki kualitas ?Layak? dengan persentase 72.4%. Sedangkan aspek penyajian materi memiliki kualitas ?Sangat Layak? dengan persentase 95%. Jadi, rata-rata kedua aspek kevalidan media bowling puisi adalah ?Sangat Layak? dengan persentase sebesar 83.7%. Data keefektifan diperoleh dari hasil observasi guru pada uji coba terbatas sebesar 77.5% dan pada uji coba luas sebesar 87.5%. Selain itu keefektifan juga dilihat dari hasil belajar siswa, pada uji coba terbatas rata-rata nilai siswa sebesar 82.2 dan pada uji coba luas rata-rata nilai siswa sebesar 82.9. Jadi, dari rata-rata kedua aspek tersebut maka tingkat keefektifan media bowling puisi ?Sangat Efektif? dengan persentase 82.5% pada hasil observasi guru dan siswa dan rata-rata nilai siswa pada kedua kelas yaitu 82.55. Data kepraktisan media diperoleh dari hasil angket respon siswa, pada uji coba terbatas diperoleh persentase sebesar 87% dan pada uji coba luas sebesar 87.9%. Jadi persentase kepraktisan media bowling puisi adalah 87.45 yang berarti ?Sangat Praktis?. Kata kunci: pengembangan, kevalidan, keefektiifan, kepraktisan Abstract This study aims to determine the development process and quality of TANDUR-based poetry bowling media when learning to write poetry. So it can be seen that this research method is a research and development method or in English the research and development method. This study is a quantitative descriptive study because it aims to describe the quality of the teaching media developed in terms of validity, practicality and effectiveness in learning media designed for learning poetry writing for SMAN Kabuh class X students were developed. The development model used in this study is the Thiagarajan development model, which is 4D (four-D models), with a development path consisting of four phases, namely the phase of withdrawal, design, development and distribution (provision). However, this research phase carried out by researchers only reached the development stage. The process of media development is carried out with maximum consideration of the data obtained in every aspect. There are several phases in the media development process: defining, planning and developing. After completing the development process, the next step is to test the quality of the media developed based on three aspects, namely the validity, effectiveness and practicability of the media. The results of this study are learning media that are very suitable for learning. There are several phases in the media development process, namely defining, planning and developing. The quality of the media developed is based on the validity, effectiveness and practicability of the media developed. The validation is carried out by two lecturers and a specialist teacher. The validity is seen from two points of view, namely the presentation of media and material. The aspect of media presentation has a "decent" quality with a percentage of 72.4%. While the aspect of the presentation of the material has a "very doable" quality with a percentage of 95%. The average of both aspects of the validity of bowling media for poems is "Very Eligible" with a percentage of 83.7%. Efficacy data were obtained from observations from teachers in limited studies of 77.5% and large studies of 87.5%. In addition, the effectiveness is also seen in the learning outcomes of the students. In limited studies, the average student population is 82.2 and in studies, the average student area is 82.9. The average of these two aspects gives a degree of effectiveness of the bowling media poetry "Very Effective" with a percentage of 82.5% for the observations of teachers and students and an average value of the students in both classes of 82.55. The practical data of the media were determined from the results of the questionnaire to answer questions from the students. A percentage of 87% was determined in the limited study and 87.9% in the broad study area. So the percentage of practicality of poetry bowling media is 87.45, which means "very practical". Key words: development, validity, effectiveness, practicability

Page 3 of 3 | Total Record : 27