cover
Contact Name
Andre Agachi Purba
Contact Email
pt.lembagappn@gmail.com
Phone
+6282181396566
Journal Mail Official
pt.lembagappn@gmail.com
Editorial Address
Jl. KAKAK TUA NO. 17 MEDAN
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal of Future Social Humanities and Cultural Evolution
ISSN : -     EISSN : 31247083     DOI : https://doi.org/10.65244/jfshe
Core Subject :
Journal of Future Social Humanities and Cultural Evolution (E-ISSN: 3124-7083) merupakan jurnal ilmiah peer-review dan open access yang diterbitkan oleh PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara. Jurnal ini didedikasikan sebagai wadah publikasi karya ilmiah yang berfokus pada kajian ilmu sosial, humaniora, serta dinamika evolusi budaya dalam perspektif masa depan berbasis hasil penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian, pemikiran konseptual, serta inovasi dalam bidang sosial, humaniora, dan budaya yang berkontribusi terhadap pemahaman perubahan sosial, transformasi budaya, serta pembangunan masyarakat yang berkelanjutan di tingkat lokal, nasional, maupun global. Journal of Future Social Humanities and Cultural Evolution menerima naskah dengan berbagai pendekatan metodologis, baik kualitatif, kuantitatif, maupun interdisipliner, yang disusun secara sistematis serta memenuhi standar ilmiah. Ruang lingkup jurnal mencakup, namun tidak terbatas pada, sosiologi, antropologi, kajian budaya, komunikasi, pendidikan, sejarah, linguistik, filsafat, studi gender, hukum, media dan teknologi dalam masyarakat, serta transformasi nilai dan identitas budaya di era globalisasi. Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam satu tahun dan berkomitmen menjadi media diseminasi ilmiah yang berkualitas, inovatif, dan berkelanjutan dalam mendukung pengembangan ilmu sosial, humaniora, dan kajian budaya masa depan.
Arjuna Subject : -
Articles 31 Documents
Strategi Pengembangan Obyek Wisata Kampung Tematik (Studi Di Kampung Jawi Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang) Mochammad Wildan Huda; Eppy Yuliani
Journal of Future Social Humanities and Cultural Evolution Vol. 1 No. 2 (2026): Agustus : Journal of Future Social Humanities and Cultural Evolution
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jfshe.v1i2.1086

Abstract

Penelitian ini berangkat dari berbagai isu utama yang menghambat keberlanjutan dan optimalisasi potensinya, seperti keterbatasan infrastruktur dan fasilitas pendukung wisata, seperti akses jalan, sanitasi, dan akomodasi yang belum memadai, sehingga mengurangi kenyamanan wisatawan dan daya tarik destinasi, minimnya upaya promosi dan pemasaran, yang menyebabkan rendahnya kunjungan wisatawan, rendahnya kemampuan sumber daya manusia dalam pengelolaan wisata, termasuk kurangnya pelatihan bagi masyarakat lokal Penelitian ini menggunakan pendekatan secara kuantitatif agar mencapai tujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pengembangan objek wisata Kampung Tematik di Kampung Jawi, seacara rinci menggunakan analasis skala likert dan analisis SWOT , pengumpulan data primer yaitu wawancara, observasi kuisoner, dan data sekunder yaitu survey instansional dan literatur web Berdasarkan hasil analisis konsep 4A, dapat diketahui bahwa komponen Ancillary dengan hasil 4,07 menjadi aspek yang paling kuat dalam mendukung pengembangan Kampung Jawi, diikuti oleh Atraksi yaitu 3,99 dan Amenitas yaitu 3,70 yang juga berada dalam kategori baik. Sementara itu, Aksesibilitas yaitu 3,27 menjadi aspek yang masih perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut karena memiliki nilai rata-rata terendah. Berdasarkan hasil analisis SWOT, diperoleh nilai IFAS sebesar 6,16 dan EFAS sebesar 5,79. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kekuatan internal yang dimiliki Kampung Jawi lebih besar dibandingkan pengaruh faktor eksternal yang dihadapi. Kondisi ini menempatkan Kampung Jawi pada penerapan strategi ST (Strength–Threat) dengan memanfaatkan kekuatan internal untuk menghadapi tantangan eksternal melalui penguatan identitas budaya, peningkatan kemandirian pengelolaan, dan pengembangan inovasi wisata dalam jangka menengah (3–5 tahun).  

Page 4 of 4 | Total Record : 31