cover
Contact Name
Rima Pratiwi Fadli
Contact Email
rima@konselor.org
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Konseling dan Pendidikan
ISSN : 23376740     EISSN : 23376880     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Konseling dan Pendidikan merupakan jurnal ilmiah dalam bidang keilmuan Bimbingan dan Konseling dan Pendidikan. Jurnal ini diterbitkan oleh Indonesian Institute for Counseling And Education (IICE), merupakan sub lembaga dari perusahaan Multikarya Kons merupakan salah satu Pusat Kajian, Latihan dan Pelayanan Konseling serta Pendidikan di Indonesia. IICE beranggotakan Konselor-konselor dan para profesional dalam bidang konseling dan pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2016): JKP" : 17 Documents clear
Peningkatan Keterampilan Konstruksi dengan Pendekatan Konstruktivisme di Kelas IV SD Negeri 04 Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman Yusnimarniarti Yusnimarniarti
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2016): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.37 KB) | DOI: 10.29210/14300

Abstract

Pembelajaran konstruksi di SD bertujuan agar peserta didik menjadi cekat, cepat, tepat, dan mampu menciptakan serta mengkreasikan bermacam ragam ide atau gagasan kedalam bentuk vas bunga dengan memanfaatkan bahan alam dan limbah. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan terhadap peserta didik kelas IV SD Negeri 04 Batang Anai, ditemukan bahwa keterampilan konstruksi peserta didik masih rendah. Pengunaan pendekatan konstruktivisme merupakan salah satu cara untuk memecahkan masalah dalam proses pembelajaran keterampilan konstruksi peserta didik. Penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Rancangan penelitian ini meliputi: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Dalam penelitian ini, peneliti bertindak sebagai praktisi yang berkolaborasi dengan teman sejawat sebagai pengamat. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi, wawancara, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan konstruktivisme terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan konstruksi peserta didik kelas IV SD Negeri 04 Batang Anai. Hal ini terlihat dari peningkatan kualitas dan nilai keterampilan konstruksi yang dihasilkan peserta didik pada setiap pertemuan dalam masing-masing siklus. Peningkatan keterampilan konstruksi peserta didik berimbas pada peningkatan nilai proses dan nilai hasil karya keterampilan konstruksi.
Peningkatan Aktivitas dan Kemampuan Menulis Karangan Deskripsi melalui Penggunaan Peta Konsep pada Siswa Kelas IV SD 09 V Koto Kampung dalam Kabupaten Padang Pariaman KASMABOTI KASMABOTI
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2016): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2079.757 KB) | DOI: 10.29210/14800

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan siswa dalam menulis karangan karena masih ditemukan kesalahan dalam karangan siswa, seperti kalimat yang digunakan kurang runtut atau bolak-balik dan ide yang digunakan masih kaku/sempit. Kerancuan karangan juga terlihat dari segi kelengkapan paragraf yang dibuat. Paragraf-paragraf yang dibuat siswa kurang padu atau kurang terlihat adanya hubungan antar paragraf sehingga nilai siswa dalam menulis rendah. Tujuan penelitian ini adalah agar siswa dapat meningkatkan aktivitas dan kemampuan menulis karangan deskripsi dengan menggunakan peta konsep.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori pembelajaran aktivitas menurut Dierich, kemampuan menulis karangan deskripsi menurut Muchlisoh dengan peta konsep menurut Nur Afrita.Metode penelitian yang diterapkan adalah metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD 09 V Koto Kampung Dalam yang berjumlah 36 orang. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah lembar observasi aktivitas siswa, lembar observasi aktivitas guru dan tes hasil belajar.Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan di kelas IV SD 09 V Koto Kampung Dalam, penggunaan peta konsep terbukti dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan deskripsi siswa. Ini dapat dilihat pada siklus I tahap prapenulisan, penulisan, dan pascapenulisan dengan rata-rata nilai 75,77. Sedangkan pada siklus II tahap prapenulisan, penulisan, dan pascapenulisan dengan rata-rata nilai 78,53 dengan peningkatan sebesar 2,76.Berdasarkan hal tersebut di atas dapat dikatakan bahwa peta konsep dapat meningkatkan aktivitas dan kemampuan menulis karangan deskripsi siswa, untuk itu disarankan kepada guru untuk dapat menggunakan peta konsep dalam melaksanakan pembelajaran menulis. 
Penggunaaan Media Gambar untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS di Kelas IV SD Negeri 27 Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman Meiyunis Meiyunis
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2016): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/13900

Abstract

Penelitian ini berawal dari kenyataan di sekolah bahwa dalam penyampaian pembelajaran guru masih bersifat konvensional yang menyebabkan peserta didik bosan dan kurang aktif dalam proses pembelajaran sehingga pembelajaran yang tercipta bersifat monoton. Untuk dapat meningkatkan dan menciptakan proses pembelajaran yang aktif dan menyenangkan salah satunya dengan menggunakan media gambar. Media gambar adalah suatu media pendidikan yang dapat menginformasikan pembelajaran secara komunikatif, yang bisa mengatasai ruang dan waktu dan berisi pesan yang disampaikan dalam pembelajaran melalui gambar dengan tujuan menarik perhatian dan minat peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan pada semester II tahun ajaran 2012/2013 di SD Negeri 27 Lubuk Alung Kabupaten Alung, dengan subjek penelitian peserta didik kelas IV SD Negeri 27 Lubuk Alung Kabupaten Alung dengan jumlah peserta didik 22 orang, yang terdiri dari 10 orang laki-laki dan 12 orang perempuan. Penelitian ini terdiri dari dua siklus  yaitu siklus I dua kali pertemuan dan siklus II dua kali pertemuan. Prosedur penelitian dilakukan melaluli 4 tahap yaitu 1) perencanaan, 2) pelaksanaan, 3) pengamatan, 4) refleksi. Pembelajaran media gambar memiliki langkah-langkah yaitu 1) menyiapkan alat dan bahan yang digunakan, 2) menyampaikan tujuan pembelajaran, 3) memberikan pengantar, 4) memperagakan gambar, 5) meminta pendapat peserta didik, 6) menjelaskan materi, 7) mengajukan pertanyaan, 8) menyimpulkan materi pelajaran, 9) memberikan evaluasi. Penelitian dengan menggunakan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Persentase hasil belajar peserta didik pada siklus I adalah 67% dan pada siklus II adalah 81%. Dari analisis data penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar IPS di kelas IV SD Negeri 27 Lubuk Alung Kabupaten Alung, dengan persentase peningkatan 14%.
Identifikasi Karakteristik Konselor Efektif Berdasarkan Tokoh Punakawan Bagong Wahyu Nanda ES
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2016): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.017 KB) | DOI: 10.29210/14400

Abstract

Bagong is Punakawan figure. Bagong is one of the local wisdom that comes from Indonesia. Bagong have various characteristics sublime. The purpose of this study was to describe the characteristics of Bagong. Characteristics of Bagong can be referred to a counselor to develop the characteristics of an effective counselor. The identification results show the characteristics of an effective counselor based Bagong figure are (1) genuine; (2) has a sense of humor; (3) the wise in responding to the phenomenon; (4) simple and patient in serving the counselee; (5) honesty; (6) have the view that every individual has a deficiency; (7) has the ability to see a difference value; and (8) gives the freedom to counselee for decision making.
Peningkatan Aktivitas Dan Hasil Belajar Matematika Standar Kompetensi Menerapkan Konsep Barisan Dan Deret Dalam Pemecahan Masalah Melalui Metode Pembelajaran Diskusi Kelompok Di Kelas XI AP 3 Semester Ganjil SMKN 1 Payakumbuh Tahun Ajaran 2015/2016 Rinaldi Rinaldi
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2016): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1518.334 KB) | DOI: 10.29210/14900

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Matematika Standar Kompetensi Menerapkan Konsep Barisan Dan Deret Dalam Pemecahan Masalah di kelas XI AP 3 semester ganjil Tahun Pelajaran 2015/2016 melalui metode pembelajaran diskusi kelompok. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam 3 siklus, yang masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan , observasi dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi : hasil belajar siswa yang diambil dari pemberian soal diakhir setiap siklus, aktifitas siswa dalam pembelajaran yang diambil dari lembar observasi. Metode yang digunakan dalam upaya peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa adalah Metode Diskusi Kelompok. Secara umum hasil yang diperoleh dalam penelitian ini dapat diungkapkan bahwa hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan nilai hasil belajar siswa. Pada kompetensi dasar sebelumnya rata-rata hitung nilai ulangan harian adalah 69,45 dengan persentase ketuntasan belajar 54,05% (20 siswa), serta banyak persentase siswa yang tidak tuntas berjumlah 45,95% (17 siswa) dari 37 orang siswa. Setelah dilakukannya penelitian ini, diharapkan kepada guru untuk dapat menerapkan hasil penelitian ini dalam pembelajaran khususnya pada mata pelajaran Matematika agar pembelajaran menjad lebih efektif dan berkualitas di masa yang akan datang, sehingga output dari pendidikan juga lebih berkualitas.
Peningkatan Hasil Belajar IPA dengan Menggunakan Pendekatan Konstruktivisme pada Siswa Kelas IV SD Negeri 09 IV Koto Aur Malintang Kabupaten Padang Pariaman Misniati Misniati
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2016): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.808 KB) | DOI: 10.29210/14000

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi dari kenyataan di Sekolah Dasar bahwa pembelajaran sering didominasi oleh guru sebagai sumber informasi. Berdasarkan pengamatan peneliti pada tanggal 5 Maret 2015 ditemukan hasil belajar IPA siswa masih rendah, untuk itu peneliti melalui penelitian tindakan kelas ini ingin mencoba meningkatkan hasil belajar IPA dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme pada siswa kelas IV SD Negeri 09 IV Koto Aur Malintang Kabupaten Padang Pariaman.  Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif yang terdiri dari dua siklus meliputi empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan,refleksi. Data penelitian ini berupa informasi tentang proses dan data hasil tindakan yang diperoleh dari hasil pengamatan, hasil wawancara, dan tes. Subjek peneliti adalah guru dan siswa kelas IV yang berjumlah 36 orang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis data kualitatif dan kuantitatif.  Penilaian yang digunakan dalam pengumpulan data adalah penilaian proses  (afektif dan psikomotor), penilaian hasil (kognitif) dan rambu-rambu lembaran pengamatan penggunaan pendekatan konstruktivisme dari aspek guru dan siswa. Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa diadakan tes yang dianalisis dengan menggunakan penilaian dengan tolok ukur keberhasilan kelas minimal 75%. Hasil belajar siswa dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme  pada siklus I dan II mengalami peningkatan di mana nilai rata-rata pada siklus I diperoleh rata-rata 73 dan pada siklus II rata-rata 83. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPA dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri 09 IV Koto Aur Malintang Kabupaten Padang Pariaman.
Peningkatan Hasil Belajar Luas Bangun Datar Melalui Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada Siswa Kelas III SDN 31 Lubuk Alung Murniati Murniati
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2016): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.643 KB) | DOI: 10.29210/14500

Abstract

Pembelajaran luas bangun datar pada siswa SDN 31 Lubuk Alung masih bersifat konvensional. Pembelajaran masih berpusat kepada guru, sehingga membosankan bagi siswa. Untuk itu peneliti tertarik untuk memperbaiki proses pembelajaran matematika khususnya pembelajaran luas persegi dan persegi panjang melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). Pendekatan CTL dirasakan mampu mengatasi persoalan yang ada. Pada peningkatan hasil belajar luas persegi dan persegi panjang melalui pendekatan CTL terdapat 7 langkah yaitu: konstruktivisme, inkuiri, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi dan penilaian otentik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Data penelitian berupa informasi tentang proses dan data hasil tindakan yang diperoleh dari hasil pengamatan, hasil tes, diskusi dan dokumentasi. Sumber data adalah proses pelaksanaan pembelajaran matematika melalui pendekatan CTL di kelas III SDN 31 Lubuk Alung. Subjek peneliti terdiri dari siswa kelas III SDN 31 Lubuk Alung yang berjumlah sebanyak 29 orang. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis data. Prosedur penelitian dilakukan melalui 4 tahap yaitu 1) perencanaan 2) pelaksanaan 3) pengamatan 4) refleksi. Hasil penelitian yang dilakukan persentase rata-rata kelas hasil belajar siswa pada siklus I pertemuan 1 dengan materi luas persegi adalah 80% pada siklus I pertemuan 2 dengan materi persegi panjang adalah 69%, siklus II pertemuan 1 dengan materi luas persegi dan persegi panjang adalah 97% pada siklus II pertemuan 2 adalah 98%. Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah pendekatan CTL dapat meningkatkan hasil belajar luas bangun datar yaitu tentang luas persegi dan persegi panjang.
Peningkatan Aktivitas dan Kemampuan Menulis Karangan Deskripsi Melalui Penggunaan Peta Konsep pada Siswa Kelas IV SD Negeri 07 Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman Arnetti Arnetti
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2016): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.479 KB) | DOI: 10.29210/13600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: a) Peningkatana aktivitas ketika menulis karangan deskripsi dengan menggunakan peta konsep pada siswa kelas IV SD Negeri 07 Sungai Limau, dan b) Peningkatan kemampuan menulis karangan deskripsi dengan menggunakan peta konsep pada siswa kelas IV SD Negeri 07 Sungai Limau. Masalah penelitian dirumuskan sebagai berikut: a) Bagaimanakah gambaran peningkatan aktivitas ketika belajar menulis karangan deskripsi dengan menggunakan peta konsep pada siswa kelas IV SD Negeri 07 Sungai Limau? dan b) Bagaimanakah gambaran peningkatan kemampuan menulis karangan deskripsi dengan menggunakan peta konsep pada siswa kelas IV SD Negeri 07 Sungai Limau?. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksakan pada SD Negeri 07 Sungai Limau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di kelas IV SD 07 Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman penggunaan peta konsep terbukti dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan deskripsi siswa. Ini dapat dilihat pada siklus I tahap prapenulisan, penulisan, dan pascapenulisan dengan rata-rata nilai 75,77. Sedangkan pada siklus II tahap prapenulisan, penulisan, dan pascapenulisan dengan rata-rata nilai 78,53 dengan peningkatan sebesar 2,76. 
Peningkatan Partisipasi dan Hasil Belajar Siswa Kelas IV dalam Pembelajaran IPA melalui Model Examples Non Examples di SDN 18 Sungai Limau Zulmaharni Zulmaharni
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2016): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.75 KB) | DOI: 10.29210/15000

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya partisipasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA, serta guru cenderung menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan partisipasi dan hasil belajar siswa di kelas IV SDN 18 Sungai Limau dengan menggunakan model Examples Non Examples. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 18 Sungai Limau, yang berjumlah 16 orang. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi partisipasi siswa, lembar observasi aktivitas guru dan tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase partisipasi siswa pada siklus I yaitu 55,20% meningkat menjadi 79,16% pada siklus II. Rata-rata hasil belajar IPA siswa yaitu pada siklus I yaitu 64,5 dengan persentase ketuntasan belajar 50% meningkat menjadi 72,68 dengan persentase ketuntasan belajar 75% pada siklus II. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model examples non examples dapat meningkatkan  partisipasi dan hasil belajar siswa. Peneliti menyarankan agar guru dapat menerapkan model examples non examples dalam pembelajaran IPA dengan baik. 
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas VI dalam Pembelajaran IPA melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Di SDN 07 Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman Nuraini Nuraini
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 4, No 1 (2016): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.983 KB) | DOI: 10.29210/14100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas  dan hasil belajar siswa kelas VI dalam pembelajaran IPA melalui pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) di SDN 07 Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi aktivitas siswa, lembar observasi aktivitas guru dan lembar tes hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan aktivitas siswa pada siklus I diperoleh rata-rata persentase dari observer yang mengamati sebanyak 2 kali pertemuan adalah siswa meningkatkan aktivitas yaitu dalam kegiatan berdiskusi adalah 49,15%, siswa mempresentasikan hasil diskusi adalah 49,19%, siswa mengerjakan tes adalah 55,30%. Hasil belajar siswa pada siklus I diperoleh rata-rata persentase 37,93%. Sedangkan pada siklus II diperoleh rata-rata persentase dari observer yang mengamati sebanyak 2 kali pertemuan adalah siswa dalam kegiatan berdiskusi adalah 81,08%, siswa mempresentasikan hasil diskusi adalah 82,43%, siswa mengerjakan tes adalah 85,13%. Hasil belajar siswa pada siklus II diperoleh rata-rata persentase 82,35%. Ini berarti proses pelaksanaan pembelajaran IPA melalui pembelajaran kooperatif tipe group investigation berlangsung dengan baik. Hasil penelitian yang diperoleh, dapat diambil kesimpulan bahwa melalui melalui pembelajaran kooperatif tipe group investigation dapat meningkatkan aktivitas, hasil belajar IPA siswa kelas VI SDN 07 Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman.

Page 1 of 2 | Total Record : 17


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 4 (2025): JKP Vol. 13 No. 3 (2025): JKP Vol. 13 No. 2 (2025): JKP Vol. 13 No. 1 (2025): JKP Vol. 12 No. 4 (2024): JKP Vol 12, No 3 (2024): JKP Vol. 12 No. 3 (2024): JKP Vol 12, No 2 (2024): JKP Vol. 12 No. 2 (2024): JKP Vol. 12 No. 1 (2024): JKP Vol 12, No 1 (2024): JKP Vol 11, No 4 (2023): JKP Vol. 11 No. 4 (2023): JKP Vol. 11 No. 3 (2023): JKP Vol 11, No 3 (2023): JKP Vol 11, No 2 (2023): JKP Vol. 11 No. 2 (2023): JKP Vol. 11 No. 1 (2023): JKP Vol 11, No 1 (2023): JKP Inpress 2023 Vol 10, No 4 (2022): JKP Vol. 10 No. 3 (2022): JKP Vol 10, No 3 (2022): JKP Vol 10, No 2 (2022): JKP Vol. 10 No. 2 (2022): JKP Vol 10, No 1 (2022): JKP Vol. 10 No. 1 (2022): JKP Vol 9, No 4 (2021): JKP Vol. 9 No. 4 (2021): JKP Vol. 9 No. 3 (2021): JKP Vol 9, No 3 (2021): JKP Vol 9, No 2 (2021): JKP Vol. 9 No. 2 (2021): JKP Vol 9, No 1 (2021): JKP Vol. 9 No. 1 (2021): JKP Vol 8, No 3 (2020): JKP Vol. 8 No. 3 (2020): JKP Vol 8, No 2 (2020): JKP Vol 8, No 1 (2020): JKP Vol 7, No 3 (2019): JKP Vol 7, No 2 (2019): JKP Vol 7, No 1 (2019): JKP Vol. 7 No. 1 (2019): JKP Vol 6, No 3 (2018): JKP Vol 6, No 2 (2018): JKP Vol 6, No 1 (2018): JKP Vol 5, No 3 (2017): JKP Vol 5, No 2 (2017): JKP Vol 5, No 1 (2017): JKP Vol 4, No 3 (2016): JKP Vol 4, No 2 (2016): JKP Vol 4, No 1 (2016): JKP Vol 3, No 3 (2015): JKP Vol 3, No 2 (2015): JKP Vol 3, No 1 (2015): JKP Vol 2, No 3 (2014): JKP Vol 2, No 2 (2014): JKP Vol 2, No 1 (2014): JKP Vol 1, No 3 (2013): JKP Vol 1, No 2 (2013): JKP Vol 1, No 1 (2013): JKP More Issue