Jurnal Ilmu Pendidikan
Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) is an international peer-reviewed journal dedicated to advancing knowledge, theory, policy, and practice in science and education. The journal publishes high-quality empirical studies, systematic reviews, meta-analyses, conceptual papers, and innovative educational practices that contribute significantly to the transformation of education at local, national, and global levels.
Articles
17 Documents
Search results for
, issue
"vol. 19 no. 2 (2013)"
:
17 Documents
clear
Pembelajaran Bermakna dengan Lesson Study untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran di Sekolah Dasar
Eddy Sutadji;
I Wayan Sutama;
Askury Askury
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um048v19i22013p142-148
This study was intended to improve the learning quality of elementary schools through developing guidelines for meaningful teaching-and-learning processes and for lesson-study based constructivist learning model. The study also focused on disseminating the developed guidelines to elementary-school teachers as well as on examining the effectiveness of the products for learning. The products had been validated by two experts of teaching methodology and assessment, two teacher supervisors, and twelve elementary-school teachers. The products were then tried out to 30 teachers, revealing that they were effective and useful for teachers in helping them prepare lessons. The products were then adopted by those 30 teachers to be disseminated to the targeted elementary schools. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan mutu pembelajaran di SD melalui pengembangan panduan perangkat pembelajaran bermakna, pengembangan perangkat pembelajaran konstruktivistik dengan lesson study, desiminasi kegiatan lesson study kepada guru SD, uji coba produk pengembangan untuk mendeskripsikan keefektifan pembelajaran bermakna, dan implementasi produk pengembangan. Diseminasi dan implementasi dilakukan pada 30 guru anggota KKG Lowokwaru di SDN Percobaan I Malang, dan ujicoba produk pengembangan dilakukan dua ahli pembelajaran dan evaluasi, dua pengawas pendidikan, serta 12 praktisi guru SD di Batu dan Kab. Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk panduan pembelajaran bermakna memberi manfaat yang positif bagi guru sebagai rujukan untuk membuat perangkat pembelajaran. Dihasilkan perangkat pembelajaran konstruktivistik dengan lesson study yang inovatif sebagai pendukung pembelajaran. Kegiatan lesson study terdesiminasikan kepada 30 guru SD. Dihasilkan perangkat pengembangan yang telah diujicobakan. Perangkat pembelajaran terimplementasikan ke SD-SD tempat penelitian.
Model Pengorganisasian Pendidikan & Latihan (Diklat) Gizi Berbasis Masyarakat
Atiek Zahrulianingdyah
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um048v19i22013p129-135
Organizing Model of Community-Based Nutrition Education and Training. This study aims to describe the existing model, to develop, and to examine the effectiveness of nutrition education and training model in overcoming the iron nutritional anemia on women of productive age. The study was conducted at Mangli Village Kaliangkrik District Magelang Regency, employing a research-and-development design. Data were statistically analyzed to find out the percentage, and the effectiveness of the model was measured through One-Group Pretest-Posttest Design of different test (paired t-test). The test results have proven statistically that there is a significant difference in the iron nutritional anemia before and after the nutrition education and training. The model is found to be effective in decreasing iron anemia.
Standar Nasional Pendidikan sebagai Indikator Mutu Layanan Manajemen Sekolah
Teguh Triwiyanto
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um048v19i22013p161-171
National Standards of Education as Quality Indicators of School Management Services. The purpose of this study is to describe how national standards of education can serve as an indicator of the quality of school management services. The indicators of the quality cover objectives, principles, and types of services. The objectives are used as the basis for achieving quality services. The principles of the school management services show strong will of using them as the school standards. The types of school management services cover a wide range of activities carried out through program planning, program implementation, program evaluation, and follow-up programs. Standar Nasional Pendidikan sebagai Indikator Mutu Layanan Manajemen Sekolah. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan standar nasional pendidikan sebagai indikator mutu layanan manajemen sekolah. Indikator mutu layanan manajemen sekolah didasarkan pada tujuan, prinsip, dan jenis layanan. Indikator tujuan layanan manajemen sekolah menunjukkan bahwa standar nasional pendidikan dijadikan sebagai pencapaian indikator mutu. Prinsip layanan manajemen sekolah menunjukkan kepentingan kuat sekolah menjadikannya sebagai standar. Indikator jenis layanan manajemen sekolah meliputi berbagai kegiatan yang dilakukan melalui perencanaan program, pelaksanaan program, evaluasi program, dan tindak lanjut program.
Dampak Permainan Bowling Tiruan terhadap Kecakapan Motorik Anak Terbelakang Mental Usia Dini
Suparno Suparno
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um048v19i22013p155-160
The Impact of Games of Imitation Bowling on Motor Skills Coordination of Early Mentally Retarded Children. This quasi experimental study aims to examine the effect of playing games using simulated bowling rules on the motor-skill coordination of early mentally retarded (MR) children. Six subjects of five to seven years old, four female and two male, were purposively sampled. Observation and video-recording were carried out to record the development of children’s motor-skill coordination. The results show that the games employing simulated rules were found to be effective on developing the motor-skill coordination. Dampak Permainan Bowling Tiruan terhadap Keterampilan Motorik Anak Terbelakang Mental Usia Dini. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai dampak permainan dengan aturan bowling tiruan terhadap peningkatan kecakapan koordinasi motorik anak terbelakang mental usia dini. Sebanyak enam anak yang mengalami keterbelakangan mental berusia 5-7 tahun, terdiri atas empat laki-laki dan dua wanita di TKLB/C Pembina Yogyakarta yang diambil secara purposive dijadikan subjek. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan pretes-postes satu kelompok. Observasi terbuka dan rekaman video digunakan untuk melihat kecakapan koordinasi motorik subjek. Hasil penelitian menunjukkan adanya dampak positif permainan dengan aturan berupa bowling tiruan terhadap peningkatan kecakapan koordinasi motorik anak terbelakang mental usia dini.
Penyelenggaraan Program SD-SMP Satu Atap dalam Latar Budaya Rumah Betang Kalimantan Tengah
Rudi Hasan
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um048v19i22013p202-207
The Implementation of Integrated (under-one-roof) Primary-Junior Secondary Schooling within the Cultural Context of Rumah Betang-Central Kalimantan. This study describes the implementation of integrated primary-junior secondary schooling within the cultural context of Rumah Betang—Central Kalimantan in relation to bureaucratic structure, resources, and communication. This qualitative study was carried out in three sites. The results show that clear standards, intensive coordination, and the empowerment of human resources in view of the cultural values of Rumah Betang could lead to effective implementation of integrated (under-one-roof) primary-junior secondary schooling.
Pengasuhan Orang Tua, Budaya Sekolah, Budaya Masyarakat, dan Empati Anak Usia Remaja
Solfema
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um048v19i22013p149-154
Parenting Styles, School Culture, Society Culture, and Teenagers’ Empathy. This study aims to measure the relationships between parenting styles, school culture, and community culture and teenagers’ empathy. Employing a correlational design, this study involved 393 junior high school students of Malang Regency selected by using multistage random sampling. Data collected through questionnaire suggest that parenting styles contribute the most to teenagers’ empathy, followed by school culture. Community culture appears as the least contributing factor in developing empathy among teenagers. Pengasuhan Orangtua, Budaya Sekolah, Budaya Masyarakat, dan Empati Anak usia Remaja. Penelitian ini bertujuan mengungkap sumbangan gaya pengasuhan orang tua, budaya sekolah, dan budaya masyarakat terhadap empati anak usia remaja. Penelitian dilakukan dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah siswa SMPN di Kota Malang, dan sampel sebesar 393 siswa yang diambil dengan teknik multistage random sampling. Data dikumpulkan melalui instrumen dengan kuesener dan dianalisis dengan teknik analisis regresi ganda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa variabel gaya pengasuhan orangtua memberikan sumbangan terbesar terhadap empati, diikuti dengan budaya sekolah, dan sumbangan terkecil diberikan oleh variabel budaya masyarakat.
Penggunaan Tutor Sebaya untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar
Rakimahwati Rakimahwati;
Sri Hartati
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um048v19i22013p172-176
Peer Tutoring to Improve the Learning Process and Achievement. This classroom action research was intended to implement peer tutoring as the teaching strategy to improve the competence of the students taking a Kindergarten Learning Plan course. Carried out in two cycles, the study involved students of Early Childhood Teacher Education of Padang State University. The data collected through observation, questionnaire, and test were quantitatively analyzed to find out the mean score as well as the percentage. The results show that peer tutoring can improve the quality of the teaching process and achievement. Penggunaan Tutor Sebaya untuk Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar mahasiswa dengan menerapkan metode tutor sebaya pada perkuliahan Perencanaan Pembelajaran TK. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah penelitian tindakan kelas. Pelaksanaan tindakan dilakukan dua siklus terhadap mahasiswa reguler Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Universitas Negeri Padang. Data diperoleh melalui observasi, angket dan penilaian akhir kegiatan. Data kuantitatif dianalisis dengan rerata dan persentase, dan dikomparasikan dengan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode tutor sebaya dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar mahasiswa.
Model Pembelajaran Neurolinguistic Progamming Berorientasi Karakter bagi Peningkatan Kemampuan Menulis Siswa SMP
Wikanengsih Wikanengsih
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um048v19i22013p177-186
Character-oriented Learning Model of Neurolinguistic-Programming to Improve Writing Ability. This mixed-method study aims to determine the effectiveness of character-oriented learning model of neurolinguistic programming (NLP) in improving students' writing ability. Employing a sequential exploratory strategy, this study began the first phase, which was qualitative in nature, to generate the hypothetical learning model. The second phase, which was quantitative, was a pilot application of the hypothetical model. The test results show that the learning model can improve the writing ability of the students in the experimental group. In addition, based on observation, the students’ characters improve in the areas of communicativeness, tolerance, responsibility, and creativity. Model Pembelajaran Neurolinguistic Programming Berorientasi Karakter untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran neurolinguistik programming berorientasi karakter (MPNLPBK) terhadap kemampuan menulis siswa. Metode penelitian yang digunakan metode penelitian kombinasi (mixed method) jenis sequential exploratory strategy. Hasil penelitian tahap pertama (penelitian kualitatif) menghasilkan model pembelajaran hipotetik. Penelitian tahap kedua merupakan uji coba penerapan model hipotetik (penelitian kuantitatif). Hasil pengujian menunjukkan bahwa pembelajaran menulis dengan menggunakan MPNLPBK dapat meningkatkan kemampuan menulis siswa kelompok eksperimen. Selain itu, berdasarkan hasil pengamatan terhadap aspek karakter komunikatif, toleran, tanggungjawab dan kreatif siswa, terdapat perkembangan pada diri siswa untuk setiap aspek tersebut.
Perangkat Pengembangan Diri untuk Meningkatkan Kompetensi Guru dan Pengembangan Kepribadian Siswa SMA
Wenny Hulukati
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um048v19i22013p136-141
Self-Development Aid to Improve Teachers’ Competences and Students’ Personality Development. This study was designed to develop a self-development aid to enhance teachers’ competence and to develop personality tendencies of senior high school students. A preliminary study was carried out to measure teachers’ competence in implementing guidance-and-counseling services to students and students’ personality tendencies. The next step was to design self-development aid and to examine the effectiveness of the product. This study has yielded a product consisting of teacher guidance, student guidance, and assessment guidance which were found to be effective in improving teachers’ competence in performing guidance and counseling services and in developing the personality tendencies of senior high school students. The products can be used directly by teachers in implementing guidance and counseling services in order to develop the personality of high school students. Perangkat Pengembangan Diri untuk Meningkatkan Kompetensi Guru dan Pengembangan Kepribadian Siswa SMA. Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pengembangan diri untuk meningkatkan kompetensi guru dan pengembangan kepribadian siswa SMA. Kegiatan penelitian ini diawali dengan studi pendahuluan yang berkaitan dengan kompentensi guru pembimbing dalam melaksanakan pelayanan bimbingan dan konseling dan kecenderungan kepribadian siswa SMA. Langkah berikutnya adalah mendesain dan mengembangkan draf, dan diakhiri dengan kegiatan uji keefektifan produk. Dari kegiatan penelitian pengembangan ini telah dihasilkan produk pengembangan yang valid dan handal yang meliputi panduan guru, panduan siswa, dan panduan penilaian. Berdasarkan hasil uji keefektifan terhadap produk pengembangan diperoleh informasi bahwa perangkat panduan pengembangan diri efektif digunakan untuk meningkatkan kompetensi guru pembimbing dalam melaksanakan pelayanan bimbingan dan konseling dan pengembangan kepribadian siswa SMA.
Problem Based Learning, Motivasi Belajar, Kemampuan Awal, dan Hasil Belajar Siswa SMK
Vebriyanti Dwi Anggraini;
Amat Mukhadis;
Muladi Muladi
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/um048v19i22013p187-195
Problem Based Learning, Learning Motivation, Prior Ability, and Learning Outcomes of SMK Students. The present study examines the influence of Problem Based Learning (PBL), learning motivation, and the prior ability of vocational school students. The study employed nonequivalent control group quasi exsperimental design. 75 eleventh graders in the academic year of 2012/2013 were randomly assigned into the experiment and control groups. A test was administered to assess the prior ability (entry behavior) and learning outcomes, and self-inventory was used to elicit the students’ learning motivation. The three-way analysis of variance shows that there was a significant difference between the students taught using the problem-based learning and those taught using the conventional method, between those with high learning motivation and those with low motivation, and between those with higher prior ability and those with low ability. Additionally, there was significant interaction among teaching-learning models, learning motivation, and prior ability.