cover
Contact Name
Binar Winantaka
Contact Email
jurnalwuny@uny.ac.id
Phone
+62274586168
Journal Mail Official
jurnalwuny@uny.ac.id
Editorial Address
Gedung LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta Jalan Kolombo 1, Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah WUNY
ISSN : 01263854     EISSN : 27470547     DOI : https://doi.org/10.21831/jwuny.v1i3
Jurnal Ilmiah WUNY mempublikasikan berbagai hasil penelitian dan atau hasil pemikiran di bidang pendidikan, teknologi, kesehatan, dan budaya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Majalah WUNY XVI Nomor 2, Mei 2014" : 9 Documents clear
Olahraga Bagi Orang yang Sibuk Di Kantor Yudik Prasetyo
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XVI Nomor 2, Mei 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.479 KB) | DOI: 10.21831/jwuny.v16i4.3516

Abstract

Pada era globalisasi ini, orang semakin disibukan dengan berbagai pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Bekerja merupakan kebutuhan dan tuntutan yang harus dijalankan. Banyak orang yang bekerja dengan giat agar memperoleh penghasilan yang luar biasa, namun mereka lupa akan kesehatan. Tidak ada waktu untuk berolahraga adalah salah satu permasalahan yang banyak dihadapi para pekerja kantoran pada umumnya.Para pekerja kantor selalu pergi di pagi hari, dan pulang di malam hari akhirnya derajat kesehatan semakin menurun.
Pembelajaran Menggunakan Pendekatan PAIKEM Wirasa Wirasa
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XVI Nomor 2, Mei 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.99 KB) | DOI: 10.21831/jwuny.v16i4.3517

Abstract

Di dalam Buku 2 Pembinaan dan Pengembangan Profesi Guru tentang Pedoman Pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru disebutkan bahwa guru adalah pendidik profesional yang mempunyai tugas, fungsi, dan peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Guru yang profesional diharapkan mampu berpartisipasi dalam pembangunan nasional untuk mewujudkan insan Indonesia yang bertakwa kepada Tuhan YME, unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, memiliki jiwa estetis, etis, berbudi pekerti luhur, dan berkepribadian. Tidaklah berlebihan kalau dikatakan bahwa masa depan masyarakat, bangsa, dan negara, sebagian besar ditentukan oleh guru.  Selanjutnya dinyatakan pula bahwa guru sebagai pendidik profesional mempunyai tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.
Efektivitas Penggunaan Media Interaktif Berbasis ICT terhadap Hasil Belajar IPS Terpadu Tri Worosetyaningsih
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XVI Nomor 2, Mei 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.293 KB) | DOI: 10.21831/jwuny.v16i4.3512

Abstract

Mata pelajaran IPS sebagai bagian integral dari kurikulum sekolah, memerlukan guru-guru yang mampu melaksanakan pembelajaran yang efektif, dalam arti menguasai materi, mampu memilih permasalahan yang layak diangkat sebagai bahan belajar, serta mengembangkan strategi pembelajaran yang mampu mengoptimalkan pencapaian kompetensi (Mukminan, 2009: 4).  Agar dapat melaksanakan pembelajaran secara efektif diperlukan suatu media pembelajaran, salah satunya dengan penggunaan media berbasis ICT.
Penerapan Teknologi DNA dalam Identifikasi Forensik Ratna Pertiwi, Kartika
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XVI Nomor 2, Mei 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.385 KB) | DOI: 10.21831/jwuny.v16i4.3518

Abstract

Kata “forensik” berarti “berhubungan dengan ruang sidang”. Forensik merupakan aplikasi dari disiplin ilmu kedokteran maupun ilmu-ilmu lain yang terkait dalam suatu penyelidikan untuk memperoleh data-data dalam mengungkap kasus kriminal baik itu data post mortem berdasar pemeriksaan mayat maupun data dari pemeriksaan kasus hidup seperti perkosaan, pelecehan seksual dan/ atau kekerasan dalam rumah tangga. Ilmu forensik merupakan terapan berbagai ranah keilmuan (multi disiplin) yang penting untuk menentukan identitas korban maupun pelaku, tanda, sebab dan cara kematian, serta perkiraan waktu kematian. Produk yang dihasilkan merupakan bukti autentik dalam suatu proses peradilan hukum demi menegakkan kebenaran. Produk tersebut dapat berupa laporan tertulis atau dalam bentuk pengakuan lisan para ahli yang akan diberikan di pengadilan pada tindak kriminal. Kasus non kriminal, aplikasi forensik sangat diperlukan terutama untuk mengungkap identitas korban musibah masal seperti bencana alam, jatuhnya pesawat, tenggelamnya kapal, kecelakaan kereta dan kebakaran (Kartika Ratna Pertiwi dan Evy Yulianti, 2011).
Sosiodrama pada Pembelajaran IPS sebagai Upaya Peningkatan Kepercayaan Diri Siswa Latifa, Dinar; Juanda, Ahmad
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XVI Nomor 2, Mei 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.255 KB) | DOI: 10.21831/jwuny.v16i4.3513

Abstract

Sejatinya pendidikan merupakan suatu upaya membangun dan mengembangkan potensi manusia agar memiliki karakter, integritas, dan kompetensi yang bermakna dalam kehidupan. Namun yang terjadi selama ini, pendidikan cenderung menitikberatkan pada penguasaan aspek pengetahuan. Proses pendidikan dan pengajaran mengabaikan pengembangan sikap dan ketrampilan bersosialisasi, dengan menggunakan pendekatan yang mengarah ke indoktrinasi. Hal ini kurang memberi kesempatan secara luas kepada peserta didik untuk menyampaikan ide-ide dalam pengembangan pengalaman dan potensi yang dimilikinya. Akibatnya pembelajaran seperi ini kurang mendukung pembentukan sikap demokratis.
Perkembangan Alas Kaki Manusia Agung Wicaksono
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XVI Nomor 2, Mei 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.685 KB) | DOI: 10.21831/jwuny.v16i4.3519

Abstract

Pemahaman desain alas kaki tidak terpisah dari pemahaman tentang asal mula, bentuk,  dan fungsi alas kaki. Asal mula alas kaki dapat dilihat pada buku-buku sejarah alas kaki dan katalog museum alas kaki. Seperti halnya produk kerajinan lainnya, awal mula digunakannya suatu produk banyak terkait dengan fungsi yang dapat membantu manusia dalam kehidupan sehari-hari. Aspek estetika akan mengikuti perkembangan produk selanjutnya, tepatnya pada saat manusia memerlukan atribut-atribut sosial dalam masyarakat. Namun, kehadiran atau keberadaan alas kaki pada manusia tersebut belum banyak diketahui orang atau belum begtitu dipahami oleh sebagian besar anggota masyarakat. Untuk itu, tulisan pendek ini bermaksud memaparkannya keberadaannya, kehadirannya, atau sejarah perkembangannya, yang dibatasi dari masa Prasejarah sampai dengan Louis XIV,meski serba sedikit atau sederhana.
Peningkatan Ketrampilan Menulis Aksara Jawa dengan Media Kartu Aksara Jawa Rahayu, Suci
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XVI Nomor 2, Mei 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.459 KB) | DOI: 10.21831/jwuny.v16i4.3514

Abstract

Kedudukan bahasa Jawa di Indonesia adalah sebagai salah satu bahasa daerah. Eksistensi bahasa Jawa sebagaimana dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2009 tentang Bahasa disebutkan bahwa bahasa daerah dipelihara oleh negara. Hal tersebut sesuai dengan pasal 42 UURI No. 24 yang berbunyi “Dengan demikian maka Pemerintah (daerah) juga wajib mengembangkan, membina, dan melindungi bahasa dan sastra daerah agar tetap memenuhi kedudukan dan fungsinya dalam kehidupan masyarakat sesuai dengan perkembangan zaman serta agar tetap menjadi kekayaan budaya Indonesia”
Tanaman Penutup Tanah Untuk Mencegah Erosi Budiwati Budiwati
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XVI Nomor 2, Mei 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.808 KB) | DOI: 10.21831/jwuny.v16i4.3520

Abstract

Menurut prediksi para ahli, nasib bumi beberapa tahun mendatang makin memprihatinkan. Pemanasan global mengakibatkan naiknya permukaan air laut dan perubahan iklim. Lapisan ozon makin menipis menyebabkan  sinar UV menembus dan meningkatkan suhu bumi menjadi makin tinggi. Belum lagi resiko banjir besar. Saat ini kita juga bisa merasakan bahwa udara yang kita hirup tidak sesegar dulu lagi. Penyumbang terbesar terjadinya kondisi ini adalah perilaku manusia. Demi memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia seringkali melakukan aktivitas yang secara langsung ataupun tidak langsung dapat merusak alam, misalnya penebangan hutan secara liar, penggunaan pestisida dan pupuk kimia sintetis dalam bidang pertanian, penggunaan barang berbahan dasar CFC (chlorofluorocarbon),membuang sampah di saluran air, dan sebagainya. Akibat perilaku tersebut terjadilah kerusakan alam yang dapat menyebabkan bencana alam.
Analisis Metode Triage Prehospital pada Insiden Korban Masal (Mass Casualty Incident) Nuris Kushayati
Jurnal Ilmiah WUNY Majalah WUNY XVI Nomor 2, Mei 2014
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.423 KB) | DOI: 10.21831/jwuny.v16i4.3515

Abstract

Triage sebagai pintu gerbang perawatan pasien memegang peranan penting dalam pengaturan darurat melalui pengelompokan dan memprioritaskan paien secara efisien sesuai dengan tampilan medis pasien. Triage adalah perawatan terhadap pasien yang didasarkan pada prioritas pasien ( atau korban selama bencana) bersumber pada penyakit/ tingkat cedera, tingkat keparahan, prognosis dan ketersediaan sumber daya. Dengan triage dapat ditentukan kebutuhan terbesar pasien/korban untuk segera menerima perawatan secepat mungkin. Tujuan dari triage adalah untuk mengidentifikasi pasien yang membutuhkan tindakan resusitasi segera, menetapkan pasien ke area perawatan untuk memprioritaskan dalam perawatan dan untuk memulai tindakan diagnostik atau terapi.

Page 1 of 1 | Total Record : 9