cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 293 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2017): November" : 293 Documents clear
Teachers' and Students' Perception on the Use of ICT Based Interactive Game in 4th Grade of Elementary School in Sukasada District in Academic Year 2016/2017 ., Luh Putu Yogi Indah Purnami; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.11497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti persepsi guru dan siswa kelas 4 sekolah dasar dalam menggunakan Permainan Interaktif berbasis ICT. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan survey sebagai metode penelitian. Populasi dari penelitian ini adalah enam guru Bahasa Inggris dan 179 siswa kelas 4 sekolah dasar di Gugus IV dan V di Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, tahun ajaran 2016/2017. Sekolah yang digunakan antara lain SD Negeri 1 Sukasada, SD Negeri 2 Sukasada, SD Negeri 3 Sukasada, SD Negeri 1 Panji, SD Negeri 2 Panji, and SD Negeri 3 Sambangan. Penelitan ini menggunakan sampel jenuh untuk menentukan sampel penelitian, dimana seluruh populasi menjadi sampel dalam penelitian ini. Data diperoleh melalui penyebaran kuisioner yang diukur dengan 3-point Likert scale. Data yang diperoleh dari guru adalah persepsi guru dalam menggunakan Permainan Interaktif berbasis ICT sebagai media pembelajaran. Sementara itu, data yang diperoleh dari siswa berupa persepsi siswa dalam menggunakan Permainan Interaktif berbasis ICT dalam motivasi belajar siswa dan prestasi siswa dalam belajar Bahasa Inggris. Hasil dari data yang diperoleh kemudian di analisis untuk mendapatkan persentase dari kuisioner. Temuan hasil analisis menunjukkan 99,17% guru setuju dengan penggunaan Permainan Interaktif berbasis ICT sebagai media pengajaran. Selanjutnya, 81,92% siswa setuju dengan penggunaan Permainan Interaktif berbasis ICT pada motivasi belajar siswa dan 79,17% pada prestasi belajar Bahasa Inggris siswa. Temuan ini berarti bahwa guru Bahasa Ingris dan siswa kelas 4 sekolah dasar di Gugus IV dan V di Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, tahun ajaran 2016/2017memiliki persepsi positif terhadap penggunaan Permainan Interaktif berbasis ICT.Kata Kunci : motivasi belajar, permainan interaktif berbasis ICT, persepsi, prestasi belajar Bahasa Inggris The study aimed at investigating elementary school English teachers’ and 4th grade students’ perception on the use of ICT based Interactive Game. This was a quantitative research with survey as the research method. The population was six English teachers and 179 4th grade students from six elementary schools in cluster IV and V in Sukasada District, Buleleng Regency in academic year 2016/2017. The schools were SD Negeri 1 Sukasada, SD Negeri 2 Sukasada, SD Negeri 3 Sukasada, SD Negeri 1 Panji, SD Negeri 2 Panji, and SD Negeri 3 Sambangan. This research administered saturated sampling to determine the sample, in which all members of the population became the sample of the study. The data were collected by using questionnaire measured by 3-point Likert scale. The data collected from the English teachers were the teachers’ perception on the use of ICT based Interactive Game as teaching media. Meanwhile, the data collected from the students were students’ perception on the use of ICT based Interactive Game on their learning motivation and English learning achievement. The result of the derived data were analyzed by using Microsoft Office Excel in order to find the percentages and averages of each dimension of the questionnaires. The findings showed that 99.17% teachers agreed on the use of ICT based Interactive Game as teaching media. Furthermore, 81.92% students agreed on the use of ICT based Interactive Game on learning motivation and 79.17% on English learning achievement. It means that elementary school English teachers and 4th grade students in cluster IV and V in Sukasada District in academic year 2016/2017 had positive perception on the use of ICT based Interactive Game.keyword : English learning achievement, ICT based Interactive Game, learning motivation, perception
THE EFFECT OF CONTEXTUAL PICTURE SERIES TECHNIQUE TOWARDS STUDENTS’ WRITING COMPETENCY OF ELEVENTH GRADE STUDENTS AT SMK TI BALI GLOBAL SINGARAJA IN THE ACADEMIC YEARS 2016/2017 ., Ni Luh Gede Tangkas Rahmayanti; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., A.A. Gede Yudha Paramartha, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.11501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti adanya pengaruh Contextual picture series technique terhadap kompetensi menulis siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI dan sampel dari penelitian ini adalag 34 siswa dari kelas XI di SMK TI BALI GLOBAL Singaraja dipilih sebagai sampel melalui teknik cluster random sampling. Desain dari penelitian ini yaitu menggunakan posttest only control group design.. Perlakuan diberikan selama 9 kali pertemuan. Instumen dari peneitian ini adalah analitikal skoring rubric. posttest diberikan kepada siswa di akhir pertemuan untuk mengumpulkan data. Hasil posttest dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok eksperimen menunjukkan kompetensi menulis yang lebih baik dari pada control grup. Jadi, dapat disimpulkan bahwa contextual picture series technique memiliki efek yang positif pada kompetensi menulis siswa. Kata Kunci : Contextual Picture Series, Kompetensi Menulis This study aimed at investigating the effect of contextual picture series technique towards students’ writing competency. The population of this study was the students of class XI and the sample was 34 students’ of eleventh grade of students at SMK TI BALI GLOBAL Singaraja were selected as the sample trough cluster random sampling technique. The research design was posttest only control group design. Treatment was given for 9 times of meeting. The instrument of this study was analytical scoring rubric. A posttest was given to the students at the end of experiment to collect the data of students writing competency. The result of posttest was analyzed descriptively and inferentially by using t-test. The result of this study showed that experimental group performed better in writing rather that control group. So, it can be concluded that contextual picture series technique has an effect on students writing competency. keyword : Contextual Picture Series, Writing Competency
AN ANALYSIS OF COMMUNICATION STRATEGIES USED BY THE STAFF OF DEWA MALEN RESTAURANT IN SUKAWATI TOURISM OBJECT TAHUN 2016/2017 ., I Putu Ratama; ., Drs. I Wayan Suarnajaya,MA., Ph.D.; ., Dewa Putu Ramendra, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.11502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) strategi komunikasi yang digunakan oleh staff restoran Dewa Malen di obyek pariwisata Sukawati saat berkomunikasi dengan turis, (2) strategi komunikasi yang paling sering digunakan oleh staff restoran Dewa Malen di obyek pariwisata Sukawati, dan (3) alasan mengapa staff Dewa Malen Restoran menggunakan strategi komunikasi saat mereka berkomunikasi dengan turis. Penelitian ini menggunakan teori dari Dornyei, Littlewood, Bialystok, dan Tarone, Cohen dan Dumas mengenai klasifikasi strategi komunikasi. Subyek penelitian ini adalah 3 staff restoran Dewa Malen. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa ada 106 ucapan yang dapat diklasifikasikan kedalam strategi komunikasi. Dari 106 strategi komunikasi yang terjadi, terdapat 7 tipe strategi berkomunikasi yang digunakan oleh staff restoran Dewa Malen yaitu, Clarification request, Paralinguistic, Time-gaining, Circumlocution, Approximation, Language Switching, dan Message abandonment. Dari semua tipe strategi komunikasi yang digunakan, Clarification request adalah yang paling banyak digunakan yaitu sebanyak 48 kali atau 45,20%, Paralinguistic digunakan sebanyak 29 kali atau 27,30%, Time gaining digunakan sebanyak 22 kali atau 20,75%, Circumlocution, Approximation dan Language switching masing-masing digunakan sebanyak 2 kali atau 1,88%, dan Message abandonment digunakan sebanyak 1 kali atau 0,10%. Staff mengunakan startegi komunikasi untuk mendapat dan memberikan informasi yang lebih jelas sehingga tidak ada kesalah pahaman dan meningkatkan kesopanan yang lebih kepada tamu. Kata Kunci : Restoran Dewa Malen Staff, Strategi komunkasi, turis. This study aimed to know (1) the types of communication strategies used by the staff of Dewa Malen Restaurant in Sukawati tourism object when they communicated with tourists, (2) the types of communication strategies mostly used by the staff of Dewa Malen Restaurant in Sukawati tourism object and (3) the reasons why the staff used the types of communication strategies when they communicated with tourists. This research used the theories from Dornyei, Littlewood, Bialystok, and Tarone, Cohen and Dumas about the classifications of communication strategies. The subjects of this research were three staff of Dewa Malen Restaurant. The result of the study showed that there were 106 communication strategies occurred which could be classified. From 106 communication strategies happened, there were seven communication strategies used by the staff of Dewa Malen Restaurant such as Clarification request, Paralinguistic, Time-gaining, Circumlocution, Approximation, Language switching and Message abandonment. From seven types of communication strategies used, Clarification request was the most frequently used by the staff that were 48 times or 45.20%. Paralinguistic was used for 29 times or 27.30%, Time-gaining was used for 22 times or 20.75%. Approximation, Circumlocution and Language switching were used two times for each strategy or 1.88% and Message abandonment was used for once time or 0.10%. The staff used communication strategies in order to get and give clearer information to avoid misunderstanding and increased politeness to the tourists. keyword : Communication strategies, Dewa Malen Restaurant, Staff, Tourist.
Developing E-Learning Based English Materials With The Insertion of Balinese Culture for the Eleventh Grade Students of Food and Beverage Service Department at SMK N 2 Singaraja ., Kadek Puji Wedayani; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.11508

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (R&D) yang bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi jenis materi bahasa Inggris dan budaya Bali yang dibutuhkan oleh siswa kelas sebelas Jurusan Tata Hidang di SMK N 2 Singaraja; (2) mengidentifikasi desain materi bahasa Inggris untuk siswa Jurusan Tata Hidang dengan insersi budaya Bali dalam bentuk e-learning; (3) mengidentifikasi kualitas dari materi untuk siswa Jurusan Tata Hidang dengan insersi budaya Bali dalam bentuk e-learning. Penelitian ini dilakukan berdasarkan pada desain penelitian dan pengembangan oleh Lee & Owens (2004). Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, angket, wawancara dan uji ahli. Hasil data dari observasi, angket, dan wawancara dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif, dan data dari uji ahli dianalisis menggunakan Interrater Agreement Model. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) siswa membutuhkan materi bahasa inggris dengan insersi budaya Bali yang mencakup tujuh unit, dan didukung oleh infrastruktur dari sekolah; (2) desain materi bahas Inggris dengan insersi budaya Bali untuk siswa Jurusan Tata Hidang di SMK N 2 Singaraja berdasarkan kebutuhan; (3) materi bahasa inggris dengan insersis budaya Bali untuk siswa jurusan Tata Hidang dikategorikan sebagai materi berkualitas tinggi berdasarkan validasi isi, tanggapan dari guru dan siswa, dan skoring rubrik. Kata Kunci : R & D, siswa Jurusan Tata Hidang, materi Bahasa inggris. This study was a Research and Development (R&D) study which aimed at: (1) identifying kind of English materials and Balinese culture are needed by the eleventh year students majoring in Food and Beverage Service Department at SMK N 2 Singaraja; (2) identifying the design of English materials for Food and Beverage Service Department with the insertion of Balinese culture in the form of E-learning; (3) identifying the quality of the materials for Food and Beverage Department with the insertion of Balinese culture in the form of e-learning. This study was conducted based on the research and development design proposed by Lee and Owens (2004). The data of the study were collected through observation, questionnaire, interview and expert judge. The results of the data from observation, questionnaire, and interview were analyzed by using descriptive analysis, and the data from expert judge was analyzed by using interrater agreement model. The result of the study showed that (1) the students needed English materials and Balinese culture developed in seven units, and supported by the infrastructure from the school; (2) the design of the English materials for Food and Beverage department students was developed based on the needs; (3) the English materials for Food and Beverage department students was categorized as high quality materials based on content validity, teachers’ and students’ response, and scoring rubric.keyword : R & D, Food and Beverage Service department students, English materials
The Research and Development of Bilingual Picture Storybook for Children ., I Putu Ambara Putra; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA; ., Dewa Putu Ramendra, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.11516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku cerita bergambar. Dalam penelitian ini, buku cerita bergambar di kembangkan menggunakan metode R&D Lee dan Owen, yang menggunakan 5 langkah sebagai berikut; 1) analisi, 2) desain, 3) pengembangan, 4) implementasi, dan 5) evaluasi. Metode ini digunakan karena sangat udah dimengerti. Selama proses pengembangan, data di kumpulkan dari kuesioner dan wawancara dengan 20 murid dan seorang guru bahasa inggris yang berpartisipasi. Hasilnya, 16 dari 20 siswa menunjukan ketertarikan terhadap buku cerita dwi-bahasa dari pada buku cerita bergambar bahasa inggris. Sedangkan untuk hasil wawancara, guru setuju bahwa buku cerita bergambar memiliki potensi sebagai media belajar yang bisa meningkatkan minat membaca dan belajar bahasa inggris. Buku cerita bergambar lalu di desain secara digital menggunakan aplikasi mendesain dan menggambar PaintToolSAI, karena sangat mudah di operasikan. Lalu, buku yang selesai di evaluasi oleh dua penilai; dosen bahasa inggris dari Universitas Pendidikan Ganesha dan guru bahasa inggris dari salah satu sekolah dasar di Singaraja. Mereka dipilih sebagai penilai karena kedua penilai adalah ahli dalam pengajaran bahasa inggris. Selama penilaian, lima kriteria diberikan; 1) sangat bagus (x̅ ≥ 4.05), 2) bagus (3.35 ≤ x̅ < 4.05), 3) rata-rata (2.67 ≤ x̅ < 3.35), 4) dibawah rata-rata (1.95 ≤ x̅ < 2.67), and 5) kurang (x̅ < 1.95). Karena skor rata-rata kedua penilai adalah 4.33, maka buku cerita bergambar yang di kembangkan adalah produk yang sangat bagus. Disamping penilaian tersebut, perbaikan masih dibutuhkan untuk menyempurnakan buku cerita yang telah dikembangkan.Kata Kunci : Buku cerita dwi-bahasa, Buku cerita bergambar This research aimed at developing picture storybook. In this research, picture storybook is developed using Lee and Owen’s R&D method, which uses 5 steps as follow; 1) analysis, 2) design) 3) development) 4) implementation, and 5) evaluation. This method is used since it is easier to understand. During the development process, data gathered from questionaires and interview with 20 students and 1 english teacher were participated. Result was, 16 students out of 20 showed interest on bilingual picture storybook than the English one. For the interview result, teacher aggreed that picture storybook had potential to be used as learning media which was able to increase the students’ interest in reading and learning English. The picture storybook then designed digitally using digital drawing and designing applications PaintToolSAI, since it is easier to operate. Then, the finished book evaluated by two assessors; an English lecturer of Ganesha University of Education and an English teacher of an elementary school in Singaraja. They were selected as the assessors for the picture storybook since both assessors are experts in English teaching. During the assessment, five criterias were given; 1) excellent (x̅ ≥ 4.05), 2) good (3.35 ≤ x̅ < 4.05), 3) average (2.67 ≤ x̅ < 3.35), 4) below average (1.95 ≤ x̅ < 2.67), and 5) poor (x̅ < 1.95). Since both assessors’s mean score was 4.33, the developed picture storybook is categorized as excellent product. Despite this scores, revisions are still needed to perfect the developed picture storybook.keyword : Bilingual storybook, Picture storybook
AN ANALYSIS OF CODE SWITCHING AS COMMUNICATION STRATEGY USED BY STUDENT TEACHERS IN TEACHING ENGLISH AS A FOREIGN LANGUAGE AT SMP N 2 SAWAN IN ACADEMIC YEAR 2016/2017 ., Ida Ayu Made Dwi Srawasti; ., Prof. Dr.I Ketut Seken,MA; ., I Putu Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.11517

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tipe dari alih kode bahasa, fungsi dari alih kode bahasa, dan alasan menggunakan alih kode bahasa yang digunakan oleh guru PPL sebagai strategi komunikasi dalam mengajar Bahasa Inggris sebagai bahasa asing di SMP N 2 Sawan pada tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah guru PPL Bahasa Inggris. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah perekam suara, perekam video, lembar observasi, dan panduan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa ada tiga tipe dari alih kode bahasa yang digunakan oleh guru PPL. Ketiga tipe tersebut adalah inter-sentential alih kode bahasa sebagai alih kode bahasa yang paling sering digunakan oleh guru PPL Bahasa Inggris, yang kedua adalah intra-sentential alih kode bahasa, dan yang selanjutnya adalah interpersonal alih kode bahasa. Fungsi dari alih kode bahasa yang digunakan oleh guru PPL Bahasa Inggris adalah pengaturan giliran, menekankan informasi tertentu, meminta informasi lebih lanjut, menarik perhatian, leksikalisasi, meminta klarifikasi, membuat klarifikasi, permainan sosiolinguistik, memberikan instruksi, memberikan penjelasan yang lebih jelas, memberikan kesempatan, mengkonfirmasi jawaban siswa, dan memberi perintah. Selanjutnya, alasan menggunakan alih kode bahasa yang digunakan oleh guru PPL Bahasa Inggris adalah membicarakan suatu topik, menegaskan sesuatu, menyisipkan, pengulangan yang digunakan untuk klarifikasi, maksud untuk menjelaskan isi pembicaraan kepada pendengar, meningkatkan motivasi belajar siswa, membantu siswa untuk menangkap informasi lebih mudah, menciptakan atmosfir belajar yang menyenangkan, membantu guru untuk memberikan penjelasan yang jelas, dan membantu guru untuk menarik perhatian siswa. Kata Kunci : alih kode bahasa, guru mahasiswa, strategi komunikasi, Bahasa Inggris sebagai bahasa asing This study aimed at analyzing the types of code switching, the functions of code switching, and the reasons for using code switching by English student teachers as communication strategy in teaching English as a foreign language at SMP N 2 Sawan in academic year 2016/2017. This study used qualitative research design. The subject of this study is English student teachers. The instruments used in this study are tape recorder, video recorder, observation sheet, and interview guide. The result of this study shows that there are three types of code switching used by English student teachers. Those types are inter-sentential code switching as the most dominant types used by English student teachers, the second was intra-sentential code switching and then followed by interpersonal code switching. The functions of code switching used by English students teachers were regulating turn taking, emphasizing certain information, asking further information, gaining the attention, lexicalization, asking for clarification, making clarification, sociolinguistics play, giving instruction, giving clearer explanation, giving chance, confirming students answer, confirming students’ understanding, and giving command. Furthermore, the reasons of code switching used by English student teachers were talking about particular topic, being emphatic about something, interjection, repetition used for clarification, intention to clarify the speech content for the interlocutor, increasing students’ motivation in learning English, helping students to catch the information easily, creating fun learning atmosphere, helping the teachers in giving clear explanation, and helping the teachers in attracting students’ attention. keyword : code switching, student teachers, communication strategy, English as a foreign language
THE EFFECT OF SNOWBALL THROWING TOWARDS STUDENTS’ SPEAKING COMPETENCE ., Putu Linda Ayu Pebriyanti; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.11518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan pada kemampuan berbicara siswa yang diajar menggunakan snowball throwing dan siswa yang diajar menggunakan konvensional strategi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan posttest-only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA N 1 Sawan dengan sample berjumlah 52 siswa yang didapat menggunakan cluster random sampling. 26 orang siswa kelas XI IPB 1 terpilih sebagai kelompok eksperimen yang diajar dengan menggunakan strategi snowball throwing dan 26 orang siswa kelas XI IPB 2 terpilih sebagai kelas control yang diajar menggunakan strategi konvensional. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa siswa yang diajar menggunakan snowball throwing mendapat hasil yang lebih baik. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil dari analisis deskriptif yaitu nilai rata-rata dari kelompok eksperimen adalah 83.53 sedangkan nilai rata-rata dari kelompok kontrol adalah 79.53. Hasil dari uji hipotesis juga menunjukkan bahwa nilai dari tob lebih kecil dari dari tcv. Nilai dari tob adalah 3.019 sedangkan nilai dari tcv adalah 2.008. berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan dari snowball throwing terhadap kemampuan berbicara siswa kelas XI SMA N 1 Sawan.Kata Kunci : kemampuan berbicara, snowball throwing This study aims to investigate whether or not there is significant effect in students’ speaking competence between students who were taught by using snowball throwing and those who were taught by using conventional strategy. The research design used in this study was experimental, post test only control group design. The population was eleventh grade students of SMA N 1 Sawan. The sample of research was 52 students determined by using Cluster Random Sampling. 26 students of XI IPB 1 was assigned as the experimental group which was taught by using snowball throwing and 26 students of XI IPB 2 as the control group which was taught by using conventional strategy. The data analyzed by using descriptive statistics analysis and inferential statistics analysis. The result of the data analysis showed that students in experimental group achieved better result than students in control group. It was proven by the result of descriptive statistics analysis that showed the mean score of the experimental group was 83.53 while the mean score of control group was 79.53. The result of the t-test also showed that the value of the tob was higher than the tcv. The value of tob was 3.019 while the value of tcv was 2.008. It means that there is significant effect in speaking competence of the eleventh grade students who are taught by using snowball throwing strategy. keyword : snowball throwing, speaking competence
THE EFFECT OF INFORMATION-GAP GAME ON SPEAKING COMPETENCY OF THE TENTH GRADE STUDENTS IN SMA NEGERI 1 SAWAN ., Ni Wayan Lestari; ., Dr.Sudirman, M.L.S; ., G.A.P. Suprianti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.11519

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan dari penerapan information-gap game terhadap kemampuan berbicara siswa kelas X di SMA Negeri 1 Sawan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan posttest-only control group design. Sample penelitian ini adalah 25 orang siswa kelas X2 yang digunakan sebagai kelompok kontrol dan 28 orang siswa kelas X3 yang digunakan sebagai kelompok eksperimen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah speaking test dalam bentuk performance test. Data yang didapatkan kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelompok eksperimen adalah 82,7, sedangkan nilai rata-rata kelompok kontrol adalah 79,1. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai dari thitung lebih besar dari nilai ttabel (2,625 > 1,675). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari information-gap game terhadap kemampuan berbicara siswa kelas X di SMA Negeri 1 Sawan.Kata Kunci : berbicara, information-gap game The aim of this study was to investigate whether or not there is significant effect of information-gap games technique on the speaking competency of the tenth grade students of SMA Negeri 1 Sawan. The present study was an experimental research which used posttest-only control group design. The samples of this study were X2 and X3, where X3 that consisted of 28 students as the experimental group and X2 that consisted of 25 students as the control group. The instrument used for collecting data in this study was speaking test in form of performance test. The data were analyzed by using descriptive analysis and inferential analysis. The result of the study showed that the mean of experimental group was 82.7, while the mean of control group was 79.1. Then, the result of hypothesis testing showed that the value of tobservedwas higher that the value of tcritical value (2.625 > 1.675). Based on the result, it can be concluded that there is significance effect of information-gap game on speaking competency of the tenth grade students in SMA Negeri 1 Sawan. keyword : information-gap game, teaching speaking, speaking
THE EFFECT OF COLLABORATIVE WRITING STRATEGY ASSISTED WITH FANFICTION ON ELEVENTH GRADE STUDENTS’ WRITING COMPETENCY IN SMA NEGERI 1 SUKASADA ., Ida Ayu Juliana Citra Dewi; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., Made Hery Santosa, S.Pd, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.11564

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti adanya pengaruh Collaborative writing strategy yang dibantu dengan Fanfiction terhadap kompetensi menulis siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI dan sampel dari penelitian ini adalah 40 siswa kelas XI di SMAN 1 Sukasada yang dipilih sebagai sampel melalui teknik random sampling. Penelitian ini didesain dengan menggunakan desain posttest only control group. Perlakuan diberikan selama 6 kali pertemuan. Instrumen penelitian ini adalah analytical scoring rubric. Posttest diberikan kepada siswa di akhir pertemuan untuk mengumpulkan data kompetensi menulis siswa. Hasil dari posttest dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok eksperimen menunjukkan kompetensi menulis yang lebih baik daripada kelompok kontrol. Jadi, dapat disimpulkan bahwa collaborative writing strategy yang dibantu dengan fanfiction efektif digunakan untuk mengajar menulis, khusunya menulis naratif. Diharapkan bahwa guru dapat mengimplementasikan strategi ini dalam mengajar menulis narratif.Kata Kunci : Collaborative Writing Strategy, Fanfiction, Kompetensi Menulis This study aimed at investigating the effect of collaborative writing strategy assisted with fanfiction towards students’ writing competency. The population of this study were the eleventh grade students and the sample were 40 eleventh grade students of SMAN 1 Sukasada which were selected as the sample through random sampling technique. The research was designed by using post-test only control group design. The treatment was given for 6 times of meeting. The instrument of this study was analytical scoring rubric. A posttest was given to the students at the end of meeting to collect the data of the students’ writing competency. The result of post-test was analyzed descriptively and inferentially by using t-test. The result of this study showed that experimental group performed better competency in writing rather than the control group. So, it can be concluded that collaborative writing strategy assisted with fanfiction is effective to be used to teach writing, especially writing narrative. It is suggested that teachers can implement this strategy in teaching narrative writing. keyword : Collaborative Writing, Fanfiction, Writing Competency
DEVELOPING SUPPLEMENTARY WRITING MATERIALS FOR THE FRONT OFFICE SUBJECT OFFERED TO TENTH GRADE STUDENTS AT THE ODD SEMESTER AT SMK NUSA DUA SAWAN ., Made Sarika Rosiki Haera; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.11565

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan materi menulis untuk mata pelajaran “front office” yang digunakan oleh kelas X di SMK Nusa Dua Sawan. Buku yang telah dikembangkan memiliki materi menulis yang berdasar pada silabus yang dimiliki oleh SMK Nusa Dua Sawan. Disamping itu beberapa materi menulis diambil dari situasi nyata di hotel guna menyiapkan materi menulis yang mencerminkan apa yang siswa hadapi di dunia nyata. Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dimana metode yang digunakan mengadopsi model ADDIE (1975). Terdapat lima tahap yang digunakan pada model ADDIE. Diantaranya adalah tahap analisa, tahan desain, tahap pengembangan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi. Tahapan – tahapan itu dikelompokkan menjadi 3 prosedur penelitian yaitu analisis kebutuhan, pengembangan produk, dan penilaian. Dalam mengumpulkan data, penelitian ini menggunakan beberapa instrument seperti observasi, angket, analisis silabus, dan catatan. Setelah mengumpulkan data, peneliti mulai membuat produk. Kemudian produk yang telah dibuat dievaluasi oleh juri ahli untuk mengetahui kualitas dari buku tersebut. Hasil dari juri ahli adalah “sangat baik”. Ini berarti buku yang dikembangkan sesuai untuk diberikan kepada siswa untuk mempelajari materi berbicara di mata pelajaran “front office” kelas X di SMK Nusa Dua Sawan Kata Kunci : front office, buku, materi berbicara, silabus, kebutuhan siswa This study was done to develop the writing materials for front office subject that was used in Tenth Grade Students at SMK Nusa Dua Sawan. The textbook which was developed had the writing materials that based on the syllabus. Besides that some materials was also taken from the real situation in the hotel, in order to prepare the writing materials that reflect the students into real life. This study was RnD research where the method that was used adapted ADDIE model (1975). According to ADDIE model there are 5 stages in developing the product there are Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Those stages were categorized into 3 procedures namely: need analysis, product development, and evaluation. In collecting the data, the researcher used several instruments, such as observation, questionnaire, syllabus analysis, and note. After collecting the need in the need analysis step, the researcher started to make the product. Then the product that was made was evaluated by the expert judgments in order to know the quality of the textbook. The results of the textbook that was given by the experts were excellent. It means that the textbook had been appropriate to be given for tenth the students in learning the writing materials for front office subject in SMK Nusa Dua Sawan. keyword : front office, textbook, writing materials, syllabus, students’ needs

Page 5 of 30 | Total Record : 293