cover
Contact Name
Putu Indra Christiawan
Contact Email
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
indra.christiawan@undiksha.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Media Komunikasi Geografi
ISSN : 02168138     EISSN : 25800183     DOI : -
MKG is a journal that facilitates the interests of lecturers, teachers and the academic community to communicate articles from research results and strengthen the exchange of ideas from academic reviews in the field of geography. The academic articles include research and reviews of studies in Human Geography and Physical Geography, population and environmental reviews, regional issue investigations, resource management, disaster management, remote sensing techniques (RS) and the application of geographical information system (GIS) and in-depth discussion on the development of standards in education and geography teaching, both at school and college level.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 21, No 2 (2020)" : 10 Documents clear
Peranan Badan Usaha Milik Desa dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarkat Perdesaan Gayo, Syamsul Bahri; Erlina, Erlina; Rujiman, Rujiman
Media Komunikasi Geografi Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v21i2.29805

Abstract

Pengembangan basis ekonomi pedesaan dijalankan pemerintah desa melalui berbagai program dengan tujuan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk unit usaha BUMDes, kontribusi BUMDes dalam perekonomian perdesaan, dan hambatan dalam pengelolaan BUMDes di di Desa Paya Kumer, Kecamatan Tripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues. Penelitian ini menggunakan metode survey deskriptif berbasis data primer dan sekunder, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menujukkan bahwa:  (1) Bentuk unit usaha BUMDes yang terdapat di Desa Paya Kumer yakni  (a) Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UEDSP). (b) Pengelolaan Air Bersih (c) Bank Sampah (d) Budidaya Ternak Kambing (e) Perdagangan Produk Hasil Olahan (f) Penyedia Jaringan WIFI dan (g) Pangkalan Penjualan Tabung Gas Elpiji, (2) BUMDes Paya Kumer memberikan kontribusi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat perdesaan melalui berbagai jenis bentuk unit usaha, antara lain: (a) Peminjaman Modal, (b) Membuka Lapangan Pekerjaan, dan (c) Kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADesa) (3) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Paya Kumer belum dapat dijalankan seperti pada maksud pendirian dan tujuannya. Hal ini tersebut terjadi karena masih banyaknya kendala yang terjadi dalam lembaga tersebut seperti: (a) Kurangnya modal yang dimiliki oleh BUMDes, (c) Kurangnya keterampilan dan kecakapan sumber daya manusia dalam kepenggurusan BUMDes, dan (c) kurangnya pengetahuan masyarakat tentang BUMDes dan masih minimnya partisifasi masyarakat dalam memajukan unit usaha yang dikelola masyarakat.  
Analisis Geospasial Perubahan Penggunaan Lahan Sawah Berbasis LP2B Kecamatan Pagelaran Utara Miswar, Dedy; Sugiyanta, I Gede; Yasta, Reno Deri
Media Komunikasi Geografi Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v21i2.27760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan sawah berbasis Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), faktor penyebab dan arah perubahan lahan di Kecamatan Pagelaran Utara Kabupaten Pringsewu Propinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan metode survei dan tumpang susun. Objek dalam penelitian ini adalah lahan sawah yang berubah menjadi permukiman. Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan teknik observasi, studi literatur, wawancara, dan dokumentasi yang didukung dengan data dari dinas-dinas terkait. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan geospasial. Hasil dalam penelitian, yaitu: (1) Adanya perubahan lahan sawah seluas 16,08 ha menjadi permukiman; (2) Faktor penyebab terjadinya perubahan penggunaan lahan sawah di Kecamatan Pagelaran Utara Kabupaten Pringsewu terdiri dari faktor fisik dan non fisik; dan (3) Arah perubahan lahan sawah menjadi permukiman di Kecamatan Pagelaran Utara Kabupaten Pringsewu mengarah ke Timur, dengan pola permukiman memanjang yaitu mengikuti jalan raya.
Kajian Kultur dalam Konservasi Hutan Wijana, Nyoman; Wesnawa, I Gede Astra; Mulyadiharja, Sanusi
Media Komunikasi Geografi Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v21i2.29891

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Hutan Bukit Kangin Tenganan Pegringsingan, dengan tujuan mengkaji (1) Peran kultur (culture) masyarakat Tenganan Pegringsingan dalam upaya pelestarian tumbuhan di hutan Bukit Kangin, dan (2) keanekaragaman jenis-jenis tumbuhan yang ada di hutan Bukit Kangin tersebut. Penelitian ini dilaksanakan melalui eksplorasi terhadap peran culture dalam konservasi tumbuhan di hutan  Bukit Kangin dan eksplorasi tumbuhan yang ada di Bukit Kangin tersebut. Dalam eksplorasi terhadap peran Culture dalam konservasi tumbuhan yang ada di hutan Bukit Kangin digunakan metode wawancara mendalam (deep interview), observasi, dan kuisioner. Sedangkan eksplorasi terhadap keanekaragaman spesies di Bukit Kangin dengan menggunakan metode kuadrat. Populasi penelitian ini adalah seluruh masyarakat desa Tenganan Pegringsingan, dan seluruh spesies tumbuhan yang ada di hutan Bukit Kangin. Sampel penelitian ini adalah komponen masyarakat yang secara keseluruhan berjumlah 20 orang. Metode pengumpulan datanya adalah metode wawancara, observasi, kuisioner, dan metode kuadrat.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Dari 20 orang sampel yang digunakan sebagai responden, untuk menggali peran culture masyarakat setempat, secara keseluruhan (100 %) menyatakan sangat baik. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa masyarakat desa Tenganan Pegringsingan mengetahui sangat baik dalam hal pengetahuan dari fungsi hutan dan pelestariannya, mengacu pada kepercayaan/mitos yang ada di desa tersebut, peran awig-awig dalam pengelolaan hutan, dan logika dijalankan dalam pelestarian hutan Tenganan Pegringsingan. (2) Di hutan Bukit Kangin diketemukan sekitar 43 jenis tumbuhan dengan nilai indeks diversitas, ekuitabilitas dan kekayaan spesies masing-masing adalah sebesar 2,367; 0,572; dan 7,480.
Relokasi Tanaman Salak Karangasem ke Daerah Yogyakarta Suryana, I Gede Putu Eka; Antara, I Gede Made Yudi
Media Komunikasi Geografi Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v21i2.27810

Abstract

Kabupaten Karangasem terkenal sebagai daerah penghasil salak. Sejak tahun 1976 perkembangan tanaman salak di tempat ini melonjak pesat. Pada tahun 1976 di Desa  Sibetan, pusat penghasil salak di Karangasem, populasi tanaman salaknya tercatat 2.360.000 pohon. Adapun yang menjadi daerah tujuan relokasi tanaman salak yaitu Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode analisis data  menggunakan metode klimograf yaitu metode dalam bidang pertanian yang umumnya digunakan sebagai parameter jika suatu tanaman akan dikembangkan di daerah yang berbeda dengan daerah asalnya dengan melihat persamaan dan perbedaan iklimnya setelah kedua grafik tersebut ditumpangtindihkan satu sama lain. Data dikumpulkan secara sekunder yaitu data parameter iklim di Karangasem dan Yogyakarta. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui suatu wilayah yang sebagai sentra produksi tanaman salak  di wilayah Karangasem Bali, apakah dapat diintroduksikan di wilayah Yogyakarta. Berdasarkan kombinasi parameter iklim dari wilayah asal dengan wilayah tujuan relokasi dengan menggunakan metode klimograf dapat dikatakan sesuai untuk beberapa kondisi dan dapat dilakukan relokasi.
Analisis Ketersediaan Airtanah dengan Metode Statis di Pulau Pasaran Wiyono, Maryadi Budi; Adji, Tjahyo Nugroho; Santosa, Langgeng Wahyu
Media Komunikasi Geografi Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v21i2.30259

Abstract

Pulau Pasaran adalah sistem daratan terpisah yang minim sumberdaya airtanah. Jumlah airtanah yang sedikit menjadi sangat rentan hilang akibat konsentrasi unsur cemaran yang tinggi di lingkungan dan pengaruh air laut. Tujuan penelitian ini yaitu: menganalisis ketersediaan airtanah dan kebutuhan air domestik di Pulau Pasaran. Investigasi ketersediaan airtanah dikaji dengan metode ketersediaa air statis. Investigasi kebutuhan air domestik dikaji dengan metode berbasis data sekunder memanfaatkan data hasil survei Ditjen Sumberdaya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan airtanah di Pulau Pasaran sebesar 179359,74 liter per tahun, sementara hasil aman untuk airtanah yang dapat diambil per tahun adalah 14072,84 liter atau 38,5 liter per hari. Kebutuhan air domestik di Pulau Pasaran tahun 2020 berdasarkan hasil analisis ialah sebesar 74040 liter per hari, sehingga dapat disimpulkan bahwa potensi ketersediaan airtanah untuk mendukung kebutuhan air domestik di Pulau Pasaran ialah buruk. Upaya pengelolaan berbasis rainwater harvesting menjadi pilihan yang tepat dalam skala pulau kecil.
Pemanfaatan Prediksi Tutupan Lahan Berbasis Cellular Automata-Markov dalam Evaluasi Rencana Tata Ruang Fardani, Irland; Mohmed, Fhanji Alain Jauzi; Chofyan, Ivan
Media Komunikasi Geografi Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v21i2.28121

Abstract

Kota Cirebon mempunyai jumlah penduduk yang terus bertambah, namun ketersediaan lahan tidak bertambah, hal ini mengakibatkan banyak perubahan tutupan lahan di Kota Cirebon. Dikarenakan hal ini, sebuah kota mempunyai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) untuk menjaga perubahan lahan dan membuat city tumbuh dengan teratur. Keberadaan RTRW dapat di evaluasi tiap lima tahun sekali sejalan dengan pertumbuhan dari kota. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi Pola Ruang RTRW Kota Cirebon dengan pendekatan model prediksi tutupan lahan berbasis Cellular Automata-Markov. Celullar automata adalah sebuah model yang memprediksi perubahan tutupan lahan dengan mempertimbangkan tutupan lahan sekitar-nya. Dengan menggunakan Citra Satelit Landsat Tahun 1999 dan 2009, kemudian diproses dengan model cellular automata,maka didapatkanlah prediksi tutupan lahan tahun 2031.Dari hasil penelitian, dari hasil prediksi tutupan lahan tahun 2031 yang dioverlay dengan pola ruang RTRW tahun 2031, terdapat 21.9 % tutupan lahan yang diprediksi tidak akan sesuai dengan RTRW. Pertumbuhan kawasan permukiman akan bertambah cukup signifikat pada periode 2019-2031 yaitu sekitar 690 Ha. Dengan model perubahan lahan, dapat digunakan sebagai masukan bagi pemerintah kota Cirebon dalam mengavaluasi RTRW atau mengkotrol perubahan tutupan lahan di Kota Cirebon.
Potensi Agribisnis Perikanan Darat di Daerah Karst Jawa Bagian Selatan Hidayati, Inayah
Media Komunikasi Geografi Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v21i2.29047

Abstract

Wilayah Jawa bagian selatan memiliki sumber daya karst yang cukup besar dan potensial untuk dikembangkan perikanan darat. Pengembangan agribisnis perikanan sangat strategis untuk pemenuhan kebutuhan pangan keluarga hingga dimanfaatkan secara ekonomi sebagai sumber mata pencaharian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi kegiatan agribisnis perikanan darat. Untuk menjawab tujuan penelitian digunakan metode kualitatif dan data dianalisa secara deskriptif untuk memahami kejadian, fenomena, atau keadaan secara sosial. Daerah penelitian dipilih secara purposive agar menggambarkan situasi dari objek penelitian. Lokasi penelitian merupakan daerah karst di wilayah selatan Jawa seperti daerah Gunungsewu (yang mencakup wilayah Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Wonogiri, dan Kabupaten Pacitan) dan Gombong Selatan (Kabupaten Kebumen) merupakan lokasi yang potensial untuk pengembangan perikanan darat. Hasil penelitian menunjukkan kelangsungan usaha agribisnis perikanan perlu peran serta dari pemerintah sebagai penentu kebijakan. Pemerintah perlu menumbuhkan kemitraan dengan menciptakan lingkungan yang kondusif dan menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di masyarakat. Pemanfaatan karst untuk agribisnis perikanan darat tentu saja harus berwawasan lingkungan dan menjaga kelestariannya. 
Analisis Perubahan Luasan Hutan Mangrove Menggunakan Citra Landsat 8 OLI di Desa Lubuk Kertang Langkat Rahmadi, M. Taufik; Suciani, Ayu; Auliani, Nia
Media Komunikasi Geografi Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v21i2.24197

Abstract

Hutan mangrove merupakan salah satu ekosistem yang hidup di daerah pesisir pantai dan memiliki substrat yang berlumpur. Mangrove memiliki peranan penting dalam pemeliharaan produktivitas perairan dan menunjang kehidupan wilayah pesisir. Hutan mangrove di Desa Lubuk Kertang Lengkat merupakan salah satu hutan mangrove terluas di Sumatera Utara. Pada tahun 2005 hutan mangrove di Desa Lubuk Kertang Langkat mengalami kerusakan yang cukup parah karena hutan mangrove dikonversi menjadi lahan tambak dan perkebunan kelapa sawit.Penelitian ini bertujuan untuk menguji akurasi citra dalam pemetaan hutan mangrove, mengetahui perubahan luasan hutan mangrove, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan luasan hutan mangrove di Desa Lubuk Kertang Langkat. Penelitian ini menggunakan metode klasifikasi multispektral algoritma maximum likelihood. Hasil penelitian adalah tingkat akurasi citra Landsat 8 OLI dalam pemetaan luasan hutan mangrove di Desa Lubuk Kertang Langkat yaitu sebesar 95%, hutan mangrove mengalami pertambahan luasan sebesar 41,4 Ha pada tahun 2014-2016 dan 27,9 Ha pada tahun 2016-2018. Perubahan (penambahan) luasan hutan mangrove dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu pH air dan tanah yang netral serta peran manusia dalam penanaman kembali hutan mangrove di Desa Lubuk Kertang Langkat.
Persepsi Petani terhadap Nilai Socio-Culture Lahan dan Pengaruhnya terhadap Regenerasi Petani dan Ketersediaan Tenaga Kerja Pertanian di Desa Duren Sudrajat, Sudrajat; Agista, Devi Ega; Rohmah, Siti
Media Komunikasi Geografi Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v21i2.29297

Abstract

Keberlanjtan pertanian salah satunya tidak terleas dari ketersedian tenaga kerja di pertanian. Namun, ketersediaan tenaga kerja di pertanian semakin hari semakin berkurang,  disebabkan karena rendahnya  regenerasi petani dan melemahnya padangan petani terhadap nilai socio-culture lahan pertanian. Akibatnya,  banyak rumahtangga tani merasa  kekurangan tenaga kerja pada saat musim tanam ataupun musim panen. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian ini dilakukan dengan tujuan: (1)  mengetahui persepsi petani terhadap nilai socio-culture lahan pertanian, (2) mengetahui  regenerasi tenaga kerja pertanian dan dampaknya terhadap ketersedian tenaga kerja pertanian pada rumahtangga tani (3) mengetahui pengaruh nilai socio-culture lahan terhadap regenerasi petani dan  ketersediaan tenaga kerja pertanian.  Penelitian ini dilakukan di Desa Duren Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang, dengan mengambil sampel sebanyak  92 petani secara random sampling dengan system pemgundian.  Data yang digunakan terdiri dari  data primer dan data sekunder. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan mengunakan statistik regresi linier berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa persepsi petani terhadap nilai socio-culture lahan pertanian masih tinggi, namun regenerasi petaninya relatif sudah sangat rendah, sehingga berdampak terhadap ketersedian tenaga kerja pertanian pada rumahtangga tani. Rendahnya regenerasi petani  menurut kepala rumahtangga tani tidak terlepas  berbagai faktor. Salah satu faktor yang  signifikan berpengaruh terhadap regenerasi petani adalah nilai socio-culture lahan pertanian, sedangkan  yang berpengaruh terhadap ketersedian tenaga kerja pertanian adalah  regenerasi petani dan nilai socio-culture lahan pertanian. Berdasarkan hal tersebut maka pemerntah harus menguatkan kembali nilai-nilai socio-culture  lahan dalam kehidupan petani maupun generasi muda petani, agar regenerasi petani dapat  berkelanjutan.   
Analisis Daya Dukung Lahan Pertanian terhadap Tekanan Penduduk di Desa Sandik Imansyah, Imansyah; Harisandi, Dicky; Tamia, Nurul; Rahmawati, Diah
Media Komunikasi Geografi Vol 21, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v21i2.27671

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui ketersediaan lahan pertanian (sawah) dalam mendukung kebutuhan pangan masyarakat di Desa Sandik. Metode untuk memperoleh hasil daya dukung lahan pertanian, dilakukan dengan membandingkan antara ketersediaan lahan (SL) dengan kebutuhan lahan (DL). Selain itu mengetahui kemampuan wilayah dalam mewujudkan swasembada pangan dengan berdasarkan hasil perhitungan daya dukung wilayah. Luas lahan pertanian (sawah) yang tersedia di Desa Sandik sampai tahun 2018 seluas 143 hektar, dengan hasil produksi padi 439,84 ton dan rata-rata 3,07 ton/ha. Hasil perhitungan Daya Dukung Lahan (DDL) diperoleh bahwa lahan pertanian (sawah) yang tersedia lebih rendah dibanding dengan kebutuhan lahan, artinya mengalami defisit atau terlampaui. Dalam hal ini wilayah Desa Sandik belum mampu untuk melakukan swasembada pangan. Hal tersebut dikarenakan jumlah penduduk yang terus bertambah, sementara lahan pertanian (sawah) yang tersedia tidak mengalami perubahan. Untuk itu perlu dikembangkan lahan pertanian tadah hujan dan tambahan bahan organik untuk meningkatkan produksi pertanian Desa Sandik.  

Page 1 of 1 | Total Record : 10