cover
Contact Name
Usman Malik
Contact Email
 usman.malik@lecturer.unri.ac.id
Phone
+62811756227
Journal Mail Official
kfi@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Jurusan FMIPA Universitas Riau Kampus Bina Widya Km 12,5 Simpang Baru Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Komunikasi Fisika Indonesia
Published by Universitas Riau
ISSN : 14122960     EISSN : 2579521X     DOI : 10.31258/jkfi
KFI mempublikasikan artikel hasil penelitian dan review pada bidang fisika, namun tidak terbatas, yang meliputi fisika murni, geofisika, plasma, optik dan fotonik, instrumentasi, dan elektronika, dan fisika terapan (aplikasi fisika).
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 04 (2012)" : 5 Documents clear
Coupling Coefficient Parametric For Power Transient Function Saktioto '
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 9, No 04 (2012)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.801 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.9.04.358-364

Abstract

Fiber coupler are passive devices in which there is no control over phenomena, with a wide range ofparametric changes occurring during fusion due to the fact that the coupled fiber are affected byheating. A simulation of power propagation is developed to describe the effect of power flow tocoupled fibers which continuously propagates from one fiber into the second fiber. In order toexplain these phenomena, characteristics of power speed and power acceleration are examined. Inthis research, power splitting into the second fiber junction that moving along fabrication will bedeveloped by deriving the coupling power depending on times. The model is examined using singlemode fiber with linearly change of refractive index. This simulation results shown the power speedand acceleration are accumulated by time evolution.
Penentuan Energi Dan Fungsi Gelombang Elektron Dalam Kawat Kuantum Dengan Bantuan Komputer Erwin '; Salomo '; Rio Fauzi
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 9, No 04 (2012)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.651 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.9.04.365-373

Abstract

Kawat kuantum (nanowire) merupakan kawat dengan dimensi nanometer, dimana gerakanelectron didalamnya mengalami hoping dari satu site kesite berikutnya. Jika dalam kawat tersebut tidakterdapat impuritas (pengotor) maka gerakan electron adalah gerakan ballistic. Namun dalamkenyataannya pemuatan kawat kuantum tidak terlepas dari impuritas. Dalam tulisan didilakukan simulasiprogram komputer untuk menentukan eigen fungsi dan eigen energi elektron dalam kawat kuantum tanpaimputitas. Program yang dikembangkan ini menggunakan program MATLAB versi 7. Untukmendapatkan eigen function dan eigen energy dari electron dalam kawat kuantum, maka ditentukanpenyelesaian Persamaan Schrodinger tidak bergantung waktu. Dalam penelitian ini, program komputeryang dibuat terdiri dari 2 program yaitu program menu dan program utama. Program menu digunakanuntuk memasukkan data input yang nantinya ditulis dalam data file. Program ini memudahkan penggunadalam menginput data yang diperlukan dalam perhitungan. Program utama adalah program yangdigunakan untuk melakukan perhitungan terhadap eigen fungsi dan eigen energy.
Pengaruh Tekanan Sputtering Terhadap Kekasaran Permukaan Dan Interaksi Butiran Magnetik Dalam Lapisan Tipis Cobalt-Samarium Salomo '; Erwin '; Hera Didana
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 9, No 04 (2012)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.5 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.9.04.374-379

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Pengaruh Tekanan Sputtering Terhadap Kekasaran Permukaan danInteraksi Butiran Magnetik Dalam Lapisan Tipis Cobalt-Samarium (CoSm) dengan menggunakanAtomic Force Microscopy (AFM) dan Alternating Gradient Force Magnetometry (AGFM). TekananSputtering divariasi dari (4, 8, 12, 16 dan 20)x10-3 mbar, ternyata kekasaran permukaannya adalah (2,2;3,1; 3,2; 5,3 dan 5,8)nm dan interaksi butiran magnetiknya (0,49; 0,42; 0,30; 0,23 dan 0,20) sedangkannilai koersivitasnya adalah (1821,10; 1525,45; 1230,90; 920,75 dan 345,35)oersted.Terlihat bahwa kekasaran permukaan cenderung bertambah dengan naiknya tekanan Sputtering,sedangkan nilai interaksi butiran magnetik dan koersivitasnya cenderung menurun denganbertambahnya tekanan Sputtering.
Pengaruh Temperatur Terhadap Pembentukan Pori-Pori Arang Karbon Aktif Ampas Tebu Usman Malik
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 9, No 04 (2012)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.926 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.9.04.380-386

Abstract

Pengaruh temperatur terhadap pembentukan pori-pori arang karbon aktif ampas tebumenggunakan analisa XPD dan SEM. Susunan dari atom karbon ampas tebu adalah berupaamorf, dan tidak menunjukkan ciri-ciri struktur kristal yang tidak memiliki puncak energi.Dengan memberikan variasi suhu pada sampel memberikan pengaruh terhadap letak, lebar,dan tinggi dari puncak puncak difraktogramnya. Terdapat perubahan pada puncak dimanasemakin tinggi suhu yang diberikan akan menyebabkan posisi puncak pada grafik akansemakin dimana posisi terhadap sudut theta akan semakin tinggi. Ini juga menyebabkanperubahan pada puncak difraktogram.
Analisa Konduktivitas Hidrolika Pada Sistim Akuifer Juandi M; Adrianto Ahmad; Muhammad Edisar; Syamsulduha '
Komunikasi Fisika Indonesia Vol 9, No 04 (2012)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.5 KB) | DOI: 10.31258/jkfi.9.04.387-400

Abstract

Hasil penelitian telah diperoleh bahwa ada empat lapisan penyusun akuifer bebas yangditemukan berdasarkan data geolistrik dengan urutan litologinya adalah tanah penutup, pasir, clay danlempung. Ketebalan lapisan yang diperoleh berdasarkan data geolistrik berturut – turut adalah 10 m,2,5 m, 1 m dan 1 m. Parameter akuifer bebas dalam hal ini konduktivitas hydraulik rata – rata sistimakuifer yang diteliti adalah sebesar 0,795 m/hari. Nilai konduktivitas hydraulic rata-rata inimerupakan factor untuk melihat kondisi keberlanjutan suatu akuifer bawah tanah.

Page 1 of 1 | Total Record : 5