cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
BUNGAMPUTI
Published by Universitas Tadulako
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Elektronik Prodi PG PAUD
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3 (2016)" : 14 Documents clear
Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif Mewujudkan Anak yang Sehat, Cerdas, Ceria dan Berakhlak Mulia Margono, Dr Gatot
Bungamputi Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.946 KB)

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pembinaan rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan pengembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut (UU No 20 Tahun 2003 tentang system pendidikan Nasional ).Anak usia dini adalah sosok individu yang sedang menjalani suatu proses perkembangan dengan pesat dan Fundamental bagi kehidupan selanjutnya, anak usia dini pada rentang usia 0 – 6 tahun, pada masa ini proses pertumbuhan dan perkembangan dalam berbagai aspek sedang mengalami masa yang cepat dalam rentang perkembangan hidup manusia (Berk, 16992 : 18 ) proses pembelajaran sebagai bentuk perlakuan yang diberikan kepada anak harus memperhatikan karakteristik yang di miliki setiap perkembangan anak. Pendidikan anak usia dini pada dasarnya meliputi seluruh upaya dan tindakan yang dilakukan oleh pendidik dan orang tua dalam proses perawatan, pengasuhan dan pendidikan pada anak dengan menciptakan aura dan lingkungan dimana anak dapat mengeksplorasi pengalaman dalam dirinya.Pendidikan anak usia dini tidak dapat dilaksanakan secaratersendiri artinya hanya satu aspek yang diajarkan tetapimemerlukan perpaduan dari beberapa aspek agar anak dapattumbuh dan berkembang menjadi anak yang sehat, cerdas, ceriadan berakhlak mulia, untuk itu diperlukan penyelenggaraanpendidikan anak usia dini yang terintegrasi.Namun kenyataannya banyak anak-anak disekitarlingkungan kita belum semua mendapat layanan pendidikan,pengasuhan , perlindungan , kesehatan ,gizi dll . Hal itudisebabkan oleh berbagain faktor yang saling berkaitan.Dampaknya pertumbuhan dan perkembangan mereka terhambat, ketika usia sekolah berpotensi mengulang kelas atau putus sekolah.Kemungkinan mereka menjadi generasi yang kurang produktif atau menjadi pekerja kasar dengan penghasilan rendah bahkan terbelit kemiskinan sepanjang hidupnya. Oleh karena itu rantai kemiskinan ini harus kita putus,agar anak –anak bangsa ini menjadi generasi yang sehat, cerdas, tangguh berkarakter. Berbagai cara dapat dilakukan baik oleh pememrintah,masyarakat dan keluarga.. Solosi yang tidak dapat di tawar tawar lagi adalah pelaksanaan progam pendidikan anak usia dini harus dilakukan ke seluruh pelosok nusantra.lebih khusus lagi program PAUD berbasis holistik integratif , dan berkesinambungan sebagai wujud mengupayakan generasi yang berkarakter, unggul, mandiri ,cerdas ,sehat mampu menyongsong masa depannya.
Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Metode Pemberian Tugas di Kelompok B TK An-Nisa Kita Singgani Maku Herda, Herda Herda
Bungamputi Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.494 KB)

Abstract

efektif yang disebabkan guru dalam proses pembelajaran kurang menerapkan penggunaan metode pemberian tugas yang berdampak pada rendahnya kreativitas anak. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kreativitas anak melalui metode pemberian tugas.Setting penelitian ini yaitu anak kelompok B TK Annisa Kita Singgani Maku yang berjumlah 20 anak terdiri dari laki-laki 10 anak dan 10 anak perempuan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah tindakan kelas yang dimulai dari perencanaan,pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi, yang dilakukan dengan 4 kali tindakan dalam 2 siklus. Data dikumpulkan dengan cara observasi, tanya jawab, pemberian tugas dan dokumentasi, serta alat yang digunakan adalah lembar observasi baik untuk aktifitas guru maupun murid.Selanjutnya dianalisa secara persentasi untuk menarik kesimpulan.Kata Kunci : Kreativitas anak dan metode pemberian tugas
Pengaruh Penggunaan Media Realita terhadap Motivasi Belajar Anak di Kelompok A TK Permata Bunda Desa Loli Oge Kec. Banawa Mardikawati, Dwi
Bungamputi Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.36 KB)

Abstract

Permasalahan utama pada penilitian ini adalah apakah ada pengaruh penggunaan media realita terhadap motivasi belajar anak dikelompok A TK Permata Bunda Desa Loli Oge Kec. Banawa. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan media realita terhadap motivasi belajar anak dikelompok A TK Permata Bunda Desa Loli Oge Kec.Banawa. untuk menjawab permasalahan diatas, peneliti melakukan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kelompok A TK Permata Bunda Desa Loli Oge Kec. Banawa tahun ajaran 2015/2016. Subyek penelitian berjumlah 15 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.Berdasarkan analisis data, maka dapat diketahui terjadi peningkatan motivasi anak dari pengamatan dalam semua aspek mau melakukan kegiatan mewarnai gambar, tekun mengerjakan tugas dan tertarik pada pembelajaran yang diajarkan. Data rekapitulasi sebelum penelitian diperoleh rata-rata yaitu, terdapat 0% anak dalam kategori sangat tinggi (ST), 13,33% anak dalam kategori tinggi (T), 39,99% anak dalam kategori sedang (S) dan 46,66% anak dalam kategori rendah (R). Dan pada pengamatan setelah penelitian Minggu kedua rekapitulasinya diperoleh rata-rata terdapat 26,66% anak dalam kategori sangat tinggi (ST), 44,44% anak dalam kategori tinggi (T), 19,99% anak dalam kategori sedang (S) dan 8,88% anak dalam kategori rendah (R). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media realita berpengaruh terhadap motivasi belajar anak dikelompok A TK Permata Bunda Desa Loli Oge Kec. Banawa.Kata kunci : penggunaan media realita, motivasi
Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Anak Melalui Kegiatan Gerak dan Lagu di Kelompok A TK Aba Lambara Taweli Yuliana, Sri Hartin
Bungamputi Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.959 KB)

Abstract

Masalah dalam tulisan ini adalah keterampilan motorik kasar anak belum berkembang sesuai harapan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar anak. Subjek penelitian ini melibatkan 13 anak, terdiri dari 7 anak perempuan dan 6 anak laki-laki yang terdaftar pada tahun ajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, dilakukan secara bersiklus. Data yang dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan pemberian tugas, selanjutnya diolah secara deskriptif. Data pra tindakan, keterampilan motorik kasar saat berjalan maju mundur kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) 7,69%, Berkembang Sesuai Harapan (BSH) 15,38%, Mulai Berkembang (MB) 15,38%, dan Belum Berkembang (BB) 61,53%. Keterampilan motorik kasar saat melompat kategori BSB 7,69%, BSH 23,07%, MB 15,38%, dan BB 53,84%. Keterampilan motorik kasar saat merayap kategori BSB 7,69%, BSH 15,38%, MB 23,07%, dan BB 53,84%. Setelah dilakukan tindakan dengan menggunakan kegiatan gerak dan lagu dapat meningkatkan keterampilan motorik kasar anak, terbukti ada peningkatan tindakan siklus I dan tindakan siklus II. Keterampilan motorik kasar saat berjalan maju mundur kategori BSB, BSH, MB dari 61,52% menjadi 84,6%. Keterampilan motorik kasar saat melompat kategori BSB, BSH, dan MB dari 69,21% menjadi 84,6%. Keterampilan motorik kasar saat merayap kategori BSB, BSH, dan MB dari 69,21% menjadi 92,3%. Secara umum, peningkatan rata-rata dari Siklus I ke Siklus II, yaitu 20,52% kategori BSB, BSH, dan MB. Walaupun masih ada yang belum meningkat kemampuannya 12,81% atau kategori BB.Kata Kunci : Kegiatan Gerak dan Lagu, Keterampilan Motorik Kasar
Pengaruh Metode Bermain Peran terhadap Pengembangan Moral Anak Di Kelompok B TK Pudjananti Kecamatan Sigi Biromaru Sartika, Ni Putu Ayu
Bungamputi Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.15 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitianini adalah untuk mengetahui penerapan kegiatan metode Bermain Peran di kelompok B TK Pudjananti Kecamatan Sigi Biromaru, untuk mengetahui pengembangan moral pada anak di Kelompok B TK Pudjananti Kecamatan Sigi Biromaru, dan untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran terhadap pengembangan moral anak di Kelompok B TK Pudjananti Kecamatan Sigi Biromaru. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif untuk mengambarkan keadaan sesungguhnya. Subjek penelitian ini adalah anak didik di kelompok B TK Pudjananti Kecamatan Sigi Biromaru. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, dokumentasi, dan wawancara.Hasil Penelitian sebelum dan sesudah diberikan tindakan metode bermain peran untuk aspek Menghormati Orang Lain, kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) dari 6,67% menjadi 53,33%, Untuk kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dari 6,67% menjadi 20,00%, kemudian untuk kategori Mulai Berkembang dari 6,67% menjadi 20,00%, untuk kategori Belum Berkembang (BB) dari 80,00% menjadi 6,67%. Kemudian untuk aspek Bersikap Sopan dan Santun, untuk kategori BSB dari 6,67% menjadi 46,67%, untuk kategori BSH dari 6,67% menjadi 26,67%, kemudian untuk kategori MB dari 6,67% menjadi 13,33%, untuk kategori BB yaitu dari 80,00% menjadi 6,67%. Kemudian untuk aspek Menjaga Lingkungan Kelas, kategori BSB dari 6,67% menjadi 40,00%, untuk kategori BSH dari 6,67% menjadi 33,33%, untuk kategori MB yaitu dari 26,67% menjadi 20,00%, kemudian untuk kategori BB dari 60,00% menjadi 6,67%.Melihat perolehan nilai tersebut mengambarkan bahwa terdapat pengaruh metode bermain peran terhadap pengembangan moral anak.Kata Kunci : Metode Bermain Peran dan Pengembangan Moral
Meningkatkan Penerapan Nilai Agama dan Moral Melalui Metode Demonstrasi di Kelompok B TK Karya Thayyibah Nupabomba Nurlaela, Nurlaela
Bungamputi Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.936 KB)

Abstract

Masalah dalam kajian ini adalah belum berkembangnya penerapan nilai agama dan moral. Upaya mengatasi masalah tersebut, telah dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk meningkatkan penerapan nilai agama dan moral melalui metode demonstrasi. Setting dan subjeknya yaitu anak kelompok B TK TK Karya Thayyibah Nupabomba yang berjumlah 20 anak. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan pemberian tugas. serta dianalisis menggunakan persentase. Data pra tindakan perilaku membuang sampah 5% kategori BSB, 5% BSH, 10% MB, dan 80% BB. Perilaku berdoa 5% BSB, 10% BSH, 10% MB, dan 75% BB. Perilaku mencuci tangan 10% BSB, 10% BSH, 10% MB, dan 70% BB. Setelah dilakukan tindakan, maka terdapat peningkatan penerapan nilai agama dan moral dari siklus I ke siklus II. Perilaku membuang sampah kategori BSB, BSH dan MB dari 40% menjadi 90% (50%). Perilaku berdoa kategori BSB, BSH dan MB dari 50% menjadi 90% (40%). Perilaku mencuci tangan kategori BSB, BSH dan MB dari 45% menjadi 90% (45%). Rata-rata peningkatannya 45%, namun masih ada 20% kategori BB. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode demonstrasi dapat meningkatkan penerapan nilai agama dan moral anak kelompok B TK Karya Thayyibah Nupabomba.Kata Kunci: Nilai Agama dan Moral; Metode Demonstrasi
Peranan Metode Bermain Peran terhadap Pengembangan Moral Anak di Kelompok B TK Pudjananti Kecamatan Sigi Biromaru Setiawati, Tati
Bungamputi Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.774 KB)

Abstract

Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah bagaimana pengembangan moral anak? Bagaimana penerapan metode bermain peran? Dan apakah ada peranan metode bermsin peran terhadap pengembangan moral anak? Sehubungan dengan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode bermain peran, pengembangan moral anak, dan mengetahui ada peranan metode bermain peran terhadap pengembangan moral anak. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif untuk menggambarkan keadaan sesungguhnya, kemudian ditarik kesimpulan. Adapun subjek penelitian ini adalah seluruh anak di kelompok B Tk Pudjananti Kecamatan Sigi Biromaru yang berjumlah 15 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui, observasi, dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peranan metode bermain peran terhadap pengembangan moral anak yaitu pengembangan moral dalam menjaga kebersihan lingkungan, pengembangan moral patuh terhadap peraturan, serta pengembangan moral anak dalam sopan santun, terdapat 6 anak (40%) dalam kategori BSB, 8 anak (53,3%) dalam kategori BSH, 1 anak (6,7%) dalam kategori MB, dan 0 anak (0%) dalam kategori BB. Kemudian dalam aspek patuh terhadap peraturan, ada 6 anak (40%) kategori BSB, 7 anak (46,6%) kategori BSH, 1 anak (6,7%) kategori MB, dan 1 anak (6,7%) kategori BB. Selanjutnya, pada aspek sopan santun, ada 6 (40%) kategori BSB, 8 anak (53,3%) kategori BSH, 1 anak (6,7%) kategori MB, dan tidak terdapat anak (0,0%) kategori BB. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengembangan moral anak dapat berkembang melalui metode bermain peran. Oleh karena itu, ada peranan metode bermain peran terhadap pengembangan moral anak.Kata Kunci: Metode Bermai Peran, Pengembangan Moral
Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Alat Permainan Edukatif di Kelompok A PAUD Anatapura Palu -, Kardina -
Bungamputi Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.537 KB)

Abstract

Kajian dalam tulisan ini adalah rendahnya kreatifitas anak. Upaya meningkatkan kreativtas tersebut sudah dilakukan PTK melalaui alat permainan edukatif .Setting dan subyeknya anak kelompok A PAUD Anatapura Palu Barat yang berjumlah 25 anak. Rancangan penelitian yang digunakan adalah tindakan kelas yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data dikumpulkan dengan cara observasi, tanya jawab, pemberian tugas dan dokumentasi, selanjutnya dianalisa secara kualitatif. Data yang dikumpulkan sebelum tindakan kreatifitas anak dalam membuat aneka bentuk dari balok kategori BSB 4 %, BSH 8%, MB 12% dan BB 76%, membuat aneka bentuk dari plastisin katagori BSB 4%, BSH 12%, MB 12% dan BB 72%. Dan meronce kategori BSH 8% MB 12 % serta BB 80% serta melipat kertas kategori BSB 4 %, BSH 8% MB 12% serta BB 76%. Setelah dilakukan tindakan disimpulkan bahwa melalui APE dapat meningkatkan kreatifitas anak. Terbukti ada peningkatan kreatifitas dari siklus I ke siklus II ,membuat aneka bentuk dari balok kategori BSB, BSH dan MB dari 48% menjadi 80% (32%), membuat aneka bentuk dari plastisin kategori BSB, BSH dan MB dari 52% menjadi 84,% ( 32%), meronce kategori BSB, BSH dan MB dari 48% menjadi 80% (32%), sedangkan melipat kertas kategori BSB, BSH dan MB dari 44% menjadi 80% (36%). Secara umum terjadi peningkatan rata-rata 33 % kategori BSB, BSH dan MB . Walaupun masih ada anak yang belum meningkat kreatifitasnya 19% atau kategori BB .Kata Kunci : Kreatifitas, Alat Permainan Edukatif
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Hijaiyah Melalui Media Gambar pada Kelompok B TK Al-Khairaat Tatura Asnidar, Asnidar
Bungamputi Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.64 KB)

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan anak dalam mengenal huruf hijaiyah. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kreativitas anak melalui alat permainan edukatif di TK Al-Khairaat Tatura. melibatkan 17 anak yang terdaftar pada tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri atas dua siklus. Di mana pada setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data yang dikumpulkan melalui observasi dan pemberian tugas, selanjutnya diolah secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian pada siklus I untuk kemampuan dalam menyebutkan huruf-huruf hijaiyah meningkat menjadi 58,81% berkembang sangat baik, kemampuan dalam mengacak huruf hijaiyah meningkat menjadi 41,16% kategori berkembang sangat baik, dan yang kemampuan yang diamati terahir yaitu kemampuan anak mengenal huruf hijaiyah dalam menebalkan huruf hijaiyah terdapat 41,16% dengan kategori berkembang sesuai harapan, hasil tersebut diperoleh dari penjumlahan dua kategori yang dimiliki yaitu sangat baik dan baik. Pada siklus kedua menunjukan peningkatan dalam menyebutkan huruf-huruf hijaiyah meningkat dari 58,81% menjadi 82,34% (23,53%) kategori BSB, kemudian pada kemampuan mengacak huruf hijaiyah meningkat dari 41,16% menjadi 76,46% (35,3%) dengan kategori BSB, sedangkan kemampuan anak mengenal huruf hijaiyah dalam menebalkan huruf hijaiyah meningkat dari 41,16% menjadi 76,46% (35,3%) kategori BSB. Jika dirata-ratakan peningkatan dari siklus I ke siklus II berkisar 31,37%, walaupun masih ada anak yang belum berhasil tetapi tidak perlu lagi di adakan siklus berikutnya karena sudah menunjukan keberhasilan pada siklus II secara maksimal.Kata Kunci : Kemampuan Anak Mengenal Huruf Hijaiyah, Media Gambar.
Meningkatkan Perilaku Sosial Anak Melalui Metode Karyawisata di Kelompok B TK Al-Khairaat Toaya Vunta Kabupaten Donggala Fatmah, Fatmah
Bungamputi Vol 3, No 3 (2016)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.615 KB)

Abstract

Masalah dalam kajian ini adalah perilaku sosial anak belum berkembang sesuai harapan. Upaya mengatasi masalah tersebut, telah dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk meningkatkan perilaku sosial anak melalui metode karyawisata. Subjeknya adalah anak kelompok B TK Al-Khairaat Toaya Vunta Kabupaten Donggala dengan jumlah 11 anak. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, pemberian tugas dan dokumentasi, dianalisis menggunakan teknik persentase. Data pra tindakan perilaku akrab, 9,09% kategori BSH, 18,18% kategori MB, dan 72,72% kategori BB. Perilaku sosial simpati, 18,18% kategori BSH, 18,18% kategori MB, dan 63,63% kategori BB. Tolong menolong, 18,18% kategori BSH, 9,09% kategori MB, dan 72,72% kategori BB. Setelah dilakukan tindakan, dapat disimpulkan bahwa metode karyawisata dapat meningkatkan perilaku sosial anak. Terbukti adanya peningkatan dari siklus I ke siklus II. Perilaku akrab, kategori BSB, BSH dan MB, dari 45,45% meningkat menjadi 90,9% (45,45%). Perilaku sosial simpati, kategori BSB, BSH dan MB, dari 45,45% meningkat menjadi 90,9% (45,45%). Perilaku sosial saling berbagi, kategori BSB, BSH dan MB, dari 54,54% meningkat menjadi 90,9% (36,36%). Rata-rata peningkatan kategori BSB, BSH dan MB sebesar 48,48%, namun masih ada anak 1 anak atau 9,09% yang belum berkembang.Kata Kunci: Perilaku Sosial; Metode Karyawisata

Page 1 of 2 | Total Record : 14