cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23883011     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 5 (2013)" : 14 Documents clear
ANALISIS PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH DENGAN POLA JAJAR LEGOWO DI DESA LAANTULA JAYA KECAMATAN WITAPONDA KABUPATEN MOROWALI Suwardana, Putu Agus; Antara, Made; Alam, Max Nur
AGROTEKBIS Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi dan pendapatan usahatani padi sawah dengan Pola Jajar Legowo di Desa Laantula Jaya, Kecamatan Witaponda, Kabupaten Morowali. Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode acak sederhana (simple random sampling). Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini yakni sebanyak 30 responden dari populasi yang berjumlah 87 KK yang menerapkan pola tanam jajar legowo. Hasil Analisis Fungsi Cobb-douglas menunjukan bahwa secara simultan (bersama-sama) faktor luas lahan, benih, pupuk, tenaga kerja, dan pengalaman usahatani.  Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan Fhitung = 198,09 dengan nilai sig 0,000 < 0,005 (α = 5 %) menunjukkan menolak hipotesis nol, artinya variabel bebas luas lahan (X1), benih (X2), pupuk (X3), tenaga kerja (X4), dan pengalaman berusahatani (X5) secara simultan (bersama-sama) mempengaruhi produksi gabah kering panen di Desa Laantula Jaya Kecamatan Witaponda. Hasil analisis pendapatan menunjukan bahwa penerimaan yang diperoleh petani padi sawah di Desa Laantula Jaya adalah sebesar Rp. 17.706.084,68/ha, total biaya atau Rp. 8.939.083,95/ha sehingga diperoleh pendapatan petani responden sebesar  Rp. 8.767.000,73/ha dalam satu kali musim tanam.
ANALISIS PEMASARAN BERAS DI DESA SIDONDO I KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI Hildayani, Ratih; Rauf, Rustam Abd.; H., Sulaeman
AGROTEKBIS Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran beras, besarnya margin pemasaran yang diperoleh setiap lembaga pemasaran pada masing-masing saluran pemasaran beras, besarnya bagian harga yang diterima oleh petani pada masing-masing saluran pemasaran beras, dan mengetahui efisiensi pemasaran beras di Desa Sidondo I Kecamatan Sigi Biromaru. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sidondo I, Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Mengambil sebanyak 30 responden dari 485 petani dengan menggunakan metode sampel acak sederhana (Simple Random Sampling Method). Selain itu untuk menentukan responden pedagang di gunakan metode penjajakan responden (Tracing Sampling Method). Berdasarkan Hasil Penelitian bahwa terdapat dua saluran pemasaran yang ada di Desa Sidondo I dan yang paling efisien adalah saluran pertama, karena saluran pertama lebih pendek di bandingkan dengan saluran pemasaran yang kedua. Total margin pemasaran beras yang diperoleh untuk saluran pertama yaitu Rp 1.300,00 dan total margin pemasaran beras yang diperoleh untuk  saluran kedua yaitu sebesar Rp 1.500,00. Total margin pada saluran pertama lebih kecil dibanding pada saluran kedua. Besarnya bagian harga yang diterima oleh petani pada saluran pemasaran beras yang pertama yaitu sebesar 83,33 % sedangkan bagian harga yang diterima oleh petani (produsen) pada saluran pemasaran beras yang kedua yaitu sebesar 81,25 %. Nilai efisiensi  pemasaran saluran I sebesar 4,69 % dan untuk saluran II sebesar 7,76 %. Dari kedua nilai efisiensi pada saluran I dan II yang paling efisiensi adalah saluran I.
ANALISIS NILAI TAMBAH KOPI JAHE PADA INDUSTRI SAL-HAN DI KOTA PALU A., Zulkarnain; Lamusa, Arifuddin; Tangkesalu, Dance
AGROTEKBIS Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya nilai tambah yang diperoleh para pelaku usaha agroindustri memicu persaingan yang semakin meningkat, baik dalam memperoleh bahan baku maupun pemasaran produk olahan.  Peranan agroindustri dalam upaya mempertahankan produk primer menjadi produk olahan untuk meningkatkan nilai tambah sangat diperlukan.  Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkn nilai tambah adalah pengolahan biji kopi kering menjadi kopi jahe.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai tambah biji kopi kering yang diperoleh perusahaan setelah diolah menjadi kopi jahe pada industri Sal-Han di Kota Palu.  Responden dalam penelitian ini berjumlah 4 orang yang teridiri dari 1 orang pimpinan industri dan 3 orang karyawan dengan spesialisasi kerja tertentu.  Alat analisis yang digunakan adalah Analisis Nilai Tambah menurut Metode Hayami.  Hasil penelitian ini adalah nilai tambah merupakan selisih antara nilai output, sumbangan input lain dan harga bahan baku.  Nilai tambah yang dihasilhan oleh industri Sal-Han sebesar Rp. 61.661,11 per kilogram, nilai output yang dihasilkan sebesar Rp 90.000,00, dan nilai sumbangan input lain sebesar Rp 8.338,89.  Rasio nilai tambah merupakan persentase antara nilai tambah dengan nilai output. Besarnya rasio nilai tambah pada industri Sal-Han sebesar 68,51%, hal ini menunjukan bahwa dari setiap Rp 100 nilai produk kopi jahe akan diperoleh nilai tambah sebesar Rp. 68,51
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG MANIS (Studi Kasus : Di Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi) N., Susianti; Rauf, Rustam Abd.
AGROTEKBIS Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani jagung manis di Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Responden sebanyak 36 orang, yang dilakukan dengan metode sensus. Alat analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan dan Analisis regresi berganda. Hasil uji-t menunjukkan bahwa variabel yang dianalisis meliputi luas lahan (LL), harga benih (HrgaBNH), harga pupuk (HrgPP), upah tenaga keja (UTK), harga output/Jagung (HrgJ) berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani jagung manis dengan nilai signifikan < 0,01 pada taraf α 1% dan untuk variabel umur petani (UP) signifikan < 0,05 pada taraf α 5%, sedangkan untuk variabel harga pestisida (HrgPTS), pendidikan petani (PP) tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani jagung manis. Dan berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa rata-rata penerimaan setiap responden yaitu sebesar Rp 6.564.444/0,56 ha. Total biaya produksi diperoleh dari penjumlahan total biaya tetap sebesar Rp 590.689/0,56 ha dengan total biaya variabel sebesar Rp 2.559.500/0,56 ha, sehingga diperoleh total biaya produksi sebesar Rp 3.150.189/0,56 ha/MT. Pendapatan diperoleh dari rata-rata penerimaan dikurangi total biaya produksi, sehingga diperoleh pendapatan sebesar   Rp 3.414.255/0,56 ha/MT.

Page 2 of 2 | Total Record : 14