cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23883011     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2015)" : 15 Documents clear
EFEKTIFITAS BEBERAPA TEPUNG BIJI TUMBUHAN SEBAGAI INSEKTISIDA BOTANI TERHADAP Tribolium sp. (COLEOPTERA: TENEBRIONIDAE) PADA BIJI KAKAO DI PENYIMPANAN Khasanah, Nur
AGROTEKBIS Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas beberapa tepung biji tumbuhan sebagai insektisida botani terhadap Tribolium sp. pada biji kakao di penyimpanan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan, Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako Palu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial yang terdiri dari dua faktor, yaitu sebagai berikut : Faktor pertama adalah jenis tepung tumbuhan, yaitu : T1 : Tepung biji srikaya, T2: Tepung biji jarak, T3:Tepung biji bengkuang. Faktor kedua adalah dosis tepung tumbuhan, yaitu : D0 : 0g/100g  kakao (kontrol), D1: 2g/100g kakao, D2 : 4g/100g kakao, D3 : 6g/100g kakao.  Perlakuan diulang 3 kali sehingga terdapat 36 unit percobaan.     Hasil penelitian menunjukkan tepung biji bengkuang cenderung menunjukkan hasil yang lebih baik bila dibandingkan dengan tepung biji srikaya dan tepung biji jarak  terhadap mortalitas Tribolium sp. dan menekan kehilangan  biji kakao di penyimpanan.  Dosis 6 gram pada semua perlakuan jenis tepung biji menunjukkan hasil yang efektif terhadap mortalitas Tribolium sp.
KEANEKARAGAMAN SERANGGA TANAH DENGAN SISTEM NAUNGAN YANG BERBEDA PADA TANAMAN KAKAO Aftriani, Fantina
AGROTEKBIS Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman serangga tanah yang berada pada sistem naungan yang berbeda pada tanaman kakao. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2013 sampai Mei 2013,  di Desa Rahmat Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Penentuan lokasi pengamatan dengan menggunakan metode  Purposive Sampling (pemilihan secara sengaja) yang dilakukan pada lahan kakao dengan sistem naungan berbeda (satu jenis naungan dan banyak jenis naungan). Pengambilan serangga dengan menggunakan perangkap pitfall, masing-masing lahan terdapat 10 perangkap, sehingga terdapat 20 perangkap. Indeks keanekaragaman (H?) serangga pada pertanaman kakao dengan satu jenis naungan (H?= 1,936) lebih tinggi dibandingkan pertanaman kakao dengan banyak jenis naungan yang hanya (H?= 1,864).
ANALISIS PEMASARAN USAHA PETERNAKAN AYAM KAMPUNG “PT. SIGI ANUGERAH ABADI” DI DESA LANGALESO KECAMATAN DOLO KABUPATEN SIGI Kanna, Saharia Kassa, Sulaeman, Nurfina
AGROTEKBIS Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui saluran pemasaran, margin pemasaran, efisiensi pemasaran yang diterima peternak dan  share keuntungan. Penelitian ini dilakukan pada Peternakan  ? PT. Sigi Anugerah Abadi? di Desa Langaleso Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi pada Bulan Mei sampai Juni 2014. Jumlah responden sebanyak 5 orang. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa saluran pemasaran yang  terbentuk terdapat dua saluran. Saluran pemasaran pertama adalah saluran yang memiliki total margin sebesar Rp 10.000 dan saluran kedua sebesar Rp. 5.000. Bagian harga yang diterima peternak pada saluran pemasaran pertama sebesar   75 % dan saluran kedua sebesar 85 %. Nilai efisiensi pemasaran saluran pertama sebesar 11,8 % dan saluran kedua sebesar 4,2 %.
UJI KETAHANAN BEBERAPA KLON KAKAO (Theobroma cacao L.) TERHADAP INFEKSI PENYAKIT BUSUK BUAH KAKAO (Phytophtora Palmivora Butler) Asriani, Andi Halida; Lakani, Irwan; Panggeso, Johanes
AGROTEKBIS Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji ketahanan beberapa klon kakao (Theobroma cacao L.) pelukaan dan tanpa pelukaan terhadap penyakit Busuk Buah (Phytophtora palmivora) berdasarkan uji detected pod. Pengambilan klon kakao diperoleh dari PT.Mars Desa Sidole kecamatan Ampibabo dan perbanyakan inokulum serta pengujian ketahanan klon kakao bertempat di Laboratorium Hama Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu.Waktu Pelaksanaan pada bulan Mei hingga November 2014. Penelitian menggunakan pola Rancangan Acak Kelompok Faktorial.  Faktor pertama yaitu 6 klon kakaoyaitu Klon AP, 45, M01, M06, S1 dan S2.  Faktor kedua yaitu Pelukaan dan tanpa pelukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klon pelukan yang mempunyai tingkat ketahanan yang tinggi terhadap serangan P. palmivoraadalah klon S1 (42,46 cm/hari2), Sedangkan klon tanpa pelukaan adalah klon M06 (5,17 cm/hari2). Bibit kakao pelukaan yang mempunyai tingkat ketahanan yang tinggi terhadap serangan P. palmivoraadalah klon M01 dan bibit kakao tanpa pelukaan adalah S1.
KARAKTERISASI TANAMAN BAWANG MERAH VARIETAS LEMBAH PALU (Allium cepa L Kelompok Aggregatum) Mardhiah, Ilga
AGROTEKBIS Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan 2 tahap yakni observasi dan penanaman di Lahan. Sampel yang diperoleh berasal dari daerah Lembah Palu yakni Desa Guntarano, Maku, Bulu Pountu Jaya, Oloboju, Soulove serta Kelurahan Duyu, Kayumalue dan Tavanjuka. Selanjutnya, sampel benih bawang merah yang diperoleh ditanam untuk mengamati perbedaan karakteristik tanaman bawang merah varietas lembah palu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2014 di Desa Bulu Pountu Jaya Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan yaitu bawang merah yang berasal dari sentra produksi bawang merah ?lembah palu?. Hasil yang diperoleh adalah pada karakter panjang daun Desa Soulove dinyatakan melebihi dari deskripsi dengan rataan 28,39 cm dan pada karakter berat umbi perbiji dan lingkar umbi diperoleh hasil yang lebih kecil dari deskripsi bawang merah ?lembah Palu? yang dilepas oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia.
RENTABILITAS USAHA INDUSTRI BAWANG GORENG MAHKOTA DI KECAMATAN PALU BARAT KOTA PALU JulianaJ, Sulaeman, Juliana
AGROTEKBIS Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan pertanian di Sulawesi Tengah diarahkan untuk meningkatkan produksi dan pendapatan petani. Salah satu komoditi andalan yang dapat meningkatkan pendapatan petani adalah komoditibawang merah lokal.  Industri bawang goreng cukup potensial untuk dikembangkan, selain mampu memperpanjang daya guna bawang merah lokal Palu juga mampu meningkatkan pendapatan rumah tangga.Tujuan dari penelitian ini ialah  mengetahui besarnya pendapatan bawang goreng Mahkota di Kota Palu dan mengetahui besar kecilnya angka rentabilitas usaha industri bawang goreng Mahkota, berdasarkan penambahan modal pinjaman.Lokasi penelitian ini dipilih secara sengaja (Purpossive) yakni industri bawang goreng Mahkota di Kota Palu. Pengambilan sampel dilakukan dengan sengaja (Purpossive) dalam hal ini  industri bawang goreng Mahkota. Responden dalam penelitian ini yaitu pimpinan perusahaan dan dua orang karyawan. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan, dan analisis rentabilitas. Hasil penelitian menunjukan dengan adanya penambahan modal pinjaman sebesar Rp 70.000.000 dengan tingkat bunga 12%  pertahun, industri bawang goreng Mahkota memperoleh nilai rata-rata rentabilitas ekonomi sebesar 55,17%, sementara nilai rentabilitas modal sendiri menghasilkan nilai rata - rata sebesar 55,29%.
EFEKTIFITAS BEBERAPA TEPUNG BIJI TUMBUHAN SEBAGAI INSEKTISIDA BOTANI TERHADAP Tribolium sp. (COLEOPTERA: TENEBRIONIDAE) PADA BIJI KAKAO DI PENYIMPANAN Khasanah, Nur
AGROTEKBIS Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas beberapa tepung biji tumbuhan sebagai insektisida botani terhadap Tribolium sp. pada biji kakao di penyimpanan. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan, Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako Palu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial yang terdiri dari dua faktor, yaitu sebagai berikut : Faktor pertama adalah jenis tepung tumbuhan, yaitu : T1 : Tepung biji srikaya, T2: Tepung biji jarak, T3:Tepung biji bengkuang. Faktor kedua adalah dosis tepung tumbuhan, yaitu : D0 : 0g/100g  kakao (kontrol), D1: 2g/100g kakao, D2 : 4g/100g kakao, D3 : 6g/100g kakao.  Perlakuan diulang 3 kali sehingga terdapat 36 unit percobaan.     Hasil penelitian menunjukkan tepung biji bengkuang cenderung menunjukkan hasil yang lebih baik bila dibandingkan dengan tepung biji srikaya dan tepung biji jarak  terhadap mortalitas Tribolium sp. dan menekan kehilangan  biji kakao di penyimpanan.  Dosis 6 gram pada semua perlakuan jenis tepung biji menunjukkan hasil yang efektif terhadap mortalitas Tribolium sp.
PENGARUH KOMBINASI DOSIS PUPUK ANORGANIK DAN PUPUK HIJAU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium cepa L.) VARIETAS LEMBAH PALU Supriadi, Dedy
AGROTEKBIS Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi dosis pupuk anorganik dan pupuk hijau terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah (Allium cepa L.) varietas Lembah Palu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan perlakuan kombinasi dosis pupuk anorganik yang telah di rekomendasikan oleh BPTP Sulteng (2007), yaitu terdiri dari : P0 (Tanpa pupuk), P1 (50kg Urea, 75kg SP-36, 50kg KCl), P2 (100kg Urea, 150kg SP-36,100kg KCl),         P3 (50kg Urea, 75kg SP-36, 50kg KCl + 3,9kg pupuk hijau daun gamal),  P4 (50kg Urea, 75kg   SP-36, 50kg KCl + 7,8kg pupuk hijau daun gamal), P5 (100kg Urea, 150kg SP-36, 100kg KCl       + 3,9kg pupuk hijau daun gamal), dan P6 (100kg Urea,150kg SP-36, 100kg KCl + 7,8kg pupuk hijau daun gamal). Perlakuan tersebut diulang sebanyak tiga kali sehingga terdapat 21 petak percobaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi dosis pupuk anorganik setengah rekomendasi di tambah pupuk hijau 10 ton/ha menunjukan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah yang tertinggi yaitu rata-rata tinggi tanaman 34,94 cm, jumlah daun 31,87 cm2, luas daun 358,26 cm, bobot segar umbi 56,80 g, dan bobot segar tanaman 69,18 g. Pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah yang terbaik terlihat pada pemberian setengah rekomendasi pupuk anorganik dibanding dengan pemberian pupuk anorganik sesuai rekomendasi. Pemberian pupuk hijau daun gamal 10 ton/ha memberikan respon pertumbuhan dan hasil tanaman yang lebih tinggi namun tidak berbeda dengan pemberian pupuk hijau daun gamal 5 ton/ha.
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN INDUSTRI BAWANG GORENG MELISA DI KOTA PALU PROVINSI SULAWESI TENGAH Ridwan, made Antara, Moh.
AGROTEKBIS Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar pendapatan yang diperoleh dan tingkat kelayakan pada usaha industri Bawang Goreng Melisa di Kota Palu Sulawesi Tengah. Penelitian ini telah dilaksanakan di lokasi industri usaha Bawang Goreng Melisa dari Bulan Oktober sampai September 2014. Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode Purpossive. Data yang digunakan berupa data primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Pendapatan dan Analisis Kelayakan Revenue Cost Ratio. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pendapatan rata - rata yang diperoleh usaha industri Bawang Goreng Melisa di Kota Palu Sulawesi Tengah sebesar Rp 5.755.888 per bulan. Dengan menggunakan rumus R/C diperoleh hasil nilai R / C >1 yaitu 1,52 maka dapat disimpulkan bahwa  usaha industri Bawang Goreng Melisa di Kota Palu Sulawesi Tengah secara ekonomis layak diusahakan dan dikembangkan.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KELAPA SAWIT PADA LAHAN GAMBUT DI DESA BULU MARIO KECAMATAN SARUDU KABUPATEN MAMUJU UTARA , M. R. Yantu, Hadayani, Faizahturrohmi
AGROTEKBIS Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pendapatan usaha tani kelapa sawit pada lahan gambut di Desa Bulu Mario Kecamatan Sarudu. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Bulu Mario pada Bulan  Juli-September 2014 dengan menggunakan metode sampel acak sederhana (simple random sampling) jumlah sampel sebanyak 30 petani lahan gambut,  12% dari 250 populasi . Analisis yang digunakan pada penelitian ini ialah Analisis Pendapatan.Hasil analisis menunjukkan jumlah produksi dalam 1 bulan 2.142 kg/ha dengan harga Rp. 1500/kg sehingga total biaya Rp. 1.313.562,52 dan rata-rata penerimaan petani kelapa sawit pada lahan gambut               Rp. 3.213.200,00/ha sehingga diperoleh pendapatan usahatani kelapa sawit pada lahan gambut      Rp. 1.889.637,49/ha/bulan.

Page 1 of 2 | Total Record : 15