Articles
386 Documents
Rancang Bangun Sistem Tracer Study Online pada STMIK AMIKOM PURWOKERTO
Giat Karyono;
Nandang Hermanto
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1065.315 KB)
Penelitian ini bertujuan  untuk merancang/memodelkan sistem tracer study menggunakan perancangan berorientasi objek dan membangun sistem online yang terintegrasi dengan data DIKTI sehingga dapat digunakan oleh STMIK AMIKOM Purwokerto memudahkan dalam sistem tracer study untuk : (i) kepentingan evaluasi capaian kompetensi, kajian keunggulan outcomes yang meliputi keunggulan STMIK AMIKOM Purwokerto dan keunggulan prodi; (ii) kepentingan proses evaluasi berkelanjutan kurikulum, ko kurikuler dan ekstra kurikuler serta aktivitas pengembangan akademik baik di level sekolah tinggi maupun program studi; (iii) kepentingan-kepentingan akreditasi khususnya BAN PT dan PDPT.Model pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Rapid Application Development dengan pertimbangan sedikitnya waktu dan tenaga profesional yang dibutuhkan sehingga mengurangi biaya operasional. Dari hasil perancangan dan pembuatan sistem tracer study online dapat disimpulkan bahwa :1. Sistem dapat digunakan untuk mengelola hasil tracer studi yang dilakukan secara online dengan baik karena data terpusat pada satu server dan sewaktu-waktu dibutuhkan dapat dicari dengan mudah.2. Sistem dapat memudahkan alumni untuk memberikan informasi tentang alumni yang bersangkutan kepada STMIK AMIKOM Purwokerto utuk selanjutnya data tersebut menjadi data yang sangat berharga untuk menentukan kebijakan yang akan diambil oleh manajemen dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan.
Deteksi Api dengan MultiColorFeatures, Background Subtraction dan Morphology
Guruh Fajar Shidik;
Fajrian Nur Adnan;
Ricardus Anggi Pramunendar;
Catur Supriyanto;
Pulung Nurtantio Andono
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (671.742 KB)
Pentingnya  deteksi  api secara dini dapat membantu memberikan peringatan  serta  menghindari bencana yang menyebabkan kerugian ekonomi dan kehilangan nyawa manusia.  Teknik deteksi api dengan sensor konvensional  masih  memiliki keterbatasan, yakni  memerlukan waktu yang cukup lama dalam mendeteksi api pada ruangan yang besar serta tidak dapat bekerja di ruangan terbuka. Penelitian ini mengusulkan metode deteksi  api secara visual yang dapat digunakan pada  camera surveillance dengan  menggunakankombinasi  Multicolorfeatures  sepertiRGB,  HSV,YCbCr  dan  Background Subtraction  serta morphologyuntuk pendeteksian  pergerakan  api.  Evaluasi penelitian  dilakukan dengan menghitung tingkat error deteksi  area api.
Analisis Kebutuhan Keamanan Sistem Dengan Menggunakan Metodologi SQUARE: Studi Kasus Pengembangan Sistem Informasi Rumah Sakit Berbasis Open Source ERP (Open Sikes)
Hadi Syahrial
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (410.045 KB)
Keberhasilan pengembangan sebuah   sistem informasi rumah sakit  sangat  bergantung kepada aspek keamanan informasi  seperti terjaminnya kerahasian, keutuhan, dan ketersediaan  data dan  informasi  yang disimpan dan diolah oleh  sistem tersebut.  Saat  ini sedang dikembangkan sebuah sistem informasi rumah sakit berbasis open source ERP yang dinamakan Open Sikes.  Untuk mengetahui lebih awal kelemahan-kelemahan pada  sistem tersebut maka diterapkan analisis kebutuhan keamanan informasidengan menggunakan metodologi SQUARE.  Hasil akhir yang diharapkan  adalah dengan lebih awal  ditemukenalinya kelemahan-kelemahan  pada  sistem tersebut, maka  rekomendasi untuk  memperbaiki kelemahan-kelemahan tersebut dapat diberikan, sehingga dapat dibangun sebuah sistem informasi rumah sakit berbasis open source ERP yang lebih aman.
Speed Bumb sebagai Pembangkit Listrik Ramah Lingkungan dan Terbarukan
Hasyim Asy’ari;
Aris Budiman;
Agus Munadi
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (507.632 KB)
Kemajuan teknologi dapat membantu masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, hal ini terlihat banyaknya masyarakat bergantung pada teknologi. Kondisi demikian mengakibatkan  meningkatnya permintaan energi listrik oleh masyarakat ke perusahaan listrik negara, untuk mencegah terjadinya overload maka penambahan pembangkit listrik dengan energi primer berasal dari batubara yang saat ini dikenal dengan program 10.000 MW. Pembangkit  tersebut berkategori pembangkit konvensional dan tidak ramah lingkungan. Melihat cadangan batubara yang dimiliki Indonesia hanya mampu sekitar 35 tahun kedepan maka perlu adanya sebuah penelitian yang memanfaatkan sumber energi terbarukan, murah, dan rama h lingkungan, sehingga penelitian ini bertujuan untuk merencanakan speed bump  yang  dapat digunakan sebagai sumber  energi pembangkit listrik.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah  pemanfaatan polisi tidur  atau speed bump  untuk  membangkitkan energi  listrik  dengan menggunakan sistem tuas.  Sistem pembangkit ini memanfaatkan  alternator  magnet permanen 2 kutubkeluaran AC  sebagai pembangkit listrik, poros tuas dihubungkan dengan rotor alternator tersebut dengan media gear box. Hasil penelitian ini menunjukkan dengan gaya pijakan speed bump sebesar 608.2 Newton mampu menghasilkan putaran 650 rpm pada pole alternator, dengan dibebani lampu LED 240 mA/12V  dapat menghasilkan tegangan rata-rata sebesar 11.26 volt  DC, sedangkan  saat terhubung dengan  accu dengan kapasitas 12 volt  DC  10  Ah, alternator menghasilkan arus rata-rata  sebesar 1.68 Ampere.
Penyelarasan Tujuan Bisnis dan Tujuan Teknologi Informasi Untuk Pemilihan Proses Evaluasi dalam Internal Kontrol TI Berdasarkan Control Objective for Information and Related Technology (CobIT) Irfan AP 1
Irfan AP
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (922.788 KB)
Ketergantungan terhadap Teknologi Informasi semakin tinggi, sehingga evaluasi serta monitoring efektivitas Tata Kelola Teknologi Informasi perusahan sangat mendesak untuk dilakukan agar diketahui kondisi aktual dari penerapan Teknologi Informasi  tersebut.  Salah satu proses yang sangat penting dalam penerapan tata kelola TI yaitu penyelarasan tujuan bisnis dan tujuan TI sehingga dapat diketahui proses evaluasi (high level control objective ) apa yang sesuai  untuk diterapkanberdasarkan standar tata  kelola TI yang baik,  dalam hal ini mengacu pada standarisasi Framework CobIT.  Banyaknya Control Objective dalam tata kelola TI menyulitkan perusahaan atau institusi dalam menerapkan tata kelola TI untuk mendukung control internal mereka.  Pada tulisan ini  dipaparkan  contoh dan teknik berdasarkan penelitian yang telah dilakukan,  bagaimana melakukan penyelarasan tujuan bisnis dan tujuan TI, hingga ditemukan  proses evaluasi yang tepat dalam menyusun tata kelola TI berdasarkan praktek terbaik sesuai standarisasi CobIT.  Dengan  mengetahui  proses penyelarasan ini, akan memudahkan kita dalam menyusun  dan menerapkan tata kelola TI dilingkup kegiatan kita masing-masing, sehingga kontrol internal akan pemanfaatan TI dapat diterapkan untuk mengevaluai  kekurangan, kelemahan serta memperbaiki kinerja TI yang sejalan dan sesuai dengan strategi perusahaan.
Pengenalan Motif Sarung (Utan Maumere) Menggunakan Deteksi Tepi
Imelda Dua Reja;
Albertus Joko Santoso
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1341.806 KB)
Seni budaya indonesia sangat beragam, diantaranya adalah budaya Tenun Ikat Sikka (Maumere  -  Flores  –  NTT) yangdigunakan sebagai salah satu bahan untuk melakukan upacara adat daerah setempat. Citra motif dari sarung (utan Maumere) ini akan digunakan sebagai bahan penelitian untuk mengenali motif dengan deteksi tepi. Pengolahan citra ini sangat dibutuhkan, terutama  dalam menganalisis tingkat keraguan dalam pengambilan keputusan dari suatu objek atau gambar. Dalam pengambilan keputusan, maka perlu menerapkan metode deteksi tepi. Dalam penelitian ini,  ada beberapa  metode deteksi tepi  yang  digunakan untuk melakukan beberapa analisis  sehingga dapat ditentukan operator deteksi tepi yang tepat untuk pengenalan motif sarung. Berdasarkan hal tersebut, penulis mencoba untuk menganalisis kinerja deteksi tepi antara lain deteksi tepi Operator Gradien Pertama menggunakan operator Sobel dan  Operator Canny serta  operator deteksi tepi dengan Operator Turunan Kedua menggunakan operator Laplace.Deteksi tepi yang dihasilkan dengan metode Canny merupakan deteksi tepi baik, karena garis yang dihasilkan dari deteksi tepi dengan metode Ca nny morfologinya sangat halus, dan semua garisnya terhubung. Dari  ketiga  metode tersebut dapat disimpulkan bahwa metode yang cocok untuk menentukan motif sarung (utan Maumere) adalah metode Canny.
Klasifikasi Teks Pesan Spam Menggunakan Algoritma Naïve Bayes
Ika Novita Dewi;
Catur Supriyanto
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (438.438 KB)
Intensitas pengiriman teks pesan spam melalui layanan sms semakin meningkat seiring dengan meningkatnya trafik komunikasi. Hal ini bisa meresahkan dan membuat ketidaknyamanan para penerima pesan. Salah satu cara yang bisa terapkan untuk mengatasi pesan spam adalah dengan melakukan filterisasi. Filterisasi diterapkan untuk membedakan pesan yang berisi spam dan pesan yang tidak berisi spam menggunakan teknik klasifikasi teks dengan metode naïve bayes. Naïve bayes efektif diterapkan untuk melakukan klasifikasi data dengan jumlah  yang besar. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa Naïve Bayes dalam melakukan klasifikasi teks pesan memiliki nilai akurasi 84.40%, precision 45.76% dan recall 88.09% dengan proses dokumen menggunakan word vector TF-IDF tanpa metode prune.  Penerapan klasifikasi teks menggunakan Naïve Bayes dengan word vector TF-IDF dapat menghasilkan tingkat akurasi yang baik, sehingga dapat diterapkan untuk memfilter pesanyang berisi spam.
Pelacakan Kendaraan Bermotor di Jalan Tol Semarang Menggunakan Kalman Filter dan Mixture of Gaussian dengan Video Kualitas Rendah
Iswahyudi Iswahyudi;
Yuliman Purwanto;
M. Arif Soleman;
Ricardus Anggi Pramunendar
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (905.152 KB)
Pelacakan kendaraan  bermotor  merupakan hal yang paling penting digunakan pada Observasi Video Lalu Lintas.  Observasi Video Lalu Lintas penting karena meningkatnya jumlah kendaraan bermotor khususnya di Indonesia. Di makalah ini dibahas mengenai pelacakan kendaraan bermotor di Jalan Tol Semarang menggunakan Kalman Filter dan Mixture of Gaussian (MoG) dengan memasukan nilai  –  nilai parameter seperti  (alpha)  α  sebagai pembelajaran konstan dan T sebagai  nilai  Treshold Background.  Langkah pertama yang dilakukan adalah mengubah file video menjadi urutan gambar, lalu mensubstraksi foreground  yang bergerak  dari backgroundpadasetiap gambar.  Setiap pixel pada gambar dimodelkan menjadi MoG kemudian dianalisis untuk menentukan yang menjadi model background. Pixel yang menjadi anggota dari background akan berkorespondensi dengan warna background. Pixel dengan perbedaan yang besar  dengan nilai pixel background maka akan diberi label sebagai foreground. Setiap pixel  dari background  diubah secara kontinu  mengikuti  perubahan background karena berbagai kondisi.  Langkah kedua adalah untuk menghubungkan objek –  objek yang telah dideteksi pada urutan gambar 1 dengan urutan gambar berikutnya untuk menentukan identitas dan  lokasi dari sebuah objek kendaraan bermotor pada titik yang berbeda dalam sebuah urutan gambar. Untuk menjalankan langkah kedua, setiap objek kendaraan bermotor didesk ripsikan dengan atribut –  atribut seperti : posisinya(x,y), kecepatan dan ukuran, yang disebut sebagai keadaan objek.  Pelacakan posisi kendaraan aktual dapat dilakukan dengan pelacakan keadaan objek menggunakan Kalman filter.  Dari hasil eksperimen, pelacakan kendaraan di Jalan Tol Semarang lebih akurat menggunakan Kalman filter dipadukan dengan MoG dibandingkan hanya menggunakan MoG atau dengan metode Optical Flow.  Nilai α  dan T bergantung pada kondisi video lalu lintas berdasarkan cuaca, pencahayaan dan gangguan lainnya.
Pengujian Bearing Pompa Sentrifugal untuk Nelayan Produk Industri Kecil dan Menengah
Jamari Jamari
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1012.6 KB)
Pompa air untuk kapal nelayan adalah salah satu jenis pompa sentrifugal yang digunakan sebagai alat pendukung kapal nelayan dalam melaut. Pompa sentrifugal ini berfungsi untuk mengeluarkan air laut yang masuk ke kapal akibat proses menarik jaring, ombak yang  masuk ke kapal dan kebocoran minor pada kapal.  Pada kenyataan di lapangan, pompa kapal nelayan  produk IKM  memerlukan  perbaikan/penggantian pompa setiap 2-3 bulan sekali  sedang produk impor mampu bertahan 1-2 tahun masa pakai tanpa masalah. Peneltian ini bertujuan untuk mencari penyebab kerusakan yang terjadi pada pompa produk IKM dengan melakukan pengujian pompa yang menyerupai kinerja pompa di kapal nelayan saat berlayar. Analisa difokuskan pada komponen sistem bearing: inner raceway dan ball bearing menggunakan pengamatan mikroskop dan SEM. Pompa kapal yang diuji berjumlah 3 buah: 2 buah pompa produk IKM dan 1 buah pompa produk impor. Hasilnya pada hari ke-21 pengujian salah satu pompa produk IKM mengalami kemacetan dan berhenti beroperasi sementara dua pompa lain masih berfungsi. Analisa yang dilakukan terhadap  inner raceway dan ball bearing menunjukkan adanya flaking pada kedua permukaan komponen bearing tersebut.  Penyebab flaking pada awal siklus penggunaan bearing pada pompa kapal IKM ini adalah  akibat  kurangnya pelumas saat bearing berputar akibat bocornya pelumas. Seal yang seharusnya menahan pelumas untuk tetap berada di bejana tidak berfungsi baik sehingga pelumas mengalami kebocoran, menjadikan gesekan berlebih pada bearing dan mengakibatkan flaking.  Langkah perbaikan yang perlu diambil oleh IKM adalah memperbaiki kualitas perencanaan seal pelumas pada pompa kapal produk IKM. Pelumasan yang berfungsi baik sangat vital terhadap kinerja bearing dan memperpanjang umur pakai bearing.
Integrasi Peringkas Dokumen Otomatis Dengan Penggabungan Metode Fitur dan Metode Latent Semantic Analysis (LSA) Sebagai Feature Reduction
Junta Zeniarja;
Abu Salam;
Ardytha Luthfiarta;
L Budi Handoko;
Muhammad Jamhari
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (599.107 KB)
Proses  clustering dokumen memudahkan pengguna menemukan dokumen yang diinginkan. Dalam prosesnya  dokumen  yang akan dicluster  direpresentasikan menggunakan Vector Space Model (VSM). Masalah  klasik  dalam VSM adalah matrik term-dokumen  yang  sangat jarang (banyak mengandung angka 0 dalam term-dokumen matrik) dan juga  berdimensi tinggi, sehingga dapat mengurangi kinerja clustering dokumen. Oleh karena itu diperlukan suatu metode untuk bisa mengurangi dimensi term-dokumen dan menghilangkan term yang bernilai 0 tersebut sehingga dapat meningkatkan kinerja proses clustering. Dalam penelitian ini diusulkan model peringkas dokumen otomatis  dengan penggabungan metode fitur dan latent semantic analysis (LSA) sebagai feature reduction pada proses clustering dokumen.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan akurasi dari clustering dokumen dengan pengkombinasian metode padaperingkas dokumen otomatis yang diintegrasikan sebagai feature reduction. Beberapa tahapan clustering dalam penelitian ini, yaitu preprocessing, peringkas dokumen otomatis  dengan metode fitur ,LSA dan Kombinasi, pembobotan kata, feature selection, feature transformation dan algoritma clustering.  Hasil penelitian menunjukkan  tingkat akurasi menggunakan peringkas dokumen  otomatis yang diintegrasikan sebagai feature reduction  dengan menggabungkan metode fitur dan metode LSA  mencapai 93,33  %  yang diperoleh pada tingkat peringkas dokumen otomatis  LSA Summary + Feature Summary 50% + Feature Selection 20% + LSA  dibandingkan dengan feature selection 20 % tanpa menggunakan peringkas dokumen otomatis yang hanya mencapai tingkat akurasi 89,33 %.