cover
Contact Name
M. Hery Yuli Setiawan
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalwidyawacana@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Widya Wacana : Jurnal Ilmiah
ISSN : 19075928     EISSN : 26217414     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 2 (2017): Agustus : Widya Wacana" : 5 Documents clear
THE USE OF WORD HUNTS TO IMPROVE STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY Wahyuningtyas, Annisa
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol. 12 No. 2 (2017): Agustus : Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/j.w.wacana.v12i2.3462

Abstract

ABSTRACTVocabulary is essential component of all use of language. When the students acquaint new vocabulary, they must know the meaning of words. They must also know how to arrange  individual  words  within  the  sentence.  Vocabulary  helps  the  students  to express their ideas fluently and effectively. The aims of this study were to know whether Word Hunts can improve students vocabulary mastery and to find out how Words Hunts improve the vocabulary mastery of the eighth grade students of SMP N 1  Mojogedang  in  2017/2018  Academic  Year.  This  study  was  conducted  at  the eleventh grade of   SMPN 1 Mojogedang. The method of the study was classroom action research which was conducted from November 2017 until January 2018. The data were collected through test (oral test) and non-test (observation, interview, and documentation). While, to analyze the data was used t-test. The result of this study showed  that  the implementation  of  Word  Hunts  was  succsessful  to  improve  the students‟ vocabulary  mastery.  The  mean  score  increased  from  52.09  in  pre-test became 75.55 in post-test 1 and became 86.61 in post-test 2. It can be concluded that Word Hunts was appropriate to improve the students‟ vocabulary mastery in teaching and learning process. Moreover, the class condition were more attractive and more fun during teaching and learning process. Keywords: Word Hunts, Classroom Action Research, Vocabulary Mastery. ABSTRAKKosakata adalah komponen penting dari semua penggunaan bahasa. Ketika siswa memperkenalkan kosa kata baru, mereka harus tahu arti kata-kata. Mereka juga harus tahu bagaimana mengatur kata-kata individual dalam kalimat. Kosakata membantu siswa untuk mengekspresikan ide-ide mereka dengan lancar dan efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Word Hunts dapat meningkatkan penguasaan kosakata siswa dan untuk mengetahui bagaimana Words Hunts meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas delapan SMP N 1 Mojogedang pada Tahun Akademik 2017/2018. Penelitian ini dilakukan di kelas XI SMPN 1 Mojogedang. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dari November 2017 hingga Januari 2018. Data dikumpulkan melalui tes (tes lisan) dan non-tes (observasi, wawancara, dan dokumentasi). Sedangkan untuk menganalisis data digunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Word Hunts berhasil meningkatkan penguasaan kosakata siswa. Skor rata-rata meningkat dari 52,09 pada pre-test menjadi 75,55 pada post-test 1 dan menjadi 86,61 pada post-test 2. Dapat disimpulkan bahwa Word Hunts tepat untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa dalam proses belajar mengajar. Selain itu, kondisi kelas lebih menarik dan lebih menyenangkan selama proses belajar mengajar. Kata kunci: Perburuan Kata, Penelitian Tindakan Kelas, Penguasaan Kosakata. 
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN INFORMASI TERHADAP PENURUNAN KEBIASAAN BERMAIN GAME Kurnia Ade Utama, Muhammad Bogy; Kusumaningtyas, Lydia Ersta
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol. 12 No. 2 (2017): Agustus : Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/j.w.wacana.v12i2.3463

Abstract

ABSTRACTThe aim of this researcher is to find out whether there is an influence of information guidance services on the decline in game playing habits in class X students at SMA N 6 Surakarta 2017/2018 Academic Year. The population in this study were all students of class X in SMA N 6 Surakarta in the Academic Year 2017/2018, amounting to 361 students. while the sample used was 33 students, the data collection technique used a questionnaire to decrease the habit of playing games in class X students at SMA N 6 Surakarta to students through two stages, namely before and after being given information guidance then to analyze the data using the t-test formula. Based on the results of data analysis about the effect of information guidance services on decreasing game playing habits in class X students at SMA N 6 Surakarta in the Academic Year of 2017/2018, it was obtained that the t value was = 7.224, then consulted with t table with db = (N-1) = (33-1) = 32 in the significance level of 5% and 1%. So it can be concluded that t count is greater than t table or 2.037 <7.224> 2.738. Thus the hypothesis that reads "There is an influence of information guidance services on decreasing game playing habits in class X students at SMA Negeri 6 Surakarta in the Academic Year of 2017/2018" is proven to be true at the significance level of 5% and 1%. Keywords: Information Guidance Services, Playing Games ABSTRAKTujuan dari peneliti ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh layanan bimbingan informasi terhadap penurunan kebiasaan bermain game pada siswa kelas X di SMA N 6 Surakarta Tahun Pelajaran 2017/2018. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMA N 6 Surakarta Tahun Pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 361 siswa. sedangkan sempel yang digunakan adalah 33 siswa, teknik pengumpulan datanya menggunakan angket penurunan kebiasaan bermain game pada siswa kelas X di SMA N 6 Surakarta kepada siswa melalui dua tahap, yaitu sebelum dan sesudah diberikan bimbingan informasi maka untuk menganalisis data menggunakan rumus t-tes. Berdasarkan hasil analisis data tentang pengaruh layanan bimbingan informasi terhadap penurunan kebiasaan bermain game pada siswa kelas X di SMA N 6 Surakarta Tahun Pelajaran 2017/2018 diperoleh nilai t hitung sebesar = 7,224, kemudian dikonsultasikan dengan t tabel dengan d.b = (N-1) = (33-1) = 32 dalam taraf signifikansi 5% dan 1%. Jadi dapat disimpulkan t hitung lebih besar dari t tabel atau 2,037 < 7,224 > 2.738. Dengan demikian hipotesis yang berbunyi  “Ada pengaruh layanan bimbingan informasi terhadap penurunan kebiasaan bermain game pada siswa kelas X di SMA Negeri 6 Surakarta Tahun Pelajaran 2017/2018” terbukti kebenarannya pada taraf signifikansi 5% dan 1%..Kata kunci : Layanan Bimbingan Informasi, Bermain Game
IMPROVING SPEAKING SKILL USING SHADOW PUPPET Winarsih, Ayu
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol. 12 No. 2 (2017): Agustus : Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/j.w.wacana.v12i2.3464

Abstract

AbstractSpeaking is one of productive skills in which it is used to communicate with others. The purpose of speaking is to share knowledge, information and ideas. However, the eight grade of SMP N 1 Kedawung still found it difficult. The aims of this research were to know whether Shadow Puppet could improve students  speaking  skill  and  to  describe  the  class  condition  when  Shadow Puppet was implemented in teaching learning process at the eight grade students of SMP N 1 Kedawung in 2017/2018 Academic Year. This research was conducted at the eight grade of SMP N 1 Kedawung. The method of the study was classroom action research which was conducted from January up to February 2018. The data were collected through test (oral test) and non-test (observation, interview, and documentation). While, to analyze the data t-test was used. The result of this study showed that the implementation of Shadow Puppet was succsessful to improve the students’ speaking skill. The mean score increased from 54.3 in pre-test became 63.1 in post-test 1 and became 75.48 in post-test 2. The analyzing score using t table was 2,645 <115,324> 2,756 meanwhile, cycle 2 was 2,045 <12,236> 2,756. It can be concluded that Shadow Puppet was appropriate to improve the students’ speaking skill in teaching and learning process. Moreover, the class condition were more attractive and more fun during teaching and learning process. Keywords: Speaking Skill, Shadow Puppet, Classroom Action Research. ABSTRAKBerbicara adalah salah satu keterampilan produktif yang digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Tujuan berbicara adalah untuk berbagi pengetahuan, informasi, dan ide. Namun, kelas delapan SMP N 1 Kedawung masih merasa kesulitan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Shadow Puppet dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa dan untuk menggambarkan kondisi kelas ketika Shadow Puppet diterapkan dalam proses belajar mengajar di delapan siswa kelas SMP N 1 Kedawung pada Tahun Akademik 2017/2018. Penelitian ini dilakukan di kelas delapan SMP N 1 Kedawung. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dari Januari hingga Februari 2018. Data dikumpulkan melalui tes (tes lisan) dan non-tes (observasi, wawancara, dan dokumentasi). Sedangkan untuk menganalisis data digunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Shadow Puppet berhasil meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Skor rata-rata meningkat dari 54,3 pada pre-test menjadi 63,1 pada post-test 1 dan menjadi 75,48 pada post-test 2. Skor analisis menggunakan t tabel adalah 2,645 <115,324> 2,756 sementara itu, siklus 2 adalah 2,045 <12,236> 2,756. Dapat disimpulkan bahwa Shadow Puppet tepat untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa dalam proses belajar mengajar. Selain itu, kondisi kelas lebih menarik dan lebih menyenangkan selama proses belajar mengajar. Kata kunci: Keterampilan Berbicara, Wayang Kulit, Penelitian Tindakan Kelas.
PRINTED MASS MEDIA TO IMPROVE READING COMPREHENSION OF VOCATIONAL HIGH SCHOOL STUDENTS Islamiyati, Dian Ayu
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol. 12 No. 2 (2017): Agustus : Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/j.w.wacana.v12i2.3465

Abstract

ABSTRACTReading is one of the language skills needed to be taught in the classroom. Reading is also needed to be mastered by the students, in order to get some information from English text to increase their knowledge. The purpose of reading process is understanding what has been read. Therefore, it cannot be separated from comprehension. The aims of this research were to know whether the use of printed mass media can improve the reading comprehension and to describe the class condition when printed  mass  media  were implemented at  the  eleventh grade of SMK Plus Bhakti Oetama Gondangrejo in Academic Year of 2017/2018. This research was conducted at the Eleventh grade of SMK Plus Bhakti Oetama Gondangrejo. The method of the study was classroom action research which was conducted from August until October 2017. The data were collected through test and non-test. The tests consisted of pre-test and post-tests. While, non-tests consisted of observation, interview, field notes and documentation.  Furthermore,  the  researcher  used  qualitative  and  quantitative  data analysis to analyze the data. The results of the research showed that printed mass media improved the students’ reading comprehension. The mean score of pre-test was 51.46, post-test 1  was 69.96 and  post-test 2  was 79.96. T-test  was  used  to  compare the significance of teaching reading comprehension with df = n-1 = 25. In t-table values, significance 5% was 2.060 and significance 1% was 2.787. The result of pre-test and post-test 1 was significance which 2.060 < 17.452 > 2.787. Then t-test between post-test 1  and post-test 2  the result  was higher which 2.060  < 16.025 > 2.787. It can be concluded that using of printed mass media especially C’ n S Magazine improved students’ reading comprehension. Moreover, the class condition was more conducive after  they  used  texts  from  C’  n  S  Magazine.  A  lot  of  students  were  excited  and motivated during teaching learning process. Keywords: Reading Comprehension; Printed Mass Media; Classroom Action Research  ABSTRAKMembaca adalah salah satu keterampilan bahasa yang perlu diajarkan di kelas. Membaca juga perlu dikuasai oleh siswa, untuk mendapatkan beberapa informasi dari teks bahasa Inggris untuk menambah pengetahuan mereka. Tujuan dari proses membaca adalah memahami apa yang telah dibaca. Karena itu, tidak dapat dipisahkan dari pemahaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan media massa cetak dapat meningkatkan pemahaman membaca dan untuk menggambarkan kondisi kelas ketika media massa cetak dilaksanakan di kelas sebelas SMK Plus Bhakti Oetama Gondangrejo di Tahun Akademik 2017/2018. Penelitian ini dilakukan di kelas XI SMK Plus Bhakti Oetama Gondangrejo. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dari Agustus hingga Oktober 2017. Data dikumpulkan melalui tes dan non-tes. Tes terdiri dari pre-test dan post-test. Sedangkan non-tes terdiri dari observasi, wawancara, catatan lapangan dan dokumentasi. Selanjutnya, peneliti menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media massa cetak meningkatkan pemahaman membaca siswa. Nilai rata-rata pre-test adalah 51,46, post-test 1 adalah 69,96 dan post-test 2 adalah 79,96. Uji-t digunakan untuk membandingkan pentingnya membaca pemahaman mengajar dengan df = n-1 = 25. Dalam nilai t-tabel, signifikansi 5% adalah 2.060 dan signifikansi 1% adalah 2.787. Hasil pre-test dan post-test 1 adalah signifikansi yaitu 2,060 <17,452> 2,787. Kemudian uji-t antara post-test 1 dan post-test 2 hasilnya lebih tinggi yaitu 2.060 <16.025> 2.787. Dapat disimpulkan bahwa menggunakan media cetak, terutama Majalah C 'n S meningkatkan pemahaman membaca siswa. Selain itu, kondisi kelas lebih kondusif setelah mereka menggunakan teks dari Majalah C 'n S. Banyak siswa yang bersemangat dan termotivasi selama proses belajar mengajar. Kata kunci: Pemahaman Membaca; Media Massa Cetak; Penelitian Tindakan Kelas
SLANG IN AREAS OF EVERYDAY LIFE IN A MOVIE ENTITLED 8 MILE Fanani, Faiz Iqbal
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol. 12 No. 2 (2017): Agustus : Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/j.w.wacana.v12i2.3466

Abstract

ABSTRACTSlang is a part of sociolinguistic and slang it self elaborated in a social life of human being. Slang ussualy used by a person or a group in dialy life to interact each other. As a person who learn English, word of slang may hard to understand by a non native speakers. Movie with English language where ussualy have content of sociolinguistic like a slang phenomena. Hence, the aims of this research to find out the kind of slang in areas in everyday life in 8 Mile movie.This research was conducted and the method of the research study used qualitative method. The data was collected through watch the movie, read the script of the movie, determining the character which will be analyzed, making notes for aspect in slang language elaborated by some events eses by main character which contained in the movie, classifying the aspects in slang language elaborated by some events and effects related slang language uses by major character which contained in the movie.The results of the research showed the kind of slang in 8 Mile movie such as insult, the human body, sex, work, euphemisms, relationships,  and  unemployment  slang.  The  result  of  each  slang  is  insult  slang  16  words, relationships slang 6 words, the human body 1 word, euphemisms 2 words, unemployment 1 words, sex 3 words and work slang 1 words the total of the slang was Jimmy utered in 8 Mile movie is 30 words. Key words: Slang; 8 Mile movie, Qualitative method, Sociolinguistic study, Slang in 8 Mile movie, Slang in area of everyday life  ABSTRAKBahasa gaul adalah bagian dari sosiolinguistik dan bahasa gaul itu dielaborasi dalam kehidupan sosial manusia. Slang biasanya digunakan oleh seseorang atau kelompok dalam kehidupan dialy untuk berinteraksi satu sama lain. Sebagai orang yang belajar bahasa Inggris, kata slang mungkin sulit dimengerti oleh penutur asli. Film dengan bahasa Inggris dimana biasanya memiliki konten sosiolinguistik seperti fenomena gaul. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis bahasa gaul dalam kehidupan sehari-hari dalam film 8 Mile. Penelitian ini dilakukan dan metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui menonton film, membaca skrip film, menentukan karakter yang akan dianalisis, membuat catatan untuk aspek dalam bahasa gaul yang diuraikan oleh beberapa peristiwa oleh karakter utama yang terkandung dalam film, mengklasifikasikan aspek dalam bahasa gaul bahasa yang dielaborasi oleh beberapa peristiwa dan efek terkait bahasa slang digunakan oleh karakter utama yang terkandung dalam film tersebut. Hasil penelitian menunjukkan jenis slang dalam film 8 Mile seperti penghinaan, tubuh manusia, seks, pekerjaan, eufemisme, hubungan, dan gaul pengangguran. Hasil dari setiap gaul adalah penghinaan gaul 16 kata, hubungan gaul 6 kata, tubuh manusia 1 kata, eufemisme 2 kata, pengangguran 1 kata, seks 3 kata dan kerja gaul 1 kata total gaul yang diucapkan Jimmy dalam film 8 Mile adalah 30 kata. Kata kunci: Slang; Film 8 Mile, Metode Kualitatif, Studi Sosiolinguistik, Slang in 8 Mile film, Slang di bidang kehidupan sehari-hari

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 19 No. 2 (2024): Jurnal Widya Wacana Vol. 19 No. 1 (2024): Jurnal Widya Wacana Vol 19 No 1 (2024): Jurnal Widya Wacana Vol. 18 No. 2 (2023): Jurnal Widya Wacana Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal Widya Wacana Vol. 17 No. 2 (2022): Jurnal Widya Wacana Vol. 17 No. 1 (2022): Widya Wacana Vol. 16 No. 2 (2021): August : Jurnal Widya Wacana Vol. 16 No. 1 (2021): February: Jurnal Widya Wacana Vol 15, No 2 (2020): Agustus : Jurnal Widya Wacana Vol. 15 No. 2 (2020): Agustus : Jurnal Widya Wacana Vol. 15 No. 1 (2020): February: Jurnal Widya Wacana Vol 15, No 1 (2020): February: Jurnal Widya Wacana Vol. 14 No. 2 (2019): Agustus : Jurnal Widya Wacana Vol 14, No 2 (2019): Agustus : Jurnal Widya Wacana Vol 14, No 1 (2019): February, Jurnal Widya Wacana Vol. 14 No. 1 (2019): February, Jurnal Widya Wacana Vol 13, No 2 (2018): Agustus : Widya Wacana Vol. 13 No. 2 (2018): Agustus : Widya Wacana Vol 13, No 1 (2018): February, Jurnal Widya Wacana Vol. 13 No. 1 (2018): February, Jurnal Widya Wacana Vol 12, No 2 (2017): Agustus : Widya Wacana Vol. 12 No. 2 (2017): Agustus : Widya Wacana Vol. 12 No. 1 (2017): February, Jurnal Widya Wacana Vol 12, No 1 (2017): February, Jurnal Widya Wacana Vol 11, No 2 (2016): Widya Wacana Vol. 11 No. 2 (2016): Widya Wacana Vol. 11 No. 1 (2016): Widya Wacana Vol 11, No 1 (2016): Widya Wacana Vol. 10 No. 2 (2015): Widya Wacana Vol 10, No 2 (2015): Widya Wacana Vol 10, No 1 (2015): Widya Wacana Vol 10, No 1 (2015): Widya Wacana Vol 9, No 2 (2014): Widya Wacana Vol 9, No 1 (2014): Widya Wacana Vol 9, No 1 (2013): Widya Wacana Vol 9, No 1 (2013): Widya Wacana Vol 8, No 3 (2012): Widya Wacana Vol 8, No 3 (2012): Widya Wacana Vol 8, No 2 (2012): Widya Wacana Vol 8, No 1 (2012): Widya Wacana Vol 7, No 3 (2011): Widya Wacana Vol 7, No 2 (2011): Widya Wacana Vol 7, No 1 (2011): Widya Wacana Vol 6, No 3 (2010): Widya Wacana Vol 6, No 1 (2010): Widya Wacana Vol 5, No 2 (2009): Widya Wacana Vol 5, No 1 (2009): Widya Wacana Vol 4, No 1 (2008): Widya Wacana Vol 3, No 3 (2007): Widya Wacana Vol 3, No 1 (2007): Widya Wacana Vol 2, No 1 (2006): Widya Wacana More Issue