cover
Contact Name
Kris
Contact Email
kriss_gecko@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Eksplorasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 28, No 2 (2016): Eksplorasi" : 21 Documents clear
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN (STUDI KASUS PADA KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA UNIVERSITAS SLAMET RIYADI SURAKARTA) Suprayitno, -
Exsplorasi Vol 28, No 2 (2016): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.274 KB)

Abstract

Agar laporan keuangan bisa digunakan sebagai dasar penilaian oleh manajemen,laporan keuangan tersebut harus dianalisis lebih lanjut dengan metode atau tehnikanalisis tertentu. Dengan menggunakan analisis rasio keuangan, maka dapat diketahuisehat atau tidaknya kondisi keuangan sebuah koperasi. Rasio-rasio yang dikelompokkandalam rasio likuiditas, solvabilitas dan rentabilitas mampu menggambarkan kondisikesehatan sebuah koperasi. Tolok ukur kesehatan koperasi didasarkan pada KeputusanMenteri Negara perasi dan Usaha Kecil dan Menengah No:129/Kep/M/KUKM/XI/2002. Hasil perhitungan Current rasio tahun 2012-2014, Cukup Baik;Solvabilitas (Analisis Leverage), kurang baik dan Total Debt to equity ratio,Sangat Baik. Rentabilitas (Return on Asset (ROA)) masuk Klasifikasi Cukup Baik,sedangkan Rentabilitas Modal Sendiri, masuk Klasifikasi Baik.Kata kunci: Likuiditas, Solvabilitas, Rentabilitas, Kinerja
HARMONISASI ANTARA UU NO 12 TAHUN 1992 TENTANG SISTEM BUDIDAYA TANAMAN DENGAN UU NO 29 TAHUN 2000 TENTANG PERLINDUNGAN VARIETAS TANAMAN: BERLAKUNYA ASAS LEX SPECIALIS DALAM PEREDARAN BENIH TANAMAN Widiastuti, -
Exsplorasi Vol 28, No 2 (2016): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.808 KB)

Abstract

The lex specialis derogat legi generalis princip must be used when emerged lawdispute . The Rule 29, 2000 about Plant Varieties Protection is one of formalinstitution protected intelecletual property right of bredeers. When the bedeersget intelectual property rights from state, they could not obtain the economicright e.q to copy, export or sell that variety, because the Rule 12, 1992 aboutPlant Cultivation System regulated that the bredeer have to take care of releasedand got seed certificate. The obligations of intelectual property right owner didntmean protection for seeds consumer.Key word : intelectual property right of bredeer, plant cultivation system and seedcertificate
PELESTARIAN BATIK SEBAGAI PERWUJUDAN NASIONALISME DAN ALAT BERDIPLOMASI DALAM MENGHADAPI KOMUNITAS SOSIAL BUDAYA ASEAN Harini, Setyasih
Exsplorasi Vol 28, No 2 (2016): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.084 KB)

Abstract

Sepuluh negara yang tergabung dalam Komunitas Sosial-Budaya ASEAN seharusnya dapatsaling berbagi dan meningkatkan promosi mengenai kebudayaan nasional agar dapat lebihberkembang. Saat ini batik yang awalnya merupakan wujud budaya lokal telah menjadisebuah identitas nasional. Sebagai identitas nasional, batik dapat digunakan sebagaiperwujudan nasionalisme dan alat melakukan diplomasi kebudayaan. Rumusan masalahdalam penelitian ini adalah bagaimana pelestarian batik sebagai perwujudan nasionalisme danalat diplomasi Indonesia dalam menghadapi Komunitas Sosial-Budaya ASEAN. Tujuan daripenelitian ini untuk menjelaskan bahwa pelestarian batik dapat menjadi perwujudannasionalisme dan alat diplomasi Indonesia dalam menghadapi Komunitas Sosial-BudayaASEAN. Nasionalisme dan diplomasi budaya digunakan sebagai teori dalam penelitian ini.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan data primer dan sekunder.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa identitas nasional yang bersumber pada budaya lokalseperti batik dapat menjadi perwujudan nasionalisme dan menjadi alat diplomasi khususnyadiplomasi kebudayaan Indonesia dalam menghadapi Komunitas Sosial-Budaya ASEAN.Kesimpulannya adalah pelestarian batik sangatlah penting.Kata kunci: Nasionalisme, Batik, Diplomasi Kebudayaan
PENGARUH DIMENSI ETIKA KERJA MULTIDIMENSIONAL PADA DIMENSI KOMITMEN ORGANISASIONAL PEGAWAI DI UNIVERSITAS SLAMET RIYADI Sutarno, Amin Wahyudi &
Eksplorasi Vol 28, No 2 (2016): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.906 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh dimensidimensietika kerja multidimensional pada dimensi-dimensi komitmen organisasional.Populasi di dalam penelitian ini adalah pegawai tetap Universitas Slamet Riyadi Surakartayang berjumlah 283 orang dengan sampel 50 orang dengan teknik pengambilan sampelproporsional random sampling. Instrumen penelitian ini berupa kuesioner yang terlebihdahulu diuji dengan uji validitas dan uji reliabilitas. Alat analisis di dalam penelitian ini adalahdengan analisis regresi linier berganda,. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwadari hasil analisis statistik deskriptif dapat disimpulkan bahwa orientasi dosen dan karyawanUnisri pada pekerjaan sangat kuat namun harapan mereka terhadap kompensasi/imbalan dariinstitusi sangat rendah.Hasil penelitian menunjukkan bahawa orientasi dosen dan karyawanUnisri pada tugas dan pekerjaannya akan dapat memperkuat komitmen mereka pada institusi,selain ini besarnya kompensasi memiliki peran yang sangat besar terhadap komitmen merakapada institusi. Sedangkan dari hasil analisis uji hipotesis (uji t) dapat disimpulkan bahwaorientasi dosen dan karyawan Unisri memiliki pengaruh paling dominan dan paling signifikanbegitu juga harapan mereka pada imbalan atau kompensasi mereka dari institusi berpengrauhpada komitmen afektif. Sedangkan komitmen kontinuan mereka dipengaruhi secara dominandan signifikan oleh orientasi mereka pada tugas dan pekerjaan serta dipengaruhi secarasignifikan oleh moralitas mereka. Sementara itu harapan mereka terhadap kompensasi danimbalan memiliki pengaruh paling dominan pada komitmen normatifnyaKata Kunci : Etika Kerja Multidimensional, Komitmen Organisasional
PENDEKATAN RESTORATIF JUSTICE DALAM PENYELESAIAN TINDAK PIDANA ANAK Supriyanta, -
Exsplorasi Vol 28, No 2 (2016): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.227 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pendekatan restoratif justice dalampenyelesaian tindak pidana anak. Setelah diundangkannya Undang-Undang No. 11 Tahun2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Pendekatan restoratif justice tersebut telahmemperoleh dasar hukum yang jelas.Penerapan pendekatan restoratis justice dalampenyelesaian tindak pidana anak merupakan masalah yang menarik untuk diteliti. Penelitianini menggunakan pendekatan secara yuridis normative, sehingga data sekunder bernilaipokok sebagai alat analisis terhadap masalah yang diteliti. Teknis analisis data dilakukansecara normatif kualitatif, sehingga diharapkan diperoleh pemahanan yang mendalam tentangpendekatan restoratif justice sebagai sarana dalam penyelesaian tindak pidana anak. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa pendekatan restoratif justice dalam penyelesaian tindakpidana anak dilakukan dengan cara musyawarah, sedangkan mekanismenya melalui diversi.Diversi yang dilakukan pada tahap pengadilan negeri dimulai dengan penetapan pengadilanuntuk melaksanakan diversi dengan memanggil semua pihak yaitu Anak, OrangTua/Wali,Penasihat Hukum, Korban, Pekerjaan Sosial,Tenaga Kesejahteraan Sosial,Perwakilan Masyarakat(RT/RW/Kepala desa/Tokoh Masyarakat/Agama. Setelahmusyawarah dicapai selanjutnya dituangkan dalam Berita Acara. Setelah proses selesaidilanjutkan dengan laporan kepada Ketua Pengadilan Negeri. Akhir dari proses ini adalahsebuah penetapan yang isinya adalah perintah penghentian pemeriksaan perkara yangbersangkutanKata Kunci: restorative justice, tindak pidana anak
PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN MELALUI BADAN PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN (BPSK) SEBAGAI EKSISTENSI BADAN PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN (BPSK) DI SURAKARTA Bambang Hermoyo, Josef Purwadi Setiodjati &
Exsplorasi Vol 28, No 2 (2016): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.705 KB)

Abstract

Terbentuknya BPSK di daerah Surakarta di harapkan berperan aktif dalammenyelesaikan sengketa konsumen dengan prinsip sederhana, mudah dan cepat, sehinggadapat menegakkan hak-hak konsumen dan memberikan kepastian hukum bagi konsumenyang dirugikan pelaku usaha atas pemanfaatan/pemakaian barang dan /atau jasa. Disisi lainpelaku usaha dapat bertanggung jawab atas barang dan /atau jasa yang diproduksi ataudiperdagangkannya, yang pada akhirnya dapat meningkatkan daya saing.Agar BPSK dapat eksis dengan optimal, tentunya tidak lepas dari Pemerintah Daerahitu sendiri, termasuk di dalamnya adalah penyebaran informasi perlindungan konsumen dankelembagaannya yaitu BPSK maupun lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat(LPKSM) .Kata Kunci : Konsumen, Pelaku Usaha, Perlindungan Hukum, Badan Penyelesaian SengketaKonsumen (BPSK).
URGENSI PENDIDIKAN KARAKTER BAGI ANAK: PERAN DAN TANGGUNG JAWAB ORANG TUA DALAM MEMBENTUK GENERASI EMAS Maemunah, Siti
Exsplorasi Vol 28, No 2 (2016): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.518 KB)

Abstract

Pendidikan karakter merupakan pendidikan nilai, pendidikan budi pekerti, pendidikan moral,pendidikan watak, yang bertujuan mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memberikankeputusan baik-buruk, memelihara apa yang baik, mewujudkan, dan menebar kebaikan itudalam kehidupan sehari-hari dengan sepenuh hati. Komponen didalamnya adalah olah hati,olah pikir, olah raga, dan olah karsa yang memberikan pendidikan pada aspek afektif, kognitifdan psikomotorik. Tujuan dari pendidikan karakter adalah adanya perubahan kualitas siswaditinjau dari aspek afektif, kognitif, dan psikomotorik. Adanya peningkatan wawasan, perilaku,dan keterampilan sehingga dapat menjadi siswa yang berilmu dan berkarakter. Pendidikanformal adalah suatu wadah yang baik untuk membentuk karakter bangsa melalui pendidikankarakter. Aplikasinya adalah dengan mengitegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam seluruhkegiatan di sekolah. Nilai-nilai karakter yang dapat ditanamkan antara lain religius, rajin,toleran, disiplin, kerja keras, dan sebagainya.Kata kunci: pendidikan karakter, anak, tanggung jawab
PENGARUH PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN DAN DESENTRALISASI TERHADAP KINERJA MANAJERIAL DENGAN LOCUS OF CONTROL SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karanganyar) Ferial, Karima
Exsplorasi Vol 28, No 2 (2016): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.24 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui signifikansi pengaruh partisipasipenyusunan anggaran, desentralisasi secara parsial maupun secara bersama-sama terhadapkinerja manajerial. Untuk mengetahui efek moderasi locus of control pada pengaruhpartisipasi penyusunan anggaran dan desentralisasi terhadap kinerja manajerial. Teknikanalisis data yang digunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan moderatingregression analysis. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan: Terdapat pengaruh yang positifdan signifikan partisipasi penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial pada manajerDinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karanganyar. Terdapat pengaruh yang positif dansignifikan desentralisasi terhadap kinerja manajerial pada manajer Dinas Pekerjaan UmumKabupaten Karanganyar. Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan locus of controlterhadap kinerja manajerial pada manajer Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karanganyar.Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan variabel bebas yaitu Partisipasi penyusunananggaran, desentralisasi dan locus of control secara simultan terhadap variabel terikat yaitukinerja manajerial pada manajer Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karanganyar. Locus ofcontrol tidak memoderasi pengaruh partisipasi penyusunan anggaran terhadap kinerjamanajerial. Locus of control tidak memoderasi pengaruh desentralisasi terhadap kinerjamanajerial.Kata Kunci : Partisipasi penyusunan anggaran, desentralisasi, locus of control, kinerjamanajerial.
PENGGUNAAN MEDIA VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA DALAM MEMPELAJARI CERITA RAKYAT PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS 5 SDN 7 KURIPAN PURWODADI PADA TAHUN AKADEMIK 2015-2016 Bintari, Sri
Exsplorasi Vol 28, No 2 (2016): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.673 KB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya peranan mata pelajaran Bahasa Indonesiabagi para siswa peserta didik di sekolah khususnya tingkat SD. Peneliti yang juga merupakanguru SD melakukan PTK ini pada siswa didiknya sendiri yaitu seluruh siswa kelas 5 SDN 7Kuripan Purwodadi pada tahun akademik 2015-2016. Salah satu rumusan masalah sepertiyang disampaikan pada artikel ini adalah “Sejauhmana penggunaan media video animasidalam memperbaiki keaktifan siswa dalam mengikuti pelajaran bahasa Indonesia denganmateri cerita rakyat pada siswa kelas 5 SDN 7 Kuripan Purwodadi pada tahun akademik2015-2016?”. Peneliti mengeksplorasi penggunaan video animasi untuk memperbaiki kondisibelajar dengan materi cerita rakyat pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.Penelitiandilakukan dalam 2 siklus.Pada kedua siklus, pengajaran cerita rakyat dilakukan denganmenggunakan video animasi dengan durasi 4 sampai 9 menit.Inti temuan dan analisa bahwapenggunaan media video animasi sangat efektif dalam memperbaiki keaktifan siswa dalammengikuti pelajaran dengan materi cerita rakyat pada pelajaran Bahasa Indonesia.Kata Kunci:Video Animasi, Keaktifan Siswa, Cerita Rakyat
TINGKAT RESISTENSI CALON KEPALA DAERAH NON MUSLIM PADA PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH KOTA SURAKARTATAHUN 2015 Aris Tri Haryanto, Suwardi &
Exsplorasi Vol 28, No 2 (2016): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.493 KB)

Abstract

Pemilihan Walikota Kota Surakarta 2015 menempatkan isu agama sebagain bagian penting.Calon walikota bergama non – islam lebih mengedepankan visi nasionalisme guna menyakinkanpemilih yang mayoritas beragama islam. Sebaliknya calon walikota bergama muslim menjadikanagama islam sebagain bagian strategi menarik dukungan. Hasil Pilkada 9 Desember 2015 tentubukan resultante pertarungan ideologi nasionalis versus islam. Pasangan FX Hadi Rudyatmo –Achmad Purnomo unggul perolehan suara pemilih 60%. Pasangan Anung Indro Susanto –Muhammad Fajri 41% suara pemilih. Tehnik penarikan sample multistage random sampling.Kerangka sampling berupa daftar pemilih tetap (DPT) pada 58 titik lokasi survey (TLS) yangtelah diacak. Keseluruhan sampel berjumlah 580 responden. Hasil penelitian menunjukan petapolitik ideologis kota Surakarta menunjukan aspirasi kepemimpinan muslim ditunjukan denganpenolakan kepemimpinan non – islam sebesar 26%. Selebihnya 74% menyatakan permisipterhadap calon walikota non muslim.Kata kunci: Pilkada, non-muslim, resistensi, 2015

Page 1 of 3 | Total Record : 21