cover
Contact Name
Kris
Contact Email
kriss_gecko@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Eksplorasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 28 No. 1 (2015): Eksplorasi" : 14 Documents clear
PENERAPAN UNDANG UNDANG NO. 39 TAHUN 2004, SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERDAGANGAN ORANG Anggo Doyoharjo
Exsplorasi Vol. 28 No. 1 (2015): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perdagangan orang lintas negara dengan berkedok sebagai perusahaan pengerah tenaga kerja yang melibatkan berbagai pihak dan sudah banyak korban, tetapi Mahkamah Agung tidak menerapkan U.U. No. 21 Tahun 2007. Penerapan Undang Undang No. 39 Tahun 2004 sebagai peraturan khusus merupakan upaya pencegahan pelanggaran hak asasi manusia berupa penempatan Tenaga Kerja Indonesia di Negara lain, merupakan upaya positip mencegah terjadinya pelanggaran hak asasi manusia berupa perdagangan orang. KATA KUNCI: pencegahan, perdagangan orang.
ANALISIS KETENTUAN PIDANA DALAM UU NO. 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN Supriyanta -
Exsplorasi Vol. 28 No. 1 (2015): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukum perlindungan konsumen adalah hukum yang diciptakan untuk melindungi dan memenuhi hak konsumen. Hukum perlindungan konsumen diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 1999. Perlindungan konsumen diartikan sebagai segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk memberi perlindungan kepada konsumen. Sanksi pidana dalam UU Perlindungan Konsumen lebih banyak mengatur tentang pelaku usaha sebagai subyek tindak pidana. Pelaku usaha meliputi orang perseorangan, badan usaha baik yang badan hukum maupun yang bukan badan hukum.Kata Kunci : Pelaku Usaha, Perlindungan Konsumen, Sanksi Pidana
PENGARUH RETAIL MIX TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN MELALUI KEPUASAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PELANGGAN HOTEL BINTANG DUA” DI KECAMATAN KARTASURA KABUPATEN SUKOHARJO Y. Djoko Suseno Sutarno
Exsplorasi Vol. 28 No. 1 (2015): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis signifikansi pengaruh Retail Mix terhadap loyalitas pelanggan, pengaruh siginifikansi retail mix terhadap kepuasan pelanggan, pengaruh signifikansi kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan , pengaruh signifikansi kepuasan pelanggan terhadap retail mix terhadap loyalitas pelanggan, pengaruh signifikansi kepuasan pelanggan memediasi pengaruh retail mix terhadap loyalitas pelanggan. Obyek penelitian adalah konsumen/pelanggan hotel bintang dua hotel bintang dua di Kartasura Adapun waktu pelaksanaan penelitian bulan Nopember 2014 Jumlah sampel Hotel di Kartasura adalah 100 responden. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik convenien sampling, adapun kreteria sampel adalah pelanggan minimal telah 2 kali melakukan pengguna Hotel. Teknik pengumpulan sampel menggunakan kuesioner dengan menggunakan skala Likert. Sebelum pengumpulan data ,instrument akan diuji dengan uji validitas dan uji Reliabilitas dan uji asumsi Klasik. Analisis data dilakukan dengan uji pengaruh langsung, pengaruh tidak langsung . Hasil uji hipoetsis diperoleh kesimpulan : 1) Retail mix berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan karena p value sebesar 0,005 < 0,05 2) retail mix berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan karena p value sebesra 0,000 <0.05 3) Kepuasan pelanggan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan karena p value sebesar 0,000 < 0,05 ; (P1 xP3) pengaruh tidak langsung sebesar 0,319 sedangkan pengaruh langsung (p2) sebesar 0,254 . 4) maka kepuasan pelanggan memediasi pengaruh Retail mix terhadap loyalitas pelangan Hotel bintang Dua kartasura diterima terbukti kebenarannya.Kata kunci : retail mix, loyalitas pelanggan, kepuasan pelanggan, loyaitas pelanggan.
ANALISIS WACANA LAGU “JAR OF THE HEARTS” OLEH CHRISTINA PERRI DAN “SKYSCRAPER” OLEH DEMI LOVATO. Ch. Evy Tri Widyahening Ayu Istiana Sari
Exsplorasi Vol. 28 No. 1 (2015): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Discourse Analysis is one of the subject matters in the seventh semester in English Department, Teacher Training and Education Faculty, Slamet Riyadi University. In this research, the researchers conducted Discourse Analysis for two English songs. This research is aimed to peel up the content of the songs, which are sung by Christina Perri and Demi Lovato, from the perspectives of meaning, purpose, and the vision of the writers. Contextual aspects and inferential meaning can be seen from those songs. Grammatical aspects and lexical meaning are used to see the cohesion and coherence of those songs.This research is library research. Then, it used Miles and Huberman‟s theory of qualitative data analysis. The location of the research was in libraries of Unisri, UNS, UGM, and Balai Bahasa Semarang. The expert of Discourse Analysis for this research is Prof. Dr. Sumarlam, M.S. from UNS Surakarta. The output of this research are: (1) to publish an article in scientific journal which has ISSN (after finishing the research in one semester).; (2) to report the research result that can be used as a reference for students who study Discourse Analysis in English Department, Teacher Training and Education Faculty, Unisri.The research result shows that there were contextual aspects and inferential meaning, grammatical aspects and lexical meaning in the songs of „Jar of The Heart‟ by Christina Perri and „Skyscraper‟ by Demi Lovato which are obtained by conducting Discourse Analysis.Key Words: Coherent, Cohesion, Context and Inferential, Discourse Analysis, Christina Perri, and Demi Lovato.
MOTIVASI MAHASISWA PROGRAM STUDI PG PAUD UNISRI MEMILIH KARIRSEBAGAI GURU PAUD MOTIVATION FOR STUDENTS OF TEACHER EARLY CHILDHOOD EDUCATION SLAMET RIYADI UNIVERSITY TO CHOOSE CAREER AS A TEACHER EARLY CHILDHOOD EDUCATION Feri Faila Sufa Lydia Ersta K
Exsplorasi Vol. 28 No. 1 (2015): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan Pendidik PAUD yang memenuhi standar kompetensi dan kualifikasi akademik merupakan hal mutlak dalam mempersiapkan generasi emas. Banyak pendidik tidak memiliki kompetensi dan kualifikasi akademik sesuai tuntutan. Program Studi PG PAUD Unisri hadir untuk menjawab kebutuhan Pendidik. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui motivasi mahasiswa yang mengambil Program Studi ini. Motivasi perlu diketahui karena motivasi adalah pendorong untuk melakukan sesuatu. Motivasi yang berasal dari kemauan atau minatnya akan memberikan semangat dan kekuatan untuk berhasil dan bertindak profesional pada karirnya sebagai pendidik. Pendekatan penelitian menggunakan perspektif fenomenologis. Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan menyiapkan instrument angket berisi daftar pertanyaan, wawancara, observasi dan melakukan triangulasi data agar menghasilkan realitas senyatanya. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa yang mengambil program studi ini sebagian besar sudah menjadi pendidik PAUD dan motivasi mereka karena aturan pemerintah agar sesuai standar kompetensi pendidik PAUD. Menjadi Pendidik bukan pilihan karir sejak awal meskipun setelah menjadi pendidik menjadi pilihan tepat bagi mereka.Kata Kunci : Motivasi, pilihan karir, Pendidik PAUD
STRATEGI PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MELALUI TEMBANG DOLANAN JAWA SEBAGAI PENGUATAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA SEKOLAH DASAR BUMI 2 NO 205 LAWEYAN DI SURAKARTA Siti Supeni
Exsplorasi Vol. 28 No. 1 (2015): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menemukan strategi pengembangan model pembelajaran melalui tembang dolanan Jawa sebagai penguatan nilai-nilai pendidikan karakter pada siswa Sekolah Dasar (SD) di Surakarta, mengetahui dan mendeskripsikan makna yang terkandung dalam liriknya. Metoda penelitian dengan Pengembangan/R&D,melalui observasi, FGD, wawancara, dokumentasi, secara purposive sampling. Model analisis interaktif (Miles & Huberman, 1992), membuat reduksi data dan sajian data secara terus menerus sampai tersusun suatu kesimpulan; Tembang dolanan Jawa yang diterapkan pada SD akan memperkuat budaya Jawa, membentuk kepribadian siswa mendapatkan nilai kisaran 62-70, rata-rata 30% sampai 40% berarti para guru dalam memahami tembang dolanan Jawa rata-rata sedang-sedang saja, pemahaman dengan sentuhan seni mendidik sambil bermain, 40% guru menstimulasi ketrampilan motorik anak melalui strategi pembelajaran karawitan setiap hari Kamis siang setelah selesai jam pelajaran, menari dan menyanyikan tembang-tembang dolanan Jawa, 20-30% dalam melakukan pemanfaatan media gamelan untuk meningkatkan motorik anak, peningkatan kepercayaan diri melalui metode bermain peran dalam tembang dolanan Jawa, 10% melalui pemanfaatan media lingkungan alam. Saran, agar tembang dolanan Jawa sebagai penguatan nilai-nilai pendidikan karakter pada siswa (SD) bisa optimal, perlu dimasukkannya dalam kurikulum muatan lokal dan wajib bagi semua guru dan siswa untuk lebih meningkatkan kegiatannyaKata Kunci: Pendidikan Karakter, Tembang Dolanan Jawa, SD.
Efektifitas Dispute Irasional Relisfs (DIBS) untuk menurunkan Low Self Esteem Mahasiswa AR Koesdyantho Lydia Ersta Kusumaningtyas
Exsplorasi Vol. 28 No. 1 (2015): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul dari penelitian ini adalah Efektifitas Dispute Irasional Relisfs (DIBS) untuk menurunkan Low Seflf Esteem Mahasiswa , Yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efekitifitas Teknik Dispute Irasional Beliefs (DIBs) untuk menurunkan Low Self Esteem mahasiswa Semester 6 prodi BK Unisri tahun 2013/2014 Penelitian pra-eksperimen ini menggunakan dua jenis, instrumen, yaitu : 1) bahan perlakuan (stimulus material), dan 2) instrumen pengumpulan data. Bahan perlakuan adalah materi pengubahan yang disusun untuk digunakan dalam proses konseling kuratif, berdasarkan pendekatan REBT. Prosesnya adalah 1) Empirical disputing, yaitu upaya menelusuri dan menemukan (detecting) irB, 2) Logical disputing, yaitu upaya untuk menyangga dan menyerang (debating) irB, dan 3) Pragmatical disputing, yaitu membedakan (discriminating) irB dan rB (Corey, 1996; Seligman, 1995:194). Sedangkan proses pengubahannya, memuat enam pertanyaan menantang irrational belief system (IrB) yang berfungsi untuk: 1) dispute awfulizing, 2) dispute I can't stand it, should, ought, and must (personal imperatives), 4) challenge I can't stand it, 5) self-acceptance, dan 6) correct misperception of reality dan habit forming( Bernard & Joice, 1986:347-395; Ellis, 1994). Kata Kunci : Teknik Dispute Irasional Beliefs (DIBs), dan Low Self Esteem Mahasiswa
ANALISIS REINVENTING GOVERNMENT TERHADAP PEMIKIRAN DAN KEBIJAKAN BASUKI TJAHAYA PURNAMA JANUARI 2013 – DESEMBER 2014 ( Reinventing Government Analysis on Basuki Tjahaya Purnama’s Idea and Policy Januari 2013 – Desember 2014 ) Suwardi Sri Riris Sugiyarti
Exsplorasi Vol. 28 No. 1 (2015): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) Kepala Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta usahanya memimpin Jakarta banyak mengeluarkan gagasan – gagasan baru yang dipublikasikan luas oleh media massa online. Penelitian ini menganalisis pemikiran dan kebijakan Ahok dalam mengelola birokrasi dari sisi prinsip reinventing government (D. Osborn dan T. Gabler; 1993). Hasil penelitian menunjukan bahwa Ahok memiliki kecendungan membangun tatakelola pemerintahan DKI Jakarta sejalan dengan Prinsip ten reinventing govermant. Tiga konsern teratas pemikiran Ahok tertinggi pertama adalah pernyataan dalam kategori prinsip pemerintahan antisipatif (21,92%); kedua prinsip pemerintahan yang digerakan oleh misi (17,11%); ketiga prinsip pemerintahan milik masyarakat (12,30%).Kata Kunci: Ahok; reinventing; Government; Jakarta
PEMBEBASAN BERSYARAT BAGI NARAPIDANA KORUPSI YANG SESUAI RASA KEADILAN MASYARAKAT Endang Yuliana S Tri Wahyu Widiastuti
Exsplorasi Vol. 28 No. 1 (2015): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembebasan bersyarat merupakan hak setiap narapidana yang diatur dalam Undang-Undang No 12 Th 1995 tentang Pemasyarakatan .Adapun mekanismenya diatur dalam PP No 32 Th 1999 tentang Syarat Dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan, PP No 28 Th 2006 tentang Perubahan Pertama Atas PP No 32 Th 1999 , dan PP No 99 Th 2012 tentang Perubahan Kedua atas PP No 32 Th 1999 . Dalam PP No 99 Th 2012 inilah diatur syarat khusus bagi narapidana korupsi (dan tindak pidana lainnya) dalam memperoleh remisi dan pembebasan bersyarat.Mekanisme pemberian pembebasan bersyarat bagi narapidana korupsi yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia pada saat ini sudah cukup baik (dalam arti telah memenuhi kaedah secara normatif), khususnya yang terdapat dalam Peraturan Pemerintah No 99 Th 2012, hanya praktek pelaksanaannya masih terjadi inkonsistensi. Hal ini tentu mecederai atau tidak sesuai rasa keadilan masyarakat.Kata kunci : pembebasan bersyarat,narapidana korupsi
PERANAN BADAN PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN (BPSK) DALAM PENYELESAIAN SENGKETA KONSUMEN Josef Purwadi Setiodjati Bambang Hermoyo
Exsplorasi Vol. 28 No. 1 (2015): Eksplorasi
Publisher : Eksplorasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan telah terbentuknya BPSK di daerah di harapkan berperan aktif dalam menyelesaikan sengketa konsumen dengan prinsip sederhana, mudah dan cepat, sehingga dapat menegakkan hak-hak konsumen dan memberikan kepastian hukum bagi konsumen yang dirugikan pelaku usaha atas pemanfaatan/pemakaian barang dan /atau jasa. Disisi lain pelaku usaha dapat bertanggung jawab atas barang dan /atau jasa yang diproduksi atau diperdagangkannya, yang pada akhirnya dapat meningkatkan daya saing. Agar BPSK dapat berperan dengan optimal, tentunya tidak lepas dari Pemerintah Daerah itu sendiri, termasuk di dalamnya adalah penyebaran informasi perlindungan konsumen dan kelembagaannya yaitu BPSK maupun lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) . Kata Kunci : Konsumen, Pelaku Usaha, Perlindungan Hukum, Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK).

Page 1 of 2 | Total Record : 14