cover
Contact Name
Dr. Istiadah, MA
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
egalita@uin-malang.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
EGALITA
ISSN : 19073641     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
EGALITA merupakan Jurnal Kesetaraan dan Keadilan Gender yang menyajikan sejumlah hasil penelitian, pemahaman dan perenungan mendalam tentang problematika gender, baik dalam bangunan intelektual maupun konstruksi sosial yang ada pada masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 1 (2018)" : 5 Documents clear
PENDAMPINGAN PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN RESPONSIF GENDER DI KANTOR KEMENTRIAN AGAMA KABUPATEN TULUNGAGUNG Dwi Sulistiani
EGALITA Vol 13, No 1 (2018)
Publisher : Pusat Studi Gender UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.329 KB) | DOI: 10.18860/egalita.v13i1.8075

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kementerian Agama kabupaten Tulungagung terkait dengan persiapan dokumen PPRG menggunakan metode PAR (Partisipatory Action Research). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan bantuan dalam penyusunan dokumen PPRG yang terdiri dari GAP dan GBS di Kementerian Agama kabupaten Tulungagung. Selain itu, untuk mengetahui sejauh mana pemahaman mereka terkait dengan PPRG. Bantuan terkait persiapan PPRG dalam bentuk dokumen GAP dan GBS sangat diperlukan oleh Kantor Kementerian Agama, khususnya di Tulungagung yang kesulitan dalam menyiapkan dokumen. Dengan seruan dari Kementerian Agama kepada satker di bawah ini untuk menyiapkan dokumen PPRG, Kementerian Agama di kabupaten juga harus berkontribusi pada keberhasilan program. Hasil dari bantuan PPRG ini adalah pembentukan 7 dokumen GAP dan 7 GBS yang disiapkan pada tahun 2017 untuk menjadi dokumen pendamping untuk tahun fiskal 2018. Berdasarkan pengamatan pada saat sosialisasi dan pendampingan terbukti bahwa perencana di Kementerian Agama kabupaten Tulungagung masih belum mengerti PPRG dan masih kesulitan dalam persiapan dokumen. Penelitian selanjutnya dapat mengambil objek bantuan lainnya dan juga menambahkan strategi kegiatan dengan pemantauan dan evaluasi dalam pelaksanaan PPRG di satker di bawah kementerian agama atau kementerian lain.Kata kunci: PAR, PPRG, GAP, GBS
MENAJAMKAN PERSPEKTIF GENDER, MEMBERDAYAKAN PEREMPUAN DAN MENCAPAI SDGs (SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS) Laila Kholid Alfirdaus
EGALITA Vol 13, No 1 (2018)
Publisher : Pusat Studi Gender UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.194 KB) | DOI: 10.18860/egalita.v13i1.8076

Abstract

Isu kesetaraan gender masih menjadi perhatian banyak pihak. Meski perbaikan mulai tampak, ketimpangan dan diskriminasi masih menjadi persoalan serius. Tidak hanya karena ketimpangan dan diskriminasi, penajaman perspektif gender dan pemberdayaan perempuan itu secara bersamaan menjadi krusial karena pada dasarnya setiap pengambilan keputusan serta setiap strategi pembangunan itu memiliki implikasi gender, tak terlepas pada situasi kekinian. Atikel ini menggarisbawahi argumentasi pentingnya penajaman perspektif gender di dalam pembangunan guna mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs). Penajaman perspektif itu dapat dilakukan dengan menguatkan strategi pemberdayaan kaum perempuan melalui pelibatan stakeholder secara lebih ekstensif dan intensif. Pengintegrasian perspektif gender dengan rencana dan implementasi pembangunan dengan demikian menjadi kebutuhan tidak terhindarkan. Prinsip SDGs yang meliputi universalitas (universality), komprehensif (comprehensive), dan inklusif (no one left behind) memberikan atmosfer yang sangat kondusif bagi penguatan kesetaraan gender. SDGs juga dilengkapi dengan petunjuk pelaksanaan sehingga lebih memudahkan pemerintah bersama-sama dengan masyarakat untuk mencapai tujuan pembangunan tersebut. Tantangan pencapaian SDGs kini terletak pada kemauan (willingness) para pengambil kebijakan dan agen-agen pembangunan.Kata Kunci: perspektif gender, pemberdayaan perempuan, dan pembangunan partisipatif
FILOSOFI WANITA: SEBUAH INSPIRASI DARI SURAT AN NISA Isti’anah Abubakar
EGALITA Vol 13, No 1 (2018)
Publisher : Pusat Studi Gender UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (996.132 KB) | DOI: 10.18860/egalita.v13i1.8077

Abstract

Tema wanita selalu menarik untuk diperbincangkan untuk memberikan arah perbincangan atau tema yang bermakna, maka Al Qur’an telah memberikan pedoman kongkritnya. Setidaknya ada 5 surat yang menjadikan wanita sebagai tema pokonya, yaitu QS An Nisa surat keempat, Maryam surat ke sembilan belas, Al Mujadilah surat kelima puluh delapan, QS Al Mumtahanah surat keenam puluh dan At Thalaq surat keenam puluh lima. Dengan menjadikan QS An Nisa sebagai pijakan kajian, diharapkan mampu memberikan penguatan, guide line terhadap gerak langkah wanita masa kini untuk dapat selalu dalam koridor Illahi Rabb. Wanita sebagai makhluk istimewa tidak harus memposisikan diri sebagai sosok yang harus dipahami tapi juga sosok yang mampu memahami. Surat An Nisa dapat dijadikan pijakn untuk melakukan kedua hal tersebut. Relasi yang seimbang ini hanya akan bisa dilakukan selama pengkajian terhadap ajaran abadi selalu dilakukan secara istiqamah. Perilaku inilah yang akan menghasilkan sawah dan produsen generasi emas yang sangat dibutuhkan negara dan bangsa.Kata Kunci: Filosofi, Surat An Nisa’, Wanita
STRATEGI PEMBERDAYAAN ANAK MELALUI WADAH PARTISIPASI ANAK SEBAGAI UPAYA PEMAJUAN HAK ASASI MANUSIA Irma Sahvitri Lawado; Na’imah Na’imah
EGALITA Vol 13, No 1 (2018)
Publisher : Pusat Studi Gender UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.774 KB) | DOI: 10.18860/egalita.v13i1.8078

Abstract

Hak asasi manusia adalah tujuan dan sarana pembangunan. Hak untuk hidup, keamanan, kebebasan berekspresi dan kebebasan dari segala bentuk penindasan harus dihormati oleh siapa pun. Kasus-kasus sosial dan kriminal adalah sebagai dampak negatif dari perkembangan di era globalisasi yang menimpa anak-anak adalah salah satu gangguan dalam proses tumbuh kembang anak yang membutuhkan perhatian dalam bentuk pencegahan dan mitigasi untuk menyiapkan situasi dan kondisi dan lingkungan yang kondusif, untuk upaya pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal karena ia adalah warga negara yang memiliki kedudukan dan peluang yang sama untuk proses pengembangan, dan hasil perkembangan. Diperlukan upaya untuk menginternalisasi hak asasi manusia sebagai bentuk tindakan parsial atas hak-hak anak melalui pemberdayaan anak-anak di tempat-tempat partisipasi anak, yang diharapkan menjadi solusi yang menjembatani komunikasi yang lebih efektif dengan semua jalur terkait, sehingga promosi hak-hak anak sebagai perlindungan hak anak dapat terwujud. Karena dengan memberdayakan anak-anak itu akan memberi makna bahwa anak berpartisipasi dalam perkembangan.Kata kunci: Perlindungan hak anak, pemberdayaan anak, lembaga partisipasi anak 
PEMBERDAYAAN EKONOMI BERKELANJUTAN PEREMPUAN DESA ARGOSARI KECAMATAN JABUNG KABUPATEN MALANG MELALUI PENGEMBANGAN KELOMPOK USAHA MENJAHIT Sri Endah Tabiati; Eni Maharsi; Aris Siswanti
EGALITA Vol 13, No 1 (2018)
Publisher : Pusat Studi Gender UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.916 KB) | DOI: 10.18860/egalita.v13i1.8074

Abstract

Kegiatan Doktor Mengabdi ini ditujukan untuk secara riil memberdayakan ekonomi perempuan di desa Argosari Kecamatan Jabung Kabupaten Malang yang tergabung dalam Kelompok Usaha Menjahit Desa Argosari sebagai hasil kegiatan Doktor Mengabdi Tahun Pertama 2017. Tujuan khusus kegiatan Doktor Mengabdi 2018 ini adalah untuk memberikan pembekalan dan pelatihan keterampilan jahit aplikasi pada berbagai produk jahit sehingga memiliki nilai jual yang lebih baik. Tujuan kedua adalah membekali para perempuan dengan kemampuan pemasaran produk hasil usaha menjahit melalui platform microblogging sederhana yakni Instagram dan Facebook. Program pemberdayaan ekonomi perempuan ini merupakan upaya nyata menciptakan lapangan pekerjaan secara komunal bagi perempuan di desa Argosari Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Dengan demikian meningkatkan kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan melalui pemberdayaan perempuan di desa Argosari dapat tercapai dan terus berkelanjutan.Kata kunci: program pemberdayaan perempuan berkelanjutan, keterampilan menjahit aplikasi, keterampilan pemasaran produk usaha menjahit

Page 1 of 1 | Total Record : 5