cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminas Competitive Advantage
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II" : 237 Documents clear
Pendampingan Kemitraan Pengelolaan Limbah Botol Plastik Menjadi Produk Bernilai Ekonomis Pada Masyarakat Desa Girimoyo Karangploso Malang Putra, Yuniarti Hidayah Suyoso; Yuliana, Indah; Rahayu, Yayuk Sri
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.237 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian dan pendampingan kemitraan ini bertujuan memberdayakan masyarakat Desa Girimoyo Karangploso Malang dengan mengelola limbah botol plastic menjadi produk bernilai ekonomis dan mengurangi dampak sampah plastic terhadap lingkungan. Metode yang digunakan adalah observasi deskriptif, Focus Discussion Group, analisis komponensial terhadap focus dalam bentuk pemetaan, transek, kalender musim, diagram venn, alur sejarah, serta bagan perubahan dan kecenderungan. Hasil nyata dari kegiatan ini adalah terbentuknya kelompok masyarakat yang  benar-benar mau dan mampu mengolah  limbah botol plastik agar bernilai ekonomis yang terdiri dari petugas kebersihan, keluarganya, dan elemen masyarakat lain, mengurangi dampak sampah bagi lingkungan,  paham akan adanya peluang ekonomi di balik sampah, prospek meningkatkan penghasilan keluarga, menjadi produk unggulan recycle bottles dan masyarakat termotivasi menerima masukan dan melakukan perbaikan terus menerus. Kata Kunci: Pendampingan, Masyarakat, Limbah Botol plastic, Recycle  Abstract This research and partnership aims to empower the society of Girimoyo Karangploso Malang through managing plastic bottles waste into economically valuable products and reducing the impact of plastic waste on the environment. The methods used descriptive observation, Focus Group Discussion, focus componential anylisis in the form of mapping, transect, seasonal calendars, Venn diagrams, timeline, and trend and changes. The results show that the activities create the groups of people who really are willing and able to process waste plastic bottles that have economic value that consists of a trash collector, his family, and other elements of society, reducing the impact of waste on the environment, aware of the existence of economic opportunities from trash, the prospect of increasing family income, a superior product from recycle bottles and the society are motivated to receive feedback and do continuous improvement. Keywords: Partnership, Society, Plastic Bottles Waste, Recycle
Integrasi Nilai-nilai Entrepreneurship Dalam Proses Pembelajaran di Kelas Guna Menciptakan Academic Entrepreneur Berkarakter Ulwiyah, Nur
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.39 KB)

Abstract

Abstrak Pada dasarnya dalam entrepreneurship terdiri dari tiga aspek; manusia, tugas, dan organisasi. Ketiga aspek ini bergerak dalam lingkungan yang berubah-ubah yang kemudian dikenal dengan “konsep tiga kaki”. Lingkungan yang dimaksud misalnya lingkungan bisnis, pemerintahan, sosial, pendidikan, dan sebagainya. Dalam entrepreneurship terdapat nilai-nilai seperti mengejar peluang, melakukan pembaharuan, berani mengambil resiko, berani berbeda, menarik perhatian, dan pro pertumbuhan. Nilai-nilai ini penting dimasukkan dalam proses pembelajaran dengan tujuan agar peserta didik menjadi sosok yang logis, kreatif, spontan dan tegas,  perspektif ke depan dan berorientasi hasil. Konsep ini bisa diwujudkan oleh para pendidik  pada saat mendisain dan melaksanakan pembelajaran, misalnya dalam menentukan paradigma pembelajaran, tujuan, metode, media dan alat, serta sumber belajar. Dengan pembelajaran bernilai entrepreneurship, peserta didik akan kaya dengan wawasan dan perspektif dalam memecahkan persoalan. Kesimpulan, nilai-nilai entrepreneurship bisa diintegrasikan sebagai landasan pembelajaran sehingga peserta didik menjadi academic entrepreneur yang berkarakter, yang siap menghadapi tantangan kehidupan dengan tampil sebagai problem solver. Kata kunci: nilai-nilai entrepreneurship, proses pembelajaran, academic entrepreneur.   Abstract Basicly the entrepreneurship consist of three aspect; person, task, and organizational context. Those aspect move in a dynamic environment that well known as “konsep tiga kaki”. That environment is bussiness, government, social, education, etc. In the entrepreneurship there are values like chase an opportunity, inovation, taking risk, brave to be different, attractive, and pro growth. Those values is important to include in the learning process with a purposes to make student become a logic person, creative, spontanous and distinct, future perspective and result-oriented person. Those concept can be done by the teacher when they design and do the learning, for example to design the learning paradigm, purposes, media and equipment, and also the learning source. In the learning that has values of enterpreneurship, student will be rich abound of knowledge and problem solving knowledge. The summary, values of entrepreneurship can be integrated as a fundamental learning that make the student be an academic entrepreneur that has a characteristic, that ready to face the life challenge that appear as a problem solver. Keywords: values of entrepreneurship, learning process, academic entrepreneur.
Pengaruh Rendam Air Hangat Pada Kaki Dalam Meningkatan Kuantitas Tidur Lansia ., Khotimah
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.979 KB)

Abstract

Abstrak Lansia mengalami penurunan diberbagai sistem tubuh, diantaranya berdampak pada tidur.  Gangguan tidur dapat mempengaruhi kualitas hidup. Terapi rendam air hangat pada kaki memperbaiki mikrosirkulasi pembuluh darah dan vasodilatasi sehingga meningkatkan kuantitas tidur. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh terapi rendam air hangat pada kaki dalam meningkatkan kuantitas tidur pada lansia. Desain penilitian pra-eksperimen dengan pendekatan  One-Group Pra-Test-Post test desain. Populasi 20 lansia insomnia berusia diatas 60 tahun, Sampel 20 responden. Pengambilan sampel menggunakan total sampling, analisis data dengan uji statistik Anova dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil analisis menunjukan kuantitas tidur lansia yang dilakukan rendam air hangat pada kaki mengalami peningkatan, dengan nilai signifikansi α = 0,0001 (α = 0,05) artinya ada pengaruh rendam air hangat pada kaki dalam meningkatkan kuantitas tidur pada lansia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendam air hangat pada kaki efektif digunakan untuk meningkatkan kuantitas tidur pada lansia yang mengalami gangguan tidur. Kata kunci : rendam air, kuantitas tidur   Abstract Elderly has decreased in many body systems, including the impact on sleep disorders. Sleep disorders can affect the quality of life. Therapeutic feet soak in warm water in the blood vessels and improve microcirculation vasodilatation thereby increasing the quantity of sleep. Purpose of the study analyzed the effect of therapy on the foot soak in warm water increases the quantity of sleep in the elderly. Pre-experiment research design approach to One-Group Pre-Post-Test design. 20 elderly insomnia populations aged over 60 years, sample 20 respondents. Sampling using total sampling, data analysis with ANOVA statistical test with significance level α = 0.05. The analysis shows the quantity of sleep that older adults performed at the foot soak in warm water to increase, with significant value α = 0.0001 (α = 0.05) means that there are influences soak your feet in warm water increases the quantity of sleep in the elderly. The results showed that the feet soak in warm water effectively used to increase the quantity of sleep in older adults who experience sleep disturbances. Key words: soak water, quantity of sleep.
Etika Bisnis Dalam Prespektif Al-Qur’an: Upaya Membangun Bisnis Yang Islami Untuk Menghadapi Tantangan Bisnis Di Masa Depan Hidayatulloh, Haris
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Bisnis merupakan sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Tidak heran jika Islam yang bersumber pada al-Qur’an dan Sunnah memberi tuntunan dalam bidang usaha. Bisnis selama ini, dikesankan sebagai usaha mencari keuntungan sebanyak-banyaknya, bahkan harus ditempuh dengan cara kotor dan tidak etis. Etika bisnis  sangat penting untuk dikemukakan dalam era globalilasasi yang seringkali mengabaikan nilai-nilai moral dan etika. Karena itu, Islam menekankan agar aktifitas bisnis manusia dimaksudkan tidak semata-mata sebagai alat pemuas keinginan tetapi lebih pada upaya pencarian kehidupan berkeseimbangan disertai prilaku positif bukan destruktif. Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji etika bisnis dari sudut pandang al-qur’an dalam upaya membangun bisnis yang Islami untuk menghadapi tantangan bisnis di masa depan. Kesimpulannya Bisnis dalam al-Qur’an disebut sebagai aktivitas yang bersifat material  sekaligus immaterial. Suatu  bisnis bernilai, apabila memenuhi kebutuhan material dan spiritual secara seimbang, tidak mengandung kebatilan, kerusakan dan kezaliman. Akan tetapi mengandung nilai kesatuan,keseimbangan, kehendak bebas, pertanggung-jawaban, kebenaran, kebajikan dan kejujuran   Abstract Business is something very important in human life. No wonder Islam is rooted in the Qur'an and Sunnah provide guidance in the field of business. Business over the years, suggested as a business for profit as much as possible, even to go to the dirty and unethical manner. Business ethics is essential to put forward in the era globalilasasi often ignores moral values ​​and ethics. Thus, Islam emphasizes that human business activity is not solely intended as a means of satisfying the desire, but rather on the search for life berkeseimbangan with a positive attitude rather than destructive. This paper aims to examine business ethics from the perspective of the Qur'an in an effort to build an Islamic business to business challenges in the future. Business in the conclusion of the Koran called the activity that is at once immaterial material. A business is worth, if it meets the material and spiritual needs in a balanced, contains no falsehood, destruction and injustice. But it contains the value of unity, balance, free will, accountability, truth, virtue and honesty Keywords: Ehtics, Business,
Implementasi Fuzzy Expert System Untuk Diagnosis Penyakit Jantung Nurhayati, Hani; Nugroho, Fressy
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.529 KB)

Abstract

Abstrak Studi kasus penelitian mendesain Fuzzy Expert System untuk diagnose penyakit jantung. Desain system berdasarkan pada studi di RSU Dr Saiful Anwar melalui tanya jawab dari dokter spesialis jantung. Sistem mempunyai 15 variabel input dan 1 variabel output. Variabel input mencakup jenis nyeri dada, tekanan darah, kolesterol (LDL), diabetes, data ECG, detak jantung maksimum, latihan, old peak, thalium scan, jenis kelamin, umur, merokok, dada kiri ditekan terasa sakit, sesak nafas, dan batuk berdahak. Variabel output adalah tingkat resiko penyakit yang diderita oleh pasien. Output memberikan tingkatan mulai dari sehat, sakit stadium 1, sakit stadium 2, sakit stadium 3, dan sakit stadium 4.Sistem analisa menggunakan system pakar fuzzy (fuzzy expert system).Analisa metode menggunakan fuzzy mamdani.Hasil akurasi dari uji system adalah membandingkan ouput system dengan hasil pemeriksaan dokter spesialis sebesar  70%. Sistem menggunakan bahasa Java. Sistem dapat disarankan sebagai  alternativedeteksi dini penyakit jantung. Kata kunci : Penyakit Jantung, Fuzzy expert system, Fuzzy Mamdani.  Abstract The aim of this study is to design a Fuzzy ExpertSystem for heart disease diagnosis. The designed system basedon RSUD Dr Saiful Anwar by asked questions of the expert doctor . The system has 15 input fields and oneoutput field. Input fields are chest pain type, blood pressure,cholesterol, resting blood sugar, maximum heart rate, restingelectrocardiography (ECG), exercise, old peak (ST depressioninduced by exercise relative to rest), thallium scan, sex, age,blown, and cough with pleghem.The output field refers to the presence of heart disease in thepatient. It is integer valued from 0 (no presence) to 4(distinguish presence (values 1, 2, 3, 4)). This system usesMamdani inference method. The results obtained fromdesigned system are compared with cheking of the expert docter and observed results of designed system are correctin 70%. The system designed in Java software. The systemcan be viewed as an alternative for existing methods todistinguish of heart disease presence. Keyword : Heart Disease, Fuzzy expert System, Fuzzy Mamdani.
MODEL PENDEKATAN MODAL SOSIAL KELOMPOK PEMINJAM UNTUK OPTIMALISASI REPAYMENT RATE PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO-SWADAYA MASYARAKAT (SOCIAL CAPITAL APPROACHING MODEL OF THE LENDING GROUP FOR REPAYMENT RATE OPTIMIZATION ON COMMUNITY’S MICROFINANCE INSTITUTI) VIPHINDRARTIN, SEBASTIANA
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.663 KB)

Abstract

ABSTRAK Kredit macet yang tinggi (non performing loan) dan tingkat pengembalian (repayment rate) dana bergulir yang rendah pada kelompok peminjam di wilayah tapal Kuda Jawa Timur pada program Lembaga Keuangan Mikro Swadaya Masyarakat (LKM-SM) disebabkan pelaksanaan program pinjaman dana bergulir program Lembaga Keuangan Mikro Swadaya Masyarakat masih berdasarkan pada tataran proyek bukan tataran program yang berarti aspek pemberdayaan serta partisipasi masyarakat, yang menjadi prioritas utama tujuan program pinjaman dana bergulir, sering kali terabaikan akibat tuntutan proyek yang harus dipenuhi. Padahal tingkat pengembalian pinjaman kelompok peminjam  dipengaruhi secara langsung oleh institusi-institusi informal, yaitu peraturan adat (norma dan sanksi sosial), kohesi sosial dan penggunaan mekanisme sosial dalam menyeleksi pelamar kredit dan menegakkan pelunasan melalui keterlibatan tokoh masyarakat yang berperan penting dalam menegakkan kemauan nasabah mengembalikan pinjaman. Karena dalam hal pembentukan kelompok peminjam seringkali didasari kesamaan budaya dan latar belakang masing-masing anggota kelompok. Alternatif solusi dari permasalahan di atas adalah dengan menggunakan pendekatan modal sosial. Menganalisis berbagai kegagalan pendekatan dalam memecahkan persoalan pengembalian pinjaman, Modal Sosial dinilai efektif dalam memberikan dorongan keberhasilan bagi berbagai kebijakan, baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun oleh pihak swasta. Keyakinan ini didasarkan pada kekuatan yang dimilikinya guna merangsang masyarakat membangun secara swadaya yang hasilnya akan memaksimalkan pencapaian dari setiap kebijakan pembangunan yang dibuat oleh pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang ditunjang dengan data-data kualitatif, model yang dipakai adalah model kausalitas yang menggunakan Model Persamaan Struktural (structural equation modelling-SEM) berbasis component atau variance dengan Partial Least Square (PLS). Sementara, untuk menguatkan analisis penelitian juga dilakukan interpretasi data kualitatif. Dari hasil pembahasan didapatkan bahwa hubungan sosial dalam lingkup kelompok peminjam  dapat mempengaruhi interaksi para anggota dalam kelompok tersebut. Jika dilihat dari kecenderungannya, maka secara umum ketiga basis budaya masyarakat yaitu Mataraman, Arek dan Madura hubungan sosialnya dapat terbangun karena kekerabatan,kesamaan kepercayaan, kesamaan wilayah dan kesamaan aktivitas keseharian. Masyarakat berbasis budaya Mataraman lebih mudah melakukan hubungan sosialnya atas dasar kekerabatan dan kesamaan kepercayaan. Sedangkan masyarakat berbudaya Arek berkecenderungan hubungan sosialnya terbangun karena kesamaan wilayah, kekerabatan dan kesamaan aktivitas keseharian. Sementara itu, masyarakat berbudaya Madura secara prinsip hubungan sosialnya terbangun atas dasar kekerabatan, kesamaan kepercayaan dan aktivitas keseharian. Namun, kecocokan perilaku, pendapat, pandangan dan pendirian juga menjadi dasar yang kuat dalam membangun relasi sosialnya. Hal itu tergambar dari ungkapan budaya oreng dhaddhi taretan, taretan dhaddhi oreng, (orang lain bisa menjadi/dianggap sebagai saudara sendiri, sedangkan saudara sendiri bisa menjadi/dianggap sebagai orang lain). Pertanyaan pentingnya adalah bagaimana relasi sosial yang tercermin dari masing-masing kelompok budaya tersebut menjadi dasar pembentukan KSM , memperkuat interaksi di dalam kelompok serta dapat menstimulus peningkatan repayment rate dan efektivitas program. Disimpulkan bahwa karakteristik budaya dan modal sosial pada masyarakat tertentu berpengaruh positif terhadap perilaku masyarakat penerima manfaat dalam melakukan pengembalian pinjaman dan mencerminkan efektif atau tidaknya sebuah program penanggulangan kemiskinan bagi  masyarakat walaupun tidak secara signifikan. Kata Kunci: Optimalisasi Repayment Rate, LKM-SM, Kelompok Peminjam, Modal Sosial.  ABSTRACT High rate of non-performing loans and low rate of return  revolving fund (repayment rate) in the lending group in the region of East Java’s horse poultice on Community’s Microfinance Institutions program is caused by implementation program of revolving fund loan program by Community’s Micro Finance Institutions are still based on the project level rather than program level that means the aspects of empowerment and community participation, which became the main priority objectives revolving fund loan programs, often overlooked due to the demands of the project that must be met. Though the return on the lending group directly affected by informal institutions, namely customary rules (norms and social sanctions), social cohesion and the use of social mechanisms in selecting applicants and enforce repayment of loans through the involvement of community leaders who was instrumental in establishing the customer wishes to return loan. Because in terms of forming the lending group are often based on cultural similarity and background of each member of the group. Alternative solutions of the above problems is the use of social capital approach. Analyzing various approaching failure in solving the problem of loan repayment, Social Capital is assessed effective in providing the impetus for the success of various policies, whether committed by government or by private parties. This belief is based on its strengths in order to stimulate communities on self-help building which will result of maximizing the achievement of any development policy made by the government. This study uses quantitative methods which are supported by qualitative data, the used model is a causal model using Structural Equation Model (SEM)-based component or variance with Partial Least Square (PLS). Meanwhile, to strengthen the research analysis was also conducted qualitative data interpretation. From the discussion, it can be concluded that by using more specific social capital on the lending group of Arek/coastal and Mataraman culture-based  affect the achievement of repayment rate and program effectiveness (sustainability). In contrast to the group of Madurese culture-based lending group, repayment rates do not affect the performance and program effectiveness (sustainability). The role of government, in the Mataraman and Arek culture based lending group does not affect the achievement of repayment rate, contrary to the Madurese culture based lending group, the role of government proved influential on the outcomes of repayment rate. In all three cultural based lending groups, repayment rates proved influence the achievement of the program effectiveness (sustainability), otherwise the role of government in all three cultural based lending groups, does not affect the program effectiveness (sustainability). Keywords: repayment rate optimization, MFI, the lending group, social capital.
MEWUJUDKAN PERGURUAN TINGGI MENGEMBANGKAN ENTREPRENEURSHIP BERKARAKTER DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN GLOBAL ( REALIZING HIGHER EDUCATION IN DEVELOPING CHARACTER ENTREPRENEURSHIP FOR FACING THE GLOBAL COMPETITION ) Sentoso, Erlan
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.879 KB)

Abstract

ABSTRAKSI Pengembangan Pendidikan Kewirausahaan berkarakter merupakan salah satu program Kementerian Pendidikan Nasional yang pada intinya adalah pengembangan metodologi pendidikan yang bertujuan untuk membangun manusia yang berjiwa kreatif, inovatif.. Program ini ditindaklanjuti dengan upaya mengintegrasikan metodologi pembelajaran diperguruan tinggi, pendidikan karakter, pendidikan ekonomi kreatif, dan pendidikan kewirausahaan ke dalam kurikulum. Pembekalan Kewirausahaan diharapkan dapat menjadikan mahasiswa siap bekerja, baik mengisi lowongan pekerjaan yang ada maupun bekerja mandiri dengan membuka peluang usaha baru. Makalah ini bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimana perguruan tinggi bisa menanamkan, menumbuhkembangkan jiwa entrepreneurship pada mahasiswanya maupun alumninya.(2) Bagaimana menumbuhkembakan minat berwirausaha bagi mahasiswa. (3) Strategi perguruan tinggi mewujudkan entrepreneurial kampus yang menjadi pertanyaan bagi kita mengapa sampai saat ini masih sangat terkendala untuk menghasilkan wirausaha-wirausaha yang berpendidikan tinggi yang tidak sebanding dengan jumlah lulusan universitas. Makalah ini tergolong dalam studi kepustakaan dan berdasarkan experientaial (belajar dari pengalaman). Hal ini didasari pemikiran bahwa, manakala teori dibawa/diterapkan ke dalam kenyataan terkadang terjadi kesenjangan. Oleh karena itu diperlukan sebuah pengalaman yang kontekstual. Dengan demikian Penyadaran arti penting wirausaha bisa dilakukan dengan melakukan workshop ,diklat kewirausahaan bagi mahasiswa aktif maupun alumni perguruan tinggi. Mengubah kurikulum pendidikan di Indonesia di sesuaikan dengan paradigma baru dalam menghadapi persaingan global kebutuhan pendidikan sekarang. Entrepreneurship Award. Salah satu pemicu meningkatnya semangat kewirusahaan dari mahasiswa adalah dilaksanakannya secara rutin perlombaan/kejuaraan entrepreneurship. Perlombaan entrepreneurship mahasiswa dengan memberikan award bagi mahasiswa juga dapat menjadi salah satu langkah perguruan tinggi  dalam meningkatkan minat wirausaha mahasiswa. Perlombaan ini dapat berupa bussiness plan atau entrepreneurship expo. Kata Kunci : Entrepreneurship berkarakter, jiwa entrepreneur, paradigma baru, persaingan global, Entrepreneurship Award.  ABSTRACT Character entrepreneurship education in development is one of the education Ministry of National Education program and in essence, is the development of educational methodology that aims to build a spirit of human creativity, innovation. The program is followed up by efforts to integrate high collage learning methodologies, character education, education, creative economy, and entrepreneurship education into the curriculum. Entrepreneurship briefing is expected to make students ready for work, both to fill existing job vacancies and self-employment by opening new business opportunities. This study aims to determine (1) how universities can instill, foster the entrepreneurial spirit in students and alumni. (2) How to sport interest in entrepreneurship for students. (3) strategy to realize entrepreneurial university campus for us to question why it is still very constrained to produce entrepreneurs are highly educated are not proportional to the number of university graduates. This study considered in the literature and research studies on experientaial (learned from experience). This is based on the idea that, when the theory was taken / applied to a gap in reality sometimes. Therefore we need a contextual experience. Thus the significance of entrepreneurial awareness can be done by conducting workshops, entrepreneurial training for current students and alumni college. Changing the curriculum in Indonesia in the match with a new paradigm in the face of global competition present educational needs. Entrepreneurship Award. One trigger for increased entrepreneurship spirit of the students are routinely implemented race / championship entrepreneurship. Race student entrepreneurship by providing awards to students can also be one step in improving the college student interest in entrepreneurship. This race can be a bussiness plan or entrepreneurship expo. Keywords: Entrepreneurship in character, entrepreneurial spirit, a new paradigm, global competition, Entrepreneurship Award.
Pengaruh Pemberian Kompres Air Hangat terhadap Rasa Nyaman dalam Proses Persalinan Kala I Fase Aktif Yani, Dian Puspita; Khasanah, Uswatun
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.598 KB)

Abstract

Abstrak Pemberian kompres air hangat merupakan salah satu metode pemenuhan kebutuhan rasa nyaman dengan mengurangi rasa sakit (nyeri) ibu bersalin. Ini dilakukan dengan cara menempelkan kantung berisi air hangat dilapisi kain ke bagian pinggang pasien dengan posisi miring kanan atau kiri selama 20 menit. Penelitin ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh pemberian kompres air hangat dalam menimbulkan rasa nyaman dalam proses persalinan kala I fase aktif. Penelitian dilaksankan di BPM Etty Suparti Ningsih Zubaidah  Desa Mentoro Kecamatan Sumobito Kabupaten Jombang pada bulan maret samapi mei 2012. Penelitian menggunakan rancangan metode Quasy Eksperimental Design dengan pendekatan Non Equivalent Control Group. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode consecutive sampling ibu bersalin dengan menggunkan 8 responden. Data tingkatan kenyamanan pasisen di analisis menggunakan uji Mann Whitney-U. Hasil percobaan menghasilkan tingkat kenyamanan sebesar 3 pasien untuk kelompok kontrol, sementara kelompk yang mendapat perlakuan memperoleh tingkat kenyamanan sebesar  5 pasien. Hasil uji statistik Mann Whitney-U menghasilkan nilai Z-2,049 < Z tabel dengan Asymp sig : 0,04, yang menunjukkan bahwa pemberian kompres air hangat memberikan rasa nyaman dalam proses persalinan kala I fase aktif. Kata Kunci : Pemberian Kompres Air Hangat, Rasa Nyaman, Kala I Fase Aktif  Abstract Warm water compress is a common treatment to comfort women during labor reducing pain. The e treatment is done by pressing a pad of absorbent filled with warm water to the waist area of the patient laying with right or left lateral position for 20 minutes. This experiment aims to determine the effect of warm water compress treatment in stimulating comfort for the patient during the first stage of labor active phase. The experiment was conducted in BPM Etty Suparti Ningsih Zubaidah village Mentoro Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, from March to May of 2012. A Quasy Experimental Design was applied with Non Equivalent Control Group A number of 8 respondents were observed with consecutive sampling technique. The experimental resulth of 3 generatel a lefel of comfort for the patient control group, while the faction who are traeted great the comfort level of 5 patients. The experiment resulted the z – value = - 2, 049 ( Mann – Whitney test with < Z table with Asymp sig: 0.04). It can be concluded that the warm water compress treatment stimulated comfort for the patients during the first stage of labor active phase. Key words : Warm compress treatment, Comfort level, First Active Phase
Relevansi Konsep Dasar Enterpreneurship Muhammad dalam Menghadapi Era Global Syafi'i, Muhammad
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.898 KB)

Abstract

Abstrak Semenjak negara kita dilanda krisis ekonomi, masyarakat berusaha dengan berbagai cara untuk memenuhi kebutuhannya. PHK (pemutusan hubungan kerja)  kerap terjadi, terbatasnya lapangan pekerjaan  juga ikut andil dalam meningkatkan jumlah pengangguran di Indonesia. Hal ini mendorong masyarakat untuk berusaha mencari alternatif lain untuk memperbaiki taraf  ekonomi yang tidak seimbang, sehingga, tidak sedikit dari masyarakat menempuh cara-cara yang bertentangan dengan hati nurani, ditambah lagi dengan arus globalisasi yang ditunjang dengan pesat ilmu pengetahuan dan teknologi telah menjadikan dunia menjadi transparan tanpa mengenal batas ruang dan waktu. Makalah ini membahas dan menganalisa beberapa konsep umum enterprenurship dengan meninjau sejarah kehidupan Muhammad sebagai seorang pengusaha yang memiliki jiwa Enterpreneurship.Tela'ah tentang konsep tersebut diharapkan dapat menggugah masyarakat dalam menjalankan usaha-usaha yang benar dan membawa maslahah bagi masyarakat Indonesia khususnya dalam menghadapi era global.Tela'ah dalam makalah ini menunjukkan bahwa konsep dasar entrepreneurship ditinjau dari sejarah kehidupan Rosululloh adalah dibangun dengan Integrity (Integritas), Loyality (Loyalitas), Profesionality (Profesional) dan Sprituality (Spritualitas). Kata Kunci: Enterpreunurship, Sejarah Kehidupan Muhammad, Era Global.  Abstract Since of economic crisis in our country, people tried in various ways to fulfill their needs. Cessation work, limited job opportunities also contribute to increasing the number of unemployment in Indonesia. It encourages people to seek alternatives to improve the standard of an unbalanced economy. As a result, not the least of the people took in ways that conflict with conscience, and surely globalization era which is supported by the rapid globalization of science and technology has made the world a transparent. This article talked about general basic principle of entrepreneurship viewed by history of Muhammad's life as a succeed entrepreneur, So that, it is necessary to refresh the mindset of the basic concepts of business right through entrepreneurship characterized by reviewing the success of Muhammad as the best real entrepreneurship. Learning back of the concept is expected to arouse the public in carrying out efforts to correct and bring benediction Indonesian people, especially in the face of global competition. The results of this study indicate that the basic concept of entrepreneurship according to Muhammad’s life history is built by Integrity, Loyalty, Professionalism and Spirituality. Keywords: Entrepreneurship, History of Muhammad's Life, Globalization Era
EFEK PEMBERIAN JUS MENTIMUN TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH Kusnul, Zauhani; Munir, Zainal
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.324 KB)

Abstract

Abstrak Hipertensi merupakan penyakit degeneratif  yang menjadi masalah utama di masyarakat. Hipertensi berhubungan erat dengan berbagai resiko komplikasi. Mentimun adalah jenis sayur yang biasa dikonsumsi masyarakat untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian adalah untuk menguji adanya pengaruh pemberian jus mentimun terhadap tekanan darah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain one group pre-post test design, dilaksanakan di  UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Jombang, pada sebanyak 20 lansia sebagai dengan hipertensi tanpa penyakit penyerta. Penelitian dilakukan selama enam hari, hari pertama tekanan darah lansia diukur untuk mendapatkan tekanan darah rata-rata sebelum perlakukan, selanjutnya  selama lima  hari setiap lansia diberi perlakuan berupa jus mentimun sebanyak 100 gram dan diukur tekanan darahnya pada 2 jam, 6 jam, dan 9 jam setelah perlakuan, Hasil penelitian ini  menunjukkan ada pengaruh bermakna dari pemberian jus mentimun terhadap penurunan tekanan darah, penurunan terbesar terjadi pada 2 jam dan setelah perlakuan hari 4 dan 5 setelah perlakuan pemberian jus mentimun. Hasil ini diharapkan merupakan salah satu solusi bagi perawatan penderita hipertensi.   Kata kunci: hipertensi, lansia, jus mentimun   Abstract Hypertension is a degenerative disease that became a major problem in society. Hypertension is closely linked to various risks of complications. Cucumber is a vegetable species commonly consumed by people to decrease  blood pressure. The aim of this study  was to test the effect of giving the cucumber juice on blood pressure. This study is an experimental research design with one group pre-post test design, implemented in the Unit of Social Services Elderly Jombang, on as many as 20 older adults with hypertension. The study was conducted for six days, at the first day the elderly blood pressure was measured to obtain an average blood pressure before treatment, then for five days later each elderly be treated as much as 100 grams of cucumber juice and blood pressure measured at 2 hours, 6 hours, and 9 hours after treatment. The results showed that there was  significant effect of cucumber juice on blood pressure reduction, the largest decline occurred at 2 hours dan after treatment at 4 dan 5 days after treatment with cucumber juice. This result is expected as one solution for the treatment of patients with hypertension. Key words: hypertension, the elderly, cucumber juice