cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminas Competitive Advantage
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II" : 237 Documents clear
DECISION SUPPORT SYSTEM OF RESERVE BUILDING CULTURAL REVITALIZATION DETERMINATION USING SIMPLE MULTI-ATTRIBUTE RATING TECHNIQUE EXPLOITING RANKS METHOD Alfita, Riza
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.804 KB)

Abstract

Abstrak Revitalisasi adalah suatu upaya untuk memvitalkan kembali suatu kawasan atau bagian kota yang dulunya vital, akan tetapi kemudian mengalami degradasi. Revitalisasi tidak hanya berorientasi pada penyelesaian keindahan fisik semata, tetapi juga dilengkapi dengan peningkatan ekonomi masyarakatnya serta pengenalan budaya yang ada, berdasarkan hal tersebut maka diperlukan suatu metode yang dapat digunakan untuk menilai pembobotan bagi seluruh kriteria revitalisasi yang ada, dengan tujuan utama memberikan kontribusi positif pada kehidupan sosial budaya. Penelitian ini akan membahas pembobotan penentuan revitalisasi cagar budaya dengan menggunakan metode SMARTER dimana kondisi fisik tiap bangunan yang ada diperhitungkan. Analisis tersebut berupa penilaian dan pembobotan terhadap tiap bangunan berdasarkan kriteria bangunan sebagai bangunan cagar budaya. Analisis ini berguna untuk menerapkan rekomendasi-rekomendasi yang menjadi dasar revitalisasi yang terkait dengan penanganan tiap bangunan cagar budaya Kata Kunci : SMARTER, Revitalisasi, Cagar Budaya    Abstracts Revitalization is the effort to return the degradation area or part of the city become vital again. Revitalization aims is not only to solve completion of mere physical beauty but also to improve economy communities and to introduce the cultural that exist. Based on these, a method to assess the weighting for the whole revitalization of the existing criteria with the main purpose to provide a positive contribution to the socio-cultural life is needed. This research conducted the weighting of revitalization determination of cultural heritage using SMARTER (Simple Multi-Attribute Rating Technique Exploiting Ranks) method which physical conditions of each building that were exist will be accounted. The analysis were assessment and weighting toward each building based on building criteria as heritage building. This analysis was important to implement the recommendations as the foundation of revitalization that associated with the handling of every heritage building. Keywords: SMARTER, Revitalization, Cultural Heritage.
Pembelajaran Manajemen Sumber Daya Manusia Menggunakan Teknologi Open Source Aulia Safrizal, Helmi Buyung
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.257 KB)

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi informasi membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat. Pihak manajemen perusahaan berusaha mengikuti perubahan ini jika ingin perusahaannya tetap dapat bertahan dan semakin meningkat kinerjanya. Salah satunya adalah penggunaan teknologi informasi dalam pengelolaan sumber daya manusia dalam bentuk sistem informasi sumber daya manusia. Dewasa ini banyak bermunculan software sistem informasi sumber daya manusia yang bersifat open source. Salah satunya adalah orangeHRM. Penggunaan sofware orangeHRM dalam pembelajaran manajemen sumber daya manusia akan lebih meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang aktivitas yang terjadi dalam manajemen sumber daya manusia serta bagaimana keterkaitannya antara satu aktivitas dengan aktivitas lainnya. Sedangkan manfaat lainnya adalah adanya tambahan pengalaman praktis melalui studi kasus yang diberikan membuat mahasiswa lebih mengetahui  kondisi sebenarnya yang terjadi pada pengelolaan sumber daya manusia di dalam organisasi atau perusahaan. Kata kunci : sistem informasi sumber daya manusia, open source, orangeHRM, manajemen sumber daya manusia   Abstract The development of information technology bring major changes in people's lives. The management of the company tried to follow these changes if they want their company can survive and increase its performance. One is the use of information technology in the human resources management in the form of human resources information systems. Today many emerging software human resource information system that is open source. One is OrangeHRM. The use of OrangeHRM software in the learning of human resource management will enhance students' understanding of the activities that occur in human resource management and how the linkages between the activities with other activities. Another benefit is additional practical experience through case studies provided and make students more aware of the actual conditions that occur in human resource management within the organization Keywords: human resource information system, open source, orangeHRM, human resource management
Pengembangan Perguruan Tinggi Islam Berbasis Karakter Entrepreneurship Bermoral dalam Menghadapi Persaingan Global Muqoyyidin, Andik Wahyun
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.027 KB)

Abstract

ABSTRAK Tulisan ini bertujuan mengkaji pengembangan perguruan tinggi Islam berbasis karakter entrepreneurship bermoral, yang barangkali dapat dijadikan alternatif untuk menjawab berbagai keprihatinan dan krisis pendidikan di Indonesia. Azyumardi Azra (1999) memetakan pola kajian kependidikan Islam di Indonesia ke dalam tiga kategori, yaitu pertama, kajian sosio-historis pendidikan Islam; kedua, kajian pemikiran dan teori pendidikan Islam; dan ketiga, kajian metodologis pendidikan Islam. Dalam skala nasional, kualitas lembaga pendidikan Islam masih sangat memprihatinkan, lebih-lebih jika mencermati fenomena sosial dan kultural yang sedang aktual. Pada saat ini masih banyak orang yang cerdas, terampil, pintar, kreatif, produktif dan profesional, tetapi tidak dibarengi dengan kekokohan aqidah dan kedalaman spiritual serta keunggulan akhlak. Kajian ini diperlukan terutama dalam rangka mengantisipasi perkembangan pendidikan Islam kontemporer untuk tidak terjebak ke dalam pola pengembangan yang bersifat regresif dan konservatif. Dapat disimpulkan bahwa pengembangan perguruan tinggi Islam berbasis karakter entrepreneurship bermoral merupakan agenda paling mendesak di tengah persaingan global yang kian intens. Kata kunci : perguruan tinggi Islam, karakter entrepreneurship bermoral, persaingan global   ABSTRACT This paper aims to examine the development of Islamic university-based entrepreneurship moral character, which might be an alternative to address these concerns and the crisis of education in Indonesia. Azyumardi Azra (1999) mapped the pattern of educational study of Islam in Indonesia into three categories: first, the socio-historical study of Islamic education and secondly, the study of Islamic thought and educational theory and third, methodological study of Islamic education. On a national scale, the quality of Islamic educational institutions is still very alarming, especially if you look at the social and cultural phenomenon that is actual. At this time there are still many people who are intelligent, skilled, smart, creative, productive and professional, but not coupled with the robustness of faith and conviction and depth of spiritual and moral superiority. This study is needed especially in order to anticipate the development of contemporary Islamic education to not fall into the pattern of development that is regressive and conservative. Can be concluded that the development of university-based Islamic moral character of entrepreneurship is the most urgent agenda in the midst of an increasingly intense global competition. Key words : Islamic university, entrepreneurship moral character, global competition
The Influence Of Playing Therapy And Music Therapy (Listening Al-Qur’an : Juz Amma) To Anxiety Respond At Toddler Ghofar, Abdul; Ningsih, Lutfiyah
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.823 KB)

Abstract

ABSTRACT Child feels uncomfortable feeling, such as affraid, worry, painful, when treated at the hospital. It makes crisis, caused by many things, that are child development age, experiences of past disease, farewel or hospital treatment, support system and how dangerous the disease, also treatment threatening. Most effective media to express the feeling and can work along with officer of health during treatment is activity of gameor listening to the music.   The result of the research shows that there are influences of both playing and listening music therapies. Before both therapies are given, anxiety respond shows all 15 get maladaptive (100%). After playing therapies was given for 3 days 10 children show adaptive (66,7%), as well for listening to music therapy get, 4 children that show adaptive signing. Based from t-test result with significant level ï??=0,012. Its means, there was influences of giving playing therapy and music therapy (listening to Al-Qurâ??an : Juz Amma) to decrease of anxiety respond at toddler children age.   Playing therapy has better influences than music therapy, because when the therapy is being done, the children have more interact with the nurse. Parent support as well as nurses are needed as motivator for them in giving these therapies. Givin sicialization at the child and parent before entering the hospital, by orientation at treatment room, camber friend, giving both playing and listening to music therapies are very important to decrease anxiety response of child age of toddler.   Keyword: Anxiety response of toddler, music therapy, playingtherapy.
Pengaruh Faktor-Faktor Produksi Terhadap Keuntungan Usahatani Padi ., Wahyunindyawati
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.378 KB)

Abstract

Abstrak Kegiatan pertanian lahan sawah di Jawa Timur didominasi oleh usahatani padi dengan skala sempit dan dikelola secara perorangan, menyebabkan peningkatan produktivitasnya menurun dan beragam serta secara ekonomis kurang efisien sehingga daya saing hasil rendah. Penelitian dilakukan tahun 2009 secara survai,  Pengambilan sampel pada petani yang telah dibina dan tidak dibina sebagai pembanding, masing-masing sampel diambil 100 petani contoh  Data dianalisis dengan regresi metode Ordinary Least Squares. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor produksi yang berpengaruh terhadap produksi padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara serempak jumlah benih yang digunakan, jumlah pupuk urea yang digunakan, jumlah pupuk phonska, jumlah tenaga kerja,  jumlah pupuk organik, luas lahan, dummy varietas unggul baru, pembinaan inovasi teknologi usahatani padi, dan dummy jajar legowo  berpengaruh siginifikan terhadap keuntungan usahatani padi. Kata kunci : faktor produksi, usahatani padi  Abstract The activities of wetland in East Java has been dominated by small scales of paddy agribusiness and individually managed. It caused  declined and fluctuated productivity and economically inefficient so that creates low in competitiveness. This research has been done in 2009 through survey. The samples were farmers who had been trained, and as comparison, there had been collected untrained farmers. They were selected 100 each. Then, the data were analyzed by Ordinary Least Squares regression model. This research  is aimed to recognize what production factors have been influenced towards paddy productivity. The result showed, seed numbers, urea fertilizing, phonska fertilizing, number of workers, organic fertilizing, land space, new superior variety (as dummy), technology innovation training, and jajar legowo (as dummy) are the factors which are significantly influenced  toward paddy agribusiness profit. Keywords : production factors, paddy agribusiness
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS MINYAK LEGUNDI (Vitex trifolia L) SEBAGAI SEDIAAN ANTI NYAMUK Widiani, Ni Putu Pitri; ., Kartini
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.739 KB)

Abstract

ABSTRAK Sediaan anti nyamuk merupakan sediaan kesehatan rumah tangga berupa larutan yang digunakan untuk mencegah serangan nyamuk. Biasanya digunakan pada bagian luar tubuh manusia, misalnya pada tangan dan kaki. Sediaan anti nyamuk tidak harus menggunakan bahan aktif yang terbuat dari bahan kimia saja, tetapi bisa juga menggunakan bahan aktif dari bahan alami. Misalnya menggunakan minyak Legundi karena didalam minyak tersebut mengandung Camphene dan Pinene. Yang dapat mengeluarkan bau khas yang menyengat sehingga membuat nyamuk menghindar. Maka, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui keefektifan minyak atsiri legundi sebagai anti nyamuk serta untuk membuat formulasi yang tepat dari sediaan obat nyamuk semprot tersebut. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi, Laboratorium Farmakognosi dan Farmasetika Akademi Farmasi Putra Indonesia Malang mulai bulan April – Juni 2011. Penelitian dilaksanakan melalui tiga tahapan yaitu ; pertama, tahap persiapan yang meliputi persiapan sampel daun Legundi yang telah dideterminasi dan persiapan alat dan bahan yang akan digunakan dalam penelitian. Kedua, tahap pelaksanaan yang meliputi pemilihan daun Legundi yang berwarna hijau, kemudian ditimbang. Selanjutnya daun disuling dengan menggunakan proses destilasi uap selama 8 jam. Ketiga, tahap akhir yang meliputi hasil minyak Legundi diuji secara organoleptis, berat jenis, indeks bias, kemudian minyak yang telah diuji kemurniannya digunakan sebagai bahan aktif pembuatan sediaan anti nyamuk dengan konsentrasi 13%, 15%, dan 17%. Untuk mengetahui manfaat minyak legundi maka sediaan diuji efektifitasnya terhadap nyamuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi minyak Legundi 17% yang efektif sebagai sediaan anti nyamuk, hal ini ditunjukkan dengan sediaan yang disemprotkan pada kain dihinggapi lima ekor nyamuk pada pengamatan selama 60 menit. Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pengujian aktivitas minyak Legundi sebagai sediaan anti nyamuk alami dengan menggunakan ruangan yang lebih luas sebagai pengamatan. Selain itu, diharapkan inovasi sediaan antinyamuk lain dari minyak Legundi ini seperti dalam bentuk gel ataupun lotion. Kata Kunci : uji aktivitas, minyak Legundi (Vitex trifolia L), sediaan anti nyamuk.  ABSTRACT Anti mosquito preparations are household health preparations solution used to prevent mosquito attack. Typically used in outside the human body, such as the hands and feet. Anti-mosquito preparations do not have to use the active ingredient made ​​from chemicals, but can also uses active ingredients from natural ingredients. For example, using Legundi oil because its Camphene and pinene compound which have an characteristic odor that makes the mosquito avoided. Thus, the study was done in order to find out legundi effectiveness of essential oils as an anti-mosquito and to make the right formulation of the spray insect repellent preparations. The research was conducted at the Laboratory of Microbiology, Pharmacognocy, and Pharmaceutical Laboratory of Pharmacy Academy Putra Indonesia Malang began from April to June 2011. The experiment was conducted in three stages, namely: first, the preparation phase which includes the preparation of determinated Legundi leaf samples and tools and materials preparation which used in the study. Second, the implementation phase which includes the selection of a green colored Legundi leaf, and then weighed. Further refined by using the leaf steam distillation for 8 hours. Third, the final stage is organoleptic, density, refractive index test of Legundi oil, then the purity tested oil will be used as the active ingredient in the manufacture of anti-mosquito preparations concentration of 13%, 15%, and 17%. The efficacy of legundi oil preparation can be known by test its effectiveness against mosquitoes. The results showed that Legundi oil concentration 17% is effective as anti-mosquito preparations, as shown by the preparation sprayed on the cloth were seized five mosquitoes in observation for 60 minutes.       Based on this research, more research about the activity testing of Legundi oil as a natural mosquito repellent preparations can be suggested by using a wider room for observation. In addition, another innovation such as gel or lotion anti-mosquito preparation should be done. Key word : Test Activities, Legundi  Oil  (Vitex Trifoli Linn) , Anti Mosquito Preparations
Strategi Peningkatan Daya Saing BMT Dalam Menggerakkan Sektor Riil Melalui Pembiayaan Modal Kerja Berbasis Dinar Emas Yunan, Zuhairan Yunmi
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.324 KB)

Abstract

Abstrak Baitul Maal wat Tamwil (BMT) merupakan lembaga keuangan mikro yang mampu menghasilkan nilai sosial dan nilai ekonomi. Dengan pandangan tersebut, selayaknya operasional BMT bergerak dalam motif sosial dan motif keuntungan. Motif sosial bermakna upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan menggerakkan sektor riil. Motif keuntungan bermakna pengembangan dan peningkatan daya saing BMT. Konsep yang paling utama dari BMT adalah jaminan sosial melalui pengelolaan dana baitul maal. Jaminan sosial ini dapat berupa insentif ekonomi ataupun berupa insentif sosial lainnya. Kajian ini merupakan studi literatur mengenai penggunaan Dinar Emas sebagai basis untuk pembiayaan modal kerja. Akad Qard Hasan digunakan dalam pembiayaan ini. Penerapan pembiayaan modal kerja berbasis Dinar Emas dengan Qard Hasan akan mampu mendorong proses transformasi ekonomi sekaligus membuka jalan bagi terwujudanya entrepreneurship di masyarakat.   Kata Kunci: Dinar Emas, Daya Saing, BMT, Entrepreneurship, Qard Hasan   Abstract Baitul Maal wat Tamwil (BMT) is one of micro finance that gives the social values and economic values. Based on that perspective, BMT should operate their systems in the social motive and the profit motive. Social motive means the effort to improve the living standard for the society by moving the real sector. Profit motive means develop and improve the competitiveness of BMT. The main concept of BMT is social security through the BMT fund management. Profit motive is to develop and to improve the competitiveness of BMT. It can be economic incentives or other social incentives. This is a literature review on using of Gold Dinars as a basis for the financing of working capital. Qard Hasan contract is used on this financing. The application of working capital based on Gold Dinar with Qard Hasan will be able to encourage the process of economic transformation and open up the realization of entrepreneurship in the community. Keywords: Gold Dinar, Competitiveness, BMT, Entrepreneurship, Qard Hasan
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN MINI LAB UNTUK MELATIH DASAR – DASAR ENTREPRENEURSHIP PADA SISWA MENENGAH PERTAMA Ningsih, Puji Rahayu
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.826 KB)

Abstract

ABSTRAK Pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif dan mandiri. Untuk membekali hal tersebut, maka tugas pendidik tidak hanya menuangkan sejumlah informasi ke dalam benak siswa, tetapi juga merancang sebuah pembelajaran inovatif yang pada akhirnya membuat peserta didik memiliki berbagai macam kecakapan hidup. Salah satu kecakapan hidup yang harus dimiliki  adalah kecakapan entrepreneurship. Namun kecakapan tersebut tidak diberikan secara langsung melainkan harus bertahap sesuai dengan jenjang pendidikannya. Karena subjek pada penelitian ini adalah siswa menengah pertama, maka peneliti menggunakan  metode pembelajaran mini lab untuk melatih dasar – dasar entrepreneurship. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendiskripsikan; aktivitas siswa dan hasil belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif, dengan subyek penelitian siswa kelas VII C SMP IPIEMS Surabaya yang berjumlah 32 siswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar aktivitas siswa dan soal tes evaluasi hasil belajar. Hasil analisi data diperoleh bahwa: 1) secara keseluruhan kegiatan pembelajaran sudah sesuai dengan rancangan, siswa lebih aktif dan tidak pasif, dan 2) hasil belajar siswa, menunjukkan bahwa untuk ketuntasan klasikal kelas adalah 81,25 %, dimana ketuntasan ini lebih besar dari ketuntasan yang diterapkan di sekolah tersebut yaitu 75%. Kata Kunci: Mini lab, Enterpreneurship, SMP  ABSTRACT National education aims at developing the potential of learners in order to become a man of faith and fear of God Almighty, noble, healthy, knowledgeable, skilled, creative and independent. To equip it, then the task of educators is not just pour some of the information into the minds of students, but also to design an innovative learning that ultimately makes the students have a wide range of life skills. One of the skills they must possess the skills of entrepreneurship. But these skills are not given directly but must be phased in accordance with education levels. Because the subjects in this study were junior high students, the researchers used a mini-lab learning methods for basic training - basic entrepreneurship. The purpose of this study was to determine and describe; student activities and student learning outcomes during the learning process takes place. The study was carried out descriptive quantitative research, the study subjects VII C grade junior high school students IPIEMS Surabaya, amounting to 32 students. The instrument used is a student activity sheets and learn about the results of evaluation tests. The results of analysis of data obtained that: 1) overall good learning activities, students are more active and not passive, and 2) student learning outcomes, show that for classical completeness of classes is 81.25%, where the completeness is greater than that applied in the thoroughness the school is 75% Keywords: Mini lab, Entrepreneurship, Junior High School
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Anak di R.A Darussalam Desa Sumber Mulyo, Jogoroto, Jombang Fatimah, Listriana
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.608 KB)

Abstract

Abstrak Orang tua mempunyai pola asuh tersendiri dalam mendidik anak-anaknya, dan ini mempengaruhi perkembangan anak. Perkembangan yang abnormal berpengaruh terhadap keberhasilan dalam meraih cita-cita anak. Tujuan penelitian  untuk mengetahui hubungan  pola asuh orang tua dengan pertumbuhan anak di R.A Darussalam  Desa Sumber Mulyo, Jogoroto, Jombang. Penelitian menggunakan desain analitik  pendekatan cross sectional. Dilaksanakan bulan Januari â?? April 2012. Sampel penelitian  sebagian orang tua anak di RA Darussalam, sebanyak 44 responden dengan teknik simple random sampling. Analisa data menggunakan rumus Kendaliâ??s Tau. Hasil penelitian menyebutkan setengahnya pola asuh orang tua baik yaitu 22 responden (50 %), dan sebagian besar perkembangan anak normal yaitu 32 responden (72,7 %). Hasil analisa data dengan rumus kendallâ??s tau didapatkan hasil 0,002 lebih besar dari nilai signifikan 0,05, sehingga  disimpulkan ada hubungan  pola asuh orang tua dengan perkembangan anak. Kata Kunci: pola asuh, orang tua, perkembangan anak  Abstract Parents have their own upbringing in educating his children, and this affects the childâ??s development. Abnormal development affect the success in achieving the ideals of the child. Purpose of the study to determine the relationship of parenting parents with growing child in RA Darussalam, SumberMulyo village, Jogoroto, Jombang. Research using cross sectional design of the analytical approach. Conducted months of January to April 2012. Some studies sample of parents of children in RA Darussalam, 44 respondents with simple random sampling technique. Analysis of the data using the Kendallsâ?? tauâ??s formula. The study says half of the pattern of good parenting that is 22 respondents (50%), and the majority of normal child development that is 32 respondents (72.7%). The results of dataâ??s analysis with the kendall's tauâ??s formula  is 0.002 greater than the value significantly 0.05, so it is concluded there is a parenting parents with growing child. Keywords: parenting, parent, growing child
Penaksiran waste pada proses produksi sepatu dengan waste relationship matrix Mughni, Ahmad
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.328 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan utama dari lean manufacturing adalah pelancaran aliran proses produksi. Menurut sistem produksi Toyota, lean dapat dicapai dengan minimisasi aktivitas tak memberi nilai tambah dan tak diperlukan (waste) yang dibedakan menjadi 7 macam jenis yaitu: defect, waiting, overproduction, excessive inventory, unnecessary motion, inapropriate process dan transportation. Agar usaha minimisasi waste dapat memberikan imbal manfaat terbesar, diperlukan identifikasi tingkat signifikansi waste. Sayangnya perusahaan hanya mendoku-mentasikan sebagian kecil saja waste yang ada sehingga rencana penerapan lean manufacturing kurang memiliki dasar yang kuat. Paper ini bertujuan untuk melaporkan penggunaan waste relationship matrix (WRM) dan kerangka hubungan antar waste yang dikembangkan oleh Rawabdeh (2005) untuk mengetahui bobot waste. Kerangka kerja ini dinilai unggul dari metode perangkingan subyektif karena mempertimbangkan sifat saling-terkait antara jenis waste yang satu dengan yang lainnya. Enam pertanyaan iteratif diaplikasikan untuk menguji 31 hubungan dari 7 buah waste yang ada. Dari pengolahan data diketahui bahwa defect merupakan jenis waste paling signifikan diikuti dengan overproduction dan unnecessary motion. Di perusahaan sepatu tempat dilangsungkan studi kasus, tools tersebut dianggap memberikan kerangka penaksiran yang lebih rasional, mudah dan dapat diandalkan. Kata kunci : waste relationship matrix, lean manufacturing, waste assessment Abstract The main objective of lean manufacturing is to make production process flowing faster and smoother.   According to Toyota Production System, lean can be achieved by minimizing necessary but non-value added and eliminating non value added activities (waste). These activities are defect, waiting, overproduction, excessive inventory, unnecessary motion, inappropriate process and transportation. The significance of these wastes needs to be assessed carefully so we can prioritize the elimination and minimization process. However, not every waste is well recorded in the company so the implementation of lean manufacturing would not have a proper basis. This paper aims to report the use of waste relationship matrix (WRM) framework which is developed by Rawabdeh (2005) to identify the significance of wastes in a shoe manufacturer. This framework is more reliable than subjective method which is widely used. The framework adequately considers inter-relationship nature among the wastes. Six iterative questions applied to test 31 relationships among the 7 wastes. The result indicates that defect is the most significant waste followed by overproduction and unnecessary motion. The framework is valued as more rational, easy and reliable than the popular subjective method. Keywords: waste relationship matrix, lean manufacturing, waste assessment