cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Diglossia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan diterbitkan oleh Fakultas Bahasa dan Sastra Unipdu
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2013): Diglossia" : 6 Documents clear
THE ISSUES OF ELIZABETHAN ERA AS REFLECTED IN THE THEMES OF SHAKESPEARE Endang Suciati
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 5 No. 1 (2013): Diglossia
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v5i1.315

Abstract

Abstrak Artikel ini berbicara tentang tema-tema di Macbeth karya Shakespeare yang memiliki korelasi dengan kondisi dinasti Tudor khususnya di era Elizabeth. Berdasarkan konsep yang diajukan oleh Arnold Hauser pada Sociology of Arts, artikel ini menemukan bahwa beberapa tema di Macbeth karya Shakespeare dipengaruhi oleh kondisi sosial di era Elizabeth karena Shakespeare hidup di zaman itu. Dengan menganalisis teks dalam Drama Macbeth dan menggabungkannya dengan informasi tentang Shakespeare, karya-karyanya dan periodenya sebagai sumber tambahan, akan memunculkan beberapa tema yang mencerminkan era Elizabeth. Tema tersebut adalah ambisi, maskulinitas, dan kodrat serta ketidakwajaran. Kata kunci: Elizabethan Era, Shakespeare, Macbeth
A STUDY OF SYMBOLS IN SUSAN GLASPELL Mai Sarah
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 5 No. 1 (2013): Diglossia
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v5i1.316

Abstract

Abstrak There are many symbols presented in Susan Glaspell
WAJAH POLITIK AFGHANISTAN ERA 1933 ? 2002 DALAM THE KITE RUNNER KARYA KHALED HOSSEINI Ahmad Fanani
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 5 No. 1 (2013): Diglossia
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v5i1.317

Abstract

Abstract 'Kite Runner' tells the story of Afghanistan in 1970 to 2002. As like other countries, Afghanistan has a long and complicated history, but Afghanistan gets international attention since a coup in 1973. This article reveals how well the author, Khaled Hosseini, described the political realities in Afghanistan since 1933 to 2002. Though the main theme of this novel is about the friendship between Amir, of the tribe of the Pashtun majority, and Hassan, the Hazara ethnic minority, but this novel also tells a lot about the culture and politics of Afghanistan. In short, although 'The Kite Runner' tells the story of friendship, but it is also good enough to be used as a reference for those who want to know about the state of Afghanistan, not just about politics, but also the state of nature and culture.
CARNIVAL AND GROTESQUE BODY IN FARUK Chris Woodrich
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 5 No. 1 (2013): Diglossia
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v5i1.318

Abstract

Abstrak Sastra tidak dapat dipisahkan dari situasi sosial yang ada ketika ia ditulis. Penulis, sebagai makhluk sosial, hidup dalam rangka sosial tertentu yang mempengaruhi dan ditanggapinya. Realitas sosial ini, jadi, dapat dilihat dalam karya sastra. Namun, ia tidak mesti akan dicerminkan secara langsung. Mikhail Bakhtin menulis bahwa karya sastra dapat membalikkan ideologi yang dominan dengan sifatnya yang carnivalesque. Cerita pendek Indonesia
CHARLOTTE BRONTTE Andriadi Andriadi
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 5 No. 1 (2013): Diglossia
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v5i1.319

Abstract

Abstrak Tulisan ini bertujuan untuk menggambarkan representasi isu hak perempuan pada era pertengahan Victoria (1848 ? 1870) melalui novel Jane Eyre karya Charlotte Bronte. Hasilnya menunjukan bahwa Charlotte Bronte melalui karya Jane Eyre tidak hanya berusaha keluar dari opresi dan subordinasi kaum laki-laki saat itu, tetapi juga keluar dari seterotipe kaum perempuan pada masyarakat patriarki. Melalui karya ini ia juga menunjukan bahwa perempuan harus menjadi individu mandiri yang dapat dibentuk melalui pendidikan untuk memperoleh kecerdasan intelektual agar eksistensi mereka di masyarakat menjadi bahan pertimbangan khususnya dalam kehidupan sosial. Ide penting lainnya adalah kebebasan dalam menentukan pasangan (free love), menikah berdasarkan cinta bukan berdasarkan pertimbangan kekayaan. Isu terpenting yang disampaikan dalam karya ini adalah wanita juga bisa menjadi subjek yang aktif ? wanita, khususnya seorang istri, juga mampu menjadi penopang ekonomi dalam kehidupan keluarga. Kata kunci: Hak Perempuan, Era Pertengahan Victoria.
WISDOM AS MOTIF IN FOLKTALES THE GOOD PEASANT Abu Fanani
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 5 No. 1 (2013): Diglossia
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v5i1.325

Abstract

Abu Fanani, S.S., M.Pd Institut Agama Islam Sunan Ampel Surabaya abufanani@yahoo.com Abstrak Dalam artikel ini, penulis membahas tentang kebijaksanaan (wisdom) sebagai motif dalam empat cerita rakyat dari empat budaya yang berbeda: the Good Peasant

Page 1 of 1 | Total Record : 6