cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Informatika
ISSN : 19780524     EISSN : 25286374     DOI : 10.26555
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 419 Documents
PENERAPAN ALGORITMA BOYER MOORE PADA POSTING TWITTER TMC POLDA METRO JAYA UNTUK MELAPORKAN KONDISI LALULINTAS DAN RUTE JALAN KOTA JAKARTA Rudi Setiawan
Jurnal Informatika Vol 9, No 1 (2015): Januari
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jifo.v9i1.a2042

Abstract

    Setiap harinya jutaan tweets di share oleh berbagai pengguna Twitter didunia, salah satunya tweets yang terdapat pada accountTwitter TMC Polda Metro Jaya, yang mana informasinya didapat dari pengguna Twitter yang peduli terhadap kondisi lalulintas kota Jakarta. Dengan menggunakan algoritma Boyer-Moore yang merupakan algoritma pencarian string, pada data tweets TMC Polda Metro Jaya dilakukan pencarian nama jalan atau lokasi beserta kondisi lalulintasnya, kemudian dilakukan visualisasi menggunakan peta Google Map, sehingga ketika user memilih lokasi tujuan perjalanan dari suatu tempat ke tempat lainnya di kota Jakarta maka akan ditampil rute jalan beserta kondisi lalulintasnya berdasarkan data tweets yang telah dilaporkan pada hari tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, pada sampel 1 hari percobaan ditanggal 17 November 2014 dengan jumlah data 232 tweets, didapat data tweets yang teridentifikasi kondisi lalulintasnya sebanyak 196 tweets artinya sebanyak 84,48% tweets dapat teridentifikasi dan yang tidak teridentifikasi kondisi lalulintasnya sebanyak 15,52%. Penyebab utama dari tidak teridentifikasinya kondisi lalulintas pada data tweets dikarenakan pada data tweets tersebut tidak melaporkan kondisi lalulintas melainkan melaporkan informasi lain seperti kecelakaan, kondisi jalan berlubang dan lain sebagainya. Kata Kunci :  Algoritma Boyer-Moore, TMC Polda Metro Jaya, Twitter
PROPOTIPE ALAT PEMBERI INFORMASI JARAK ANTAR KENDARAAN Slamet Handoko; Idhawati Hestiningsih; Rian Prasetio; Wildan Arief Arrosyidi
Jurnal Informatika Vol 6, No 2: Juli 2012
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jifo.v6i2.a2780

Abstract

Keselamatan berkendara merupakan bagian terpenting bagi pengemudi kendaraan agar terhindar dari kecelakaan lalu lintas. Sebagian besar kecelakaan yang terjadi di dalam dunia lalu lintas disebabkan oleh pengemudi kendaraan yang tidak memperhatikan keselamatan berkendara. Pada penelitian ini dibuat suatu alat pemberi informasi jarak antar kendaraan sebagai pemantau jarak terhadap kendaraan di depannya. Tujuan dari penelitian ini adalah memberi informasi jarak bagi pengemudi kendaraan dengan kendaraan di depannya. Alat pemberi informasi jarak antar kendaraan menggunakan pengindera ultrasonik sebagai pendeteksi adanya objek penghalang berupa kendaraan lain di depannya dengan kendali mikrokontroler ATMega16 yang dikembangkan dengan bahasa pemrograman C. Pada alat pemberi informasi jarak antar kendaraan terdapat keluaran berupa tampilan data jarak dan peringatan suara sebagai penanda keberadaan objek penghalang berupa kendaraan di depannya. Diharapkan dengan adanya alat ini dapat memberi manfaat bagi pengemudi agar senantiasa menjaga jarak kendaraannya dengan kendaraan di depannya.
SEGMENTASI CITRA BATIK BERDASARKAN FITUR TEKSTUR MENGGUNAKAN METODE FILTER GABOR DAN K-MEANS CLUSTERING Amin Padmo A.M; Murinto Murinto
Jurnal Informatika Vol 10, No 1 (2016): Januari
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jifo.v10i1.a3349

Abstract

Batik Pekalongan adalah salah satu kekayaan intelektual dan kebudayaan yang dimiliki oleh Indonesia yang harus dilestarikan dan dilindungi agar tidak diakui oleh bangsa lain. Salah satu cara untuk melestarikan dan melindungi batik Pekalongan adalah dengan melakukan pendataan secara komputerisasi yang berupa pengenalan pola. Dalam pengenalan pola, segmentasi citra merupakan proses yang pertama kali dilakukan sebelum proses selanjutnya yaitu analisis citra. Fungsi utama dari segmentasi citra adalah membagi citra ke dalam bagian-bagian wilayah (sub-regions) yang mempunyai kesamaan fitur antara lain: tekstur, warna, bentuk dan lain sebagainya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hasil segmentasi menggunakan metode Filter Gabor dan K-means Clustering yang digunakan untuk membantu proses awal identifikasi batik Pekalongan berdasarkan fitur tekstur. Pada penelitian ini akan dilakukan pengumpulan data sesuai dengan topik yang diambil melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Analisis dilakukan untuk menentukan kebutuhan yang berkaitan dengan fungsionalitas dan fasilitas aplikasi yang akan dirancang. Implementasi sistem pada proses segmentasi citra batik Pekalongan yaitu menggunakan Matlab 7.10. Sistem yang dihasilkan kemudian dilakukan pengujian dengan memproses 4 sampel citra dimana 1 sampel diambil 1 jenis citra. Citra akan diproses dan akan dibandingkan berdasarkan kombinasi dari nilai gamma, theta, dan lambda. Pengujian dilakukan dengan menggunakan 4 sampel motif Pekalongan dimana 1 sampel hanya diambil 1 jenis citra dan masing-masing jenis citra akan diuji sebanyak 18 kali. Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa hasil segmentasi citra terbaik berada saat nilai gamma= 0.5, theta= 90, dan lambda= 15 sedangkan jika menggunakan nilai gamma, theta, dan lambda selain itu akan menghasilkan kualitas yang kurang baik. Sehingga hasil segmentasi yang dihasilkan dapat digunakan untuk proses analisis citra.
RANCANG BANGUN APLIKASI PEMBELAJARAN HADIS UNTUK PERANGKAT MOBILE BERBASIS ANDROID Heru Supriyono; Ardhiyatama Nur Saputra; Endah Sudarmilah; Ruswa Darsono
Jurnal Informatika Vol 8, No 2 (2014): Juli
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jifo.v8i2.a2057

Abstract

Pada saat ini mobile phone sudah sangat berkembang sehingga mempunyai berbagai macam kemampuan seperti untuk akses internet dan juga mempunyai sistem operasi seperti layaknya komputer sehingga sering disebut dengan smart mobile phone atau lebih dikenal dengan istilah smart phone. Pemanfaatan kemampuan smart phone untuk keperluan di beberapa bidang pun dikembangkan dengan aplikasi-aplikasi yang mampu mendukung dalam penggunaannya diantaranya adalah untuk media pembelajaran edukatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan membuat aplikasi mobile phone sebagai media pembelajaran dalam mempelajari pengertian ilmu hadis yang disertai dengan hadist pilihan dan latihan soal. Penelitian ini menggunakan pendekatan prototyping. Tahapan yang akan dilakukan pada penelitian ini meliputi: analisis kebutuhan, perancangan arsitektur program aplikasi, pembuatan program aplikasi, pengujian teknis dan analisisnya, dan analisis respon calon penggunamelalui kuesioner. Hasil pengujian implementasi sistem yang dibuat pada smartphone menunjukkan bahwa sistem dapat berjalan pada smartphone dengan sistem operasi Android yang ada dipasaran.Kata kunci: Android, pembelajaran ilmu hadis, perangkat mobile.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN UNTUK PENGELOLAAN KAFE Slamet Handoko; Idhawati Hestiningsih; Achmat Ainul Afif; _ Mohammad
Jurnal Informatika Vol 6, No 1: Januari 2012
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jifo.v6i1.a2785

Abstract

Kafe Green Black merupakan salah satu kafe yang bertempat di jalan Kol HR Hardianto Banaran Sekaran Gunung Pati, dimana selalu berusaha mengedepankan dalam peningkatan pelayanan terhadap pelanggan. Proses transaksi yang masih manual dirasakan kurang efektif dan efisien. Sehingga perlu disediakan sistem informasi dimana pegawai dapat langsung merekap transaksi baik penjualan ataupun pembelian secara cepat. Dari rekap data transaksi tersebut Pimpinan dapat secara langsung mengetahui laporan laporan yang digunakan sebagai bahan pertimbangan bulan selanjutnya dalam menentukan strategi penjualan dan penggajian pegawai. Dalam sistem ini juga dibuat fasilitas yang terkait dengan proses absensi karyawan dan aplikasi akuntansi terutama terkait dengan buku besar dan laporan laba/rugi. Aplikasi sistem informasi manajemen untuk pengelolaan kafe dibangun menggunakan bahasa pemrograman Borland Delphi 7.0 dan basis data MySQL. Dengan adanya aplikasi sistem informasi ini diharapkan kegiatan transaksi yang terjadi menjadi lebih praktis, proses rekap transaksi jadi lebih mudah, dan laporan keuangan ataupun laporan pembelian barang secara bulanan ataupun sewaktu waktu dapat diketahui lebih cepat.
PERBANDINGAN KINERJA METODE GRADIENT BERDASARKAN OPERATOR SOBEL DAN PREWITT IMPLEMENTASI PADA DETEKSI SIDIK JARI Wahyu Pujiyono; Murinto Murinto; Irfan Adam
Jurnal Informatika Vol 3, No 1: January 2009
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jifo.v3i1.a5260

Abstract

Gambar atau citra salah satu komponen multimedia memegang peran sangat penting sebagai informasi visual. Citra dapat bermakna lebih dari seribu kata. Citra dapat memberikan informasi yang lebih banyak daripada informasi yang disajikan dalama bentuk kata-kata. Citra mempunyai karakteristik yang tidak dimiliki oleh teks. Sistem keamanan data dapat dilakukan berbagai cara salah satunya pengolahan citra, dapat dilakukan dengan banyak cara salah satunya dengan sidik jari. Sidik jari memiliki keunikan tersendiri. Topologi sidik jari yang berbeda-beda membuatnya mampu membedakan sidik jari yang satu dengan yang lain. Memanfaatkan keunikan yang dimiliki sidik jari dan metode gradient, dikembangkan penelitian untuk mengaplikasikan metode gradient metode Sobel dan Prewitt dalam menentukan sidik jari. Subyek penelitian adalah perbandingan kinerja metode Gradient dengan operator sobel dan prewitt menggunakan Borland Delphi 7.0. Metode citra yang digunakan adalah metode gradient dengan operator Sobel dan Prewitt. Parameter yang digunakan untuk membandingkan kedua metode adalah waktu proses, citra hasil dan persentase pengenalan citra. Metode pengumpulan data dengan membaca literatur dan observasi langsung untuk mendapatkan data sidik jari. Jumlah data yang digunakan dalam aplikasi ini adalah 15 data citra sidik jari. Pengujian aplikasi menggunakan metode Black Box Test dan Alpa Test. Metode citra mampu mengenali data sidik jari yang dimasukkan dengan rata-rata pengenalan adalah 100 % untuk data yang sudah ada. Data citra baru memiliki rata-rata persentase 54 % untuk Prewitt dan rata-rata 49 % untuk Sobel. Metode Sobel memiliki waktu proses dan citra yang lebih baik dari Prewitt. Persentase pengenalan citra, prewitt lebih baik bila di bandingkan dengan Sobel. Kata kunci : Gradient, Sobel, Prewitt, sidik jari 
APLIKASI STEGANOGRAFI UNTUK PENYISIPAN PESAN Siti Rohayah; Ginanjar Wiro Sasmito; Oman Somantri
Jurnal Informatika Vol 9, No 1 (2015): Januari
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jifo.v9i1.a2038

Abstract

Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi dan telekomunikasi, maka perhatian pada tingkat keamanan akan menjadi semakin penting. Salah satunya adalah tingkat kemanan penyisipan data atau informasi. Peningkatan keamanan penyisipan data dapat dilakukan dengan menggunakan Steganografi. Steganografi adalah teknik menyembunyikan pesan ke dalam sebuah media digital. Media digital yang dapat digunakan adalah teks, gambar, suara, dan video. Penelitian ini membahas tentang penerapan Steganografi untuk penyisipan pesan. Jenis pesan yang dapat disisipkan adalah pesan teks dengan format (pdf dan doc), pesan gambar dengan format (jpg, png, gift dan bmp), pesan suara dengan format (mp3, wav dan wma), serta pesan video dengan format (3gp). Aplikasi ini dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman Java dalam platform IDE NetBeans 6.8. Aplikasi yang dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman Java tersebut dapat menyisipkan pesan. Pesan yang dapat disisipkan antara lain pesan teks dengan format pdf dan doc, pesan gambar dengan format jpg, png, gift dan bmp, pesan suara dengan format mp3, wav dan wma, serta pesan video dengan format 3gp. Kata Kunci : Steganografi, Penyisipan Pesan
Pengembangan Sistem Informasi Geografis Berbasis Node.JS untuk Pemetaan Mesin dan Tracking Engineer dengan Pemanfaatan Geolocation pada PT IBM Indonesia RACHMAT FAJRIN
Jurnal Informatika Vol 11, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jifo.v11i2.a6090

Abstract

PT IBM memiliki banyak klien di Indonesia, ini membuat persebaran produk (dalam hal ini mesin atm) yang semakin meluas di wilayah Indonesia. Hal ini memicu PT IBM untuk menempatkan engineer dibanyak wilayah untuk memenuhi kebutuhan services dan maintenance. Untuk itu dalam penelitian ini dikembangkan sebuah sistem informasi geografis untuk pemetaan mesin dan tracking engineer dengan pemanfaatan geolocation yang bertujuan untuk menampilkan peta digital beserta lokasi mesin dan engineer di seluruh Indonesia, yang akan memudahkan PT IBM dalam pemberian tugas kepada engineer untuk services dan maintenance ke lokasi mesin terdekat. Sistem ini dibangun menggunakan beberapa software open source yaitu, Node.JS dan Express.JS yang merupakan server-side javascript web platform, Handlebars untuk template engine, MySQL sebagai database storage, Postman yang berfungsi sebagai API (Application Program Interface) testing, Google Maps API untuk implementasi peta digital dan juga Firebase Cloud Messaging (FCM) untuk platform mengirim notifikasi dari web ke device engineer.Pengembangan Sistem Informasi Geografis Berbasis Node.JS untuk Pemetaan Mesin dan Tracking Engineer dengan Pemanfaatan Geolocation pada PT IBM Indonesia
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN BERBASIS AHP (ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS) UNTUK PENENTUAN KESESUAIAN PENGGUNAAN LAHAN (STUDI KASUS: KABUPATEN SEMARANG) Sri Hartati; Adi Nugroho
Jurnal Informatika Vol 6, No 2: Juli 2012
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jifo.v6i2.a2775

Abstract

Penentuan kesesuaian lahan (pemukiman, industri, kehutanan, rekreasi, serta tempat pembuangan limbah) di suatu daerah tertentu merupakan hal yang sangat memerlukan perhatian para pengambil keputusan baik di tingkat pusat maupun daerah. Berbagai parameter (misalnya jaringan jalan, kemiringan lereng, ketersediaan air, dan sebagainya) perlu dipertimbangkan secara seksama sehingga para pengambil keputusan bisa melakukan pengambilan keputusan yang berkualitas berkaitan dengan kesesuaian lahan. Dalam tulisan ini, kami memilih metoda AHP (Analytical Hierarchy Process) sebagai metoda yang akan digunakan sebagai basis pengambilan keputusan. Berkaitan dengan hal ini, SIG (Sistem Informasi Geografis) yang mampu melakukan visualisasi area geografis tertentu dapat digunakan sebagai sarana untuk menampilkan hasil perhitungan AHP ke layar monitor komputer atau ke dalam bentuk peta tercetak.
Clustering based feature selection using Partitioning Around Medoids (PAM) Dewi Pramudi Ismi; Murinto Murinto
Jurnal Informatika Vol 14, No 2 (2020): May 2020
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jifo.v14i2.a17620

Abstract

High-dimensional data contains a large number of features. With many features, high dimensional data requires immense computational resources, including space and time. Several studies indicate that not all features of high dimensional data are relevant to classification result. Dimensionality reduction is inevitable and is required due to classifier performance improvement. Several dimensionality reduction techniques were carried out, including feature selection techniques and feature extraction techniques. Sequential forward feature selection and backward feature selection are feature selection using the greedy approach. The heuristics approach is also applied in feature selection, using the Genetic Algorithm, PSO, and Forest Optimization Algorithm. PCA is the most well-known feature extraction method. Besides, other methods such as multidimensional scaling and linear discriminant analysis. In this work, a different approach is applied to perform feature selection. Cluster analysis based feature selection using Partitioning Around Medoids (PAM) clustering is carried out. Our experiment results showed that classification accuracy gained when using feature vectors' medoids to represent the original dataset is high, above 80%.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 19 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 18 No. 3 (2024): September 2024 Vol 17, No 1 (2023): January 2023 Vol. 17 No. 1 (2023): January 2023 Vol 16, No 3 (2022): September 2022 Vol 16, No 2 (2022): May 2022 Vol 16, No 1 (2022): January 2022 Vol 15, No 3 (2021): September 2021 Vol 15, No 2 (2021): May 2021 Vol 15, No 1 (2021): January 2021 Vol 14, No 3 (2020): September 2020 Vol 14, No 2 (2020): May 2020 Vol 14, No 1 (2020): January 2020 Vol. 13 No. 2 (2019): July 2019 Vol 13, No 2 (2019): July 2019 Vol 13, No 1 (2019): January 2019 Vol 12, No 2: July 2018 Vol 12, No 1: January 2018 Vol 11, No 2 (2017): Juli Vol 11, No 2 (2017): Juli Vol 11, No 1 (2017): Januari Vol 11, No 1 (2017): Januari Vol 10, No 2 (2016): Juli Vol 10, No 2 (2016): Juli Vol 10, No 1 (2016): Januari Vol 10, No 1 (2016): Januari Vol 9, No 2 (2015): Juli Vol 9, No 2 (2015): Juli Vol 9, No 1 (2015): Januari Vol 9, No 1 (2015): Januari Vol 8, No 2 (2014): Juli Vol 8, No 2 (2014): Juli Vol 8, No 1 (2014): Januari Vol 8, No 1 (2014): Januari Vol 7, No 2: Juli 2013 Vol 7, No 2: Juli 2013 Vol 7, No 1: Januari 2013 Vol 7, No 1: Januari 2013 Vol 6, No 2: Juli 2012 Vol 6, No 2: Juli 2012 Vol 6, No 1: Januari 2012 Vol 6, No 1: Januari 2012 Vol 5, No 2: Juli 2011 Vol 5, No 2: Juli 2011 Vol 5, No 1: January 2011 Vol 5, No 1: January 2011 Vol 4, No 2: July 2010 Vol 4, No 2: July 2010 Vol 4, No 1: January 2010 Vol 4, No 1: January 2010 Vol 3, No 2: July 2009 Vol 3, No 2: July 2009 Vol 3, No 1: January 2009 Vol 3, No 1: January 2009 Vol 2, No 2: July 2008 Vol 2, No 2: July 2008 Vol 2, No 1: January 2008 Vol 2, No 1: January 2008 More Issue