cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
ISSN : 20887396     EISSN : 26140039     DOI : 10.12928
Core Subject : Social,
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan [e-ISSN: 2614-0039] publishes articles containing ideas, research results, literature review, and other innovative creations on citizenship, Pancasila and Civic Education learning, Pancasila and Civic Education learning models, Pancasila and Civic Education learning media, assessment and evaluation of Pancasila and Civic Education learning, Pancasila and Civic Education research and development, moral/ethical philosophy, state law education, socio-political education of the state, socio-cultural education.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2020)" : 7 Documents clear
Upaya pemerintah desa dalam mengatasi perilaku sosial masyarakat yang menggantungkan diri terhadap pemberian orang lain Erlita Kurniawati Sari; Susena Susena
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/citizenship.v3i1.17996

Abstract

Desa Pageralang Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas memiliki tradisi kontra sosial secara turun temurun yaitu melakukan kegiatan meminta-minta atau disebut pemungut uang logam kepada pengguna jalan utama kabupaten Banyumas menuju Kota Purwokerto, Purbalingga. Menurut Undang-undang setiap warga Negara berhak hidup layak dan bermartabat. Untuk kondisi tersebut maka penting dilakukan penelitian bertujuan untuk mengetahui upaya Pemerintah Desa Pageralang dalam memecahkan kasus tentang perilaku sosial masyarakat yang menggantungkan diri terhadap pemberian orang lain. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa, Tokoh Masyarakat dan Pelaku pemungut. Objek penelitian ini adalah upaya mengatasi perilaku sosial yang bergantung pada orang lain. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, display data dan verifikasi dan penegasan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan upaya pemerintah sudah memberikan pengarahan yaitu sosialisasi agar tidak lagi malas bekerja dengan membuatkan program pelatihan untuk warga agar mereka mempunyai keterampilan dan dapat membantu perekonomian warga menjadi lebih baik dari menjual hasil dari keterampilan yang mereka buat. Upaya pemerintah di sini sudah dilakukan dengan memberikan pengertian agar warga tidak lagi mempercayai atau menghubungkan dengan mitos-mitos yang sudah beredar sejak dulu. Berbagai upaya pemerintah yang sudah dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi, pembinaan, pengertian, razia, himbauan kepada pengendara dan pemungut uang logam dan mediasi secara langsung dari Bupati Banyumas yang langsung menanyakan kepada warga apa yang diinginkan dari warganya agar tidak lagi berada disitu, namun tetap saja tidak membuahkan hasil. Warga pun kembali lagi menjadi pemungut uang logam dan kegiatan tersebut masih ada sampai peneliti melakukan penelitian di Desa Pageralang.
Implementasi nilai-nilai Pancasila melalui budaya sekolah di era digital Dwi Anggia Wulandaria
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/citizenship.v3i1.17997

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana budaya sekolah dalam mengimplementasikan nilai-nilai pancasila di era kewarganegaraan digital. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian kepustakaan. Sumber data di dapat dari dokumen yang sesuai dengan variabel berupa surat kabar, buku, prasasti, majalah, agenda dan sebagainya selanjutnya data yang didapat dianalisis dan digeneralisasikan dengan menggunakan kajian teori yang relevan. Hasil penelitian kewarganegaraan digital sebagai praktik dalam berprilaku saling menghormati dan toleran terhadap orang lain dengan meningkatkan pengawasan dari masyarakat. Hal tersebut sesuai dengan nilai-nilai yang ada dalam Pancasila yaitu nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai kerakyatan, dan nilai keadilan yang dituangkan kedalam budaya sekolah.
Penguatan ideologi Pancasila di kalangan peserta didik MTsN I Pati Siti Alfiatun
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/citizenship.v3i1.17998

Abstract

Sebuah ideologi, selain memiliki aspek ideal berupa ide, pemikiran, dan nilai yang dianggap dapat diterima, ideologi juga harus memiliki norma yang eksplisit. Sebab, sebuah doktrin harus bisa diwujudkan dalam kehidupan nyata. Era reformasi telah melahirkan perubahan signifikan yang terjadi dalam pengalaman sosial, ekonomi, politik, bahkan termasuk dalam dunia pendidikan. Pancasila mulai tergeser ketika terjadi krisis yang mengakibatkan keterpurukan hampir di semua bidang kehidupan. Nilai-nilai Pancasila yang perlu diteruskan secara turun-temurun dapat melalui pendidikan PPKn di sekolah. Pengetahuan tentang Pancasila dalam kurikulum saat ini menjadi mata pelajaran Pendidikan dan Kewarganegaraan Pancasila di sekolah. Pendidikan dan Kewarganegaraan Pancasila merupakan salah satu cara untuk menanamkan akhlak dan wawasan pribadi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Permasalahan yang diangkat dalam artikel ini adalah seberapa jauh tingkat pengetahuan dan pemahaman Ideologi Pancasila dikalangan mahasiswa bagaimana solusi untuk memperkuat Ideologi Pancasila dikalangan mahasiswa. Dalam penelitian ini, data primer diperoleh peneliti melalui kuesioner atau kuesioner. Kuesioner atau kuesioner yang digunakan didasarkan pada cara menjawab kuesioner atau kuesioner tertutup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir semua responden mengamalkan nilai-nilai Pancasila secara signifikan.
Urgensi pendidikan karakter melalui pembelajaran PPKn Bariyanti Bariyanti
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/citizenship.v3i1.17993

Abstract

Pendidikan karakter merupakan upaya yang paling penting untuk membentuk kepribadian peserta didik. Melalui pendidikan karakter pula, dapat dilaksanakan penanaman niali-nilai moral pada peserta didik yang semakin lama semakin luntur menunjukkan hilangnya nilai-nilai kepribadian luhur bangsa Indonesia. Pendidikan karakter sangat erat kaitannya dengan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Melalui Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan inilah diharapkan mampu mengimplemetasikan pendidikan karakter secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang menggunakan studi dokumen/ analisis dokumen yang terkait dengan pendidikan karakter dan pembelajaran PPKn. Analisis data menggunakan analisis kualitatif dan hasilnya berupa narasi kualitatif guna menemukan urgensi pendidikan karakter melalui pembelajaran PPKn. Hasil penelitian ini yakni strategi yang dapat dilaksanakan oleh guru dalam menerapkan pendidikan karakter melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan antara lain: (1) guru memahami dengan baik mengenai konsep dan indikator karakter yang hendak diinternalisasikan kepada peserta didik yang diwujudkan dalam silabus dan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), (2) guru mengembangkan pembelajaran aktif dengan menggunakan metode-metode pembelajaran untuk menanamkan nilai berpikir logis, kritis, kreatif dan inovatif, (3) guru sebagai teladan bagi siswa dalam menginternalisasikan nilai-nilai berbasis karakter.
Korelasi antara penggunaan media video dan motivasi belajar dengan prestasi belajar pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan peserta didik Verawati Ningrum; Supriyadi Supriyadi
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/citizenship.v3i1.17999

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya penggunaan media pada proses pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya korelasi antara penggunaan media video dan motivasi belajar dengan prestasi belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan peserta didik kelas VIII SMP Muhammadiyah Pakem. Jenis penelitian ini adalah dengan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII yang berjumlah 149. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan menggunakan angket, tes, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah teknik korelasi product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan nilai r hitung (Pearson correlations) nilai r hitung antara X1 dengan Y adalah 0,048 < r tabel 0,361, tidak ada korelasi antara variabel (X1) dengan (Y). Selanjutnya, diketahui nilai r hitung antara motivasi belajar (X2) dengan pretasi belajar (Y) adalah sebesar 0,114 < 0,361, tidak ada korelasi antara variabel (X2) dengan (Y). Besarnya korelasi adalah 0,136, maka Ha ditolak dan Ho diterima, artinya tidak ada korelasi antara penggunaan media video dan motivasi belajar dengan prestasi belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan peserta didik kelas VIII tahun ajaran 2018/2019 SMP Muhammadiyah Pakem.
Faktor-faktor penyebab pernikahan dini di Desa Banjar Balam Kecamatan Lirik Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau Yulia Ulan Dari; Triwahyuningsih Triwahyuningsih
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/citizenship.v3i1.17995

Abstract

Banyaknya pernikahan dini yang terjadi di Desa Banjar Balam dari kondisi demografi masyarakat berdasarkan mata pencarian sebagian besar adalah petani, kemudian berdasarkan tingkat pendidikan masyarakat Desa Banjar Balam kebanyakan hanya tamatan Sekolah Dasar (SD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab pernikahan dini di Desa Banjar Balam Kecamatan Lirik Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau tahun 2017-2018. Penelitian ini merupakan jenis pendekatan deskriptif dan menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah remaja (pelaku pernikahan dini), orang tua, kepala desa, kepala urusan agama kecamatan lirik, dan tokoh masyarakat. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah faktor-faktor penyebab pernikahan dini. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah validasi, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor penyebab pernikahan dini di Desa Banjar Balam Kecamatan Lirik Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau tahun 2017-2018 di sebabkan oleh faktor ekonomi, faktor pergaulan sosial, faktor pendidikan dan faktor budaya.
Nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Suku Anak Dalam pada karnaval hari kemerdekaan di Kecamatan Renah Pamenang, Kabupaten Merangin, Jambi Wenny Dewantari; Trisna Sukmayadi
Jurnal Citizenship: Media Publikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/citizenship.v3i1.18000

Abstract

Konflik keberagaman di Indonesia, lunturnya nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Indonesia, serta terjadi degradasi sikap nasionalisme dan cinta tanah air marak terjadi akhir-akhir ini. Namun, masih ada sebagian masyarakat yang memiliki rasa nasionalisme serta memegang teguh nilai-nilai kearifan lokal yang mereka miliki. Salah satunya ialah masyarakat Suku Anak Dalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Suku Anak Dalam pada karnaval Hari Kemerdekaan di Kecamatan Renah Pamenang, Kabupaten Merangin, Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Alasan penggunaan metode penelitian ini karena menyesuaikan dengan tujuan pokok penelitian. Pengambilan data dilakukan dengan melakukan kegiatan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal masyarakat Suku Anak Dalam di Kecamatan Renah Pamenang tercermin dalam bentuk kebiasaan/ cara hidup yang mereka lakukan, pakaian yang mereka kenakan, pandangan hidup, serta aturan dan larangan yang ada. Nilai kearifan lokal masyarakat yang tercermin pada kegiatan karnaval Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Renah Pamenang adalah nilai spiritual, nilai moral dan kesopanan, nilai kesederhanaan/ efisiensi, nilai keteguhan dan ketaatan, nilai gotong royong dan solidaritas, nilai cinta lingkungan, nilai kemanfaatan, nilai kesadaran hukum, dan nilai cinta tanah air.

Page 1 of 1 | Total Record : 7