Articles
132 Documents
Search results for
, issue
"Jurnal Ilmiah Mahasiswa S1 FSMR"
:
132 Documents
clear
SAPHALA SANTACITTA
Setya Rahdiyatmi Kurnia Jatilinuar
Saraswati Jurnal Ilmiah Mahasiswa S1 FSMR
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/srs.v0i0.551
Komposisi “Saphala Santacitta” adalah sebuah karya komposisi karawitan baru tentang keseimbangan hidup yang berpijak pada falsafah Jawa mengenai sedulur dan keblat papat lima pancer. Konsep sedulur dan keblat papat lima pancer yang dipahami dari beberapa sudut pandang, baik dari konsep kelahiran, arah mata angin, penanggalan Jawa, pasaran Jawa, maupun sifat manusia berdasarkan sufisme di Jawa, direpresentasikan ke dalam analogi musikal. Secara bentuk komposisi “Saphala Santacitta” terdiri dari lima bagian lagu inti. Tiap bagian berisi analogi musikal dari konsep sedulur dan keblat papat lima pancer.Kata Kunci: Keseimbangan, Komposisi, Lima Bagian
SEKARANKENDHANGANJOGED PANAKAWAN PADA ADEGAN GARA-GARA VERSI HABIRANDHA
Purmadi Dwi Anggoro
Saraswati Jurnal Ilmiah Mahasiswa S1 FSMR
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/srs.v0i0.552
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analisis bertujuan untuk mendeskripsikan kendhangan Joged panakawan dalam adegan gara-gara pakeliran wayang purwa gaya Yogyakarta di Habirandha dengan pendekatan musikal karawitan. Sebagai objek penelitian ini ialah Pusat Pedalangan Habirandha. Fokus penelitian ini ada pada permasalahan struktur sekaran kendangan Joged panakawan di dalam gending yang telah dibakukan dan menjadi ciri khas pakeliran gaya Yogyakarta di Habirandha, yakni dalam adegan gara-gara. Keabsahan data diperoleh melalui studi pustaka, wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk Joged dan sekarankendhangan panakawan di Habirandha memiliki ketentuan khusus dan berbeda dari versi dan gaya pakeliran yang lain. Rangkaian sekaran kendhangan dalam jenis gending ladrang dan lancaran yang digunakan untuk iringan Joged panakawan berbeda dengan rangkaian struktur kendhangan dalam karawitan yang difungsikan untuk uyon-oyon. Struktur penyajian Joged panakawan dalam adegan gara-gara di Habirandha berbeda dengan pakeliran yang lain. Penelitian ini menunjukkan bentuk sekaran kendhangan yang digunakan untuk iringan Joged panakawan dalam adegan gara-gara di Habirandha, nampak pada analisis kendhangan Joged panakawan. Kata kunci: Sekaran kendhangan, gara-gara, panakawan.
Penciptaan Naskah Drama Bacakak Terinspirasi Konflik Adat Minangkabau Sumatera Barat
INDRA ARDIYANTO
Saraswati Jurnal Ilmiah Mahasiswa S1 FSMR
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/srs.v0i0.553
Bacakak plays is a realist plays against a backdrop of indigenous conflict that occurred in Minangkabau of West Sumatra . Bacakak is a term in the language of Minangkabau which means fighting . The battle over land occurred in the Ervan’s family caused by inherited land which falls on the sister neglected and abandoned . Until Aaron intends sold and it is one form of customs violations , because to sell a customary land must be with the permission of the heir is female .Bacakak plays wealth was created to fill a play realist backdrop of conflict with indigenous Minangkabau culture . Realist is the one who in every respect rests on the fact , rather than thinking . According to the RMA . Harymawan realism in general is the art of trying to achieve a flow of illusion over the depiction of reality .The end result plays Bacakak creation has a deep message in it . Therefore the nomads should not forget his hometown and also as a reflection of the traditional rules that should not be violated.Keywords : Indigenous , realist , message
PENCIPTAAN NASKAH DRAMAPEREMPUAN SORE
Anna Pertiwi
Saraswati Jurnal Ilmiah Mahasiswa S1 FSMR
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/srs.v0i0.554
Penciptaan naskah drama Perempuan Sore berdasarkan realitas sosial perempuan desa yang mandul dan korban poligami. Drama Perempuan sore berkisah tentang seorang perempuan bercita-cita membangun dan mempertahankan sebuah rumah tangga. Paeni, perempuan desa yang mandul dan korban poligami, mampu mempertahankan rumah tangganya dengan mengizinkan suaminya menikahi perempuan pilihan Paeni. Naskah drama Perempuan Sore dalam proses penciptaannya melalui tahapan, yaitu bersumber pada fakta dengan tahap pengumpulan data observasi melalui sebuah penelitian dengan metode deskriptif, dan teknik riset digunakan untuk mengumpulkan data yaitu teknik observasi, teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Setelah data dan fakta diperolah tahap selanjutnya adalah mengolah data menjadi karya fiksi. Dari struktur fiksi dramatik digunakan untuk menentukan premis, penokohan, alur, dialog, latar dan gaya penulisan yang dirangkai dalam bentuk konvensional. Kata kunci : realitas, sosial, perempuan, kemandulan, poligami, realisme, drama.
KRITIK SOSIAL TENTANG PERMASALAHAN BANJIR MELALUI MEDIA FOTO IKLAN LAYANAN MASYARAKAT
Ahmad Asri Zalmi
Saraswati Jurnal Ilmiah Mahasiswa S1 FSMR
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/srs.v0i0.555
Berbagai permasalahan muncul pada perkembangan sebuah negara, salah satunya adalah banjir. Banjir merupakan fenomena global yang dapat menyebabkan penderitaan yang meluas, kerusakan-kerusakan ekonomi dan hilangnya nyawa manusia. Penyebab banjir antara lain adalah pembuangan sampah tidak pada tempatnya, penyempitan sungai, kurangnya daerah resapan air, dan tidak adanya peraturan yang tegas dan mengikat bagi pelanggar.Kritik sosial merupakan sebuah bentuk komunikasi yang diungkapkan melalui media tulisan, lisan, dan visual yang bertujuan untuk mengontrol jalannya sistem sosial agar tidak terjadi penyimpangan. Ketika berbicara mengenai sebuah kritik, penyampaiannya harus sesuai dengan realitas yang ada. Salah satu media alternatif cara penyampaian kritik adalah dalam bentuk sebuah foto yang konsep dan ide penciptaannya menggunakan sistem yang runtut berdasarkan permasalahan yang ada. Hadirnya foto membuat sebuah pesan dapat disampaikan dengan mengambil elemen-elemen yang sesuai dengan target dan konsep yang akan disampaikan.Proses pembuatan foto hingga menjadi media penyampai pesan melalui beberapa tahap, yaitu persiapan peralatan fotografi, observasi terhadap objek foto, eksplorasi konsep, dan realisasi konsep menjadi sebuah foto yang mengandung sebuah pesan moral.Karya kritik sosial tentang permasalahan banjir melalui media foto iklan layanan masyarakat diharapkan dapat memicu elemen masyarakat terutama pemerintah untuk lebih serius menyelesaikan permasalahan banjir dari pangkalnya.Kata kunci: kritik sosial, banjir, media, foto, iklan layanan masyarakat
PERHIASAN PAES AGENG YOGYAKARTA DALAM TEKNIK FOTOGRAFI KOMERSIAL
Puji Asmanto Asmanto
Saraswati Jurnal Ilmiah Mahasiswa S1 FSMR
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/srs.v0i0.556
Pada awalnya Paes Ageng merupakan istilah untuk tatacara merias pengantin dalam upacara pernikahan yangdilaksanakan Keraton Yogyakarta. Namun padaperkembangannya, Paes Ageng merupakan upacara pernikahanyang dilaksanakan Keraton Yogyakarta.Dalam upacara Paes Ageng, pengantin menggunakanperhiasan yang sangat mewah yang terbuat dari emas asli yangmemberikan kesan agung dalam prosesi pernikahan tersebut.Perhiasan tersebut meliputi gelang, kalung, anting, ikat pinggang,dan lain sebagianya.Penulis bermaksud untuk membuat karya-karya fotografiyang menggambarkan secara detail dan makna simbolik darimasing-masing perhiasan yang dikenakan atau dipakai pengantinPaes Ageng. Ketertarikan penulis lebih pada nilai-nilai budayayang adiluhung, karena terdapat filosofi yang begitu tinggiterkandung dalam rangkaian tata cara upacara adat Jawa khususnyaYogyakarta, yaitu Paes Ageng.Teknik pemotretan yang digunakan untuk menampilkanperhiasan dalam upacara Paes Ageng ini adalah fotografikomersial. Foto komersial adalah foto yang dibuat untukmenunjang penjualan produk, jasa, atau konsep. Pengerjaandengan teknik ini akan memberikan bentuk visual yang menarikmeskipun hanya menampilkan perhiasan tanpa adanya latarbelakang tambahan.Kata Kunci: fotografi komersial, perhiasan, Paes Ageng,Yogyakarta.
Food Photography Sebagai Media Promosi Dalam Media Cetak
Mr. Siswanto
Saraswati Jurnal Ilmiah Mahasiswa S1 FSMR
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/srs.v0i0.557
Fotografi makanan adalah bagian dari genre fotografi still life yang sangatberperan penting sebagai media promosi periklanan. Fotografi merupakan salah satumedia yang paling sering digunakan untuk kebutuhan berpromosi. Penyajianfotografi makanan sangat penting akan adanya unsur estetetis dalam visual. Sebuahfoto dapat berperan sebagai media penyampaian pesan yang efektif untukmemperoleh kepercayaan meyakinkan konsumen terhadap produk. Sedangkanpromosi bertujuan untuk dapat memberi dan menarik minat konsumen dan fotografimerupakan salah satu media yang efektif dalam melakukan promosi.Peran penting fotografi, khususnya food photography sebagai salah satumedia yang paling sering digunakan untuk berpromosi inilah yang melatarbelakangipembuatan karya foto pada pameran tugas akhir bertajuk "Food PhotographySebagai Media Promosi Dalam Media Cetak." Secara substansial, karya foto yangdipamerkan merupakan karya fotografi komersial yang merepresentasikan sebuahfoto makanan yang mempunyai peran signifikan dalam kelancaran promosi bisniskuliner.Media cetak sebagai sarana komunikasi yang sangat berperan penting dalammelakukan penyebaran informasi maupun promosi. Dalam Tugas Akhir ini penulismembahas pengaplikasian food photography melalui media cetak khususnya tabloidmingguan yang segmentasi pembacanya adalah wanita.Kata kunci: fotografi makanan, fotografi komersial promosi, periklanan, media cetak,tabloid mingguan
PERANCANGAN PROGRAM TALK SHOW OLAHRAGA “SPORTIVA” Episode Self Defense Taekwondo
ABDIDA PRISHA PUTRI NUGRAHA.
Saraswati Jurnal Ilmiah Mahasiswa S1 FSMR
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/srs.v0i0.558
Karya Seni “Perancangan Program Talk Show Olahraga “Sportiva” ini bertujuan agar masyarakat Indonesia membiasakan diri untuk menontonprogram tayangan televisi yang bermanfaat dan memiliki nilai informasi yangdibutuhkan khalayak. Mengangkat tema Self Defense yang diambil dari cabangolahraga beladiri Taekwondo, karena dewasa ini banyak orang yang kurangmemahami pentingnya pertahanan diri, sedangkan saat ini marak terjadi tindakkekerasan maupun kriminalitas. Hal ini yang kemudian menjadi salah satu faktoratas terciptanya karya ini. Karya seni ini berbentuk program talkshow dengandurasi 30 menit dengan commercial break. Karya Seni ini memiliki konsep pengemasan program olahraga yangsantai, dirancang sedemikian rupa sehingga bisa dinikmati oleh masyarakat.Program ini menggabungkan antara format olahraga dan format hiburan untukmembuat sebuah daya tariknya semakin dominan. Konsep talkshow padaprogram Sportiva diwujudkan dalam 4 segment yang merupakan perbincangandengan diselingi Video Tape (VT) dan instruksional. Konsep santai padaprogram ini juga diwujudkan dengan konsep interview on location, sertamengajak penonton untuk berjalan-jalan di lokasi seputar tema yang diangkat. Keyword: Talk Show, Sportiva, Self Defense, Taekwondo.
EKSPLORASI PERGERAKAN KAMERA UNTUK MENINGKATKAN DRAMATISASI DALAM FILM ACTION “PASSENGER”
ADI SURIADI PUTRA
Saraswati Jurnal Ilmiah Mahasiswa S1 FSMR
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/srs.v0i0.559
EKSPLORASI PERGERAKAN KAMERA UNTUK MENINGKATKANDRAMATISASI DALAM FILM ACTION “PASSENGER”Skripsi ini berjudul EKSPLORASI PERGERAKAN KAMERAUNTUK MENINGKATKAN DRAMATISASI DALAM FILMACTION “PASSENGER”. Film ini menggambarkan keadaan politik,sosial, ekonomi dan hukum saat ini di Indonesia. Disini digambarkankondisi ekonomi masyarakat Indonesia yang mengalami kesusahan,tetapi para pemimpinnya sibuk dengan pencitraan di televisi. Selain itu,banyak kasus-kasus korupsi yang dilakukan oleh pejabat negara.Eksplorasi pergerakan kamera dalam film ini memberikan kesantersendiri bagi penonton, seperti menambah daya tarik visual,meningkatkan ketegangan, memberikan perubahan sudut pandang, danmeningkatkan efek dramatisasi. Pergerakan objek yang cepat dalamsebuah aksi, menuntut pergerakan kamera yang cepat pula untukmemberikan efek kejutan kepada penonton. Pergerakan kamera yangdisuguhkan dalam setiap adegan perkelahian dalam film ini, mampumenciptakan kesan kedalaman dan melibatkan penonton secara tidaklangsung ke dalam adegan.Pada film ini, pergerakan kamera menjadi faktor pendukung utamadalam membangun suasana dan membangun look dan mood penonton.Eksplorasi pergerakan kamera pada film ini bertujuan untukmenyampaikan pesan dengan bahasa visual yang memiliki unsursinematik yang baik dan menarik.Kata Kunci : Eksplorasi Pergerakan Kamera, Dramatisasi, Action
GAYA BERCERITA MENGGUNAKAN MAJAS ALEGORI PADA IKLAN LAYANAN MASYARAKAT “GUNAKAN HELM SECARA BIJAK”
Annisa Pertiwi Ramadhanti
Saraswati Jurnal Ilmiah Mahasiswa S1 FSMR
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/srs.v0i0.560
Advertising on television media is a communication message that aims tointroduce a product or service. The next goal is to motivating and persuading theviewers or audiences to find, buy and become regulars. Public service ads are adsthat have goal to persuading the public. Motor vehicle is one of the transportationthat Indonesian people use. The large number of motor vehicle makes the risk of roadaccidents increases. A helmet is one of the protection things to protect the driverhead when accidents happen. To inform the importance of using helmets, a programcalled advertisement made. Therefore, to develop a public service announcement thatcan deliver a message, is needed an alternative to delivery a message using a figureof speech. Keywords: helmet, commercials, public service announcements, figure of speech