cover
Contact Name
Dhini Suryandari
Contact Email
jda@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jda@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Dinamika Akuntansi
ISSN : 20854277     EISSN : 25026224     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Dinamika Akuntansi mempublikasikan hasil kajian teoritis maupun kajian empiris yang meliputi: akuntansi keuangan, pasar modal, akuntansi manajemen, akuntansi sektor publik, auditing, sistem informasi, perpajakan, dan pendidikan akuntansi.
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2010): March 2010" : 24 Documents clear
PENGARUH INDEPENDENSI DAN EFEKTIVITAS KOMITE AUDIT TERHADAP MANAJEMEN LABA Pamudji, Sugeng; Trihartati, Aprillya
Jurnal Dinamika Akuntansi Vol 2, No 1 (2010): March 2010
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jda.v2i1.1924

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menguji hubungan antara perilaku-perilaku para komite audit (independency, financial expertise, activity, and time commitment) dan earnings management. Penelitian ini menggunakan data 56 perusahaan  manufaktur   yang tercatat dalam IDX mulai tahun 2005-2007, data komite audit dikumpulkan dari laporan tahunan. Data tersebut dianalisis de-ngan menggunakan multiple regression analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku komite audit  tidak berdampak secara signnifikan pada earnings management. Hal tersebut juga tidak mendukung peraturan yang dibuat BAPEPAM. Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa formasi komite audit dengan perilakunya hanya menggambarkan suatu kewajiban yang suah diatur. Abstract The purpose for conducting this study is to examine the correlation between the characteristics of audit committees (which covers independency, financial expertise, activity, and time commitmen) and earnings management. 56 manufacturing companies listed in IDX, started from 2005 up to 2007 and audit commitees were the data being analyzed. The data analysis employed was multiple regression analysis. The findings for this analysis is the characteristics of audit committees does not influence significantly to the earnings management. Moreover, it does not also support the rules issued by BAPEPAM. Finally, the formation of audit committees and the characteristics of audit committees are obligatory rules only. Keywords: audit committees; corporate governance; earnings management
ANALISIS PSAK NO. 27 TENTANG AKUNTANSI PERKOPERASIAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KESEHATAN USAHA PADA KPRI Khafid, Muhammad
Jurnal Dinamika Akuntansi Vol 2, No 1 (2010): March 2010
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jda.v2i1.1926

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kepatuhan penerapan PSAK 27 (Cooperative Accounting), dan untuk menganalisa dampak  kepatuhan penerapan PSAK 27 (Cooperative Accounting)  pada pengoperasian kinerja KPRI di kota Semarang. Populasinya adalah 62 KPRI di kota Semarang, dan sempel yang digunakan adalah 29 KPRI. Metode pengumpulan datanya adalah dokumentasi dan kuesioner. Metode analisis data adalah analisis deskriptif  dan statistik inferensial. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa KPRI di kotamadya Semarang dikategorikan cukup dan terbukti bahwa hipotesis menyatakan bahwa tingkat kepatuhan penerapan PSAK 27 berpengaruh terhadap pertumbuhan usaha. Abstract The purposes of this research are to analyze the implementation compliance of PSAK 27 (Cooperative Accounting), and to analyze the effects of implementation compliance of PSAK 27 (Cooperative Accounting) on KPRI performance  in Semarang Municipality. The population are 62 KPRIs in Semarang.However, there are only twenty nine KPRIs become the samples. The methods for collecting the data are documentation and questionairre. Then, for analyzing the data, it requires descriptive analysis and inferential analysis. The results of study shows that KPRIs in Semarang Municipality are categorized as fair and hypothesis states that the level of implementation compliance of PSAK 27 is influencial to the business has successfully proven.Keywords:  cooperative accounting; compliance
ANALISIS PERBANDINGAN SPAP, IAS DAN SPKN Sari, Maylia Pramono
Jurnal Dinamika Akuntansi Vol 2, No 1 (2010): March 2010
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jda.v2i1.1929

Abstract

Dalam mewujudkan Good Goveronance  akan dilakukan analisis perbandingan mengenai standar pemeriksaan nasional yaitu SPAP, ISA, dan SPKN untuk menemukan standar yang lebih tepat dan lebih lengkap untuk pemeriksaan sektor publik. Persamaan SPKN dan ISS  adalah tanggungjawab manajemen dan tanggungjawab auditor sedangkan perbedaannya adalah badan yang menerbitkannya. Perbedaan yang mendasar terletak pada karakter pemeriksaan BPK. Karakter tersebut adalah keharusan pemeriksa BPK untuk merancang prosedur pemeriksaan terhadap kepatuhan yang terkait dengan pemeriksaan yang dilakukan dan waspada atas penyimpangan lainnya. Abstract To realize Good Governance, it needs a comparative analysis for finding out the national standardization of SPAP, ISA, and SPKN . It is used for auditing public sector. SPKN and ISA have similarities and difference. Both SPKN and ISA have the same responsibility of management and audit. SPKN and ISA  have different characteristics in auditing. The compliance of audit procedure is obligatory for  BPK. Moreover, it becomes the strength of BPK RI and the one that make BPK and KAP different.Keywords: SPAP; ISA; SPKN
PENGARUH SE BAPEPAM NO. 02 TAHUN 2002 TERHADAP TINGKAT PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN Rohman, Abdul
Jurnal Dinamika Akuntansi Vol 2, No 1 (2010): March 2010
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jda.v2i1.1923

Abstract

Penelitian ini menghitung indeks-indeks yang mengungkap laporan keuangan di berbagai  industri. Tujuannya adalah untuk memberi saran terhadap badan, saran tersebut berhubungan dengan kebijakan mengenai  kepastian perusahaan publik dan berfokus pada pengungkapan laporan keuangannya di Indonesia. Penelitian  yang pertama menganalisis pengungkapan  laporan  keuangan pada perusahaan publik di Indonesia sebelum perealisasian kebijakan BAPEPAM tahun 2002. Metode yang digunakan adalah identifikasi laporan keuangan dan pengaturan indeks yang mengungkap laporan keuangan pada 13 industri. Kemudian, yang kedua adalah identifikasi pengungkapan laporan keuangan setelah diterapkannya kebijakan BAPEPAM pada tahun 2002. Hasil t-test, ditemukan  perbedaan indeks yang signifikan. Indeks tersebut mengungkap laporan keuangan sebelum dan sesudah pengeluaran kebijakan BAPEPAM tahun 2002. Abstract This research computes the indexes that reveal the financial report in industries. In addition, it aims at giving suggestion to an agency. The suggestion relates to the policy about completing the certainty of public firms and focus on revealing the financial reports in Indonesia. First, this research analyzed the practice of revealing financial report on public firm in Indonesia before prevailing the realization of BAPEPAM policy in 2002. The method used was financial report identification and index arrangement that reveals the financial report  in thirteen industries. Then, the second was identifying  the practice of revealing financial report after  Implementing the BAPEPAM policy in 2002. The result of t-test, shows that there are significant different indexes. They reveals the financial reports before and after the Implementing of BAPEPAM policy in 2002.Keywords: disclosure indexes; finacial statement; index arrangement
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN INTERNET BANKING TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS KONSUMEN PADA BANK SWASTA -, Yusnaini
Jurnal Dinamika Akuntansi Vol 2, No 1 (2010): March 2010
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jda.v2i1.1922

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengkaji mutu internet banking terhadap kepuasan pelanggan. Pesertanya sebanyak 145 pelanggan yang biasanya menggunakan internet banking dalam melakukan transaksi pada 5 perbankan di Palembang. Regresi ganda dan sederhana digunakan untuk menguji hipotesis. Hasilnya menunjukkan bahwa kualitas internet banking bisa mempengaruhi kepuasan pelanggan. Dimension of tangible, responsiveness and empathy mempunyai dampak yang signifikan, tetapi tidak berlaku untuk dimension of reliability and assurance.  Penelitian ini juga menemukan bahwa kepuasan pelanggan berdampak signifikan terhadap kesetiaan pelanggan bank. AbstractThis study examines the effects of internet banking quality to the customer satisfaction. A number of 145 customers that use internet banking for their transactions in 5 banks located in Palembang are selected as the data. Multiple and simple regressions are used to investigate hypothesis.The result shows that internet banking quality can influence the customer satisfaction. Dimensions of tangible, responsiveness and empathy have significant effects, but dimension of reliability and assurance are unsignificant. This study also finds that the customer satisfaction has significant effect to the bank customer loyalty. Keywords: internet banking; service quality; customer satisfaction
PENGARUH KONDISI KEUANGAN, PERTUMBUHAN DAN OPINI AUDIT TAHUN SEBELUMNYA TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN Solikhah, Badingatus; -, Kiswanto
Jurnal Dinamika Akuntansi Vol 2, No 1 (2010): March 2010
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jda.v2i1.1928

Abstract

Penelitian tentang going concern ditujukan untuk menguji secara empiris dampak kondisi keuangan corporate, perkembangan corporate dan opini audit tahun lalu terhadap opini audit going concern Data dikumpulkan dengan menggunakan content analysis dan metode dokumentasi dan diproses dengan Logistic Regression. Berdasarkan hasil penelitian, bukti empiris yang ditemukan adalah bahwa kondisi keuangan corporate opini audit tahun lalu berdampak signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern. Namun sebaliknya variabel pertumbuhan corporate terbukti tidak signifikan terhadap penerimaan opini audit going concern. AbstractThe going concern research has a goal for testing empirically the effect of corporate financial condition, corporate growth, and last year audit opinion towards going concern audit opinion The data were collected by using content analysis and documentation methods, and processed by means of Logistic Regression. Based on the result of the study, empirical evidence is found that corporate financial condition and last year audit opinion has significant effect towards going concern audit opinion acceptance. In the contrary, corporate growth variable is proven insignificant towards going concern audit opinion acceptance.Keywords: audit opinion; going concern; logistic regression
PENGARUH INDEPENDENSI DAN EFEKTIVITAS KOMITE AUDIT TERHADAP MANAJEMEN LABA
Jurnal Dinamika Akuntansi Vol 2, No 1 (2010): March 2010
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jda.v2i1.1924

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menguji hubungan antara perilaku-perilaku para komite audit (independency, financial expertise, activity, and time commitment) dan earnings management. Penelitian ini menggunakan data 56 perusahaan  manufaktur   yang tercatat dalam IDX mulai tahun 2005-2007, data komite audit dikumpulkan dari laporan tahunan. Data tersebut dianalisis de-ngan menggunakan multiple regression analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku komite audit  tidak berdampak secara signnifikan pada earnings management. Hal tersebut juga tidak mendukung peraturan yang dibuat BAPEPAM. Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa formasi komite audit dengan perilakunya hanya menggambarkan suatu kewajiban yang suah diatur. Abstract The purpose for conducting this study is to examine the correlation between the characteristics of audit committees (which covers independency, financial expertise, activity, and time commitmen) and earnings management. 56 manufacturing companies listed in IDX, started from 2005 up to 2007 and audit commitees were the data being analyzed. The data analysis employed was multiple regression analysis. The findings for this analysis is the characteristics of audit committees does not influence significantly to the earnings management. Moreover, it does not also support the rules issued by BAPEPAM. Finally, the formation of audit committees and the characteristics of audit committees are obligatory rules only. Keywords: audit committees; corporate governance; earnings management
ANALISIS PSAK NO. 27 TENTANG AKUNTANSI PERKOPERASIAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KESEHATAN USAHA PADA KPRI
Jurnal Dinamika Akuntansi Vol 2, No 1 (2010): March 2010
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jda.v2i1.1926

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kepatuhan penerapan PSAK 27 (Cooperative Accounting), dan untuk menganalisa dampak  kepatuhan penerapan PSAK 27 (Cooperative Accounting)  pada pengoperasian kinerja KPRI di kota Semarang. Populasinya adalah 62 KPRI di kota Semarang, dan sempel yang digunakan adalah 29 KPRI. Metode pengumpulan datanya adalah dokumentasi dan kuesioner. Metode analisis data adalah analisis deskriptif  dan statistik inferensial. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa KPRI di kotamadya Semarang dikategorikan cukup dan terbukti bahwa hipotesis menyatakan bahwa tingkat kepatuhan penerapan PSAK 27 berpengaruh terhadap pertumbuhan usaha. Abstract The purposes of this research are to analyze the implementation compliance of PSAK 27 (Cooperative Accounting), and to analyze the effects of implementation compliance of PSAK 27 (Cooperative Accounting) on KPRI performance  in Semarang Municipality. The population are 62 KPRIs in Semarang.However, there are only twenty nine KPRIs become the samples. The methods for collecting the data are documentation and questionairre. Then, for analyzing the data, it requires descriptive analysis and inferential analysis. The results of study shows that KPRIs in Semarang Municipality are categorized as fair and hypothesis states that the level of implementation compliance of PSAK 27 is influencial to the business has successfully proven.Keywords:  cooperative accounting; compliance
ANALISIS PERBANDINGAN SPAP, IAS DAN SPKN
Jurnal Dinamika Akuntansi Vol 2, No 1 (2010): March 2010
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jda.v2i1.1929

Abstract

Dalam mewujudkan Good Goveronance  akan dilakukan analisis perbandingan mengenai standar pemeriksaan nasional yaitu SPAP, ISA, dan SPKN untuk menemukan standar yang lebih tepat dan lebih lengkap untuk pemeriksaan sektor publik. Persamaan SPKN dan ISS  adalah tanggungjawab manajemen dan tanggungjawab auditor sedangkan perbedaannya adalah badan yang menerbitkannya. Perbedaan yang mendasar terletak pada karakter pemeriksaan BPK. Karakter tersebut adalah keharusan pemeriksa BPK untuk merancang prosedur pemeriksaan terhadap kepatuhan yang terkait dengan pemeriksaan yang dilakukan dan waspada atas penyimpangan lainnya. Abstract To realize Good Governance, it needs a comparative analysis for finding out the national standardization of SPAP, ISA, and SPKN . It is used for auditing public sector. SPKN and ISA have similarities and difference. Both SPKN and ISA have the same responsibility of management and audit. SPKN and ISA  have different characteristics in auditing. The compliance of audit procedure is obligatory for  BPK. Moreover, it becomes the strength of BPK RI and the one that make BPK and KAP different.Keywords: SPAP; ISA; SPKN
PENGARUH SE BAPEPAM NO. 02 TAHUN 2002 TERHADAP TINGKAT PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN
Jurnal Dinamika Akuntansi Vol 2, No 1 (2010): March 2010
Publisher : Department of Accounting, Faculty of Economics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jda.v2i1.1923

Abstract

Penelitian ini menghitung indeks-indeks yang mengungkap laporan keuangan di berbagai  industri. Tujuannya adalah untuk memberi saran terhadap badan, saran tersebut berhubungan dengan kebijakan mengenai  kepastian perusahaan publik dan berfokus pada pengungkapan laporan keuangannya di Indonesia. Penelitian  yang pertama menganalisis pengungkapan  laporan  keuangan pada perusahaan publik di Indonesia sebelum perealisasian kebijakan BAPEPAM tahun 2002. Metode yang digunakan adalah identifikasi laporan keuangan dan pengaturan indeks yang mengungkap laporan keuangan pada 13 industri. Kemudian, yang kedua adalah identifikasi pengungkapan laporan keuangan setelah diterapkannya kebijakan BAPEPAM pada tahun 2002. Hasil t-test, ditemukan  perbedaan indeks yang signifikan. Indeks tersebut mengungkap laporan keuangan sebelum dan sesudah pengeluaran kebijakan BAPEPAM tahun 2002. Abstract This research computes the indexes that reveal the financial report in industries. In addition, it aims at giving suggestion to an agency. The suggestion relates to the policy about completing the certainty of public firms and focus on revealing the financial reports in Indonesia. First, this research analyzed the practice of revealing financial report on public firm in Indonesia before prevailing the realization of BAPEPAM policy in 2002. The method used was financial report identification and index arrangement that reveals the financial report  in thirteen industries. Then, the second was identifying  the practice of revealing financial report after  Implementing the BAPEPAM policy in 2002. The result of t-test, shows that there are significant different indexes. They reveals the financial reports before and after the Implementing of BAPEPAM policy in 2002.Keywords: disclosure indexes; finacial statement; index arrangement

Page 2 of 3 | Total Record : 24


Filter by Year

2010 2010


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2023) Vol 15, No 1 (2023) Vol 14, No 2 (2022): September 2022 Vol 14, No 1 (2022): March 2022 Vol 13, No 2 (2021): September 2021 Vol 13, No 1 (2021): March 2021 Vol 12, No 2 (2020): September 2020 Vol 12, No 1 (2020): March 2020 Vol 11, No 2 (2019): September 2019 Vol 11, No 1 (2019): March 2019 Vol 10, No 2 (2018): September 2018 Vol 10, No 1 (2018): March 2018 Vol 9, No 2 (2017): September 2017 Vol 9, No 1 (2017): March 2017 Vol 9, No 1 (2017): March 2017 Vol 8, No 2 (2016): September 2016 Vol 8, No 2 (2016): September 2016 Vol 8, No 1 (2016): March 2016 Vol 8, No 1 (2016): March 2016 Vol 7, No 2 (2015): September 2015 Vol 7, No 2 (2015): September 2015 Vol 7, No 1 (2015): March 2015 Vol 7, No 1 (2015): March 2015 Vol 6, No 2 (2014): September 2014 Vol 6, No 2 (2014): September 2014 Vol 6, No 1 (2014): March 2014 Vol 6, No 1 (2014): March 2014 Vol 5, No 2 (2013): September 2013 Vol 5, No 2 (2013): September 2013 Vol 5, No 1 (2013): March 2013 Vol 5, No 1 (2013): March 2013 Vol 5, No 1 (2013) Vol 4, No 2 (2012): September 2012 Vol 4, No 2 (2012): September 2012 Vol 4, No 1 (2012): March 2012 Vol 4, No 1 (2012): March 2012 Vol 3, No 2 (2011): September 2011 Vol 3, No 2 (2011): September 2011 Vol 3, No 1 (2011): March 2011 Vol 3, No 1 (2011): March 2011 Vol 2, No 2 (2010): September 2010 Vol 2, No 2 (2010): September 2010 Vol 2, No 1 (2010): March 2010 Vol 2, No 1 (2010): March 2010 Vol 1, No 2 (2009): September 2009 Vol 1, No 2 (2009): September 2009 Vol 1, No 1 (2009): March 2009 Vol 1, No 1 (2009): March 2009 More Issue